Breaking News
Trending Tags

DPRD Jabar Dukung Penuh Kebijakan Penutupan Sementara Objek Wisata Jika Terbukti Melanggar Prokes

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pasca penerapan kebijakan larangan mudik lebaran atau hari raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 yang digelar sejak 6 Mei-17 Mei 2021. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat menyoroti sejumlah hal yang terjadi selama pelaksanaan penyekatan arus mudik, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Mulai dari peristiwa para pemudik yang menerobos dan menjebol titik pos penyekatan mudik di wilayah Bekasi, masih adanya sebagian masyarakat yang mudik lebih awal sebelum tanggal diberlakukannya aturan larangan mudik, serta ditemukannya beberapa lokasi wisata yang membludak saat libur lebaran.

Selama pelaksanaan aturan larangan mudik, kata Ineu, anggota Dewan Jawa Barat khususnya Komisi IV DPRD Jabar beberapa kali meninjau di sejumlah titik pos penyekatan. Bahkan beberapa hari pasca lebaran anggota komisi IV masih melakukan pemantauan di lapangan.

Untuk beberapa kejadian pemudik yang mampu menerobos dan lolos dari pos penyekatan mudik, Ineu mengatakan peristiwa itu tidak bisa dipungkiri karena berbagai hal. Mulai dari keterbatasan personil di lapangan, serta tidak sedikit masyarakat yang memang memaksa untuk mudik ke kampung halaman.

Dengan keterbatasan jumlah petugas dan banyak titik lokasi pos penyekatan mudik di Jawa Barat, dirinya menilai selama ini petugas di lapangan sudah melakukan upaya maksimal guna menekan jumlah pemudik, dan masyarakat memanfaatkan keterbatasan dan waktu tertentu untuk mencoba menerobos pos penyekatan.

“Di saat petugas kelelahan dan waktu istirahat, sehingga saya melihat, masyarakat banyak memanfaatkan waktu-waktu kritis atau kosong petugas,” ujar Ineu Purwadewi dalam kegiatan Dialog bersama Wakil Rakyat yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponogoro, Kota Bandung, Senin(24/05/2021).

Hal itu masih dinilai wajar, pasalnya dengan keterbatasan petugas dan bekerja diluar batas jam kerja yang berdampak pada kelelahan serta bocornya titik penyekatan.

“Memang mereka terbatas, maksimal itu kerja 8 jam bahkan 12 jam, cukup lelah. Kedepan harus terus menjadi evaluasi, salah satunya jumlah petugas yang ada. Karena makin banyak posko keperluan akan jumlah petugas pun banyak,” tuturnya.

Sementara, terkait ditemukannya beberapa lokasi objek wisata yang dipadati oleh pengunjung selama libur lebaran 2021. Ineu meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mengawal ketat penerapan protokol kesehatan (prokes) di objek-objek wisata guna mencegah lonjakan kasus COVID-19.

Menurut Ineu kondisi ini adalah dilema, di satu sisi kesehatan penting dijaga namun roda perekonomian khususnya dunia usaha wisata juga tetap terjaga. Serta faktor kejenuhan masyarakat selama satu tahun lebih menghadapi pandemi Covid-19, menjadi alasan melakukan liburan bersama keluarga.

“Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun setengah ini mengakibatkan kebosanan. Sehingga, bagi masyarakat (merasa) libur lebaran ini waktu yang tepat untuk main (berwisata) bersama keluarga,” ungkapnya.

Untuk itu DPRD Jabar terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar untuk memastikan bahwa prokes ketat benar-benar diterapkan di seluruh objek wisata di Jabar.

Dirinya menegaskan, DPRD Jabar mendukung penuh kebijakan penutupan sementara objek wisata jika terbukti melanggar prokes, seperti melanggar kapasitas pengunjung. “Hal ini harus jadi bahasan serius. Pak Kadis (Kepala Disparbud) Jabar harus terus memantau langsung penerapan prokes ketat. Kalau ada ledakan (pengunjung), langsung ditutup,” tegasnya.

Beberapa fenomena yang terjadi selama diberlakukannya aturan larangan mudik berdasarkan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021. Menurut Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, diperlukan peningkatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro di lingkungan tingkat desa/kelurahan hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Untuk melakukan pendataan dan tracing di wilayah masing-masing bagi warga yang melakukan mudik lebaran.

“Jadi PPKM mikro ini merupakan upaya yang bisa dilakukan untuk mendeteksi dan menjaga masyarakat agar tidak tertular Covid pasca Lebaran 2021,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo Kota Sukabumi Gencar Sosialisaikan KIM

    Diskominfo Kota Sukabumi Gencar Sosialisaikan KIM

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), berperan sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi . Baik itu program kerja, kegiatan, maupun pencapaian-pencapaian pembangunan, mulai dari level Kota, kecamatan, hingga kewilayah yang dapat diterima oleh masyarakat. “Jadi, KIM ini sebagai kepanjangan dari pemerintah yang dasari oleh kolaborasi dalam pengelolaan informasi,”ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, Tantan […]

  • Pemkot Bandung dan Forkopimda Perkuat Sinergi Cegah Kejahatan Jalanan

    Pemkot Bandung dan Forkopimda Perkuat Sinergi Cegah Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota Bandung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penindakan kejahatan jalanan, khususnya aksi begal dan berbagai tindak kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor tentang Sinergitas Penanganan dan Penindakan Kejahatan Jalanan yang digelar di Ruang Tengah Balai […]

  • Jadwal Dan Persyaratan PPDB Tingkat SMP 2019

    Jadwal Dan Persyaratan PPDB Tingkat SMP 2019

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 2.585
    • 0Komentar

    BANDUNG, BEDAnews – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dimulai pada 23 Mei 2019. Ada sejumlah persyaratan yang harus diperhatikan para orang tua calon siswa. Persyaratan pendaftaran di antaranya, kartu peserta ujian asli atau Sertifikat Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (SHUSBN) asli (bagi lulusan tahun 2016, 2017, 2018), surat keterangan […]

  • bank bjb Dirikan 4 Posko Kemanusian dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

    bank bjb Dirikan 4 Posko Kemanusian dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id – bank bjb mendirikan 4 Posko Bantuan dan menerjunkan Tim Kemanusian di wilayah Cianjur guna membantu penanganan korban menyusul gempa bumi di Cianjur berkekuatan 5,6 Magitudo pada Senin 21 November 2022. Tim kemanusiaan bank bjb disebar di empat posko dapur umum yang bekerjasama dengan lembaga sosial kemanusiaan lainnya. Posko pertama didirikan berlokasi di […]

  • Achmad Fahmi – Dida Resmi Deklarasikan Sebagai Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode 2024-2030

    Achmad Fahmi – Dida Resmi Deklarasikan Sebagai Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode 2024-2030

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id–  Achmad Fahmi dan Dida Sembada, akhirnya mendeklarasikan diri sebagai Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2024-2030 pada Pilkada Kota Sukabumi tahun 2024. Deklarasi pasangan yang memiliki jargon Serasi tersebut, berlangsung di Gedung Harsa, Selasa,( 27/8/2024), dihadiri juga oleh partai-partai pengusung. Yakni, PKS, Partai Gerindra, PKB, Perindo, dan Partai Ummat. […]

  • Erwin Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Penggerak Transformasi Bangsa

    Erwin Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Penggerak Transformasi Bangsa

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, perguruan tinggi swasta (PTS) harus tampil sebagai lokomotif perubahan dalam menghadapi era transformasi global, bukan sekadar penumpang yang mengikuti arus. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) yang digelar di Ballroom Hotel Pullman Bandung […]

expand_less