Breaking News
Trending Tags

Ditengah Pandemi Covid-19, CJ PIA Mampu Lakukan Ekspor Produksinya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2020
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Salah satu Perusahaan yang bergerak di bidang peternakan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mampu melakukan ekspor penjualanya hingga keluar negeri. Hal itu ditunjukan oleh perusahaan CJ PIA (CJ Group) Desa Balekembang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang mampu menjual 58 ribu Hatching EGGS (Telur Tetas) GPS (Grand Parent Stock).”Ini merupakan kali pertama CJ PIA melakukan ekspor keluar negeri yakni ke Myanmar,”ujar Associate Direktur PT. Super Unggas Jaya Dewa putu Sumerta, usai agenda pemberangkatan ekspor telur tetas CJ PIA ke Myanmar. Rabu sore, (28/10/2020). Kegitan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, H. Iwan Karmawan dan tamu undangan lainya.
Dewa mengatakan, ekspor ini tentu saja menjadi suatu kebanggaan untuk perusahaan yang melakukan ekspor perdana telur tetas GPS yang akan menjadi PS (Parent Stock) untuk negara Myanmar. Pasalnya, disaat kondisi pandemi Covid-19, CJ PIA mampu melakukan penjualannya dengan ekspor produknya. Hal tersebut juga lanjut Dewa, bisa saja suatu pembuktian
terhadap pemerintah yang menginginkan perusahaan mampu melakukan ekspor.”ekspor ini juga menjawab tantangan dari pemerintah yang menginginkan melakukan ekspor. Dan ini dibuktikan oleh CJ PIA.”ujarnya.
Dewa menambahkan, untuk nilai jual ekpor tersebut sebesar Rp1,88 miliar, dan itu sekali kirim.”Jadi, dari jumlah 58 ribu yang di ekspor ke Myanmar, CJ PIA mendapatkan sekitar Rp1,88 miliar,”ungkapnya.
Pihaknya juga mengungkapkan, jika ekpor telur tetas tersebut akan terus dilakukan bukan hanya ke negera Myanmar saja, nambuh merambah negara-negara lainya seperti Vietnam atau negara-negera yang membutuhkan parent Stock ini.
Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Iwan Karmawan mengungkapkan, jika ekspor telur yang dilakukan oleh CJ PIA tersebut menjadi suatu kebanggan bagi Kabupaten Sukabumi, sebab dari sekian perusahan yang bergerak di roduk yang sama, baru CJ PIA yang melakukan ekspor ke negera luar, yakni Myanmar.”Disaat pandemi ini, CJ PIA mampu membuktikan bahwa perusahaanya tetap bisa berjalan dengan pembuktian melakukan ekspor. Selain itu juga mampu mendongkar laju pertubuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Jawa Barat,”ungkapnya.
Untuk itu pihaknya selalu memicu kepada perusahaan-perusahaan bisa melakukan hal yang sama, serta mendorong untuk memiliki standar sertifikat.”Peternakan tetap eksis walau terguncang kondisi pandemi Covid-19. Ekspor telur tetas ke negara Myanmar merupakan suatu solusi menghadapi kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak juga terhadap lumpuhnya perkonomian,”pungkasnya.ardan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Terima Aspirasi Paskibar Laskar Kiansantang Terkait Reklame

    DPRD Kota Bandung Terima Aspirasi Paskibar Laskar Kiansantang Terkait Reklame

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi A DPRD Kota Bandung menggelar audiensi dengan DPD Paskibar Laskar Kiansantang di Gedung DPRD Kota Bandung pada Selasa (16/7/2024). Dalam pertemuan tersebut, Paskibar Laskar Kiansantang menyoroti perlunya kepastian hukum mengenai pemasangan reklame di Kota Bandung, karena banyak reklame yang dianggap melanggar peraturan yang ada. Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, […]

  • Juli 2024, Kota Sukabumi Inflasi Y-onY Sebesar 1,82 Persen

    Juli 2024, Kota Sukabumi Inflasi Y-onY Sebesar 1,82 Persen

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi alami inflasi Year on Year (y-on-y) pada Juli 2024 sebesar 1,82 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,1. “Iya, berdasarkan data dari BPS Kota Sukabumi, Kita alami inflasi y-on-y sebesar v1,82 persen pada Juli 2024,”ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni […]

  • Kang Yana Minta Apotek Tampilkan Produk UMKM

    Kang Yana Minta Apotek Tampilkan Produk UMKM

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta apotek di Kota Bandung menyediakan ruang untuk memamerkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini bisa menjadi kolaborasi dan wujudkepedulian membangkitkan ekonomi di masa pendemi Covid-19. “Beberapa apotek menjadi ruang displai bagi pengusaha UMKM. Kami dorong UMKM yang terdampak Covid-19 terus berinovasi dan […]

  • Di Kota Bandung Masih Ada yang Memarginalkan Perempuan

    Di Kota Bandung Masih Ada yang Memarginalkan Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Panitia Khusus (Pansus) 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan dan Pelindungan Perempuan. Anggota Pansus 5 DPRD Kota Bandung, Indri Rindani mengatalan kepada wartawan pada Jumat, 7 Februari 2025, bahwa Anggota DPRD Kota Bandung perempuan menginisiasi pembuatan Raperda tersebut, sehingga Pansus 5 DPRD […]

  • Polres Terjunkan Ratusan Personil Amankan Pelantikan Anggota DPRD Kota Sukabumi

    Polres Terjunkan Ratusan Personil Amankan Pelantikan Anggota DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Dalam rangka pengamanan prosesi pelantikan Anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2025 yang berlangsung di Gedung Anton Sujarwo Scapa Polri Gunung Puyuh Kota Sukabumi (02/09/19) pagi kepolisian Polres Suiabuki Kota terjunkan ratusan personil dibantu Satpol PP dan Dishubkominfo Kota Sukabumi. Kabag Ops. Polres Sukabumi Kota Kompol Suryo Wirawan mengatakan bahwa pihaknya menurunkan hampir […]

  • DPRD Bandung Bahas Implikasi Pemisahan Kementerian Haji di Daerah

    DPRD Bandung Bahas Implikasi Pemisahan Kementerian Haji di Daerah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — DPRD Kota Bandung menerima audiensi dan silaturahmi dari unsur kepengurusan haji terkait penyesuaian kelembagaan pasca pemisahan Kementerian Haji dan Umrah di tingkat pusat. Pertemuan digelar di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Rabu (7/4/2026). Audiensi tersebut dihadiri jajaran Komisi IV DPRD Kota Bandung, antara lain Ketua Komisi IV H. Iman Lestariyono, S.Si., […]

expand_less