Breaking News
Trending Tags

Orang Tua Wajib Pantau Kondisi Kesehatan Anak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 91 anak berusia 5-12 tahun di Kota Bandung tercatat mengalami gangguan kesehatan jiwa. Hal tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor seperti genetik, biologis, trauma psikologis, dan stress pengaruh lingkungan.

Hal itu terungkap saat, Pengelola Program Kesehatan jiwa Dinas Kesehatan Kota Bandung, Endang Pregiwati Ningsih memaparkan temuannya pada Bandung Menjawab di Ruang Media Balai Kota Bandung, Selasa (22/10/19).

Menurut Endang, laporan yang diterima dari Puskesmas, kasus tersebut masih secara umum dan belum spesifik. Sehingga belum diketahui secara detail penyebab 91 anak-anak tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Pada dasarnya anak-anak tersebut mengalami gangguan mental dan perilaku, untuk data-data yang spesifik apa saja yang dialami mereka, kita belum dapat. Namun ini masih data dari Puskesmas, belum yang lainnya,” tuturnya.

Psikolog klinis RSKIA Kota Bandung, Dwi Edrianti menerangkan, kecanduan gawai bisa berpengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak, terutama dari segi perilaku pada kesehatan jiwa anak-anak.

“Tingkah laku menjadi agresif. Jika anak ketergantungan gadget, akan muncul perilaku tidak ingin dilarang dan destruktif seperti memukul atau menjatuhkan dirinya sendiri ke lantai,” ucapnya.

Dwi mencontohkan, salah satu pasiennya sudah dua bulan tidak ingin sekolah dan sudah tiga kali dipindahkan sekolah ternyata tetap sulit sekolah.

“Ternyata anak tersebut pada awalnya susah dibangunkan saat pagi karena tidak didisiplinkan orang tuanya dalan pemakaian gadget. Terlebih dia meniru orang tuanya yang bermain gadget sampai malam hari,” katanya.

Sementara itu, Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung, Agnia Amalia mengatakan, pihaknya sedang fokus memberikan parenting pada orang tua.

“Kesehatan mental anak juga sangat dimungkinkan didasari oleh perilaku orang tuanya. Kami juga berfokus untuk mengajarkan cara parenting ke orang tua terutama agar terhindar dari kecanduan gawai pada anak,” ucapnya.

Selain penguatan pembelajaran ke orang tua, pihaknya juga mendatangi sekolah untuk memberikan materi edukasi tentang kecanduan gadget bisa berpengaruh terhadap mental anak.

“Bahkan kita ada satgas khusus yang dilatih Kementrian dan Pemkot Bandung, untuk mengedukasi parenting orang tua mengenai masalah pemakaian gadget di rumah,” katanya.

Anak wajib dilingdungi

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bandung, Dadang Aziz Salim mengatakan, Kota Bandung telah memiliki Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2019 tentang perlindungan anak. Dalam Perda teraebut diatur tentang perlindungan, kesempatan hidup, tumbuh, dan berkembang anak secara wajar yang harus dijamin dilindungi keluarga, masyarakat, dan negara.

“Perlakuan salah terhadap anak, setiap tindakan yang menyebabkan situasi yang berdampak buruk terhadap kesejahteraan, keselamatan dan perkembangan anak menjadi tugas kami juga,” ucapnya. (Mbi**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dengan Pemerataan  Pembangunan

    Pemkot Bandung Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dengan Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus terus fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik. “Lakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah. Di sini pembuktian kemampuan leadership dan entrepreneurship (kewirausahaan) untuk menangkap […]

  • Pimpin Apel Besar Terakhir, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Pamit

    Pimpin Apel Besar Terakhir, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Pamit

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sehari menjelang purna bhakti, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami, mohon pamit dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkunagn Pemkot Sukabumi, atas dukungnya selama menjabat serta menyuksekan jalanya roda pemerintahan. “Saya dan Pak Wakil, mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Pemkot Sukabumi, yang sudah bersama-sama […]

  • Sebanyak 28 Paket PekerjaaTuntas di Tenderkan, 480 Lagi Proses PL

    Sebanyak 28 Paket PekerjaaTuntas di Tenderkan, 480 Lagi Proses PL

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemkot Sukabumi, tuntaskan tender 28 paket pekerjaan yang tersebar di tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat. Yakni, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik), dan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). “Hingga sat ini, kami sudah menuntaskan tender 28 paket pekerjaan tahun 2022,”ujar […]

  • Anggota DPR-RI, Hergun : Tegaskan RUU Omnibus Law Tidak Di Ketuk Bulan Agutus Ini..!!

    Anggota DPR-RI, Hergun : Tegaskan RUU Omnibus Law Tidak Di Ketuk Bulan Agutus Ini..!!

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Anggota Panja pembahasan RUU Omnibus Law Heri Gunawan tegaskan kepada mahasiswanya Cipayung plus Sukabumi bahwa tidak akan di ketuk bulan Agustus ini. “Isu yang beredar hari ini RUU Cipta kerja atau Omnibus Law bahwa akan disahkan pada 14 Agustus 2020, sebenarnya itu belum jelas karena masih banyak tahapannya” ujarnya usai audiensi soal […]

  • HUT Jawa Barat, Khairullah Harapkan Penguatan Kolaborasi Pemerintah dengan Masyarakat

    HUT Jawa Barat, Khairullah Harapkan Penguatan Kolaborasi Pemerintah dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung, Khairullah, berharap peringatan HUT Ke-77 Provinsi Jawa Barat dapat membangun kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan pemerintah daerah. Terutama dalam menyelesaikan persoalan pasca pandemi Covid-19, seperti kemiskinan dan pengangguran. Hal tersebut disampaikan Khairullah seusai Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat dalam rangka Memperingati HUT Ke-77 Provinsi Jabar di Gedung […]

  • Siswa Sekolah Terpencil di Puncak Pegunungan Jawa Barat dapat Kiriman Tas EIGER

    Siswa Sekolah Terpencil di Puncak Pegunungan Jawa Barat dapat Kiriman Tas EIGER

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Tim EIGER menempuh perjalanan lebih empat jam , jalur darat. Keluar dari Kota Bandung, menanjak ke jajaran pegunungan di bagian selatan Jawa Barat.Tim EIGER Adventure di pekan ketiga September 2024 punya misi khusus, menjangkau lokasi terpencil, di puncak pegunungan Selatan Bandung, tepatnya di perbatasan antara Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur. Tujuan […]

expand_less