Breaking News
Trending Tags

Meski Tolak UMP, Aliansi Buruh Jabar Komitmen Jaga Kondusifitas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id– Penetapan Upah Mininum Provinsi (UMP) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat sebesar 8,51% atau sekitar Rp. 160.000/ bulan yang diputuskan gubernur beberapa waktu lalu dinilai sangat tidak layak dan merugikan buruh, karena berdasarkan survei tidak sebanding dengan tingkat KHL buruh saat ini.

Keputusan pemerintah dalam menetapkan UMP tersebut, mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan dan Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker-RI): BM/308/BI.01.00/X/2019, tanggal 15 Oktober 2019 Perihal penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto.

Menyikapi hal tersebut, Aliansi Buruh Jabar (ABJ) sepakat untuk menentukan sikap dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD), di hotel Andelir, Jl. Prof Eyckman 34, Bandung. Senin (11/11).

Ketua Aliansi Buruh Jabar, Ajat Sudrajat mengatakan pihaknya secara tegas menolak ditetapkanya UMP yang dinilai kurang relevan dan merugikan buruh.Pakar Hukum Universitas Parahyangan, Dr. Ida Susanti, SH. IL.M, menjadi salah satu narasumber specialis yang mengupas tuntas masalah tenaga kerja, selain dari unsur buruh maupun pihak kepolisian.

“Kami menolak tegas terkait UMP yang sudah terlanjur di tetapkan oleh pemerintah, semestinya harus dikaji dari semua aspek termasuk KHL buruh, jangan hanya standar wilayah yang jauh dari penyangga ibukota provinsi, ini akan terjadi ketimpangan sosial,” katanya.

Ajat mengaku kecewa, gubernur dinilai tidak memihak kepada buruh karena hanya mendahulukan kepentingan pemerintah, kata dia. Menurutnya, pihaknya tidak komitmen dengan program awal saat kampanye politik.

” Jelas, kami menaruh harapan besar untuk perubahan kesejahteraan buruh Jawa Barat, namun kenyataannya justru gubernur tidak pernah memihak kepentingan buruh, mana janjinya,” ujarnya.

Mengenai UMK 2020 yang akan ditetapkan, Ajat berharap gubernur Jawa Barat harus mampu memberi ketetapan yang bisa diharapkan buruh, kata Ajat. Bukan justru merugikan buruh dengan mengikuti aturan kementerian tenaga kerja.

” Kita tetap berharap UMK 2020 Jawa Barat bisa ditetapkan oleh gubernur dengan kongkrit dan relevan sesuai deadline paling akhir 21 Nopember 2019 ini. Jangan sampai kami buruh dikhianati,” tandas dia.

Lebih lanjut Ajat meminta, sebelum memutuskan UMK 2020 gubernur dimohon menerima rekomendasi kota/ kabupaten untuk di bahas dewan pengupahan.

“Jangan sampai ditolak, rekomendasi itu sebagai tolak ukur penetapan UMK 2020. Kerja sama Tripartit harus tetap di kedepankan, intinya jangan dhzolimi buruh,” tegas Ajat menyampaikan pada awak media.

Menanggapi rencana penurunan masa untuk aksi demo dalam menolak UMP, Ajat membantah, pihaknya tetap berupaya diplomatis dalam menyelesaikan persoalan.

” Ya, kami tetap konsisten dalam menyikapi persoalan UMP, namun kami juga memberi suport rekan kita yang turun kejalan, karena itu hak mereka, hak buruh.., namun kami ABJ tetap mengedepankan dialog untuk menjaga kondusifitas, akan tetapi tidak menutup kemungkinan, andai deadlock mungkin kami bisa jauh lebih besar untuk menurunkan masa,” jelas Ajat.

Sementara itu, Narasumber Kepolisian Panit Intelkam Bidang Sosial Budaya, PoldaJabar, Dedi Jhon mengatakan pihaknya mendukung buruh dalam langkah persuasif maupun dialog dalam menyelesaikan persoalan UMK.

“Saya setuju pada Aliansi Buruh untuk tidak demo dalam menyikapi persoalan, ini cara yang elegan dan saya salut untuk itu,” katanya.

Namun demikian, seandainya Aliansi Buruh Jawa Barat melakukan unjuk rasa, pihaknya tetap siap dalam melakukan pengaman untuk ketertiban.

“Apapun keadaaanya, kami sebagai aparat siap mengawal dan mengamankan buruh demi terwujudnya kondusifitas Jawa Barat,” tegas Jhon.

Acara Focus Group Discussion (FGD) diikuti oleh Seluruh anggota KSB Aliansi Buruh Jawa Barat meliputi SBSI’92, KSPN, FSPMI, GOBSI, FSPM, GASPERMINDO, PPMI, SPKEP-KSPI dan GARTEK SBSI. Menurut rencana kegiatan, berlangsung hingga Selasa, (12/11).*

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bersama Wali Kota Bandung, Edwin Senjaya dan Elton Agus Marjan Monitoring Kelurahan Batununggal

    Bersama Wali Kota Bandung, Edwin Senjaya dan Elton Agus Marjan Monitoring Kelurahan Batununggal

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., dan Anggota DPRD Kota Bandung, Elton Agus Marjan, melaksanakan monitoring kewilayahan di sejumlah RW di Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, bersama Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pada Selasa, 9 September 2025. Monitoring kewilayahan ini memiliki tema “Warga […]

  • Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan  Pendukung Untuk Lapas IIB Nyomplong

    Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Pendukung Untuk Lapas IIB Nyomplong

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan bantuan berbagai alat keterampilan bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2 B Nyomplong Kota Sukabumi. Pemberian bantuan hibah berupa enam mesin jahit, satu mesin obras dan satu mesin bordir, diberikan langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Kepala Lapas Yosafat Rizanto, di Kantor Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi […]

  • Reses DPRD Jabar, Rafael Situmorang Tatap Muka Dengan HP2B ” Inisiasi Legislasi Distribusi Jabar”

    Reses DPRD Jabar, Rafael Situmorang Tatap Muka Dengan HP2B ” Inisiasi Legislasi Distribusi Jabar”

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinewa.id – Reses Dewan DPRD Provinsi Jawa Barat, Rafael Situmorang dari komisi 1, kali ini berlangsung di HP2B (Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung) Jln Otto Iskandar Dinas 81-89 Braga, Sumurbandung, Kota Bandung, (6/3/2020) Hadir warga sekitar, tokoh, sesepuh, perwakilan PD Pasar Bermartabat, para perwakilan pedagang, simpatisan, Ketua HP2B Iwan Suhermawan dan para tamu undangan […]

  • Bandung Perangi Zero Dose, Farhan Ajak Semua Pihak Lawan Hoaks Vaksin

    Bandung Perangi Zero Dose, Farhan Ajak Semua Pihak Lawan Hoaks Vaksin

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa persoalan anak zero dose atau anak yang belum pernah menerima satu pun imunisasi dasar bukan sekadar persoalan angka statistik, melainkan menyangkut masa depan generasi bangsa yang harus dilindungi bersama. Hal tersebut disampaikan Farhan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, dalam kegiatan […]

  • Bima Arya : Ini Bukan Tentang Pembentukan Provinsi Bogor Raya

    Bima Arya : Ini Bukan Tentang Pembentukan Provinsi Bogor Raya

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Terkait Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Provinsi baru penyangga Jakarta di Gedung Graha Pena Jawa Pos, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (29/8/2019). Di kesempatan itu, Bima Arya meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat dan berbagai media terkait pembentukan Provinsi Bogor Raya. “Ini bukan tentang […]

  • Komisi I DPRD Kota Sukabumi Dorong Digitalisasi Lewat Evaluasi Teknologi Informasi

    Komisi I DPRD Kota Sukabumi Dorong Digitalisasi Lewat Evaluasi Teknologi Informasi

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, pada hari Kamis (05/12/2024) kemarin. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan teknologi informasi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, sekaligus mengawasi efektivitas penggunaan anggaran dan fasilitas yang tersedia. Ketua Komisi I DPRD Kota […]

expand_less