Breaking News
Trending Tags

Jalan Gudang Diperbaiki, Pemkot Sukabumi Gunakan Beton K-350 dan Targetkan 70 Hari Selesai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 366
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mempercepat pembangunan infrastruktur Jalan Gudang, yang selama ini dikeluhkan warga karena kondisi permukaan jalan bergelombang dan membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Selasa, (14/4/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan sesuai rencana, sekaligus merespons cepat aspirasi masyarakat yang kerap disampaikan, termasuk melalui media sosial.

“Perbaikan Jalan Gudang ini adalah jawaban atas keluhan masyarakat. Kami tidak ingin ada lagi korban atau kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak layak,”ujar Ayep Zaki saat peninjauan di lokasi.

Dalam proyek tersebut, kata Ayep, Pemkot Sukabumi menggunakan material beton K-350 dengan ketebalan mencapai 40 cm, yang disebut setara dengan standar jalan tol. Pemerintah menargetkan pengerjaan rampung dalam 60 hingga 70 hari, dengan percepatan di lapangan mengingat ruas tersebut memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan kerap mengalami kepadatan lalu lintas.

Ayep mengungkapkan, proses pengecoran menyebabkan gangguan aktivitas warga, terutama pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Karena itu, Pemkot menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Kami memahami adanya ketidaknyamanan selama proses pembangunan. Namun ini adalah konsekuensi dari perbaikan jangka panjang yang harus dilakukan,”ucapnya.

Selain Jalan Gudang, tambah Ayep, Pemkot juga menyiapkan penataan trotoar di Jalan Bhayangkara, khususnya di kawasan depan Stupa yang kerap menjadi titik kunjungan dan aktivitas publik, termasuk dari luar daerah.

Seluruh pembangunan ini dibiayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk sejumlah proyek strategis lain seperti pembangunan kantor kecamatan, gedung akhir, serta peningkatan jalan lingkungan.

Meski proyek ini diproyeksikan meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, pemerintah menegaskan tidak ada skema kompensasi khusus bagi pelaku usaha yang terdampak selama masa konstruksi.

“kami berharap, setelah proyek selesai, kualitas infrastruktur yang lebih baik akan berdampak langsung pada kelancaran mobilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Sukabumi,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2.521 Unit Rutilahu  Belum Diperbaiki Pemkot Sukabumi? Ini Target Walikotanya

    2.521 Unit Rutilahu Belum Diperbaiki Pemkot Sukabumi? Ini Target Walikotanya

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemkot Sukabumi menargetkan di tahun 2023 tidak ada lagi ditemukan rumah tidak layak huni (rutilahu). Pasalnya, keinginan tersebut sudah mejadi roadmap Pemda dalam penanganan rutilahu kedepan. “Kita targetkan di tahun 2023 nanti, sudah tidak ditemukan lagi rutilahu di Kota Sukabumi,”Ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi disela-sela acara penyerahan bantuan secara simbolis program bantuan […]

  • Lindungi Korban Pelecehan Seksual dan Seret Pelaku ke Polisi

    Lindungi Korban Pelecehan Seksual dan Seret Pelaku ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., memberikan perlindungan bagi anak di bawah umur korban pelecehan seksual dan pencabulan di Bandung Kidul, Selasa, 1 Oktober 2024. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Dr.H Edwin Senjaya SE.MM ,menerima laporan dari warga Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung , ada seorang anak di […]

  • Usia TPSA Satu Bulan Lagi, DLH Kota Sukabumi Terus Teken  Pengurangan Sampah

    Usia TPSA Satu Bulan Lagi, DLH Kota Sukabumi Terus Teken Pengurangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi terus menekan jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, mengingat usia Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Cikundul mampu menampung sekitar satu bulan lagi. “Daya tampung TPSA kita hanya bisa sampai bulan depan. Maknya upaya kita salah satunya menekan jumlah sampah dari sumbernya untuk memperpanjang usianya,” ujar […]

  • Warga Keluhkan Jalan Merbabu Rusak Bertahun-tahun, Kadis PUTR: Anggaran Ditarik ke IKN, Perbaikan diundur Tahun 2025

    Warga Keluhkan Jalan Merbabu Rusak Bertahun-tahun, Kadis PUTR: Anggaran Ditarik ke IKN, Perbaikan diundur Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejumlah masyarakat di wilayah Jalan Merbabu, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi mengeluhkan terkait rusaknya jalan yang telah terjadi bertahun-tahun. Bukan hanya menjadi jalan utama bagi masyarakat yang bermukim untuk beraktivitas, Jalan Merbabu juga menjadi akses jalan utama pondok pesantren dan juga destinasi wisata museum, yang kerap dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar Kota […]

  • Zakat Fitrah 1447 H di Jawa Barat Ditetapkan, Ini Rincian Nominalnya

    Zakat Fitrah 1447 H di Jawa Barat Ditetapkan, Ini Rincian Nominalnya

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Di tengah suasana Ramadan yang khusyuk dan semangat berbagi yang kian menguat, BAZNAS Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah 1447 H/2026 M bagi seluruh masyarakat Jawa Barat. Penetapan ini menjadi pijakan penting agar ibadah sosial umat Islam berjalan seragam, tertib, dan tepat sasaran menjelang Idulfitri. BAZNAS Provinsi Jawa Barat menetapkan besaran […]

  • Tantangan DKP3,  LP2B Hanya 28 Hektare Milik Pemkot Sukabumi  Sisanya Milik Warga

    Tantangan DKP3, LP2B Hanya 28 Hektare Milik Pemkot Sukabumi Sisanya Milik Warga

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Dari 321 hektare sawah yang dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Sukabumi, ternyata hanya 28 hektare saja milik Pemkot Sukabumi, dan sisanya sekitar 293 hektare murni milik masyarakat. Melihat kondisi tersebut, tentunya menjadi sebuah tantangan bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) setempat untuk bisa mempertahankan lP2B yang dimiliki […]

expand_less