Breaking News
Trending Tags

Penertiban oleh Satpol PP Pemberian Efek Jera bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengatakan perlu adanya edukasi kepada masyarakat, terkait obat-obatan ilegal. Mengingat peredaran obat ilegal mulai marak di Kota Bandung.

Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan , pada talk show OPSI dengan tema “Berantas Peredaran Obat-obatan Ilegal”, di Studio PRFM, Jalan Asia-Afrika, Bandung, Rabu, 5 Mei 2024.

Menurut Tedy, edukasi terkait obat-obatan terlarang perlu dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Mengingat obat-obatan yang belum teruji tersebut bisa membahayakan masyarakat.

“Ini perlu edukasi kepada masyarakat, karena peredaran obat-obatan ilegal ini yang membahayakan dan mengancam kesehatan,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Bandung Mendukung upaya penertiban obat-obatan ilegal yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandung. Upaya tersebut bisa memberikan efek jera bagi pelaku peredaran obat-obatan ilegal.

Tedy menerangkan bahwa untuk memperoleh obat-obatan ilegal saat ini tidak sulit. Bahkan dapat diperoleh dari warung-warung yang ada di sekitar masyarakat.

DPRD Kota Bandung mendorong agar Satpol PP untuk terus melakukan penyisiran untuk mengurangi peredaran obat-obatan ilegal. Termasuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum atau kepolisian.

“Kekhawatirannya karena obat-obatan ini menyangkut jiwa, dan belum ada izin serta obatnya sendiri belum teruji. Maka perlu adanya shock therapy bagi para pelaku peredaran obat-obatan terlarang,” ujarnya.

Tedy juga berharap masyarakat untuk melaporkan atau memviralkan, jika menemukan adanya peredaran obat-obatan ilegal. Sehingga peredaran obat-obatan tersebut, dapat terkendali di masyarakat.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan pihaknya melakukan penertiban berdasarkan laporan dari masyarakat. Terutama yang tidak tertib izin atau ilegal.

“Karena peredaran obat-obatan ilegal ini, mengganggu ketertiban dan membuat keresahan di masyarakat. Sehingga kami melakukan penertiban,” ucapnya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Mendukung program Karang Taruna  Mitra Strategis Pembangunan

    Pemkot Bandung Mendukung program Karang Taruna Mitra Strategis Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong Karang Taruna terus menjadi mitra strategis pembangunan. Hal itu karena, Karang Taruna memiliki potensi dan peran penting di masyarakat. “Keterlibatan Karang Taruna menjadi sangat penting. Organisasi kepemudaan ini memiliki potensi dan semangat yang luar biasa. Itu harus kita apresiasi,” ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat […]

  • Riana Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi Partai Demokrat Gantikan  Iskandar Hamzah Yang Mundur

    Riana Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi Partai Demokrat Gantikan Iskandar Hamzah Yang Mundur

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – DPRD Kota Bandung mengadakan Sidang Paripurna dalam rangka Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2020 dan Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Kota Bandung Pergantian Antar Waktu (PAW) Masa Jabatan Tahun 2019-2024, Rabu, (5/8/2020) Acara tersebut berlangsung sesuai protokol kesehatan dan dilaksanakan secara langsung dan virtual oleh anggota Dewan DPRD Kota Bandung dan Pemerintahan […]

  • Pendampatan Merosot Tajam, Peguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani, Adukan Pembangunan Pedestrian Ke DPRD Kota Sukabumi

    Pendampatan Merosot Tajam, Peguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani, Adukan Pembangunan Pedestrian Ke DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani Kota Sukabumi mengaku, tidak pernah tahu adanya pembangunan pedestrian Ahmad Yani yang saat ini tengah dalam pembangunan. Hal itu terungkap saat Paguyuban tersebut melakukan hearing dengan jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi, di Ruang Paripurna DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (1/12/2021). “Sangat disayangkan sosialisasi ke warga tidak ada, harusnya kita […]

  • Pemkot Bandung Hibahkan Lahan 5.058 Meter Persegi Untuk Atasi Kemacetan

    Pemkot Bandung Hibahkan Lahan 5.058 Meter Persegi Untuk Atasi Kemacetan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghibahkan 124 bidang lahan atau sekitar 5.058 meter persegi kepada Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Senin 9 Januari 2023. Serah terima lahan ini tertuang dalam Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Tanah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Pemkot Bandung kepada Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI. Wali […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

  • DPRD Bandung Dorong Penguatan Data Terpadu untuk Tekan Ketidaktepatan Bantuan Sosial

    DPRD Bandung Dorong Penguatan Data Terpadu untuk Tekan Ketidaktepatan Bantuan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bandung,MBINEWS  — Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat, S.A.P., menyoroti pentingnya validasi dan penguatan data kemiskinan agar berbagai program bantuan sosial maupun pendidikan dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Puskesos dalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Satu Pintu yang digelar di Hotel Papandayan Bandung, Jumat […]

expand_less