Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Terkait kebocoran Minyak Pertamina, Gubernur Jabar Minta Masyarakat Tidak Panik Atau Terprovokasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Kerawang – Selama kebocoran minyak pertamina masih berlangsung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta nelayan Karawang berhenti melaut atau menjual ikan. Pihak Pertamina akan memberikan kompensasi bagi nelayan berupa pekerjaan mengumpulkan limbah di pantai ke dalam karung.

“Jadi kami mengimbau untuk sementara jangan melaut atau menjual ikan kepada masyarakat yang tidak tahu. Meski tidak melaut tapi mereka tidak menganggur karena dipekerjakan oleh Pertamina mengumpulkan limbah minyak ke dalam karung. Sebaiknya sampai ada kepastian sebaiknya jangan melaut,” kata Ridwan Kamil didampingi Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat mengunjungi lokasi terdampak tumpahan minyak di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/8/2019).

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga meminta masyarakat tidak panik atau terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab terkait kebocoran minyak Pertamina ini. Dia mengatakan, proses perbaikan kebocoran sudah dilakukan dan sudah mencapai 30 persen dari kerusakan. Pertamina menggunakan jasa kontraktor dari Amerika untuk perbaikan. Masa perbaikan ditarget hingga 14 hari ke depan.

“Jadi jangan panik karena Pertamina sedang.menjalani proses perbaikan. Dan semua kerugian masyarakat juga sedang dihitung,” ujarnya.

Emil juga memastikan tentang tanggung jawab Pertamina mengenai dampak lingkungan dari kebocoran minyak. Dia sudah instruksikan dinas-dinas untuk mendata biota laut dan juga tanaman magrove dampak bocoran minyak. “Masalah lingkungan juga menjadi perhatian, bukan hanya manusia, tapi seluruh makhluk hidup yang terdampak juga kita perhatikan,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Utama Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengatakan, perbaikan dengan cara membunuh sumur yang tidak diinginkan dengan cara ditutup. Penutupan tidak dilakukan dari atas karena tidak aman.

“Kalau sumur biasa bisa diselesaikan dari atas dengan semen atau lumpur padat. Tapi ini kan sumur minyak ada gas jadi tidak aman,” ujarnya.

Menurut Nanang, yang paling aman adalah dengan membuat sumur baru. Saat ini tengah dilakukan membuat sumur baru di sekitar anjungan. “Pembuatan sumur baru saat ini sudah sekitar 2 kilometer dari anjungan,” pungkasnya. (red**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan Pemakaman Tetap Buka Selama Lebaran

    Pelayanan Pemakaman Tetap Buka Selama Lebaran

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Selama libur lebaran pelayanan pemakaman dan pengangkutan jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemerintah Kota Bandung tetap berjalan sebagaimana biasa dan tidak libur. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Diciptabintar), Bambang Suhari kepada Humas Bandung, Jumat 21 April 2023. “Kami siap melayani. Semua jajaran standby dan […]

  • Dewan Nilai Koperasi dan Usaha Mikro Lebih Berdaya dengan Perlindungan Perda

    Dewan Nilai Koperasi dan Usaha Mikro Lebih Berdaya dengan Perlindungan Perda

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Ketua Pansus 7 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Iwan Hermawan, S.E. Ak berharap adanya masukan dari para stakeholder koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah), agar Rancangan Perda tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro, dapat berdampak positif kepada masyarakat Kota Bandung. “Dengan adanya FGD (Focus Group […]

  • Persiapan Matang Paskibraka Kota Sukabumi Jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77

    Persiapan Matang Paskibraka Kota Sukabumi Jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kota Sukabumi, terlihat mengikuti latihan upacara menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di Lapang Merdeka Sukabumi. Yoga Swara Slamet selaku Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Sukabumi mengatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan agenda bersama yang dilakukan secara serentak di Indonesia, untuk persiapan Upacara Hari […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

  • Sudah Dibentuk, Dua Pansus DPRD Kota Sukabumi Langsung Bekerja

    Sudah Dibentuk, Dua Pansus DPRD Kota Sukabumi Langsung Bekerja

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah dilakukan rapat paripurna mengenai Tanggapan WaliKota Sukabumi terhadap Pemandangan Umum Fraksi atas Penjelasan Wali Kota Sukabumi terhadap Rancangan Perturan Daerah (raperda) Kota Sukabumi tentang Retribusi Bangunan Gedung, dan pandangan Fraksi terhadap Pendapat WaliKota Sukabumi atas Penjelasan Komisi II terhadap Raperda Kota Sukabumi tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan, DPRD Kota Sukabumi langsung melakukan […]

  • Walikota Sukabumi Jamin, Tidak Ada PNS Misterius di Pemkot Sukabumi

    Walikota Sukabumi Jamin, Tidak Ada PNS Misterius di Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan, tidak ada Pegawai NegeriSipil (PNS) misterius terkait temuan sebagai mana temuan BKN mencapai 97 ribu data pegawai negeri sipil/PNS misteri atau gaib orangnya. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, mengatakan, Jumlah PNS atau ASN di Pemkot Sukabumi tidak terlalu banyak. Justru pihaknya yang ada hanya memantau kedisiplinan PNS. “Jadi sangat […]

expand_less