Breaking News
Trending Tags

Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung.

Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, Save the Children Indonesia bekerja sama dengan LPBI-NU Jawa Barat dan Yayasan IDEP Selaras Alam melaksanakan Program Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Masyarakat (Community-Based Climate Change Adaptation/CBCCA) sejak Maret 2023.

Puncak program ditandai dengan Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim bertajuk “Ngajaga Alam Ngaberkah Kahirupan (Menjaga Alam untuk Melestarikan Kehidupan)”, yang menjadi ruang berbagi pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan komitmen kolaborasi multipihak dalam menghadapi krisis iklim.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling terdampak oleh krisis iklim. Melalui festival ini, suara dan peran anak diperkuat agar menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan dan kebijakan daerah,” ujar Agni Kristina Pratama, Chief Operating Officer Save the Children Indonesia. Kamis, 5 Februari 2026

Agni menambahkan, festival ini juga menjadi momen refleksi untuk memastikan praktik-praktik baik yang telah berjalan dapat direplikasi dan berkelanjutan. Sejak diimplementasikan, Program CBCCA telah menjangkau delapan desa, dua kelurahan, dan sepuluh sekolah di tiga kecamatan, yakni Rancaekek, Ibun, dan Baleendah, dengan fokus pada penguatan kapasitas adaptasi iklim yang inklusif dan ramah anak.

Beragam kegiatan diselenggarakan dalam festival ini, mulai dari pameran hasil program, cerita sukses komunitas dan sekolah, pemanfaatan sistem peringatan dini, diskusi kebijakan publik, hingga Ruang Suara Anak yang memberi kesempatan bagi anak-anak untuk menyampaikan pandangan dan rekomendasi terkait krisis iklim secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

“Perubahan iklim telah menjadi tantangan pembangunan yang nyata di tingkat lokal. Oleh karena itu, penguatan adaptasi perubahan iklim harus dilakukan secara sistematis, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak,” ungkap Agni.

Menurutnya, Program CBCCA di Kabupaten Bandung menunjukkan praktik baik implementasi kebijakan nasional adaptasi perubahan iklim melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, sekolah, dan organisasi masyarakat sipil.

Hal senada disampaikan Franky Zamzani, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menilai festival ini sebagai langkah strategis dalam mendorong integrasi aksi adaptasi perubahan iklim ke dalam perencanaan pembangunan daerah dan desa.

“Perubahan iklim berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung. Meningkatnya risiko banjir, longsor, dan cuaca ekstrem menuntut upaya adaptasi dan pencegahan sejak dini, bukan hanya respons saat bencana terjadi,” ujar Franky.

Festival ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, pemerintah desa dan kelurahan, sekolah, serta komunitas dampingan atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan Program CBCCA.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, H. Ir. Marlan, yang mewakili Bupati Bandung, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

“Program Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Masyarakat membuktikan bahwa ketahanan iklim dapat dibangun dari bawah, dengan melibatkan masyarakat dan anak-anak sebagai bagian penting dari solusi,” ujarnya.

Melalui festival ini, diharapkan komitmen dan kolaborasi multipihak dapat terus diperkuat untuk membangun ketahanan iklim yang berkelanjutan dan melindungi generasi masa depan dari dampak krisis iklim. (Mindra)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

    Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Kota Bandung dipercaya menjadi daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Perintis Berdaya Connect, sebuah program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Program ini dirancang sebagai solusi terpadu atau one stop solution untuk memperkuat kapasitas UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, hingga pelaku usaha masyarakat agar lebih produktif, berdaya […]

  • Pahami Kebutuhan Baru Selama New Normal

    Pahami Kebutuhan Baru Selama New Normal

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KEBUTUHAN new normal adalah tambahan item yang menjadi hal wajib untuk dibeli karena situasi mengharuskannya. Kalau dahulu belanjaan kita berisi bahan makanan, pembersih dan lain sebagainya. Kini hand sanitizer dan masker menjadi bagian dari belanja bulanan. Selain itu, perlindungan untuk kesehatan menjadi suatu hal yang perlu dimiliki selama pandemi Covid – 19. Kebutuhan New Normal […]

  • DPRD Jabar dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan Bahas Prosedur hingga Mekanisme Reses

    DPRD Jabar dan DPRD Provinsi Sumatera Selatan Bahas Prosedur hingga Mekanisme Reses

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan berdiskusi soal kegiatan reses. Mulai dari aturan, prosedur, mekanisme pelaksanaan kegiatan hingga anggaran. “Kita kedatangan kunjungan kerja dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Kunjungan kerja berkaitan prosedur dan mekanisme reses bagi anggota […]

  • Antisipasi Tawuran Pelajar, Wali Kota Kumpulkan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Sukabumi

    Antisipasi Tawuran Pelajar, Wali Kota Kumpulkan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan kepala sekolah pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan juga Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat baik negeri maupun swasta, dikumpulkan langsung untuk mengikuti kegiatan rapat konsolidasi antisipasi kenakalan pelajar di Kota Sukabumi, Senin (27/03). Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi memimpin langsung kegiatan rapat yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan […]

  • Christian Julianto Beri Motivasi Siswa Sekolah di Kota Bandung untuk Bekerja Keras Wujudkan Mimpi

    Christian Julianto Beri Motivasi Siswa Sekolah di Kota Bandung untuk Bekerja Keras Wujudkan Mimpi

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Christian Julianto Budiman mendukung Dinas Sosial Kota Bandung dalam upaya memperkuat pembentukan karakter generasi muda, melalui kegiatan bimbingan bagi anak-anak usia sekolah. Kegiatan ini mendapat apresiasi karena dinilai memberikan dampak positif, terutama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan keterampilan hidup sejak dini. […]

  • Topang Laju Ekspansi, bank bjb Terbitkan Obligasi Subordinasi Tahap II 2020

    Topang Laju Ekspansi, bank bjb Terbitkan Obligasi Subordinasi Tahap II 2020

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – bank bjb melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) II Tahap II 2020 senilai Rp500 miliar. Penerbitan subdebt ini merupakan langkah lanjutan dari Penawaran Umum Berkelanjutan II (PUB II) Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II di Tahun 2020 yang dilakukan perseroan. Dalam penawaran kali ini, bank bjb menerbitkan emisi melalui dua seri, yaitu […]

expand_less