Breaking News
Trending Tags

PJJ Tangtangan Bagi Siswa, Asep Ramdani Sang Kepala Sekolah Datangi Siswa Yang Terkendala Teknologi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi tantangan bagi sebagian siswa, terutama karena tidak semua keluarga mampu menjangkau teknologi yang memadai. Salah satunya yang terjadi pada siswa SMPN 59 Bandung

Tak hilang akal, Kepala SMPN 59 Bandung, Asep Ramdani berinisiatif untuk menggelar pembelajaran luar jaringan (Luring) dengan melaksanakan kunjungan kepada siswa yang terkendala teknologi. Ia meminta guru-guru untuk bergiliran mendatangi siswa ke rumahnya.

“Saya berpikir bahwa semua siswa itu harus dilayani. Saya itu sebagai guru sekaligus pemimpin sekolah ini harus melayani, memberikan pelayanan dalam hal pembelajaran,” jelas Asep kepada Humas Kota Bandung, Rabu(12/8/2020)

“Oleh sebab itu kita data siswa yang tidak memiliki gawai, kita beri layanan luring, kita buatkan modulnya dan (diajari secara) individu, tidak dikelompokkan,” imbuhnya.

Asep membagi siswa ke dalam tiga kelompok. Kelompok A adalah mereka yang memiliki perangkat lengkap, yakni gawai, aplikasi, dan jaringan memadai. Pada kelompok ini, para guru memberlakukan pembelajaran secara daring sepenuhnya.

Kelompok B adalah siswa yang memiliki gawai namun dengan aplikasi terbatas, biasanya hanya WhatsApp. Kepada mereka, guru memberikan materi dan pengajaran melalui WhatsApp.

Sedangkan kelompok C adalah mereka yang sama sekali tidak memiliki perangkat sehingga menghadapi kendala dalam mengakses materi pembelajaran. Dari 140 siswa di kelas VII, ada 14 siswa yang melaksanakan pembelajaran secara luring.

“Kelas IX kami cek mereka semua memiliki gawai. Kelas VIII ada dua orang, dan kelas VII 14 orang,” katanya.

Selain memberikan modul, pada saat mengunjungi siswa, Asep dan para guru juga memberikan bantuan alat tulis untuk menunjang pembelajaran.

Kendati bisa saja dilakukan oleh guru, namun Asep ingin turun sendiri untuk mendampingi para guru melakukan pembelajaran luring. Ia merasa harus mendukungan langsung kepada guru dan para muridnya dalam melaksanakan pembelajaran di tengah pandemi ini.

“Sengaja saya dampingi. Pertama memotivasi guru supaya semangat. Kedua, kepala sekolah itu punya lima kompetensi yang harus dimiliki,” ujarnya.

Kelima kompetensi itu antara lain kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi manajerial, kompetensi supervisi, dan kompetensi wirausaha. Selain itu kepala sekolah juga punya tugas kepemimpinan dan pembelajaran.

“Jadi karena sekolah itu memberikan layanan pembelajaran, maka saya dampingi seperti tadi supaya kita melihat bagaimana interaksi antara guru dan siswa,” imbuhnya.

Di sisi lain, ia juga jadi bisa mengetahui kondisi tiap-tiap siswanya. Mulai dari kondisi lingkungannya, latar belakang keluarganya, hingga motivasinya untuk belajar. Ia juga mengaku puas jika orang tua dan siswa menjadi bahagia dengan kedatangan pihak sekolah.

“Ada kepuasan tersendiri terjadi. Ternyata siswa dan orang tua itu merasa bahagia ketika kita datangi, apalagi yang turun itu kepala sekolah. Kepala sekolah itu kan beda dengan guru jadi perhatiannya berbeda, jadi saya bisa ngobrol dengan siswa, dengan orang tua. Itu yang saya sangat puas,” tuturnya.

Tak jarang, ia juga membantu para siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) untuk menerima bantuan lain dari pemerintah. Ia mengaku menemui keluarga siswa yang miskin namun belum terdaftar dalam program bantuan pemerintah.

“Kami daftarkan untuk mendapatkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau program lain. Kami koordinasi dengan lurah atau camat,” jelasnya.

Sementara itu, kunjungan dari sekolah ini mendapatkan apresiasi positif dari orang tua siswa. Salah satunya, Mimin Mintarsih yang mengaku berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah berkenan untuk mengunjungi anaknya yang memiliki keterbatasan akses terhadap materi sekolah.

“Saya sangat terbantu sekali dengan datangnya bapak ibu kepala sekolah ini, soalnya saya gimana bingung juga enggak ada HP,” ucap Mimin.

Awalnya, lanjut Mimin, anaknya meminjam ponsel milik bibinya. Namun semakin hari semakin terkendala karena harus berbagi ponsel.

Hal yang sama juga diungkapkan Ririn. Ia mengapresiasi pihak sekolah yang rela mengunjungi siswa satu persatu.

“Kalau sekolah lain kayaknya enggak sampai didatengin gini, kalau sekolah ini bagus sampai datang. Kami sangat tertolong,” ucapnya. (nur)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung,  Dewan Tagih Realisasi Janji Wali Kota

    Rapat Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung, Dewan Tagih Realisasi Janji Wali Kota

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pansus 1 (LKPJ) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang, Dinas SDA dan Bina Marga, serta Dinas Lingkungan Hidup, dengan agenda pembahasan terkait realisasi kinerja Kegiatan T.A. 2021, di Ruang Rapat Badan Musyawarah, Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (12/4/2022). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua […]

  • Pelayanan Pemerintah Kota Bandung Kepada Masyarakat Masih Perlu Ditingkatkan

    Pelayanan Pemerintah Kota Bandung Kepada Masyarakat Masih Perlu Ditingkatkan

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kondisi saat Pelayanan Pemerintah Kota Bandung kepada masyarakat perly ditingkatkan sehingga banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus bisa diselesaikan oleh pemerintah Kota Bandung, terutama dalam hal pelayanan publik. Hal itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana saat berkunjung ke kantor Sekretariat Pokja PWI Kota Bandung, Jalan Jend Ahmad […]

  • Penertiban oleh Satpol PP Pemberian Efek Jera bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

    Penertiban oleh Satpol PP Pemberian Efek Jera bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengatakan perlu adanya edukasi kepada masyarakat, terkait obat-obatan ilegal. Mengingat peredaran obat ilegal mulai marak di Kota Bandung. Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan , pada talk show OPSI dengan tema “Berantas Peredaran Obat-obatan Ilegal”, di Studio PRFM, Jalan Asia-Afrika, Bandung, Rabu, 5 Mei 2024. […]

  • Ineu Purwadewi Sundari Berharap ADPSI dan ASDEPSI Satu Persepsi Terkait Perpres 53 Tahun 2023

    Ineu Purwadewi Sundari Berharap ADPSI dan ASDEPSI Satu Persepsi Terkait Perpres 53 Tahun 2023

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id — Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari berharap rapat kerja nasional Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) dan Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI) bisa menyamakan persepsi atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional terhadap DPRD […]

  • Bulan mei, Kota Sukabumi Berlakukan Wajib Pakai Masker

    Bulan mei, Kota Sukabumi Berlakukan Wajib Pakai Masker

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tingkat kesadaran masyarakat akan menggunakan masker di situasi pandemi covdi-19 tergolong masih rendah. Pasalnya, masih saja ditemukan masyarakat yang tidak pakai masker.”Iya, kesadaran masyarakat akan menggunakan masker masih rendah,”ujar Fahmi usai menggelar sosialisasi wajib menggunakan masker ketika memasuki wilayah Kota Sukabumi di Jalan Ahmad Yani. Rabu, (29/04/2020). Dalam aksi sosialisasi dan edukasi […]

  • Laksanakan Kegiatan Reses Ke-1 Tahun 2021, Hj. Sumiyati Kunjungi Dapil VIII Kota Bekasi dan Depok

    Laksanakan Kegiatan Reses Ke-1 Tahun 2021, Hj. Sumiyati Kunjungi Dapil VIII Kota Bekasi dan Depok

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BEKASI, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat ini sedang melaksanakan kegiatan reses yang merupakan kewajiban para wakil rakyat untuk turun ke daerah pemilihannya guna menjaring dan menyerap konstituen sebagaimana di atur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 atas revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat ,Dewan Perwakilan Rakyat Dewan […]

expand_less