Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Teken Angka Kemiskinan Yang Tergolong Tinggi, Pemkot Sukabumi Ciptakan Program Unggulan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berusaha untuk menekan angka kemiskinan yang saat ini tergolong masih tinggi.

Salah satunya dengan menciptakan berbagai program unggulan yang ada saat ini.”Mudah-mudahan kepemimpinan Pak Wali dan saya sebagai wakilnya, angka kemiskinan 4 tahun kedepan bisa berkurang,”ujar Wakil Walikota

Sukabumi Andri Setiawan Hamami, usai diskusi Forum Diskusi Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop, UMKM Dagrin) Kota Sukabumi, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Senin, (24/02/2020).

Andri mengungkapkan, dengan kegiatan forum ini, tentunya akan ada isu-isu yang harus dipecahkan. Sebab, kegiatan tersebut juga salah satunya untuk percepatan pembangunan ekonomi di Kota SUkabumi. Terutama kata Andri, untuk para UMKM.”Kita sampaikan bagaimana kredit anyelir, Sukabumi Kece, program-program pemberdayaan masyarakat sesuai dengan visi misi Walikota dan Wakil Walikota yakni menciptakan masyarakat religi, nyaman dan sejahtera,”tuturnya.

Kaitan dengan sejahteraan inilah lanjut Andri, dilakukan percepatan di sektor ekonomi. Seperti halnya bagaimana penataan PKL, serta pembangunan Pasar Pelita. Dan semua ini akan dilakukan dalam rakor forum diskusi ini.”Jadi jika percepatan pembangunan ekonomi dengan tujuan mensejahterkan masyarakat, setidkanya akan berdampaka juga terhadap angka kemiskinan,”tuturnya.

Andri mengungkapkan, hasil diskusi ini juga nantinya akan langsung dirumuskan, sebab nantinya akan berkaitan dengan anggaran, apakah nantinya akan bisa dimasukan di tahun sekaranag atau ditahun berikutnya.”Kalu secara kesleuruhan semua isu-isu hasil diskusi ini tinggal dilaksanakan dan siap dijalankan,”pungkasnya. (ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Kiaracondong Bawang Putih Hanya Rp30.000/Kg

    Di Kiaracondong Bawang Putih Hanya Rp30.000/Kg

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Operasi pasar dengan komoditas bawang putih digelar di Pasar Kiaracondong, Minggu (5/5/2019). Di operasi pasar ini, bawang putih dijual seharga Rp30.000/kg untuk grosir dan Rp Rp20.000/kg untuk eceran. Sebelumnya, harga bawang putih mencapai Rp80.000/kg. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berterima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat dan Badan Urusan […]

  • Marak Pelanggaran, PSBB Bandung Raya Bakal Diperketat

    Marak Pelanggaran, PSBB Bandung Raya Bakal Diperketat

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sejak berlaku 22 April lalu, masih banyak pelanggaran pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga PSBB Bandung Raya bakal diperketat agar memperoleh hasil maksimal. “Berdasarkan pantauan di jalan raya, sebanyak 2.123 orang tidak menggunakan masker, 11.803 orang tidak menggunakan sarung tangan, 3.373 melebihi kapasitas, ada 1.255 pengendara roda dua yang berboncengan” ungkap […]

  • Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Soroti Kelangkaan dan Kelonjakan Harga Beras di Indonesia Khususnya di Jawa Barat

    Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Soroti Kelangkaan dan Kelonjakan Harga Beras di Indonesia Khususnya di Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIANJUR, Mbinews.id — Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti kelangkaan dan kelonjakan harga beras di Indonesia khususnya di Jawa Barat. Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati menyebutkan, kelangkaan beras di pasaran menjadi persoalan yang tidak dapat dianggap sepele. Sebab, beras merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. “Justru […]

  • Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi  Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

    Wujudkan KLA, Pemkot Sukabumi Usung 24 indikator yang terdiri dari kelembagaan dan lima kluster

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Layak Anak (KLA) adalah kota yang mampu merencanakan, menetapkan serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, telah membentuk Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan dan Desa/Kelurahan Layak Anak (Dekelana). “Belum lama ini kita sudah sosialisasikan Kelana dam Dekelana, […]

  • Banggar DPRD Kota Bandung Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah

    Banggar DPRD Kota Bandung Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInewa.id – Badan Anggaran DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) membahas RKPD, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, pada Rabu, (25/5/2022). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir dalam rapat tersebut Anggota Banggar DPRD Kota Bandung, […]

  • Bangkitkan Ekonomi, Oded Serukan Kepada Pengurus koperasi Agar Cermat Dalam Mengelola Anggota

    Bangkitkan Ekonomi, Oded Serukan Kepada Pengurus koperasi Agar Cermat Dalam Mengelola Anggota

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyerukan kepada pengurus koperasi agar cermat dalam mengelola anggota. Karena hal itu menjadi kunci penting dalam menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian masyarakat Indonesia. Terlebih, pascapandemi Covid-19 ini koperasi bisa menjadi cara untuk membangkitkan geliat ekonomi di tengah masyarakat. Karena, koperasi didukung dengan sistem keanggotaan yang menjadi […]

expand_less