Breaking News
Trending Tags

Wakil Walikota Bandung, Yana : Sangat Menyesalkan Jika Ada Warga Yang Menolak Jenazah & Menjauhi Penderita Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sebagai penyintas Coronavirus disease 2019 (Covid-19), Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana sangat paham rasanya berjuang melawan penyakit akibat virus yang menyerang organ pernafasan itu. Ia mengalami hari-hari berat harus menjalani pengobatan sendirian di rumah sakit.

Maka, ia sangat menyayangkan ketika ada orang-orang yang secara sosial menjauhi orang yang menderita Covid-19. Bahkan ada pula warga yang menolak jenazah yang meninggal karena Covid-19.

“Perjuangan ini cukup berat. Justru, mereka yang terkena Covid-19 harus mendapat banyak dukungan dari orang-orang sekitar,” ujarnya kepada Humas Kota Bandung, Kamis (16/4/2020).

Yana Mulyana terbilang cukup beruntung karena banyak mendapat suntikan motivasi, doa, dan energi positif dari keluarga terdekat dan teman sejawat. Hal tersebut menguatkannya untuk mampu melewati berbagai tahap penyembuhan.

Yana Mulyana meminta agar warga sekitar dan keluarga penderita untuk bisa membantu meringankan beban pasien positif ini. Tidak hanya dengan memberi dukungan moril tetapi juga bisa membantu memenuhi kebutuhannya agar pasien bisa mengisolasi diri secara optimal.

“Kalau positif tanpa gejala yang berat, mereka harus mengisolasi diri di rumah. Sebaiknya kita dukung kebutuhan mereka sehari-hari selama minimal 14 hari. Dia kan nggak bisa ke pasar atau ke warung karena di luar akan bertemu dengan orang lain dan berpotensi menularkan. Maka tetangganya harus membantu,” beber Yana.

Yana Mulyana meminta tidak ada lagi orang-orang yang memandang negatif penderita Covid-19. Sebagaimana istilah lama, jauhi penyakitnya, bukan orangnya. Penyakit ini bukan aib dan bisa menyerang siapa saja.

“Jangan ada stigma dan seolah-olah yang kena ini menjadi aib. Justru harus kita dorong, kalau nggak ada gejala harus diam di rumah, karena kalau diam di rumah, imun baik, semoga selama masa 14 hari inkubasi virusnya dia akan sembuh,” jelas Yana.

Yana tak ragu mengumumkan hasil tesnya yang dinyatakan positif Covid-19. Ia mengunggah video di media sosial agar orang-orang bisa mengantisipasi dan waspada. Menurutnya, hal itu lebih baik ketimbang menyembunyikan diri dan membuat orang lain menjadi lengah.

“Waktu saya posiif, saya juga tetap harus memberi tahu ke masyarakat. Karena saya berinteraksi dengan banyak orang. Itu agar mereka mewaspadai, supaya mereka juga antisipasi. Alhamdulillah ternyata tidak ada yang positif di lingkaran saya,” kata Yana.

Yana Mulyana pun berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak menyepelekan virus ini. Hidup sehat dengan gizi seimbang, sering mencuci tangan, memakai masker ketika terpaksa keluar rumah, dan menjaga jarak dengan orang lain adalah kunci pertahanan terbaik melawan virus ini.

“Tolong patuhi aturan pemerintah. Jangan sampai penyebaran virus ini terus berlangsung. Kita setop pandemi ini dengan langkah-langkah yang tepat berdasarkan ilmu pengetahuan,” tandas Yana Mulyana pada reporter. (HMS /WAN/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tapping Box Dipasang, Sukabumi Perketat Pengawasan Pajak Daerah untuk Tekan Kebocoran PAD

    Tapping Box Dipasang, Sukabumi Perketat Pengawasan Pajak Daerah untuk Tekan Kebocoran PAD

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 374
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), memperketat pengawasan pajak daerah dengan memasang alat perekam transaksi atau Tapping Box di sejumlah wajib pajak. Kebijakan ini menjadi langkah digitalisasi sistem perpajakan untuk menutup potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini masih terjadi. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia […]

  • Gubernur Jabar, Emil Dorong Pwi Jabar HPN 2022 Harus Di Bandung

    Gubernur Jabar, Emil Dorong Pwi Jabar HPN 2022 Harus Di Bandung

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id —Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menugaskan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar mendorong agar Bandung menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2022 mendatang. Permintaan ini ditegaskan Kang Emil—panggilan akrabnya saat menerima audiensi dengan pengurus PWI Jabar yang dipimpin Hilman Hidayat di Ruang Biru, Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (5/2/2020). “HPN 2022 kita ambil saja, […]

  • Kamis (2/4/2020), Pemkot Bandung  Akan Gelar Rapid Test Drive Thru Di Stadion GBLA

    Kamis (2/4/2020), Pemkot Bandung Akan Gelar Rapid Test Drive Thru Di Stadion GBLA

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menggelar rapid test Covid-19 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (2/4/2020) mendatang. Rencananya, tes ini akan diikuti oleh 2.948 orang terdaftar. Hal ini diungkapkan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat melakukan video conference dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beserta para kepala daerah lainnya di […]

  • Aktivis Muslim Sukabumi, Minta Usut Tuntas Penembakan 6 Laksus FPI

    Aktivis Muslim Sukabumi, Minta Usut Tuntas Penembakan 6 Laksus FPI

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInew.id – Sejumlah tokoh pergerakan ormas Islam Sukabumi, yang tergabung dalam Kesatuan Aktivis Muslim Sukabumi (KAMUS) mendatangi Polres Sukabumi Kota menyatakan sikap keprihatinan terhadap penembakan 6 orang yang ditembak oleh anggota kepolisian Polda Metro Jaya. Sekitar 30 orang, beraudensi dengan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menyampaikan sikapnya menuntut Kapolri untuk terbuka dalam penanganan kasus […]

  • komisi Informasi Jabar Apresiasi RUU Perlindungan Data Pribadi Kedalam Prolegnas DPR RI tahun 2020

    komisi Informasi Jabar Apresiasi RUU Perlindungan Data Pribadi Kedalam Prolegnas DPR RI tahun 2020

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal mengatakan bahwa RUU Perlindungan terkait data pribadi semakin mendesak untuk segera diundangkan, walapun kebanyakan masyarakat kita belum memahami pentingnya melindungi data pribadi mereka di tengah gencarnya pertumbuhan pengguna android, internet yang kian masif serta persiapan penerapan teknologi industri 4.0. Oleh sebab itu KI […]

  • Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Kalangan ASN, Pemkot Sukabumi Gandeng KPK

    Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Kalangan ASN, Pemkot Sukabumi Gandeng KPK

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta kepada para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar memiliki pemahaman dan komitmen, untuk menunaikan amanat dan pekerjaan sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan. Hal tersebut dikatakan oleh Fahmi, saat membuka acara sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), di salah satu Hotel kawasan Siliwangi Kota […]

expand_less