Breaking News
Trending Tags

Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung.

Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, Save the Children Indonesia bekerja sama dengan LPBI-NU Jawa Barat dan Yayasan IDEP Selaras Alam melaksanakan Program Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Masyarakat (Community-Based Climate Change Adaptation/CBCCA) sejak Maret 2023.

Puncak program ditandai dengan Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim bertajuk “Ngajaga Alam Ngaberkah Kahirupan (Menjaga Alam untuk Melestarikan Kehidupan)”, yang menjadi ruang berbagi pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan komitmen kolaborasi multipihak dalam menghadapi krisis iklim.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling terdampak oleh krisis iklim. Melalui festival ini, suara dan peran anak diperkuat agar menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan dan kebijakan daerah,” ujar Agni Kristina Pratama, Chief Operating Officer Save the Children Indonesia. Kamis, 5 Februari 2026

Agni menambahkan, festival ini juga menjadi momen refleksi untuk memastikan praktik-praktik baik yang telah berjalan dapat direplikasi dan berkelanjutan. Sejak diimplementasikan, Program CBCCA telah menjangkau delapan desa, dua kelurahan, dan sepuluh sekolah di tiga kecamatan, yakni Rancaekek, Ibun, dan Baleendah, dengan fokus pada penguatan kapasitas adaptasi iklim yang inklusif dan ramah anak.

Beragam kegiatan diselenggarakan dalam festival ini, mulai dari pameran hasil program, cerita sukses komunitas dan sekolah, pemanfaatan sistem peringatan dini, diskusi kebijakan publik, hingga Ruang Suara Anak yang memberi kesempatan bagi anak-anak untuk menyampaikan pandangan dan rekomendasi terkait krisis iklim secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

“Perubahan iklim telah menjadi tantangan pembangunan yang nyata di tingkat lokal. Oleh karena itu, penguatan adaptasi perubahan iklim harus dilakukan secara sistematis, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak,” ungkap Agni.

Menurutnya, Program CBCCA di Kabupaten Bandung menunjukkan praktik baik implementasi kebijakan nasional adaptasi perubahan iklim melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, sekolah, dan organisasi masyarakat sipil.

Hal senada disampaikan Franky Zamzani, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menilai festival ini sebagai langkah strategis dalam mendorong integrasi aksi adaptasi perubahan iklim ke dalam perencanaan pembangunan daerah dan desa.

“Perubahan iklim berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung. Meningkatnya risiko banjir, longsor, dan cuaca ekstrem menuntut upaya adaptasi dan pencegahan sejak dini, bukan hanya respons saat bencana terjadi,” ujar Franky.

Festival ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, pemerintah desa dan kelurahan, sekolah, serta komunitas dampingan atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan Program CBCCA.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, H. Ir. Marlan, yang mewakili Bupati Bandung, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

“Program Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Masyarakat membuktikan bahwa ketahanan iklim dapat dibangun dari bawah, dengan melibatkan masyarakat dan anak-anak sebagai bagian penting dari solusi,” ujarnya.

Melalui festival ini, diharapkan komitmen dan kolaborasi multipihak dapat terus diperkuat untuk membangun ketahanan iklim yang berkelanjutan dan melindungi generasi masa depan dari dampak krisis iklim. (Mindra)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Mendukung Penuh Prinsip Kehati-Hatian dan kepatuhan terhadap Regulasi Ligkungan Nasional,

    Pemkot Bandung Mendukung Penuh Prinsip Kehati-Hatian dan kepatuhan terhadap Regulasi Ligkungan Nasional,

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, terkait pengolahan sampah Pemerintah Kota Bandung akan menindaklanjuti arahan Menteri Lingkungan Hidup dan semua kebijakan pengelolaan sampah akan didasarkan pada data resmi dan koridor hukum yang berlaku. Farhan mencatat dan menghargai penegasan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq bahwa penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan karena berpotensi […]

  • Dua Anak Singa Lucu Lahir di Kebun Binatang Bandung, punya Nama Baha dan Gia

    Dua Anak Singa Lucu Lahir di Kebun Binatang Bandung, punya Nama Baha dan Gia

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden) kini punya dua anak singa lucu. Lahir pada 28 November 2021 lalu, dua anak singa ini diberi nama Baha dan Gia. Baha dan Gia merupakan anak dari indukan Tera dan Melin yang usianya kini 12 tahun. Sejak lahir, dua anak singa tersebut dirawat langsung oleh induknya. […]

  • Kolaborasi Bangkitkan Braga dari Dampak Pandemi Covid-19

    Kolaborasi Bangkitkan Braga dari Dampak Pandemi Covid-19

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kawasan Braga sempat tertidur dalam beberapa waktu akibat ganasnya pandemi Covid-19. Memasuki kehidupan normal, kini Braga berupaya menjadi ‘Smart Village’ yang dapat dijual kepada wisatawan. Dalam pengelolaannya, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut diamini Lurah Braga Willy Wiradhika. Dirinya pun menggandeng beberapa elemen yang ada di wilayahnya. “Sejauh ini kolaborasi di […]

  • Dandim 0618/BS ajak Pokja PWI Kota Bandung Perangi Hoax

    Dandim 0618/BS ajak Pokja PWI Kota Bandung Perangi Hoax

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dandim 0618/BS Letnan Kolonel Infantri, Mohamad Iswan Nusi, SH mengajak PWI Pokja Kota Bandung untuk bersatu (manunggal) dan bersama-sama memerangi dan menangkal hoax atau berita bohong. Diharapkan , PWI Pokja Kota Bandung pun menyampaikan berita yang informatif, edukatif dan mencerahkan terlebih berita konstruktif yang menyuguhkan ketenangan agar dapat menjaga Jawa Barat khususnya […]

  • Indag Jabar Bekerja Sama Dengan MKP UNPAD Gelar Webinar “AKB Dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat”

    Indag Jabar Bekerja Sama Dengan MKP UNPAD Gelar Webinar “AKB Dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat”

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Webinar Kesiapan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat pada Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pelaksanaan Protokol Pasar Rakyat atas Inisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat dengan Magister Kebijakan Publik UNPAD di jalanAsia Afrika No.146, Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu, (8/7/2020) Untuk semakin maksimal dalam penetapan protokol pasar rakyat mengenai Adaptasi […]

  • Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan, Pemkot Bandung Canangkan Sadar Tertib Arsip

    Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan, Pemkot Bandung Canangkan Sadar Tertib Arsip

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan peningkatan tata kelola kearsipan di Kota Bandung melalui pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA). Pencanangan GNSTA bertujuan untuk membangun komitmen dan menumbuh kembangkan gerakan nasional sadar arsip sesuai dengan amanat Peraturan Kepala ANRI Nomor 7/2017 tentang Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip. Sekretaris Daerah Kota Bandung, […]

expand_less