Breaking News
Trending Tags

Dispangtan Kota Bandung Sidak 34 Pasar Tradisional Jamin Aman Dari Daging Babi Dan Celeng

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) memastikan pasar tradisional di bawah PD Pasar Kota Bandung tidak menjual daging celeng. Pasalnya, Dispangtan Kota Bandung telah mengawasinya secara rutin.

Hasil pemeriksaan mendadak (sidak) terakhir, Dispangtan Kota Bandung juga memastikan daging di pasaran terbebas dari daging celeng.

“Tadi pagi kami sudah sidak ke 34 pasar tradisional dan enam pasar besar (swalayan) di Kota Bandung. Alhamdulillah hasil sidak atas Laporan dari petugas dispangtan yang telah kita sebar, hasilnya semua negatif,” Kepala Bidang Keamanan Pangan (Dispangtan) Kota Bandung, Erma Riah kepaqda Humas Kota Bandung, Selasa (12/5/2020).

Erma menjelaskan, sidak kali ini melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, hasil yang didapat menggunakan metode detection pig (deteksi daging babi), dengan cara tersebut dapat mengetahui hanya dengan 5 menit menunggu dengan hasil yang cepat dan akurat

“Kami melakukan usaha secara maksimal dengan memakai metode pendeteksi daging tercepat dan terakurat. Selanjutnya kami sudah menyusun strategi melakukan pemeriksaan pada pedagang eceran keliling di lingkungan masyarakat dan di pintu masuk cek poin Kota Bandung,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin gin Ginanjar, ia memastikan daging sapi yang dijual di pasaran Kota Bandung adalah dengan sistem daging sapi segar.

“Daging sapi yang datang ke Kota Bandung adalah sapi hidup yang dipotong di rumah potong yang dimiliki Pemerintah Kota Bandung.
Seperti, rumah potong Arjuna dan Cirangrang, jadi datang kesini hidup, kemudian dipotong di sini, fresh,” tegasnya.

Kendati demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap teliti dan berhati hati saat berbelanja kebutuhan pokok di pasar. Jika dalam kondisi normal, secara kasat mata antara daging sapi, babi dan celeng akan sangat terlihat jelas.

“Dari sisi penampakan kalau kondisi normal sangat kelihatan, Harus perhatikan, bedanya daging sapi dan daging celeng,” katanya.

Gin Gin mengimbau, masyarakat tidak tergoda dengan harga yang murah yang di bawah standar. Misal untuk daging sapi harga standarnya dikisaran Rp110.000-Rp120.000, untuk daging sapi beku dikisaran harga Rp150.000 sampai dengan Rp90.000.

“Apabila masyarakat masih merasa was-was terhadap produk daging yang dijual, bisa minta langsung dicek ke minilab food scurity yang ada di pasar setempat,” imbau Gin Gin. (Waruna/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • B.E.R.E.S – Tangguh, Cepat, dan Beres

    B.E.R.E.S – Tangguh, Cepat, dan Beres

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Tidak semua pahlawan mengenakan seragam. Sebagian memilih menjadi relawan, meninggalkan kenyamanan, dan berlari menuju tempat yang justru dihindari banyak orang. Di Kota Bandung, semangat itu tumbuh dari sebuah panggilan kemanusiaan. Tahun 2023 menjadi awal perjalanan. Sejumlah relawan yang memiliki tekad sama membentuk Bandung Response Team, sebuah komunitas yang hadir untuk memberikan pertolongan pertama dalam setiap […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Terus Tekan Kawasan Kekumuhan

    Bappeda Kota Sukabumi Terus Tekan Kawasan Kekumuhan

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, terus berupaya untuk menekan kawasan kekumuhan yang saat ini mencapai sekitar 190 hektare. Upaya yang dilakukan tersebut, diantaranya dengan melakukan terobosan dan kolaborasi baik dengan Pemprov Jabar dan pusat. Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengungkapkan, sebelumnya, berdasarkan SK (Surat Keputusan) Wali Kota […]

  • Oded-Yana Berkomitmen Dorong Konsep Smartcity

    Oded-Yana Berkomitmen Dorong Konsep Smartcity

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial beserta wakilnya, Yana Mulyana ungkap upaya pembangunan di Kota Bandung. Secara khusus mengulas komitmen mendukung program smartcity. Isu tersebut dikupas dalam sebuah dialog interaktif di Radio PRFM. Dialog tidak hanya dipandu oleh penyiar PRFM, tetapi juga Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya yang turut menggali […]

  • Banjir Bandang Di Kabupaten Sukabumi, Lima Jembatan Hanyut Terbawa Banjir

    Banjir Bandang Di Kabupaten Sukabumi, Lima Jembatan Hanyut Terbawa Banjir

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Banjir Bandang di kabupaten Sukabumi, Senin (21/9) sore, mengakibatkan sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum rusak diterjang banjir bandang. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Jabar, Dani Ramdan mengatakan bahwa saat ini dari hasil pendataan ada lima jembatan desa yang hanyut terbawa banjir bandang. “Ada lima jembatan desa yang kami data, hancur terbawa banjir […]

  • Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung. Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, […]

  • Wakil Rektor III USB YPKP Jadi Narasumber pada International Middle East Symposium

    Wakil Rektor III USB YPKP Jadi Narasumber pada International Middle East Symposium

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    ISTAMBUL, TURKEY,  Mbinews  —Wakil Rektor III Universitas Sangga Buana, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P hadir sebagai narasumber dalam kegiatan International Middle East Symposium bertajuk “New Geopolitical Transformations and Sovereignty Issues in The Middle East.” Simposium yang berlangsung pada tanggal 16 Oktober 2024 ini mengundang berbagai narasumber terkemuka dari berbagai negara, termasuk Turki, Irak, Yaman, Mesir, […]

expand_less