Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Meski Tolak UMP, Aliansi Buruh Jabar Komitmen Jaga Kondusifitas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id– Penetapan Upah Mininum Provinsi (UMP) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat sebesar 8,51% atau sekitar Rp. 160.000/ bulan yang diputuskan gubernur beberapa waktu lalu dinilai sangat tidak layak dan merugikan buruh, karena berdasarkan survei tidak sebanding dengan tingkat KHL buruh saat ini.

Keputusan pemerintah dalam menetapkan UMP tersebut, mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker-RI): BM/308/BI.01.00/X/2019, tanggal 15 Oktober 2019 Perihal penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto.

Menyikapi hal tersebut, Aliansi Buruh Jabar (ABJ) sepakat untuk menentukan sikap dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD), di hotel Andelir, Jl. Prof Eyckman 34, Bandung. Senin (11/11).

Ketua Aliansi Buruh Jabar, Ajat Sudrajat mengatakan pihaknya secara tegas menolak ditetapkanya UMP yang dinilai kurang relevan dan merugikan buruh.Pakar Hukum Universitas Parahyangan, Dr. Ida Susanti, SH. IL.M, menjadi salah satu narasumber specialis yang mengupas tuntas masalah tenaga kerja, selain dari unsur buruh maupun pihak kepolisian.

“Kami menolak tegas terkait UMP yang sudah terlanjur di tetapkan oleh pemerintah, semestinya harus dikaji dari semua aspek termasuk KHL buruh, jangan hanya standar wilayah yang jauh dari penyangga ibukota provinsi, ini akan terjadi ketimpangan sosial,” katanya.

Ajat mengaku kecewa, gubernur dinilai tidak memihak kepada buruh karena hanya mendahulukan kepentingan pemerintah, kata dia. Menurutnya, pihaknya tidak komitmen dengan program awal saat kampanye politik.

” Jelas, kami menaruh harapan besar untuk perubahan kesejahteraan buruh Jawa Barat, namun kenyataannya justru gubernur tidak pernah memihak kepentingan buruh, mana janjinya,” ujarnya.

Mengenai UMK 2020 yang akan ditetapkan, Ajat berharap gubernur Jawa Barat harus mampu memberi ketetapan yang bisa diharapkan buruh, kata Ajat. Bukan justru merugikan buruh dengan mengikuti aturan kementerian tenaga kerja.

” Kita tetap berharap UMK 2020 Jawa Barat bisa ditetapkan oleh gubernur dengan kongkrit dan relevan sesuai deadline paling akhir 21 Nopember 2019 ini. Jangan sampai kami buruh dikhianati,” tandas dia.

Lebih lanjut Ajat meminta, sebelum memutuskan UMK 2020 gubernur dimohon menerima rekomendasi kota/ kabupaten untuk di bahas dewan pengupahan.

“Jangan sampai ditolak, rekomendasi itu sebagai tolak ukur penetapan UMK 2020. Kerja sama Tripartit harus tetap di kedepankan, intinya jangan dhzolimi buruh,” tegas Ajat menyampaikan pada awak media.

Menanggapi rencana penurunan masa untuk aksi demo dalam menolak UMP, Ajat membantah, pihaknya tetap berupaya diplomatis dalam menyelesaikan persoalan.

” Ya, kami tetap konsisten dalam menyikapi persoalan UMP, namun kami juga memberi suport rekan kita yang turun kejalan, karena itu hak mereka, hak buruh.., namun kami ABJ tetap mengedepankan dialog untuk menjaga kondusifitas, akan tetapi tidak menutup kemungkinan, andai deadlock mungkin kami bisa jauh lebih besar untuk menurunkan masa,” jelas Ajat.

Sementara itu, Narasumber Kepolisian Panit Intelkam Bidang Sosial Budaya, PoldaJabar, Dedi Jhon mengatakan pihaknya mendukung buruh dalam langkah persuasif maupun dialog dalam menyelesaikan persoalan UMK.

“Saya setuju pada Aliansi Buruh untuk tidak demo dalam menyikapi persoalan, ini cara yang elegan dan saya salut untuk itu,” katanya.

Namun demikian, seandainya Aliansi Buruh Jawa Barat melakukan unjuk rasa, pihaknya tetap siap dalam melakukan pengaman untuk ketertiban.

“Apapun keadaaanya, kami sebagai aparat siap mengawal dan mengamankan buruh demi terwujudnya kondusifitas Jawa Barat,” tegas Jhon.

Acara Focus Group Discussion (FGD) diikuti oleh Seluruh anggota KSB Aliansi Buruh Jawa Barat meliputi SBSI’92, KSPN, FSPMI, GOBSI, FSPM, GASPERMINDO, PPMI, SPKEP-KSPI dan GARTEK SBSI. Menurut rencana kegiatan, berlangsung hingga Selasa, (12/11).*

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Andi: Potensi UMKM Butuh Dibantu Pentahelix

    Agus Andi: Potensi UMKM Butuh Dibantu Pentahelix

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., mendorong agar peran pentahelix semakin maksimal dalam memajukan UMKM di Kota Bandung. “Jadi kolaborasi pentahelix berperan penting dalam hal ini,” ujarnya, dalam Gelar Program UMKM dan Launching Katalog UMKM di Kantor Kecamatan Kiaracondong, Rabu (10/8/2022). Dalam kesempatan tersebut, ia berkeliling bazar UMKM di […]

  • Hari Pers Nasional 2021, Wakil Walikota Bandung: Pers Diharapkan Bisa Jadi Prnagkal Berita Hoaks

    Hari Pers Nasional 2021, Wakil Walikota Bandung: Pers Diharapkan Bisa Jadi Prnagkal Berita Hoaks

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, pers memiliki peran yang sangat penting untuk menjadi penyambung lidah informasi bagi masyarakat. Terlebih di era digital yang menyebabkan arus informasi sulit dibendung, sehingga banyak sekali informasi hoax (bohong). Di Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari, Yana berharap setiap insan pers diharapkan […]

  • Dari Camat Hingga Kepala Dinas, Perempuan Turut Ambil Peran Bangun Kota Bandung

    Dari Camat Hingga Kepala Dinas, Perempuan Turut Ambil Peran Bangun Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pada era digital dan serba modern seperti saat ini, rasanya sudah tak ada lagi sekat antara laki-laki dan perempuan dalam berpendapat juga memegang kebijakan. Siapapun bisa dan boleh berada di pucuk-pucuk peran, termasuk perempuan. Melalui perjuangan RA Kartini, sampai saat ini akhirnya kaum perempuan bisa memperoleh kesempatan yang sama dengan kaum lelaki. […]

  • Pandemi Covid-19,  Jadi Kendala Bagi Bina Marga Provinsi Jabar, Tangani Jalan Rusak

    Pandemi Covid-19, Jadi Kendala Bagi Bina Marga Provinsi Jabar, Tangani Jalan Rusak

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-– Seiring banyaknya keluhan warga terkait jalan rusak yang merupakan Jalan Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dinas Bina Marga Provinsi Jabar angkat bicara terkait hal tersebut. Melalui UPTD pengelolaan jalan dan jembatan wilayah pelayanan II Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, dijelaskan, bahwa terkait perbaikan dan pemeliharaan atas kerusakan jalan provinsi, merupakan sebuah pekerjaan rutin yang dilakukan […]

  • Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya Mengkritisi Kenaikan UMP Jabar Tahun 2024

    Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya Mengkritisi Kenaikan UMP Jabar Tahun 2024

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews, — Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengkritisi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar Tahun 2024. Sebab kenaikan UMP harus memperhatikan realitas di lapangan, kondisi rakyat, inflasi, kemampuan daya beli masyarakat yang saat ini cenderung melemah. Adapun UMP Jabar yang telah ditetapkan dengan kenaikan kenaikan 3,57 persen, atau naik […]

  • Meriahkan Hari Batik Nasional IKWI Jabar adakan Workshop Thema IKWI Membatik

    Meriahkan Hari Batik Nasional IKWI Jabar adakan Workshop Thema IKWI Membatik

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Jawa Barat mengadakan workshop dengan tema “IKWI Membatik” di Rumah Batik Komar Bandung, Selasa 22 Oktober 2024. Workshop tersebut sekaligus memeriahkan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2024. Ketua IKWI Jabar Jiean Ajiyanpi Novalia mengatakan, tujuan diadakannya workshop IKWI Membatik tersebut , untuk menambah wawasan […]

expand_less