Breaking News
Trending Tags

Terkait Pembagian Ayam, Channel NewsAsia Lontarkan Pertayaan Kepada Mang Oded

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Program pembagian anak ayam kembali mendapat perhatian dari media internasional. Kali ini media yang berkantor di Singapura, Channel News Asia sengaja mewawancarai Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).

Ingin menggali lebih dalam tentang program pembagian anak ayam, Channel News Asia melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Oded. Salah satunya alasan pemilihan pembagian anak ayam.

Oded menjelaskan, pembagian anak ayam atau chickenisasi hanyalah salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membangun karakter anak. Pembagian anak ayam hanyalah salah satu dari program Bandung Masagi.

“Ini hanyalah salah satu saja. Salah satunya ingin mengalihkan kecanduan gawai terhadap anak-anak,” kata Oded.

Menurut Oded, memelihara anak ayam hanyalah bagian dari salah satu cara untuk menciptakan anak berkarakter silih asah, silih asih, silih asuh. Lewat Bandung Masagi, anak-anak Kota Bandung diajarkan tentang disiplin waktu, cinta lingkungan, cinta sesama. Terutama cinta terhadap Tuhannya.

“Lewat ‘chickenisasi’, anak-anak diajarkan tentang dispilin waktu. Mereka harus disiplin memberikan makan aak ayam. pagi-pagi sebelum sekolah harus memberi makan. Begitu juga sore harinya,” jelas Oded.

Tak hanya itu, memelihara anak ayam juga bagian dari proses edukasi anak. Anak juga diajarkan tentang ilmu hayati.

“Ada silabus belajar penelitian tentang ayam.. Jadi bukan semata-mata untuk mengalihkan kecanduan gawai terhadap anak. Pengalihan gawai hanya salah satu dampak saja,” ulas Oded.

Ditanya soal kesinambungan memelihara anak ayam, Oded menjelaskan, saat ini telah ada pihak perguruan tinggi yang telah bersedia membantu. yaitu dengan menjadikan mahasiswanya sebagai pendamping. Sehingga anak ayam bisa terus berkembang.

“Di sana ada dimensi ekonomi. Saat diberikan, anak ayam seharga Rp7.000. Dalam beberapa bulan, jika tumbuh besar, maka bisa menjadi ayam dengan harga Rp20.000. Apalagi jika dipelihara saat ini, nanti saat menjelang lebaran, harganya sudah tinggi,” jelasnya.

Sedangkan soal wilayah pembagian anak ayam, Oded menjelaskan, diberikan ke anak-anak yang rumahnya masih memiliki halaman. Sehingga, pembagiannya pun masih untuk kawasan pinggiran Kota Bandung seperti Cibiru dan Gedebage.(**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kata Wali Kota Sukabumi Saat Pimpin Apel Pagi

    Ini Kata Wali Kota Sukabumi Saat Pimpin Apel Pagi

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan, jika peranya sebagai Wali Kota bukan lagi sebagai pekerja, melainkan sebagai pelayan masyarakat. “Saya masuk ke dunia politik dan menjadi Wali Kota bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Jika masih ada kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial yang tinggi, maka itu bukan hanya masalah masyarakat, tapi juga kegagalan kita […]

  • Dukung UMKM Kota Bandung, Bandara Husein Bakal Siapkan Ruang Pamer

    Dukung UMKM Kota Bandung, Bandara Husein Bakal Siapkan Ruang Pamer

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung mendapatkan dukungan berupa ruang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Hal ini terungkap saat Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerima Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara, Cik Asmoro, di Balai Kota, Senin, 24 Januari 2022. Atas dukungan tersebut, Yana menghaturkan terima kasih. “Untuk […]

  • Status Kota Bandung Turun,  Kota Bandung Tetap Lakukan Relaksasi Bertahap

    Status Kota Bandung Turun, Kota Bandung Tetap Lakukan Relaksasi Bertahap

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang juga selaku Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung memohon kesabaran para pelaku di beberapa sektor yang belum memperoleh relaksasi atau masih dibatasi. Meski pun status Kota Bandung menurun dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ke Level 3, Kota Bandung tetap melakukan relaksasi […]

  • Hampir 100 Persen Divaksin, SMKN 2 Kota Cimahi Siap Laksanakan PTM

    Hampir 100 Persen Divaksin, SMKN 2 Kota Cimahi Siap Laksanakan PTM

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI, Mbinews.id – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Dessy Susilawati dan Rudi Harsa Tanaya melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi yang bertempat di SMKN 2 Kota Cimahi, persiapan pembelajaran tatap muka. “Alhamdulillah hari ini komisi V bisa berkunjung ke SMKN 2 Kota Cimahi dimana kami melaksanakan pemantauan pelaksanaan vaksinasi dan rencana pembelajaran tatap muka’” […]

  • Sah Diresmikan, WaliKota Sukabumi: Mal Pelayanan Publik Hadirkan Kemudahan Pelayanan Masyarakat

    Sah Diresmikan, WaliKota Sukabumi: Mal Pelayanan Publik Hadirkan Kemudahan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, resmikan secara langsung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Sukabumi. MPP Kota Sukabumi, berada di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, tepatnya di Gedung Tiara Toserba Kota Sukabumi. MPP merupakan sebuah sarana dan fasilitas penunjang, bagi masyarakat yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, untuk memberikan kemudahan dan kebahagiaan bagi […]

  • DPRD Jabar Dukung Penuh Kebijakan Penutupan Sementara Objek Wisata Jika Terbukti Melanggar Prokes

    DPRD Jabar Dukung Penuh Kebijakan Penutupan Sementara Objek Wisata Jika Terbukti Melanggar Prokes

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pasca penerapan kebijakan larangan mudik lebaran atau hari raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 yang digelar sejak 6 Mei-17 Mei 2021. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menyoroti sejumlah hal yang terjadi selama pelaksanaan penyekatan arus mudik, khususnya di wilayah Jawa Barat. Mulai dari peristiwa para pemudik yang menerobos dan menjebol titik pos […]

expand_less