Breaking News
Trending Tags

Tren Covid-19 Turun, Kota Bandung Tetap Hati-Hati Soal Relaksasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan kasus kumulatif-aktif Covid-19 di Kota Bandung terjadi penurunan. Dari 9.000 kasus, saat ini ada sekitar 1.800 kasus kumulatif-aktif.

“Mudah-mudahan ini semakin turun, BOR (Ber Occupancy Rate) kita juga semakin membaik sudah di angka 26,84 jauh di ambang batas WHO,” katanya di Pendopo Kota Bandung, Senin 23 Agustus 2021.

“Artinya ini sudah semakin membaik, semakin terkendali. Kalau kumulatif naik karena banyak variabel indikator yang sekarang harus jadi bagian perhitungan. Itu kepentingan untuk kita mapping mengenai situasi kondisi pandemi,” lanjutnya.

Ema memprediksi, kondisi kumulatif-aktif yang semakin menurun dan transmisi yang landai dipengaruhi oleh vaksinasi Covid-19. Karena saat ini vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai sekitar 54 persen.

“Kalau ukuran di Jawa Barat, saya pikir masih terbaik ya Kota Bandung. Kita tetap akan kejar di bulan depan sekitar 70 persen. Nanti akan kita genjot untuk anak SMA, SMP atau siswa,” ucapnya.

Terkait relaksasi, Ema menegaskan tetap mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kita nanti menyesuaikan. Tapi dalam Perwal yang terakhir, menurut saya pelaksanaannya cukup disiplin,” katanya.

“Dan kita pun tetap konsisten dengan substansi regulasi. Misalnya tadi sudah ada yang meminta resepsi pernikahan, kita tetap tolak,” tegasnya.

Hal itu pun berlaku untuk Meetings, incentives, conferencing, exhibitions (MICE). Saat ini hanya meeting saja yang diperbolehkan sedangkan yang lainnya belum diperbolehkan.

“Konferensi, musda, munas itu juga belum bisa. Eksebisi dan pameran juga belum bisa,” ucapnya.

Sedangkan terkait pariwisata, Ema mengatakan, tetap menunggu kebijakan level pemerintah pusat. Namun jika ada yang sifatnya semacam grey area, bisa saja ada peluang untuk dibuka.

“Kalau Inmendagri itu ada konsekuensi-konsekuensinya. Di saat kita bertentangan, jangan sampai nanti Kepala Daerah menjadi sesuatu yang menjadi target disalahkan. Kita menghindari itu tentunya,” aku Ema. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPJ 2025 Dibahas, DPRD dan Pemkot Bandung Sepakat Perkuat Pembangunan Inklusif

    LKPJ 2025 Dibahas, DPRD dan Pemkot Bandung Sepakat Perkuat Pembangunan Inklusif

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan usai DPRD Kota Bandung menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin, 11 Mei 2026. Rapat […]

  • RSUD Bedas Tegalluar Diresmikan, Bupati Dadang Supriatna

    RSUD Bedas Tegalluar Diresmikan, Bupati Dadang Supriatna

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan pembangunan gedung RSUD Bedas Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Senin (12/2/2024). Pembangunan rumah sakit ketiga yang diresmikan Bupati Bedas ini dengan anggaran puluhan miliar rupiah. Pembangunan RSUD Bedas Tegalluar ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Atas […]

  • Dishub Kota Sukabumi Gerecep Benahi Kabel Optik Mengambai di Jalan Ahmad Yani

    Dishub Kota Sukabumi Gerecep Benahi Kabel Optik Mengambai di Jalan Ahmad Yani

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kabel optik milik penyedia jaringan telekomunikasi yang menjuntai dan mengambai di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Pendopo Kota Sukabumi, Sabtu (24/01/2026). Kabel yang menjuntai tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, sehingga memerlukan penanganan segera guna […]

  • MAPI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi

    MAPI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Masyarakat Anti Pungutan Liar (MAPI) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana alam pada Minggu (22/12/2024). Bantuan tersebut disalurkan melalui dua Posko Tanggap Bencana. Ketua MAPI Subreg Sukabumi, Gunawan, melalui Sekretaris MAPI Subreg Sukabumi, Iwan, menyatakan bahwa bantuan ini berasal dari kontribusi seluruh anggota MAPI. “Bantuan kami salurkan di dua lokasi, yaitu Kecamatan […]

  • Fahmi Minta Dinkes Segera Sosialisasikan Vaksinasi

    Fahmi Minta Dinkes Segera Sosialisasikan Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinewd.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk segera mensosialisasikan mengenai vaksinasi kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot SUkabumi.”Dinkes harus segera mensosialisaikan vaksinasi tersebut. Mulai dari prosedur vaksinasinya, dan lainya kepada seluruh SKPD di Pemkot Sukabumi,”ujar Fahmi saat memebrikan pembinaan dalam apel virtual hari kerja pertana di tahun 2021. […]

  • Michael Dan Audy Terpilih Jadi Koko Cici Jabar 2022

    Michael Dan Audy Terpilih Jadi Koko Cici Jabar 2022

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Michael Felix dan Audy Irawan terpilih menjadi Koko dan Cici Jawa Barat 2022. Keduanya terpilih melalui ajang pemilihan Duta Budaya Tionghoa Jawa Barat yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Perhelatan Koko Cici Jawa Barat 2022 dilaksanakan di Ballroom Bandung Trade Center (BTC) Kota Bandung, pada Minggu, 27 Maret 2022. Ajang […]

expand_less