Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Orang Tua Wajib Pantau Kondisi Kesehatan Anak

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 91 anak berusia 5-12 tahun di Kota Bandung tercatat mengalami gangguan kesehatan jiwa. Hal tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor seperti genetik, biologis, trauma psikologis, dan stress pengaruh lingkungan.

Hal itu terungkap saat, Pengelola Program Kesehatan jiwa Dinas Kesehatan Kota Bandung, Endang Pregiwati Ningsih memaparkan temuannya pada Bandung Menjawab di Ruang Media Balai Kota Bandung, Selasa (22/10/19).

Menurut Endang, laporan yang diterima dari Puskesmas, kasus tersebut masih secara umum dan belum spesifik. Sehingga belum diketahui secara detail penyebab 91 anak-anak tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Pada dasarnya anak-anak tersebut mengalami gangguan mental dan perilaku, untuk data-data yang spesifik apa saja yang dialami mereka, kita belum dapat. Namun ini masih data dari Puskesmas, belum yang lainnya,” tuturnya.

Psikolog klinis RSKIA Kota Bandung, Dwi Edrianti menerangkan, kecanduan gawai bisa berpengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak, terutama dari segi perilaku pada kesehatan jiwa anak-anak.

“Tingkah laku menjadi agresif. Jika anak ketergantungan gadget, akan muncul perilaku tidak ingin dilarang dan destruktif seperti memukul atau menjatuhkan dirinya sendiri ke lantai,” ucapnya.

Dwi mencontohkan, salah satu pasiennya sudah dua bulan tidak ingin sekolah dan sudah tiga kali dipindahkan sekolah ternyata tetap sulit sekolah.

“Ternyata anak tersebut pada awalnya susah dibangunkan saat pagi karena tidak didisiplinkan orang tuanya dalan pemakaian gadget. Terlebih dia meniru orang tuanya yang bermain gadget sampai malam hari,” katanya.

Sementara itu, Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Bandung, Agnia Amalia mengatakan, pihaknya sedang fokus memberikan parenting pada orang tua.

“Kesehatan mental anak juga sangat dimungkinkan didasari oleh perilaku orang tuanya. Kami juga berfokus untuk mengajarkan cara parenting ke orang tua terutama agar terhindar dari kecanduan gawai pada anak,” ucapnya.

Selain penguatan pembelajaran ke orang tua, pihaknya juga mendatangi sekolah untuk memberikan materi edukasi tentang kecanduan gadget bisa berpengaruh terhadap mental anak.

“Bahkan kita ada satgas khusus yang dilatih Kementrian dan Pemkot Bandung, untuk mengedukasi parenting orang tua mengenai masalah pemakaian gadget di rumah,” katanya.

Anak wajib dilingdungi

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bandung, Dadang Aziz Salim mengatakan, Kota Bandung telah memiliki Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2019 tentang perlindungan anak. Dalam Perda teraebut diatur tentang perlindungan, kesempatan hidup, tumbuh, dan berkembang anak secara wajar yang harus dijamin dilindungi keluarga, masyarakat, dan negara.

“Perlakuan salah terhadap anak, setiap tindakan yang menyebabkan situasi yang berdampak buruk terhadap kesejahteraan, keselamatan dan perkembangan anak menjadi tugas kami juga,” ucapnya. (Mbi**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Bandung Resmikan Kebun Sauyunan, Mang Oded : Bangun Ketahanan Pangan Lewat urbanfarming Terintegrasi

    Walikota Bandung Resmikan Kebun Sauyunan, Mang Oded : Bangun Ketahanan Pangan Lewat urbanfarming Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung Oded M. Danial meresmikan Kebun Sauyunan di RW 03 Kelurahan Sarijadi, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Rabu (24/6/2020). Kebun Sauyunan ini digerakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kebun Sauyunan. Kelompok ini telah berdiri sejak tahun 2016. Ini menjadi urban farming terintegrasi karena memiliki berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang dipelihara sebagai […]

  • Sudah Layangkan Surat Ke Pemerintah Kota Sukabumi, Pengelola Pasar Tipar Gede Akan Lakukan Penertiban PKL

    Sudah Layangkan Surat Ke Pemerintah Kota Sukabumi, Pengelola Pasar Tipar Gede Akan Lakukan Penertiban PKL

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca dilayangkan surat kepada Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi terkait rencana penertiban pedagang eks Pasar Tipar Gede, Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi melalui kuasa hukumnya berencana akan melakukan penertiban pada hari Kamis (07/03) memdatang. Padlilah selaku kuasa hukum Koperasi Konsumen Pasar Gudang Sukabumi mengatakan, kliennya telah berkirim surat permohonan bantuan personil penertiban pedagang […]

  • Hari Tani Nasional, Aktivis Petani Anggap GTRA BPN Bulshit

    Hari Tani Nasional, Aktivis Petani Anggap GTRA BPN Bulshit

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan aktivis petani dan petani pasirdatar Sukabumi mendatangi kantor Agraria dan Tararuang Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Sukabumi, Jl. Suryakencana, Kota Sukabumi, Kamis (24/09/20). Aktivis dan petani yang tergabung dalam organisasi SPI, Fraksi Rakyat, GMNI, IMM dan Bem UMMI menyampaikan aspirasinya dalam memperingati tani nasional yang jatuh pada 24 September. Ketua […]

  • Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    Pemkot Sukabumi Gali Potensi UMKM Melalui Program Kece

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sempat terguncang saat masa pandemi, namun program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap terus berjalan. Melalui program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (Kece), pemkot berharap bisa mengatasi kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi, dengan memberikan pendidikan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kewirausahaan di tingkat […]

  • Anda Ingin Sehat, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Makin Percaya Diri Setelah Divaksin

    Anda Ingin Sehat, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Makin Percaya Diri Setelah Divaksin

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) masuk dalam daftar pemberian vaksin tahap kedua di Kota Bandung. Puluhan wakil rakyat ini tampak antusias hadir pada penyuntikan yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung, Selasa, (2/3/2021). Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Ade Supriadi merasakan hal berbeda setelah disuntik vaksin. Secara psikologis, dia merasa semakin […]

  • Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hadirnya sejumlah fitur dalam program aplikasi Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) yang bertujuan untuk menyajikan data, dan informasi terkait penyebaran dan pencegahan covid-19  dinilai belum sepenuhnya dapat dipahami oleh masyarakat khususnya di daerah pedesaan. Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab, […]

expand_less