Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Akibat Pendonor Cemas Keluar Rumah Akibar Virus Covid-19, Stok Darah PMI Kota Sukabumi Minim

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Donor Darah (UDD) Kota Sukabumi tergolong minim. Padahal, permintaan akan darah sangat tinggi.Kekurangan akan darah di PMI bisa saja diakibatkan dampak dari wabah Covid-19.”Kewalahan, ketika kebutuhan darah meningkat namun pendonor menurun.

Hal ini bisa diakibatkan karena adanya wabah saat ini, yang mengakibatkan rasa kehawatiran para pendonor untuk keluar rumah,”beber Wakil Kepala UDD Kota Sukabumi Ferry Febriana, Di Kantor PMI Kota Sukabumi Jalan Arief Rahman Hakim. Selasa (31/03/2020).

Untuk itu lanjut Ferri, PMI menyarankan setiap warga yang membutuhkan darah ke PMI diharapkan membawa pendonor.”Nantinya, darah tersebut bisa diambil kembali sesuai yang dibutuhkan atau disebut juga donor pengganti/keluarga,”katanya.

Ferry mengungkapkan, kebutuhan darah per hari mencapai 40 sampai 60 labu. Namun ditengah wabah covid 19, pendonor yang datang ke UDD sekitar dibawah 20 orang.”Mereka kebanyakan khawatir sih, ketika keluar rumah padahal saat ini sangat dibutuhkan,”imbuhnya.

Biasanya lanjut Ferry, menjelang jelang Ramadhan, pihaknya memeiliki stok darah yang cukup. Namun dengan adanya wabah covid-19 ini, sudah terjadi kekurangan  stok darah.Bulan April ini, ada sebanyak 28  jadwal kegiatan donor darah terpaksa harus ditunda,”tandasnya.

Sebenarnya, masyarakat tidak perlu khawatir berefek pada virus corona. Namun yang perlu hati hati, saat diperjalanan datang ke PMI untuk berdonor.”Ikuti sesuai protokol kesehatan dari pemerintah. Terutama dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat,”katanya.

Bagi para komunitas yang ingin berdonor darah dipersilahkan, namun jelas Ferry langkahnya tidak perlu datang bergerombol ke PMI namun cukup masing masing.” Bagi keluarga PMI dipersilahkan berdonor, dan bagi pasien membutuhkan darah diharap membawa pendonor pengganti,”pungkasnya. (ardan/MBi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Nasional Gema Petani Indonesia, Henry Saragih Minta Ukir Sejarah Besar

    Deklarasi Nasional Gema Petani Indonesia, Henry Saragih Minta Ukir Sejarah Besar

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Mbinews.id – Puluhan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar deklarasi nasional terbentuknya Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia (Gema Petani). Deklarasi dilakukan secara daring, diikuti para petani anggota SPI dari berbagai wilayah. Minggu (20/09/20). Ketua panitia persiapan pembentukan Gema Petani Marlan Ifantri Lase, menyebut deklarasi tersebut merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa Indonesia dan para […]

  • UMMI Gelar Wisuda, Rektor Akui Ada Ijin GTPP Kabupaten Sukabumi

    UMMI Gelar Wisuda, Rektor Akui Ada Ijin GTPP Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 668 mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) program pascasarjana, sarjana, dan ahli madya di wisuda dalam situasi Pandemi Covid-19. Prosesi sidang senat terbuka wisuda UMMI 2020 yang berlangsung di lapangan terbuka taman wisata Selabintana Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (01/10/20) diikuti 100 orang. Sedangkan sisanya secara bertahap para wisudawan hanya mengikuti prosesi […]

  • Yana: Ajak Warga Jaga Kebersihan

    Yana: Ajak Warga Jaga Kebersihan

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Hal tersebut penting karena kebersihan merupakan kunci utama jauh dari penyakit.  Salah satunya untuk mencegah menjangkitnya penyakit Demam Berdarah (DBD) yang disebabkan virus Dengeu.  “Penderitanya mengalami nyeri yang cukup hebat. Seperti tulang parah dengan gejala sakit kepala sampai nyeri […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

  • Aliran Dana Korupsi Bandung Smart City ke DPRD Bandung Ditelusuri

    Aliran Dana Korupsi Bandung Smart City ke DPRD Bandung Ditelusuri

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi angkat bicara terkait langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menelusuri adanya dugaan aliran dana ke anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus korupsi Bandung Smart City. Hal itu didalami penyidik KPK lewat pemeriksaan pada 4 Desember 2024 kepada Budi Santika, Direktur Komersial PT Manunggaling, Rizki Karyatama Telnics/PT […]

  • Aksi Mogok Pedagang Daging Disorot Wali Kota Sukabumi, Pemerintah Siap Turun Tangan

    Aksi Mogok Pedagang Daging Disorot Wali Kota Sukabumi, Pemerintah Siap Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Aksi mogok dagang yang dilakukan sejumlah pedagang daging sapi di pasar tradisional Kota Sukabumi, Selasa (07/01), mendapat perhatian serius dari Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Aksi tersebut dipicu oleh berkembangnya isu nasional terkait rencana kenaikan harga daging sapi yang memicu kekhawatiran pedagang terhadap keberlangsungan usaha mereka. Ayep Zaki menilai, langkah mogok dagang […]

expand_less