Breaking News
Trending Tags

Tren Covid-19 Turun, Kota Bandung Tetap Hati-Hati Soal Relaksasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan kasus kumulatif-aktif Covid-19 di Kota Bandung terjadi penurunan. Dari 9.000 kasus, saat ini ada sekitar 1.800 kasus kumulatif-aktif.

“Mudah-mudahan ini semakin turun, BOR (Ber Occupancy Rate) kita juga semakin membaik sudah di angka 26,84 jauh di ambang batas WHO,” katanya di Pendopo Kota Bandung, Senin 23 Agustus 2021.

“Artinya ini sudah semakin membaik, semakin terkendali. Kalau kumulatif naik karena banyak variabel indikator yang sekarang harus jadi bagian perhitungan. Itu kepentingan untuk kita mapping mengenai situasi kondisi pandemi,” lanjutnya.

Ema memprediksi, kondisi kumulatif-aktif yang semakin menurun dan transmisi yang landai dipengaruhi oleh vaksinasi Covid-19. Karena saat ini vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai sekitar 54 persen.

“Kalau ukuran di Jawa Barat, saya pikir masih terbaik ya Kota Bandung. Kita tetap akan kejar di bulan depan sekitar 70 persen. Nanti akan kita genjot untuk anak SMA, SMP atau siswa,” ucapnya.

Terkait relaksasi, Ema menegaskan tetap mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kita nanti menyesuaikan. Tapi dalam Perwal yang terakhir, menurut saya pelaksanaannya cukup disiplin,” katanya.

“Dan kita pun tetap konsisten dengan substansi regulasi. Misalnya tadi sudah ada yang meminta resepsi pernikahan, kita tetap tolak,” tegasnya.

Hal itu pun berlaku untuk Meetings, incentives, conferencing, exhibitions (MICE). Saat ini hanya meeting saja yang diperbolehkan sedangkan yang lainnya belum diperbolehkan.

“Konferensi, musda, munas itu juga belum bisa. Eksebisi dan pameran juga belum bisa,” ucapnya.

Sedangkan terkait pariwisata, Ema mengatakan, tetap menunggu kebijakan level pemerintah pusat. Namun jika ada yang sifatnya semacam grey area, bisa saja ada peluang untuk dibuka.

“Kalau Inmendagri itu ada konsekuensi-konsekuensinya. Di saat kita bertentangan, jangan sampai nanti Kepala Daerah menjadi sesuatu yang menjadi target disalahkan. Kita menghindari itu tentunya,” aku Ema. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anda Ingin Sehat, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Makin Percaya Diri Setelah Divaksin

    Anda Ingin Sehat, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Makin Percaya Diri Setelah Divaksin

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) masuk dalam daftar pemberian vaksin tahap kedua di Kota Bandung. Puluhan wakil rakyat ini tampak antusias hadir pada penyuntikan yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung, Selasa, (2/3/2021). Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Ade Supriadi merasakan hal berbeda setelah disuntik vaksin. Secara psikologis, dia merasa semakin […]

  • 800 peserta ikuti Jalan Santai PWI Pusat HUT ke-62 IKWI

    800 peserta ikuti Jalan Santai PWI Pusat HUT ke-62 IKWI

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA , Mbinews – Penyelenggaraan Jalan Santai PWI Pusat dalam rangka HUT ke-62 Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) berlangsung meriah, diikuti sekitar 800 peserta, Sabtu (15/7/23). Jalan santai bertajuk “Fun Walk PWI PUSAT 2023 ”  yang mengusung tema ‘Memupuk Kebersamaan Dalam Kegembiraan’ . Berlangsung dari halaman Gedung Dewan Pers, menyusuri jalan Kebon Sirih, Jalan Ridwan […]

  • Pemkot Bandung Wacanakan Penggunaan Insinerator Di TPS

    Pemkot Bandung Wacanakan Penggunaan Insinerator Di TPS

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mencari solusi penanganan masalah sampah. Mulai dari penanganan sampah sejak dari sumbernya melalui Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) hingga dengan teknologi seperti dengan metode insinerator. Untuk metode insinerator, Pemkot Bandung bahkan telah beberapa kali meninjau ke sejumlah lokasi. Termasuk insinerator di Kota Baru Parahyangan Kabupaten […]

  • Ratusan Peserta IKut Hadir Dalam,  Fasilitasi HKI Oleh Disbudpar Dalam Melindugi Hak Paten Para Pelaku Ekraf

    Ratusan Peserta IKut Hadir Dalam, Fasilitasi HKI Oleh Disbudpar Dalam Melindugi Hak Paten Para Pelaku Ekraf

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam rangka meningkatkan kepemilikan HKI bagi para pelaku ekonomi kreatif, Disbudpar Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi & Fasilitasi HKI di Hotel El Royale, Bandung 28/08/19. Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dalam keilmuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yaitu Ahmad Kapi Sutisna, S.H.,M.H (Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum dan HAM Provinsi Jawa Barat) […]

  • Guna Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Bandung Keluarkan Kebijakan WFH Bagi ASN Dan Non ASN

    Guna Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Bandung Keluarkan Kebijakan WFH Bagi ASN Dan Non ASN

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota Bandung telah mengeluarkan kebijakan Work From Home (WFH) melalui surat edaran No.443/SE.088-BKPSDM terhitung mulai tanggal 28 Juni – 5 Juli 2021. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 terhadap ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia […]

  • Kota Sukabumi Dinobatkan Peringkat ke-6 Kota Paling Toleran di Indonesia

    Kota Sukabumi Dinobatkan Peringkat ke-6 Kota Paling Toleran di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Torehkan prestasi terbaiknya, Kota Sukabumi menduduki peringkat ke-6 kota se-Indonesia, pada ajang penghargaan Kota Toleran 2022. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menerima langsung penyerahaan penghargaan pada kegiatan yang berlangsung di Jakarta tersebut, (06/04). Pada acara yang diadakan oleh Setara Institute For Democracy and Peace tersebut, Kota Sukabumi dinilai mampu melampaui 95 kota […]

expand_less