Breaking News
Trending Tags

PMK Masih Mewabah, Pembagian Daging Hewan Kurban Dianjurkan Menggunakan Plastik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hewan kurban yang disembelih saat Hari Raya Idul Adha nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pengemasan daging kurban di setiap berbeda-beda. Ada yang menggunakan bingkisan berupa besek berlapis daun pisang supaya ramah lingkungan.

Ada juga yang menggunakan plastik sekali pakai supaya lebih praktis.

Namun, di tengah kondisi menjangkitnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) daging kurban disarankan tidak dikemas menggunakan besek.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Ermariah, di Balai Kota, Rabu 6 Juli 2022.

“Yang bagus itu pakai plastik dan plastiknya yang organik. Minimal plastik bening bukan daur ulang,” katanya.

Apabila menggunakan daun pisang atau besek, darah atau cairan daging berpeluang menetes di jalan saat perjalanan pulang. Cairan tersebut berpotensi mengandung virus dan menjangkit ternak lain.

“Kalau pakai besekan, saat sampai di rumah, dagingnya direbus, besekan atau daunnya dibuang ke tempat sampah. Dari sana nantinya daun dibuang ke penampungan sampah, ada peluang kambing yang ada di sana makan daun tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, besek yang terbuat dari bambu dapat menyerap bau, kotoran dan bakteri.

“Bambu juga sama. Itu akan sulit dibersihkan karena menempel,” kata dia.

Menurut Ermariah, penggunaan kemasan daun dan besek perlu dihindari karena dikhawatirkan akan membentuk siklus penyebaran virus yang semakin meluas.

Oleh karena itu, ia menyarankan untuk menggunakan plastik bening sebagai kemasan daging kurban.

“Kalau dibungkus pakai plastik, plastiknya tinggal direndam air panas, nanti virusnya mati dan plastiknya boleh dibuang ke tempat sampah, jangan dibuang sembarangan,” katanya. (rob-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Kota Bandung Gandeng Penegak Hukum untuk Gelar Operasi Cipta Kondisi

    Satpol PP Kota Bandung Gandeng Penegak Hukum untuk Gelar Operasi Cipta Kondisi

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang Bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung bersinergi dengan aparat penegak hukum bakal menggelar Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Kota Bandung. Operasi melibatkan Tim Yustisi yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Kejaksaan, dengan fokus utama pada penertiban minuman beralkohol (minol), norma kesusilaan, dan obat-obatan terlarang. […]

  • Dispora Bersama PWI Kota Bandung Adakan Pelatihan Jurnalistik Bagi Pemuda

    Dispora Bersama PWI Kota Bandung Adakan Pelatihan Jurnalistik Bagi Pemuda

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Pesatnya perkembangan Sosial  Media (Sosmed), dan banyaknya berita yang  simpang siur yang  beredar di masyarakat \tidak valid atau berita Hoax,   Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung  yang bekerjasama dengan PWI  (Persatuan Wartawan Indonesia ) Kota Bandung mengadakan pelatihan jurnalistik bagi pemuda  yang berlangsung tanggal 22-23 Juli 2019. Di Pawon Pitoe Cafe […]

  • Klarifikasi Pos Indonesia Terkait Beredar  Informasi Hoaks Tentang Program Hadiah

    Klarifikasi Pos Indonesia Terkait Beredar Informasi Hoaks Tentang Program Hadiah

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Beberapa waktu terakhir beredar link atau tautan melalui aplikasi pesan dan media sosial berisi informasi yang mengatasnamakan PT Pos Indonesia (Persero) mengenai program hadiah senilai Rp2.000.000,-. Berikut beberapa contoh tautan yang beredar pada aplikasi pesan dan media sosial : Pada perkembangannya banyak link kloningan selain link tersebut diatas yang juga menginformasikan hal […]

  • Pesan Tedy Rusmawan dan Siti Nurjanah Tentang Kolaborasi Parenting

    Pesan Tedy Rusmawan dan Siti Nurjanah Tentang Kolaborasi Parenting

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., berharap para orang tua memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anaknya. Dengan demikian, akan tumbuh anak yang memiliki aKhlak dan budi pekerti yang baik. “Kita sebagai orang tua perlu memberikan pendidikan yang berkualitas, dan frekuensi komunikasi yang terjaga dengan anak-anak kita,” tuturnya, dalam acara […]

  • Ditipu Oknum Kades Bojongsari Kabupaten Bandung Rp300 juta, Dadan Tempuh Jalur Hukum

    Ditipu Oknum Kades Bojongsari Kabupaten Bandung Rp300 juta, Dadan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Merasa Ditipu, seorang warga desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Dadan melakukan Somasi kepada oknum Kepala desa Bojongsari bernama Asep Sunandar. Langkah Somasi ditempuh karena Kepala Desa dianggap tidak memenuhi komitmen awal penggunaan/peminjaman dan juga tidak menepati komitmen pengembalian pinjaman tersebut sebesar Rp 300 juta rupiah. Ditemui di Kota Bandung, Dadan Bersama […]

  • Pengamat Menilai : Pemberlakuan PSBB Oleh Pemkot  Sukabumi Belum Begitu Masif

    Pengamat Menilai : Pemberlakuan PSBB Oleh Pemkot Sukabumi Belum Begitu Masif

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Meningkatnya masyarakat yang berbelanja di tempat perbelanjaan sekitar jalan A. Yani Kota Sukabumi dalam beberapa hari kebelakang setelah pemberlakuan pembatasan Sosial bersekala besar (PSBB) mendapat Catatan dari pengamat sosial di Sukabumi. Salah satunya Sahid Arsalan mengatakan, dalam pemberlakuan PSBB oleh Pemkot Sukabumi dianggap masyarakat masih banyak tidak tahu “Jadi sosialisasi pelaksanaan PSBB […]

expand_less