Breaking News
Trending Tags

Wakil Wali Kota Sukabumi Hadiri Rapat Koordinasi Penurunan Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi semakin serius mengatasi permasalahan stunting saat ini. Terlebih lagi, untuk penekanan angka baru bagi kasus stunting, Jumat (24/06).

Baru-baru ini, Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) pada Kamis, 23 Juni 2022. Rakor Teknis TPPS diselenggarakan di Hotel Preanger Bandung bertajuk mengawal Jawa Barat Zero New Stunting (Ngabring).

“Kemarin kami dari Pemerintah Kota Sukabumi, mengikuti acara rakor terkait teknis TPPS. Ini merupakan langkah pemerintah untuk, percepatan penurunan stunting,” ujar Andri kepada awak media.

Baca Juga: Tekan Kasus Stunting Pemkot Sukabumi Lakukan Delapan Aksi Konvergensi

Sementara itu, seperti dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Sukabumi, menjelaskan bahwa, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum dalam acara rakor teknis menyebutkan, TPPS telah terbentuk di semua level di Kabupaten maupun Kota di Jawa Barat. Kang Uu, sapaan akrab Wagub Jabar mengharapkan, pembentukan TPPS dapat mengatasi berbagai sumbatan atau hambatan dalam percepatan penurunan stunting di Jawa Barat.

“Komitmen dan kolaborasi semua pihak menjadi modal utama percepatan penurunan stunting di Jawa Barat,” ucap Wagub di hadapan para peserta. Kang Uu juga berpesan, percepatan penurunan stunting menjadi tugas lintas sektor.

“Oleh karena itu, percepatan penurunan stunting ini bukan hanya menjadi tugas satu sektor saja melainkan lintas sektor. Dan tentu saja harus mengedepankan kolaborasi,” bebernya.

Baca Juga: Optimis Capai Target Penurunan, Pemerintah Kota Sukabumi Berjibaku Perangi Kasus Stunting

Ikhtiar lintas sektoral ini dilakukan untuk mempercepat penurunan stunting. Mengingat prevalensi stunting di Jabar tahun 2021 sebesar 24,5 persen, angka ini menurun cukup signifikan dibanding tahun 2018 yaitu 31,5 persen. Tentu saja, angka prevalensi ini terbilang cukup tinggi mengingat jumlah penduduk Jabar merupakan yang terbesar se-Indonesia.

Masalah yang ditemui di Jawa Barat tidak hanya angka prevalensi stunting, juga disparitas kasus stunting antar kota dan kabupaten. Pembentukan TPPS bertujuan menghilangkan disparitas kasus agar daerah-daerah lain yang memiliki angka tinggi dapat menurunkan stunting.

“Kebersamaan dalam bentuk kolaborasi menjadi syarat penting percepatan penurunan stunting di Jawa Barat,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Tahun Prabowo: Jangan Hanya Kuat di Kekuasaan, Negara Harus Makin Kuat

    Dua Tahun Prabowo: Jangan Hanya Kuat di Kekuasaan, Negara Harus Makin Kuat

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 858
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai belum cukup untuk menghakimi keberhasilan pemerintah secara menyeluruh. Namun, rentang waktu tersebut dinilai sudah dapat menjadi momentum untuk membaca arah kepemimpinan, karakter pemerintahan, serta sejauh mana agenda besar yang diusung mulai diterjemahkan menjadi kebijakan publik. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, mengatakan penilaian terhadap dua tahun pemerintahan […]

  • Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Menyusul adanya komentar salah satu Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan, tentang permintaannya kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara menggunaakan Basa Sunda dalam rapat, ternyata mendapat sorotan tajam dari Ketua Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Indra Lesmana Sidik. Menurutnya, Bahasa Sunda itu merupakan bahasa daerah yang diakui negara, […]

  • Merasa Dibohongi DPRD Kota Sukabumi, Mahasiswa Akan Usut Tuntas

    Merasa Dibohongi DPRD Kota Sukabumi, Mahasiswa Akan Usut Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Aksi damai menolak UU Cipta Kerja elemen masyarakat di Kota Sukabumi membuahkan hasil. Namu tidak sesuai yang diharapkan. ” Meskipun DPRD Kota Sukabumi dalam aksi demonstrasi kemarin telah mengeluarkan surat secara kelembagaan, yang dianggap rancu. Akan tetapi itu bukan tujuan puncak kita dan belum bisa dikatakan menang dalam perjuangan penolakan Omnibus Law […]

  • Evaluasi Kinerja Mitranya, Komisi III DPRD Kota Sukabumi Panggil Instansi Terkait

    Evaluasi Kinerja Mitranya, Komisi III DPRD Kota Sukabumi Panggil Instansi Terkait

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tak puas akan kinerja yang berlangsung saat ini dalam pelayanan terhadap masyarakat, Komisi III DPRD Kota Sukabumi memanggil beberapa instansi terkait yang ada di Kota Sukabumi untuk melakukan hearing (dengar pendapat), Kamis (23/12/2021). Ketua Komisi III Gagan Rachman Suparman mengatakan, terkait agenda kegiatan hari ini, kita melakukan hearing dengan beberapa mitra Komisi […]

  • Free Handwritten Script Font

    Free Handwritten Script Font

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Walkout Serentak Saat Pleno, Ini Klarifikasi PPK Citamiang

    Walkout Serentak Saat Pleno, Ini Klarifikasi PPK Citamiang

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca viralnya pemberitaan walkout (pergi keluar) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Citamiang pada rapat pleno KPU Kota Sukabumi kemarin (04/03), Ketua PPK Citamiang, Budi Setiawan meminta maaf. Hal tersebut disampaikan langsung saat hendak dimulai rapat pleno hari ketiga, untuk kategori pemilihan DPR RI di Kota Sukabumi, Selasa (05/03). Dalam keterangannya Budi mengklarifikasi terkait, […]

expand_less