Breaking News
Trending Tags

Terkait kebocoran Minyak Pertamina, Gubernur Jabar Minta Masyarakat Tidak Panik Atau Terprovokasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Kerawang – Selama kebocoran minyak pertamina masih berlangsung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta nelayan Karawang berhenti melaut atau menjual ikan. Pihak Pertamina akan memberikan kompensasi bagi nelayan berupa pekerjaan mengumpulkan limbah di pantai ke dalam karung.

“Jadi kami mengimbau untuk sementara jangan melaut atau menjual ikan kepada masyarakat yang tidak tahu. Meski tidak melaut tapi mereka tidak menganggur karena dipekerjakan oleh Pertamina mengumpulkan limbah minyak ke dalam karung. Sebaiknya sampai ada kepastian sebaiknya jangan melaut,” kata Ridwan Kamil didampingi Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat mengunjungi lokasi terdampak tumpahan minyak di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/8/2019).

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga meminta masyarakat tidak panik atau terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab terkait kebocoran minyak Pertamina ini. Dia mengatakan, proses perbaikan kebocoran sudah dilakukan dan sudah mencapai 30 persen dari kerusakan. Pertamina menggunakan jasa kontraktor dari Amerika untuk perbaikan. Masa perbaikan ditarget hingga 14 hari ke depan.

“Jadi jangan panik karena Pertamina sedang.menjalani proses perbaikan. Dan semua kerugian masyarakat juga sedang dihitung,” ujarnya.

Emil juga memastikan tentang tanggung jawab Pertamina mengenai dampak lingkungan dari kebocoran minyak. Dia sudah instruksikan dinas-dinas untuk mendata biota laut dan juga tanaman magrove dampak bocoran minyak. “Masalah lingkungan juga menjadi perhatian, bukan hanya manusia, tapi seluruh makhluk hidup yang terdampak juga kita perhatikan,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Utama Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan, perbaikan dengan cara membunuh sumur yang tidak diinginkan dengan cara ditutup. Penutupan tidak dilakukan dari atas karena tidak aman.

“Kalau sumur biasa bisa diselesaikan dari atas dengan semen atau lumpur padat. Tapi ini kan sumur minyak ada gas jadi tidak aman,” ujarnya.

Menurut Nanang, yang paling aman adalah dengan membuat sumur baru. Saat ini tengah dilakukan membuat sumur baru di sekitar anjungan. “Pembuatan sumur baru saat ini sudah sekitar 2 kilometer dari anjungan,” pungkasnya. (red**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady: Petani Harus Merdeka dan Sejahtera

    Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady: Petani Harus Merdeka dan Sejahtera

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MbiNews.id, — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, menyuarakan pentingnya upaya serius dan sistematis untuk memerdekakan dan menyejahterakan petani di Jawa Barat. Anggota Fraksi Gerindra  dari daerah pemilihan Cirebon-Indramayu itu menegaskan, petani harus merdeka dalam menjalankan usahanya dan sejahtera dalam menikmati hasil kerja keras mereka. “Seluruh petani di Jawa Barat harus […]

  • Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat dengan Muatan Lokal

    Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat dengan Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Panitia Khusus (Pansus) 3 DPRD Kota Bandung memulai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (12/07/2023). Rapat tersebut dilaksanakan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Bag. Hukum dan Tim Naskah Akademik Setda Kota Bandung. Dalam Rapat tersebut, hadir Ketua Pansus […]

  • Co-Working Space Rancasari, Pusat UMKM Naikkan Level Marketing

    Co-Working Space Rancasari, Pusat UMKM Naikkan Level Marketing

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Lebih dari 200 UMKM di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung tumbuh bersama meningkatkan kapasitas mereka di bidang marketing. Mulai dari yang baru akan merintis, sampai usaha yang sudah berkembang kumpul bersama di Co-Working Space (CWS) Rancasari. Ketua UMKM Rancasari Madani, Erna Herawati menyampaikan, rata-rata omzet para pelaku UMKM di sini mencapai Rp5 – […]

  • SMPN 25 Bandung Pasca Kebakaran segera di perbaiki

    SMPN 25 Bandung Pasca Kebakaran segera di perbaiki

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pasca kebakaran yang menghanguskan 2 ruang kelas SMPN 25 Bandung, Kamis 16 September 2023 silam, kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berjalan meski melalui daring. Plh Wali Kota, Bandung Ema Sumarna menyampaikan, jika ini sudah ditemukan tidak ada indikasi unsur pidana dalam kejadian tersebut, garis polisi akan bisa segera dibuka. Garis polisinya bisa cepat […]

  • Simulasi Hasil FGD, Pemkot Bandung Terus Siapkan Skenario PTM

    Simulasi Hasil FGD, Pemkot Bandung Terus Siapkan Skenario PTM

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempersiapkan sekolah-sekolah jika Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa kembali bergulir. Salah satunya, menyiapkan vaksinasi bagi para pengajar dan menyiapkan skenario untuk PTM. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan Dinas Pendidikan Kota Bandung juga sudah melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan simulasi. Namun vaksinasi dijadikan yang utama […]

  • APBD Perubahan 2020 Kota Sukabumi Masih Di Evaluasi Provinsi Jabar

    APBD Perubahan 2020 Kota Sukabumi Masih Di Evaluasi Provinsi Jabar

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Sukabumi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Sukabumi tahun anggaran 2020 yang saat ini tengah di evaluasi oleh Provinsi Jawa Barat (jabar), akan ada keterlambatan diserahkan ke daerah. Sehingga akan melebihi dari jadwal yang sudah ditentukan.Sekerataris DPRD Kota Sukabumi Asep L Sukmana mengungkapkan, keterlamabatan itu dikarenakan adanya perubahan sistem keuanganya. Keterlamabatan ini juga tambah […]

expand_less