Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mengenal Lebih Luas Tentang BIMA, serta Gerakan Olah Raga Pernapasan dan Bela Diri Tenaga Dalam

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Agt 2019
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, BANDUNG – Tulisan-tulisan ini, didorong oleh beberapa hal terkait Barisan Islam Moderat (BIma), organisasi yang saya bentuk bersama kawan-kawan seperjuangan dalam gerakan ideologi Islam. Dorongan yang pertama, banyak sekali yang mempertanyakan apakah Islam Moderat sama dengan Islam Liberal? secara garis besar, jelas sangat berbeda.

Islam Liberal tidak mempermasalahkan seorang muslim melaksanakan ataupun tidak melaksanakan shalat wajib lima waktu, sementara, Islam Moderat jangankan untuk melaksanakan shalat wajib lima waktu, salat tahajud pun menjadi tujuan utama Islam moderat untuk mampu melaksanakannya. Kemudian Islam liberal tidak menentang LGBT, bahkan salah seorang pemimpin Islam Liberal Shadiq Khan Walikota London berkampanye bersama LGBT, sedangkan Islam Moderat berpendapat LGBT adalah haram hukumnya.

Dan sebaliknya Islam Moderat berbeda dengan Islam Radikal yang mengharamkan musik dan hanya memperbolehkan seni nasyid (seni suara islami tanpa alat musik), Sedangkan Islam Moderat menghalalkan musik, selama musik dan syair-nya bernuansa Islami, kemudian Islam Moderat-pun sangat menghargai mode baju muslimah “Hijabers”, dan berpandangan jauh lebih mulia dibanding perempuan yang masih membuka aurat di depan umum, sementara Islam radikal mengharamkan Hijabers, bahkan mewajibkan warna hitam dan cadar.

Untuk lebih detailnya perihal perbedaan gamblang antara pemahaman Islam Moderat dengan mahzab-mahzab ideologi Islam lainnya, semisal Islam liberal, Islam konservatif, Islam Nusantara bahkan Islam radikal, semuanya Insya Allah akan bisa difahami setelah membaca tulisan-tulisan bersambung bagian demi bagian yang saya paparkan, termasuk pemahaman ideologi yang dianut oleh ormas-ormas Islam dan partai-partai politik yang ada di Indonesia, yang notabene 90% penduduknya beragama Islam.

Dorongan yang kedua, banyak yang mempertanyakan terkait dalil-dalil tentang Islam Moderat, untuk itu akan saya jelaskan secara rinci terkait ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits yang berkaitan dengan Islam Moderat, ditambah penjelasan kedudukan Islam Moderat di tengah ideologi-ideologi yang ada di dunia, akan dibahas secara mendalam dalam setiap tulisan bersambung yang akan saya sampaikan.

Penjelasan karakter ideologi Islam Moderat sangat penting untuk diketahui ummat Islam, dalam kerangka gerakan da’wah yang tidak lepas dari idealisme dan optimisme ingin menegakkan agama Islam tercinta pada zaman modern bahkan futuristik. Bima dengan dakwah bil hikmah kemoderatan-nya, Insya Allah mempunyai kekuatan strategis ideologis dan politis, karena dengan kelenturan ideologi Islam Moderat, maka dapat bersinergi dan berkohesi dengan ideologi nasionalisme religius, dan atau ideologi religius culture yang hidup di Indonesia.

Kekuatan strategis politis BIMA ini, di masa mendatang diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan penopang tercapainya kembali “Al Islamu Ya’lu wala Yu’la alaih, yang artinya : Islam itu di atas dan di atas segalanya. Sesuai dengan ramalan Rasullullah Muhammad saw., bahwa kebangkitan Islam itu akan terjadi sekali lagi di akhir zaman, sebelum terjadinya kiamat.

Bima menyadari sinyalemen ini sebagai suatu ruh keyakinan ummat Islam akhir zaman. Korelasinya, bagaimana bisa kebangkitan Islam terjadi, seandainya Islam masih terpecah belah dengan egosentris mahzabnya masing-masing, untuk itu diperlukan mahzab perekat diantara mahzab-mahzab yang ada. Di sinilah ideologi Islam Moderat akan berperan sebagai perekat, dan menjadi kekuatan benang merah kebangkitan Islam di akhir zaman.

Dorongan yang ketiga, mengingat salah satu aktivitas utama Bima adalah olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam, dengan tujuan sebagai upaya memperkuat fisik ummat Islam. Sudah saatnya Bima menjelaskan melalui tulisan-tulisan untuk dijadikan sumber rujukan keilmuan (termasuk bagian dari ilmu Tasauf), sehingga dengan tulisan-tulisan ini anggota Bima yang mempunyai militansi semangat da’wah, mampu bergerak untuk mengembangkan olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam di lingkungannya masing-masing.

Sesuai dengan amanah dakwah yang diperintahkan Allah Swt. : Wal takumminkum ummatan yad’uuna ilalkhaer, wa ya’muruna bil ma’ruuf wa yanhauna ‘anil munkar wa ulaaika humul muflihuun, artinya : “dan hendaklah ada di antaramu segolongan ummat penyeru (orang yang berda’wah) pada kebajikan (agama dan ilmu Allah Swt.) yang menyuruh berbuat ma’ruf dan melarang berbuat munkar, mereka itulah orang-orang yang paling beruntung”.(Q.S Al Imran ayat 104).

Dakwah adalah kewajiban kita semua sebagai muslim, khusus bagi anggota BIMA dengan adanya tulisan-tulisan ini, diberikan rujukan untuk berda’wah. Dan salah satunya dalam berda’wah yang mudah, bisa melalui gerakan mensosialisasikan tulisan-tulisan ini.

Setiap yang menyebarkan tulisan-tulisan saya, selain berdajwah, maka otomatis menjadi anggota dan keluarga besar Barisan Islam Moderat, dan Insya Allah tergolong orang-orang yang sangat beruntung seperti yang difirmankan Allah Swt., pada ayat Al-Qur’an di atas. Mudah-mudahan aktifitas da’wah ini akan mendapatkan pahala yang besar dari sisi Allah Swt., Aamiin YRA.

Deklarasi Bima, 4 Agustus 2008 di hotel Horison Bandung. Bima sudah memiliki AD/ART dan lagu Mars Bima. Kemudian aktivitas olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam Bima, baru digelindingkan pada tahun 2012, tatkala saya memberanikan diri untuk menjadi guru olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam, dengan modal dasar sudah menekuni ilmu Allah ini, dari sejak mulai kuliah di ITB pada tahun 1990.

Dan setelah saya terpilih di tahun 2019 menjadi Wakil Ketua Umum KADIN JABAR, korelasi nilainya sayapun mulai menggelindingkan program ekonomi kerakyatan, dengan program mesjidmarket dan Baitul Mal JABAR Juara Lahir Batin.

Terkait Olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam yang saya pelajari, di masa depan akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kesehatan masyarakat dan bisa dijadikan salah satu objek penelitian ilmu kedokteran, dan hal ini sudah di akui oleh para dokter yang mengikuti latihan olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam BIMA.

Manfaat lainnya dari tulisan-tulisan saya ini, sudah barang tentu akan menjadi bacaan bermanfaat bagi semua pendukung setia, dalam kerangka saya maju di Pilkada Kabupaten Bandung, perlu di ingat pada tahun 2015 saya selaku calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung dari Partai Demokrat berpasangan dengan Calon Bupati Deki Fajar dari PDIP.

Dalam Piljada 2015 saya kalah, atau peribahasanya masih dalam “kemenangan yang tertunda”, Insya Allah PILKADA tahun 2020, saya akan maju kembali mencalonkan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Bandung.

Pada prinsipnya saya maju mencalonkan kepala daerah, untuk mengamalkan ilmu yang sudah saya pelajari selama ini, baik ilmu arsitektur ataupun ilmu olahraga pernafasan dan beladiri tenaga dalam.

Maju mencalonkan kepala daerah ini, mengikuti jejak langkah, suksesnya teman kuliah saya, satu angkatan di Teknik Arsitektur ITB, angkatan 90, siapa lagi kalau bukan Ridwan Kamil yang telah sukses menjadi Walikota Bandung, dan sekarang meningkat lagi, tambah sukses terpilih menjadi Gubernur JABAR. ilmu arsitektur yang dia pelajari menjadi lebih bermanfaat tatkala dia menjadi Walikota Bandung dan Gubernur JABAR.

Saya pikir kalau Ridwan Kamil tetap hanya jadi dosen dan arsitek, tidak merambah ke dunia politik, manfaat ilmunya tidak akan sebesar seperti sekarang ini, oleh karena itu kenapa tidak, demi kebaikan yang lebih besar, saya pun akan mencoba mengikuti jejak langkah Ridwan Kamil.

Demikianlah tulisan-tulisan ini akan saya sampaikan bagian demi demi bagian, mudah-mudahan sahabat pembaca menyukai, dan bisa menanamkannya ke dalam hati sanubari dan pikiran, sehingga mampu mengamalkan semua ilmu yang ada di dalamnya, kita harus ingat dengan peribahasa “ilmu tanpa amal, ibarat pohon tanpa buah”, peribahasa ini sesuai dengan Sabda Rasullullah Muhammad saw. : “Kalian tidak akan mendapatkan pahala mengumpulkan ilmu, sebelum kalian mengamalkannya” (HR. Anas ra.).

** Ketua Umum DPP BIMA – Wakil Ketua Umum KADIN JABAR – Bakal Calon Bupati Kabupaten Bandung 2020 (DMK/Zar)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025, Seluruh Jajaran Direksi Bank BRI Serentak Sapa Nasabah Sampaikan Apresiasi

    Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025, Seluruh Jajaran Direksi Bank BRI Serentak Sapa Nasabah Sampaikan Apresiasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta || MBInews.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) tahun 2025 sebagai wujud apresiasi kepada nasabah atas kepercayaan serta loyalitas yang telah diberikan kepada Bank BRI. Perayaan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Bank BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang mampu menjawab kebutuhan Nasabah yang […]

  • Pemkot Bandung Siapkan SLRT  Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Pemkot Bandung Siapkan SLRT Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan menyusun Pusat Kesejahteraan Sosial Tingkat Kelurahan Melalui Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT). Hal tersebut terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial penanganan Kemiskinan Kota Bandung Tono Rusdiantono dan unsur kewilayahan di Ruang […]

  • Pemkot Bandung Kolaborasi Dengan Forkopimda Selesaikan Isu Strategis Kota

    Pemkot Bandung Kolaborasi Dengan Forkopimda Selesaikan Isu Strategis Kota

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Untuk menyelesaikan berbagai isu strategis dan permasalahan,Pemerintah Bandung, berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Demikian Pelaksana Harian Walikota Bandung Ema Sumarna mengatakan pada Rapat Koordinasi Forkompinda di Balaikota Bandung . Senin 23 Mei 2023. Isu strategis tersebut meliputi masalah sampah, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), pelaksanaan Car Free Day (CFD), vandalisme dan penanganan banjir. […]

  • Karang Taruna Kota Bandung Harus Aktif Dalam Ikut penanggulangan TB HIV AIDS

    Karang Taruna Kota Bandung Harus Aktif Dalam Ikut penanggulangan TB HIV AIDS

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan, S.Ak., S.M., menjadi narasumber pada acara Pertemuan Deteksi Dini TB HIV AIDS bagi Karang Taruna dan Community Organizer yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Bandung, di Hotel Tebu Bandung, Rabu, 21 Mei 2025. Andri Gunawan menekankan terkait peran serta Karang Taruna di dalam mendukung penanggulangan HIV AIDS […]

  • Di Kota Bandung Masih Ada yang Memarginalkan Perempuan

    Di Kota Bandung Masih Ada yang Memarginalkan Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Panitia Khusus (Pansus) 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan dan Pelindungan Perempuan. Anggota Pansus 5 DPRD Kota Bandung, Indri Rindani mengatalan kepada wartawan pada Jumat, 7 Februari 2025, bahwa Anggota DPRD Kota Bandung perempuan menginisiasi pembuatan Raperda tersebut, sehingga Pansus 5 DPRD […]

  • Bunyamin Pedagang Sendal Keliling Sukses Jadi Juragan Toko Emas Berkat Kupedes BRI

    Bunyamin Pedagang Sendal Keliling Sukses Jadi Juragan Toko Emas Berkat Kupedes BRI

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    CIDAUN, Mbinews – Sejumlah orang terlihat mengerubungi sebuah toko yang berada di tepi Jalan Raya Cidaun, Cianjur. Toko berukuran kurang lebih empat kali lima meter persegi itu memiliki dua bagian. Bagian kiri menjual ATK dan peralatan sekolah, sedangkan di bagian kanannya menjual perhiasan emas. Masih di toko yang sama, etalase setinggi dada orang dewasa berada […]

expand_less