Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2025

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Untuk itu juga, Pemkot Bandung menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bertema “Evaluasi Stabilitas Inflasi dan Indikator Makro Ekonomi Triwulan III 2025”, di Hotel Mercure Bandung City Centre, Rabu, 12 November 2025.

Forum ini mempertemukan lintas unsur strategis, Bank Indonesia, BPS, akademisi Unpad dan Unpas, hingga para kepala OPD.

Tujuannya jelas, memastikan strategi ekonomi Bandung tetap selaras antara data, kebijakan, dan realita lapangan.

Menurut Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pengendalian inflasi bukan sekadar urusan angka, tetapi soal menjaga ketenangan dan kesejahteraan warga.

“Salah satu hal terberat bagi pemerintahan daerah saat ini adalah bagaimana menyelaraskan seluruh strategi pembangunan dengan RPJMD dan kebijakan pusat. Apa yang berlaku di Bandung juga harus berlaku di Tual (Maluku, red). Karena itu, semua keputusan harus berbasis data,” ujar Farhan.

Dengan gaya khasnya yang santai tapi tajam, Farhan mengingatkan pentingnya akurasi data. Ia bahkan sempat bergurau tentang masa kuliahnya di jurusan Ekonomi Pembangunan.

“Saya dulu suka banget mata kuliah ekonomi makro sampai diulang tiga kali. Mungkin antara bodoh jeung hobi, beda tipis,” candanya disambut tawa hadirin.

Namun di balik humornya, pesan serius terselip, kebijakan ekonomi harus berbasis ilmu, bukan intuisi.

“Jangan sampai kebijakan kota hanya berdasarkan feeling-nya wali kota. Harus ada patokan yang kuantitatif, jelas, dan terukur,” tegasnya.

Farhan pun mengapresiasi peran Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga penyedia data resmi.

“Angka dari BPS itu punya kekuatan hukum. Kalau salah bisa kena pidana. Jadi, data BPS harus jadi acuan bersama,” katanya.

Farhan menyebut tingkat inflasi Kota Bandung pada Oktober 2025 mencapai 2,53% (year-on-year) – lebih rendah dibandingkan Provinsi Jawa Barat (2,63%) dan nasional (2,86%).

Kondisi ini menandakan stabilitas harga masih terjaga. Namun, ia mengingatkan potensi gejolak menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Bandung ini kota wisata. Mobilitas tinggi menjelang Nataru bisa jadi peluang ekonomi, tapi juga ancaman inflasi kalau tidak diatur. Kita harus pastikan semua nyaman – yang berlibur, yang berjualan, maupun yang merayakan,” ujar Farhan.

Farhan kemudian merinci empat strategi utama yang akan dijalankan Pemkot Bandung.

Pertama, menjamin ketersediaan pangan. Ia meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menjaga stok bahan pokok sekaligus melakukan rebranding program Buruan SAE.

“Buruan SAE jangan hanya dianggap kebun kecil warga. Itu punya nilai strategis menenangkan psikologi publik. Kalau cabe mahal, ya alhamdulillah masih ada kentang,” katanya berkelakar.

Kedua, menata supply chain dan pasar. Farhan menuturkan, urusan distribusi tak boleh diabaikan. Bahkan masalah kebersihan pasar bisa berdampak langsung pada logistik pangan.

“Masalah sampah di pasar bisa ganggu distribusi. Kalau izinnya ditutup karena pelanggaran lingkungan, bisa lumpuh rantai pasokan,” ungkapnya.

Ketiga, gerakan pasar murah. Langkah ini disebut sebagai intervensi kecil tapi penting.

“Gerakan pasar murah tidak besar dampaknya, tapi bisa menenangkan masyarakat. Itu yang kita butuhkan: rasa percaya dan tenang,” ujarnya.

Terakhir, komunikasi publik yang menenangkan. Kepada Dinas Kominfo, Farhan meminta agar penyebaran informasi ekonomi dilakukan secara aktif.

“Jangan hanya rilis di website. Buat dialog dengan pelaku usaha, media, dan masyarakat. Edukasi publik penting agar mereka tidak panik menghadapi fluktuasi harga,” pintanya.

Farhan juga menyoroti bahwa penurunan tingkat pengangguran terbuka harus diiringi dengan peningkatan kualitas kerja.

“Kalau yang tumbuh hanya sektor informal, produktivitasnya tidak steady. Kita ingin pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan,” katanya.

“Pertumbuhan ekonomi yang baik harus disertai pemerataan. Itu tantangan terbesar Bandung ke depan,” imbuh Farhan.

Sebelumnya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Dudi Prayudi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bandung termasuk kota konsumtif dengan ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah.

“Ketergantungan ini membuat kita rentan terhadap fluktuasi harga, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ungkap Dudi.

Ia menambahkan, inflasi Oktober 2025 sebesar 2,53% menunjukkan kondisi yang masih terjaga. Namun, kewaspadaan harus ditingkatkan menghadapi potensi kenaikan permintaan.

“Forum ini tidak hanya diskusi, tapi pengambilan keputusan strategis agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” ujarnya.

Dengan sinergi yang kuat, Bandung menatap akhir tahun dengan optimisme, harga terkendali, masyarakat tenang, dan ekonomi kota tumbuh secara berkualitas.

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSHS Tipe A jadi Standar Pelayanan Internasional

    RSHS Tipe A jadi Standar Pelayanan Internasional

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – -Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, drg. Susi Sulastri menghadiri acara Gebyar Layanan Eksekutif, di Gedung Anggrek RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, Sabtu, 11 Januari 2025. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2025-2030 terpilih, M. Farhan dan […]

  • Jelang Nataru,  Gubernur Jabar Larang Liburan Sekolah Saat Tahun Baru

    Jelang Nataru, Gubernur Jabar Larang Liburan Sekolah Saat Tahun Baru

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MBInews.id – Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan, meski kasus Covid-19 mulai mereda, tetapi potensi penularan masih tetap ada. Oleh karenanya, penanganan pandemi Covid-19 yang sudah membaik harus terus dijaga, terutama saat libur nataru. “Kami menyadari, di mana ada kepadatan dan keramaian, potensinya naik, sehingga walaupun dibebaskan tidak (PPKM) level 3 secara aturan dari A sampai […]

  • Nonton Konser Musik Digicash PlayList Live Festival 2.0 Semakin Seru, Banyak Promo Pakai DIGI dan DigiCash

    Nonton Konser Musik Digicash PlayList Live Festival 2.0 Semakin Seru, Banyak Promo Pakai DIGI dan DigiCash

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – bank bjb memberikan banyak kemudahan bagi nasabah penonton DigiCash Playlist Live Festival 2.0 yang menghadirkan artis-artis favorit dan terbaik di Indonesia pada era 2000-an. Festival musik yang berlangsung selama 2 (dua) hari pada 17 dan 18 September 2022 ini berlangsung di Laswi City Heritage Jalan Sukabumi Nomor 20, Kota Bandung. Selain […]

  • Tok! DPRD Kabupaten Bandung Resmi Setujui APBD Perubahan Rp 7,3 Triliun

    Tok! DPRD Kabupaten Bandung Resmi Setujui APBD Perubahan Rp 7,3 Triliun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – DPRD Kabupaten Bandung telah mengambil langkah penting dengan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 yang mencapai Rp 7,3 triliun. Persetujuan ini terjadi dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD pada hari Jumat, 25 Juli 2025. Dalam sidang tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan […]

  • BAZNAS Jabar Fokuskan Bantu Dhuafa

    BAZNAS Jabar Fokuskan Bantu Dhuafa

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – BAZNAS Provinsi Jawa Barat akhirnya angkat bicara soal tuduhan negatif yang diarahkan ke lembaga yang memiliki tupoksi dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) ini. Sebagai lembaga ,Pemerintah non-struktural dan sebagai badan publik, BAZNAS Jawa Barat memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanah dengan baik, taat hukum, taat syariah, dan berorientasi […]

  • Zaenal Ihsan Terpilih Kembali, Siap Perkuat Konsolidasi PWI Kota Bandung

    Zaenal Ihsan Terpilih Kembali, Siap Perkuat Konsolidasi PWI Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Bandung,Mbinews –  kembali diberikan kepada Zaenal Ihsan, S.Sos. untuk memimpin Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung. Dalam musyawarah yang digelar di Sekretariat PWI Jawa Barat, Kompleks Sidolig, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jumat (26/6/2026), Zaenal terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pokja PWI Kota Bandung periode berikutnya. Musyawarah yang dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) […]

expand_less