Breaking News
Trending Tags

Empat Pemda Hijaukan KBU, Sektor 22 Citarum Harum : Tanam 2600 Bibit Pohon Gunakan Pola Tumpangsari

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi dan Kota Bandung serta Sektor 22 Citarum Harum, di bawah komando Kodam 3 Siliwangi hijaukan kawasan Bandung Utara, tepatnya di Dago Resort Desa Mekar Saluyu, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung, Selasa (25/2/2020).

Penanaman berbagai jenis bibit pohon tersebut dipimpin langsung Aster Kolonel Arh G. T Hasto Respatiyo didampingi Dansektor 22 Kol. Asep Rahman dan Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Naser. Penanaman dilakukan secara bertahap dan simultan.

Untuk tahap pertama sebanyak 2.600 bibit pohon ditanam secara serempak oleh para penggiat lingkungan, TNI, masyarakat beserta ratusan siswa mulai tingkat dasar hingga menengah atas dan pramuka.

“Alhamdulillah ini sudah berapa hari penanaman di kawasan Bandung Utara. Kawasan Bandung Utara pola pembangunannya hanya 20%, yang lainnya harus terbuka hijau. Nah ini lahan bukaan yang ada di lahan punya Dago Resort ini masih terbuka luas, karena yang dibangun oleh Bandung Barat hanya diperbolehkan 20%,”ungkap Bupati Bandung H Dadang Naser dalam sambutannya saat membuka kegiatan.

Dikatakannya, hari ini sekaligus juga sosialisasi industri Bupati Bandung tentang pola tanam di lahan konservasi di ketinggian adanya sabuk gunung terasering, supaya para petani tetap bisa bercocok tanam namun tidak berdampak terhadap sedimentasi di bawahnya.

“Sekarang 2600 pohon di sini dan terus akan bersimultan. Kepada seluruh petani yang ada di kabupaten Bandung, untuk pola tanam di ujung gawir tidak ditanam sayur mayur. Dibikin sabuk gunung 2 meter untuk ditanami kaliandra rumput odot untuk pakan ternak atau buah-buahan jeruk kopi,” pinta Dadang.

Dansektor 22 Kol Asep Sudrajat mengatakan, untuk pengamanan penanaman pohon ini tidak jauh, atau tidak harus terlibat masyarakat. Langkah langkah sudah dilakukan sejak hari Selasa.

“Kami sudah berada di sini, diawali dengan mengumpulkan masyarakat penggarap tanah di sini ada 2 RW kurang lebih 40 orang. Nah, kemudian ditindaklanjuti oleh para Dansub kemudian para Kades untuk terus mengedukasi masyarakat. Kita titipkan tanaman ini kepada masyarakat penggarap untuk dirawat. Karena, hasilnya akan untuk mereka juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Dipaparkan Asep, 2600 bibit pohon yang ditanam saat ini menggunakan pola tumpangsari antara pohon keras dan pohon buah-buahan. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, lahan kritis di cimenyan khususnya saat ini ada 1430 hektar.

“Semuanya ini di luar kawasan, artinya milik perorangan, para pengusaha. Kami menghimbau, kita bisa mencontoh hari ini lahan kurang lebih luas lahan 12 hektar milik Bandung Pakar untuk ditanami. Insya Allah kita berharap ini dijadikan lahan konservasi sebagai hutan kota,” harapnya.

Terkait dengan hutan kota, pihaknya menghadirkan 4 kepala daerah yang diwakili oleh masing-masing Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sehingga diharapkan kawasan Bandung Utara menjadi perhatian semuanya.

“Bandung Utara sedang booming diceritakan orang dengan negatifnya, kita lakukan dengan positif secara positif dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat bahkan hadir empat Kepala Wilayah KBU (Kawasan Bandung Utara) untuk sama-sama berpikir,” harapnya.

Sementara itu Kadis LH kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyatakan, untuk kegiatan penanaman pohon ini pihaknya memberikan sumbangan 250 bibit pohon sebagai bentuk komitmen bersama untuk melestarikan lingkungan terutama di KBU.

“Secara internal Pemerintah Kota Bandung sudah melakukan berbagai langkah untuk melestarikan lingkungan. Tapi emang tadi permasalahan lingkungan itu tidak hanya milik satu daerah itu. jadi ini justru yang paling penting sebetulnya jadi kebersamaan dan tadi juga disebutkan bahwa dampak dari sini itu akan ke beberapa daerah termasuk kota Bandung. Jadi kita akan menjaga komitmen ini dan bekerja sama,” ujarnya. koes

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Pelatihan, Wali Kota Sukabumi Minta Koperasi Mampu Mencipatkan Lapangan Kerja

    Lewat Pelatihan, Wali Kota Sukabumi Minta Koperasi Mampu Mencipatkan Lapangan Kerja

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Fenomena koperasi di Indonesia anggotanya didominasi warga usia diatas 30 tahun. Salah satu dinamika koperasi seharusnya bagaimana koperasi digemari kalangan milenial. Padahal, koperasi merupakan soko guru perekonomian karena mampu tegak berdiri di uji dengan dengan dinamika. “Anggota koperasi, diharapkan memahami betul betul agar koperasi menjadi sehat dan aktif. Ketika sehat dan aktif maka yang […]

  • Natal dan Tahun Baru di Kota Sukabumi Ratusan Personil Gabungan Disiagakan

    Natal dan Tahun Baru di Kota Sukabumi Ratusan Personil Gabungan Disiagakan

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI, mataperistiwa.id – Kepolisian Resort Sukabumi Kota menurunkan ratusan personil gabungan berbagai unsur untuk mengamankan Natal dan tahun baru 2021. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan gabungan personil tersebut terdiri dari kepolisian Resort Sukabumi Kota, Kodim 06/07, Dishub, Satpol PP, PMI, Senkom, Orari dan Rapi. “Pengamanan Natal dan tahun baru dalam rangka operasi lilin 2020 […]

  • Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Masuk Agenda Pembahasan DPRD Bandung

    Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Masuk Agenda Pembahasan DPRD Bandung

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Toni Wijaya dan Rieke Suryaningsih, serta dihadiri anggota dewan secara langsung maupun virtual. Agenda tersebut merupakan amanat Pasal 194 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 yang mengharuskan kepala daerah menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD paling lambat […]

  • Padat Karya 2026 Dimulai, DPRD Bandung Tekankan Dampak Jangka Panjang

    Padat Karya 2026 Dimulai, DPRD Bandung Tekankan Dampak Jangka Panjang

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung dari Daerah Pemilihan 6, Indri Rindani, mendorong agar Program Padat Karya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Padat Karya Tahun 2026 di Kelurahan Cigondewah Rahayu, Kecamatan Bandung Kulon, Bandung, Kamis (16/4/2026). Indri […]

  • Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes

    Hari Pertama Pasar Murah, Lebih dari 100 kg Telur Ludes

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menggelar Pasar Murah di 30 kecamatan dari 19 September-11 Oktober 2022 mendatang. Hari pertama Pasar Murah diadakan di tiga kecamatan, yakni Rancasari, Cinambo dan Kiaracondong. Antusias warga terlihat dari panjangnya antrean di beberapa stan. Bahkan, menurut Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota […]

  • Update Kasus Cacar Monyet, Dinkes Kota Sukabumi: Belum Ada Kasus Yang Terkonfimasi

    Update Kasus Cacar Monyet, Dinkes Kota Sukabumi: Belum Ada Kasus Yang Terkonfimasi

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menindaklanjuti kabar terkonfirmasinya kasus cacar monyet (Monkeypox) di Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengkonfirmasi hingga saat ini, tidak ada kasus yang terdata di Kota Sukabumi, Selasa (14/11). Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, yang menyebutkan bahwa hingga saat ini di Kota Sukabumi masih belum […]

expand_less