Breaking News
Trending Tags

Bappeda Kota Sukabumi Terus Tekan Kawasan Kekumuhan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, terus berupaya untuk menekan kawasan kekumuhan yang saat ini mencapai sekitar 190 hektare. Upaya yang dilakukan tersebut, diantaranya dengan melakukan terobosan dan kolaborasi baik dengan Pemprov Jabar dan pusat.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengungkapkan, sebelumnya, berdasarkan SK (Surat Keputusan) Wali Kota Sukabumi tahun 2015, ada sekitar 160 hektare jumlah kawasan kumuh. Selanjutnya dilakukan berbagai penanganan-penanganan, hingga akhir tahun 2022 kawasan kumuh tersebut bisa secara tuntas di selesaikan.

“Alhamdulillah yang 160 hektare itu bisa kita tuntaskan semua, berkat kerjasama dengan semua leading sektor. Termasuk dengan bantuan dari Provinsi maupun pemerintah Pusat,”kata Frendy, Rabu, (8/11/2023).

Namu, smabung Frendy, saat Pandemi Covid-19 melanda di tahun 2021, di perkirakan kawasan kumuh akan lebih meningkat, karena tingkat kemiskinan juga ikut naik. Untuk itu, pihaknya melakukan evaluasi kembali dan membuat baseline (titik acaun) data dari awal.

“Dari situ, kita menemukan data kekumuhan sekitar 250 hektare pada tahun 2021, dan kategori nya kumuh ringan,”ujarnya.

Untuk kawasan kumuh kategori ringan, kata Frendy, segera bisa ditangani. Salah satunya dengan memperbaiki jalan lingkungan atau perbaikan drainase. Pada tahun 2021, Bappeda juga membuat SK baru, yang menyatakan kawasan kumuh di Kota Sukabumi masih ada di angka 250 hektare. Dari jumlah itu, usaha penanganan yang dilakukan dari 2021 sampai 2023 telah menuntaskan sekitar 60 hektare, dan saat ini menyisakan 190 hektare lagi.

“Berkat kolaborasi dengan Pemprov Jabar dan pusat, ditambah dengan proghram P2RW dan Dan Kelurahan, akhirnya kawasn kumuh menyisakan 190 hektare lagi,”akunya.

Frendy, mengungkapkan, dari 33 Kelurahan yang ada di Kota Sukabumi, Keluarahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole yang dinyatakan telah bebas dari kawasan kekumuhan.

“Berdasarkan data evaluasi kami, hanya Keluarahan Gunung Parang yang sudah bebas dari kawasan kekumuhan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog Kebangsaan Menjaga Indonesia yang Kondusif

    Dialog Kebangsaan Menjaga Indonesia yang Kondusif

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dialog Kebangsaan dapat menjaga suasana Indonesia yang kondusif , serta dapat menangkal paham paham yang merusak atau radikalisme .Demikian Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M.,mengatakan, saat menghadiri Dialog Kebangsaan dan Sarasehan bersama Da’i dan Da’iyah di Jawa Barat dalam Pencegahan Radikal Terorisme di Indonesia, di Pullman Hotels, […]

  • Pemkot Bandung Dan Musisi Bertekad Wujudkan Bandung Kota Musisi

    Pemkot Bandung Dan Musisi Bertekad Wujudkan Bandung Kota Musisi

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bandung memiliki sejarah yang panjang dalam melahirkan musisi-musisi besar di Indonesia. Kota ini banyak menciptakan inovasi dan kreator-kreator hebat untuk menghibur para pendengar. Hingga hari ini kota Bandung tidak pernah berhenti untuk memproduksi talenta hebat di industri. Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggandeng para pelaku musik kreatif agar mendorong Kota […]

  • Terkait Sekolah Tatap Muka, Pemkot Sukabumi Tunggu Instruksi Gubernur Jabar

    Terkait Sekolah Tatap Muka, Pemkot Sukabumi Tunggu Instruksi Gubernur Jabar

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Barat perihal pembelajaran tatap muka di Kota Sukabumi.”Kami menunggu intruksi dari Pak Gubernur Jawa Barat, mengenai pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021-2022, di Kota Sukabumi,”terang Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Sukabumi, Cecep Mansur melalui telepon genggamnya. Jumat, (26/3/2021).Cecep ,mengatakan, untuk itu, […]

  • Sekda:  Hinga Lebaran, Pemkot Akan Terus Lakukan Pemantauan Terhadap  Bapokting

    Sekda: Hinga Lebaran, Pemkot Akan Terus Lakukan Pemantauan Terhadap Bapokting

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemantauan terhadap Bahan Pokok Penting (Bapokting) terus dilakukan. Selain itu, selama bulan Suci Ramadhan 1445 H sampai Idul Fitri nanti Pemkot Sukabumi juga berusaha menekan harga di sejumlah Bapokting. Salah satunya, dengan menggelar pasar murah di setiap kecamatan yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. “Mudah-mudahan, insya allah di momen hari jadi Kota Sukabumi pada […]

  • Kasus Covid -19 Menurun, Kota Bandung Masuk Zona Oranye, Warga Harus Semakin Disiplin  Prokes

    Kasus Covid -19 Menurun, Kota Bandung Masuk Zona Oranye, Warga Harus Semakin Disiplin Prokes

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Berdasarkan pemetaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, saat ini Kota Bandung sudah berada di zona oranye dengan skor penilaian 1,81. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanaga mengungkapkan“Tiap minggu dinilai dari beberapa indikator. Ahamdulillah tadi pagi mendapat informasi sudah bisa melalui zona merah dan sekarang di zona oranye,” ucap Ahyani di sela-sela pemantauan […]

  • MAPI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi

    MAPI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Masyarakat Anti Pungutan Liar (MAPI) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana alam pada Minggu (22/12/2024). Bantuan tersebut disalurkan melalui dua Posko Tanggap Bencana. Ketua MAPI Subreg Sukabumi, Gunawan, melalui Sekretaris MAPI Subreg Sukabumi, Iwan, menyatakan bahwa bantuan ini berasal dari kontribusi seluruh anggota MAPI. “Bantuan kami salurkan di dua lokasi, yaitu Kecamatan […]

expand_less