Breaking News
Trending Tags

Kejagung RI Diminta Turun Tangan Usut Tuntas Dugaan Korupsi Milyaran PUPR Kabupaten Tasikmalaya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG MBInews.id – LSM Barantas (Barisan Rakyat Antikorupsi Tatar Sunda) Kembali melaporkan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya ke Komisi Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Selasa (22/9/2020)

“kasus yang hampir sama Pada Tahun 2017 – 2018 yang di laporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat serta pada Tahun 2019 Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah menetapkan 5 Tersangka (3 Orang dari Dinas PUPR, 2 Orang dari Pihak kedua) namun rupanya tidak ada efek jera dan tidak dijadikan pelajaran,”

Terkait dugaan sejumlah kasus korupsi, kolusi, nepotisme dan monopoli yang disinyalir merugikan negara miliaran rupiah. Selain itu, LSM yang juga pemerhati korupsi di lingkungan pemerintahan.

Ketua Umum DPP LSM BRANTAS, “Wanwan Mulyawan” menegaskan, tidak ada langkah lain, selain melaporkan beberapa kasus dugaan korupsi di PUPR Kabupaten Tasikmalaya ke Kejaksaan Agung RI dan lembaga terkait lainnya. Karena kasus yang menyengsarakan rakyat banyak ini seolah menjadi hal lumrah di kabupaten yang berpenduduk sebanyak 1.675.554 jiwa itu.

“Berbahaya jika KKN PUPR (Kabupaten Tasikmalaya) dibiarkan. Kasihan masyarakat. Untuk langkah awal, kami menyoroti proyek tahun anggaran 2019/2020. Termasuk beberapa proyek jalan,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, di samping itu ada indikasi monopoli proyek oleh sekelompok pengusaha ‘peliharaan’ oknum pejabat Dinas PUPR. “Makanya kami akan melakukan aksi Audiensi. Intinya siapa di balik dalang (monopoli) proyek. Ucapnya

“Pasca demo, kami akan mengundang rekan pers, dan lembaga lainnya, termasuk pemerhati korupsi dan KKN di Jabar. Di samping sharring pendapat dengan pemerhati (aktivis) dan wartawan,” jelasnya.

Proyek Jalan yang diduga bermasalah KKN dan Monopoli dan di Indikasikan kuat tidak sesuai dengan spesifikasi, di Kabupaten Tasikmalaya Adalah

Sebagai berikut :

  1. Peningkatan jalan papayan cikalong sepanjang 7 km senilai Rp. 19 M (Banprov).
  2. Peningkatan jalan drawati culanega bojong gambir sepanjang 5.3 km senilai Rp. 14.2 M (DAK).
  3. Peningkatan jalan Cireundeu – Cihanura senilai Rp. 11 M (DAK)
    Yang sekarang diduga sudah rusak kembali karena pekerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi/RAB.

Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor yang bernama inisial JF dan IW serta AA melalui PT. Damai dll dan meminjam bendera perusahaan lainnya, serta sekarang ini pun pada TA 2020, mereka terindikasi kuat meminjam bendera2 perusahaan yang lain, karena banyak nya paket paket pekerjaan yang mereka dapatkan (Sekitar lebih dari 5 Paket Proyek besar), dan disinyalir serta terindikasi kuat bekerjasama dengan Oknum Dinas berinisial YS, AP dan IY serta KK, pada saat ini pun mereka diantara lain memakai perusahaan yang dipinjam bendera nya serta disinyalir banyak bermasalah, diantara lain di Bogor dan di Kota dan Kabupaten lainnya.

Salah satu contoh, mereka pun memakai bendera perusahaan PT. Pandu Pakarti untuk mengikuti tender lelang peningkatan jalan Maniis – Tamansari dengan nilai Pagu Rp. 5.7 M, HPS Rp. 5.06 M dengan penawaran sebagai penawar terendah senilai Rp. 4.564.387.470,58 , yang patut diduga kedepannya akan bermasalah dan di Indikasikan juga KKN dan Monopoli serta berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Namun di Tender Ulang kan setelah kami melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada LPSE, ULP/POKJA serta Dinas terkait.

Kami pun menduga ada KKN dan Monopoli dalam Proses Tender yang sekarang sedang berjalan sebagai berikut :

  1. Peningkatan jalan Sindang Reret – Cidadap
    HPS : Rp. 28.611.597.917,73
    SPPBJ 17 September 2020
    Penandatanganan Kontrak 18 September – 23 September.
  2. Peningkatan jalan Gunung Sari – Citangkalar
    HPS : Rp. 4.499.999.525,83
    SPPBJ 17 September 2020
    Penandatanganan Kontrak 18 September – 22 September 2020.
  3. Peningkatan jalan Cibeber – Sindanglaya
    HPS Rp. 5.665.999.296,42
    SPPBJ 17 September 2020
    Penandatanganan kontrak 18 September – 22 September
  4. Peningkatan jalan Cikatomas – Cimedang
    HPS Rp. 993.999.539,99
    SPPBJ 17 September 2020
    Penandatanganan kontrak 18 September – 22 September.
  5. Peningkatan jalan Gununganten – Pamijahan
    HPS Rp. 3.759.499.120,73
    SPPBJ 17 September 2020
    Penandatanganan Kontrak 18 September – 22 September 2020.
  6. Peningkatan Jalan Rancabakung – Pasirdagul
    HPS Rp. 7.093.994.913,50
    SPPBJ 17 September 2020
    Penandatanganan Kontrak 18 September – 22 September.
  7. Peningkatan Jalan Taraju – Bojonggambir
    HPS Rp. 9.480.799.685,99
    SPPBJ 30 September 2020
    Penandatanganan Kontrak 01 Oktober – 02 Oktober 2020.
  8. Peningkatan Jalan Maniis – Tamansari
    HPS Rp. 5.060.489.089,76
    SPPBJ 30 September 2020
    Penandatanganan Kontrak 01 Oktober – 08 Oktober 2020

Total Anggaran 8 Paket Peningkatan Jalan tersebut diatas sesuai dengan nilai HPS adalah : Rp. 65.166.379.089,33

Karena menurut hasil investigasi kami dilapangan, Proses Proyek Tender tersebut diatas diduga kuat serta terindikasi KKN dan Monopoli, serta kami Ilustrasikan dugaan kami sebagai berikut :

Kalau kami lihat kebanyakan perusahaan melakukan pemasukan penawaran jamping hampir sekitar 20% dari Nilai HPS, kemudian diduga sudah melakukan setoran/gratifikasi ke oknum Dewan sekitar 10 %, biaya lelang dll sekitar 5 % , diduga pula oknum ke dalam sekitar 5 % , pajak 12.5 % , keuntungan proyek sekitar 10 % akan mencapai Total sekitar 62.5 % .

Apakah dengan kondisi sekitar 37.5 % pekerjaannya akan selesai penuh ?
Apakah hasilnya akan baik dan berkualitas dan sesuai Spesifikasi ?
Kami melihatnya sangat Mustahil.
Jangan sampai proyek tersebut “mangkrak” serta tidak sesuai dengan RAB dan Spesifikasi.

maka kami meminta kepada Pihak terkait, baik Kepala Dinas, PPK, ULP/Pokja, untuk pencegahan Tindak pidana Korupsi, Lelang tersebut di atas Di GAGAL LELANG KAN.

Dan untuk Pencegahan Tindak Pidana Korupsi kami minta JAKSA AGUNG RI di Jakarta.

“Dan kepada Bapak Bupati Kabupaten Tasikmalaya dan Bapak Sekda Kabupaten Tasikmalaya, kami minta segera cepat turun tangan, dan tanggap melihat dugaan – dugaan kasus tersebut diatas.”ujarnya.

Terpisah, Kabid Pemeliharaan Jalan Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya, Atep saat dikonfirmasi tidak mengangkat telepon dari redaksi,

Bahkan, WhatsApp yang dikirimkan ke Atep, tidak mendapatkan balasan atas konfirmasi yang dilakukan redaksi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Pastikan Pemkot Bandung Akan Terus Berikan Layanan Prima Untuk Warga

    Yana Pastikan Pemkot Bandung Akan Terus Berikan Layanan Prima Untuk Warga

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus memberikan layanan terbaik untuk warga. Hal itu sesuai pesan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah Se-Jawa Barat. Acara ini diselenggarakan di Gedung Sate, Kamis 10 Maret 2022. Acara tersebut dihadiri oleh Nawawi selaku […]

  • Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan JDIH  Tngkat Nasional

    Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan JDIH Tngkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali mendapatkan penghargaan yang cukup membanggakan, Kali ini penghargaan yang di raih yakni sebagai anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Terbaik I Tahun 2019 tingkat Pemerintah Kota. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly kepada Walikota Sukabumi Achmad […]

  • Rencana “New Normal” Bukan Perkara Mudah, Anggota DPRD Prov Jabar, Daddy : Komitmen =Komat Kamit Temen?

    Rencana “New Normal” Bukan Perkara Mudah, Anggota DPRD Prov Jabar, Daddy : Komitmen =Komat Kamit Temen?

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Rencana akan diterapankan normal baru (new normal) atau pola hidup baru yang beradaptasi dengan pandemi Covid-19 di kabupate/kota di Jawa barat menuai pendapat pro dan kontra di kalangan masyarakat Salah satu yang tegas menentang diterapkannya new normal tersebut adalah anggota DPRD Jawa Barat Komisi IV dari Fraksi Partai Gerindra Daddy Rohanady. Hal itu […]

  • Komisi II DPRD Jabar, Rapat Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2023

    Komisi II DPRD Jabar, Rapat Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2023

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KAB. SUMEDANG, MBInews id –  Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat R Yunandar Rukhiadi Eka Perwira mengapresiasi, peningkatan jumlah belanja pegawai yang terjadi pada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Namun disisi lain, Yunandar menyebutkan bahwa terjadinya peningkatan tersebut harus diimbangi dengan belanja modal atau operasional yang berkaitan langsung dengan program di masyarakat. “Kami berharap […]

  • Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

    Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sempat berhenti beroperasi bertahun-tahun, Tempat Pengolahan Sampah Reduce -Reuse – Recycle (TPS3R) Cisarua di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, kini kembali aktif. Hal tersebut tentunya, menjadi solusi bagi masyarakat yang berada di Kelurahan Cisarua, dalam pengurangan volume pembuangan sampah rumah tangga.  Koordinator TPS3R Kota Sukabumi, Asep Juhadi, membenarkan terkait aktifitas TPS3R Cisarua yang […]

  • Iskandar Zulkarnain: Penerapan Reformasi Birokrasi Merupakan Upaya Pembaruan Sistem Pemerintahan Secara Mendasar

    Iskandar Zulkarnain: Penerapan Reformasi Birokrasi Merupakan Upaya Pembaruan Sistem Pemerintahan Secara Mendasar

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, penerapan reformasi birokrasi merupakan upaya pembaruan sistem pemerintahan secara mendasar, khususnya dalam aspek kelembagaan, sumber daya manusia, dan tata laksana. Menurutnya, kebijakan penyederhanaan birokrasi sebagaimana diatur dalam Permenpan-RB Nomor 25 Tahun 2021 dan Nomor 17 Tahun 2021 merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang […]

expand_less