Breaking News
Trending Tags

Sebanyak 6.911 Tenaga Kesehatan Kota Bandung Sudah Menerima vaksin Covid-19

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Sebanyak 6.911 Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Kota Bandung telah menerima vaksin hingga Minggu 24 Januari 2021. Jumlah tersebut mendekati 90 persen dari total SDM kesehatan yang telah terdaftar.

“Sudah mencapai sekitar 84.69% sdm kesehatan yang telah divaksinasi sesuai dengan data yang ada pada sistem terkait dengan penerima vaksin yang harus disuntik,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Ahyani Raksanegara, Senin, (25/1/ 2021).

Ahyani mengungkapkan, berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Data Manusia Kesehatan (SISDMK) ada sebanyak 25.000 SDM kesehatan yang menjadi penerima vaksin.

Proses vaksinasi telah dilaksanakan sejak 14 Januari lalu.

Namun Ahyani mengakui, ada kendala yang dihadapi. Salah satunya perubahan kebijakan Kementerian Kesehatan RI terkait dengan pendaftaran penerima vaksin.

“Perubahan perubahan kebijakan itu berdampak kepada manajemen Dinkes dalam mengelola pemberian vaksin kepada para penerimanya dan juga mempengaruhi proses redistribusi vaksin,” ungkap Ahyani.

Awalnya, kata Ahyani, setiap orang yang mendaftarkan dirinya melalui sistem SISDMK akan dilakukan verifikasi data oleh Kemenkes RI.

Kemudian calon setiap penerima vaksin akan dapat SMS terkait proses pendaftaran yang telah dilakukan.

Setelah itu, penerima vaksin akan menerima sms lanjutan tekait untuk pemilihan Fasilitas Kesehatan (Faskes) dan waktu vaksin.

Namun, setelah 4 hari vaksinasi berjalan, kebijakan berubah. Kemenkes akan memberikan e-tiket kepada pendaftar yang ada di SISDMK.

“E tiket ini yang nantinya akan diberikan kepada Dinkes sebagai bahan acuam kami untuk lakukan redistribusi kepada Faskes yang ada di Kota Bandung,” jelasnya.

“Hal ini juga termasuk kedalam logistik vaksin. Skema ini merubah sistem pendaftarannya. Dulu calon penerima vaksin bisa memilih faskes sendiri, tetapi sekarang diatur oleh Dinkes,” imbuh Ahyani.

Khusus untuk ketersediaan vaksin covid 19 di Kota Bandung, Ahyani mengatakan hingga saat ini vaksin masih dalam kategori yang cukup.

Pemerintah Pusat melalui Provinsi sudah menggelontorkan sebanyak 25.000 vaksin covid 19 kepada Kota Bandung.

“Sesuai dengan data awal kita menerima 25.000 vaksin untuk dosis pertama dan 25.000 vaksin untuk dosis kedua. Dosis kedua akan diberikan 2 minggu setelah melakukan penyuntikan dosis pertama vaksin” lanjut Ahyani.

Di luar itu, Ahyani mengimbau kepada seluruh SDM kesehatan harus bisa memastikan dirinya sudah terdaftar baik melalui fasilitas kesehatan tempat bekerja maupun pendaftaran pribadi agar dapat dipastikan data sudah masuk ke dalam SISDMK.

“Jika belum terdaftar segera sampaikan kepada Dinkes agar bisa lansung diteruskan kepada Kemenkes paling lambat tanggal 27 januari 2021,” tutur Ahyani.

Ahyani berharap, semua SDM Kesehatan yang telah terdaftar untuk tenang. Karena sudah dipastikan akan mendapatkan vaksin sesuai dengan e-tiket yang telah terbit sebagai rekomendasi pemberian vaksin.

“Semua akan dapat gilirannya. Kami akan terus kawal distribusi vaksin covid 19 di Kota Bandung,” tutur Ahyani.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai Target Vaksinasi Covid-19 Dengan Kolaborasi

    Capai Target Vaksinasi Covid-19 Dengan Kolaborasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan sebanyak 1.952.358 warganya tervaksin Covid-19 hingga akhir tahun ini. Hingga 10 September 2021 dosis pertama sudah diberikan kepada 1,4 juta orang atau 72 persen. Sedangkan warga yang sudah melakukan vaksin dosis kedua sekitar 900.000 orang atau 46 persen dari target. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai […]

  • Perkuat Sektor UMKM Dan Pendidikan, Laju Pertumbuhan Ekonomi  Kota Sukabumi  Alami Kenaikan

    Perkuat Sektor UMKM Dan Pendidikan, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Sukabumi Alami Kenaikan

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan terus melakukan peningkatan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) ditahun-tahun berikutnya. Bahkan, di dua tahun mendatang bisa mencapai 6 persen. “Ditahun 2018 LPE kita berada diangka 5,43 persen, dan ditahun berikutnya bisa naik sampai 5,76 persen,”ujar Walikota Sukabumi disela-sela pembukaan kick off meeting perencanaan pembangunan di tahun 2021 di […]

  • Ini Kata Wakil Wali Kota Saat Di Kunjungi Komnas Disabilitas

    Ini Kata Wakil Wali Kota Saat Di Kunjungi Komnas Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menerima kunjungan kerja Komisi Nasional Disabilitas. Kunjungan tersebut, salah satunya untuk mendorong perhatian pada kalangan penyandang disabilitas. “Banyak kegiatan dan program keberpihakan kepada kalangan disabiilitas mengacu kebijakan nasional, provinsi dan Kota Sukabumi. Terutama dalam kelangsungan hidup disabilitas karena kebanyakan menengah ke bawah,”ujar Wakil Walikota Sukabumi, Andri Setiawan. […]

  • Penertiban oleh Satpol PP Pemberian Efek Jera bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

    Penertiban oleh Satpol PP Pemberian Efek Jera bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengatakan perlu adanya edukasi kepada masyarakat, terkait obat-obatan ilegal. Mengingat peredaran obat ilegal mulai marak di Kota Bandung. Ketua DPRD Kota Bandung mengatakan , pada talk show OPSI dengan tema “Berantas Peredaran Obat-obatan Ilegal”, di Studio PRFM, Jalan Asia-Afrika, Bandung, Rabu, 5 Mei 2024. […]

  • Logistik Indonesia: Dari Fragmentasi ke Orkestrasi

    Logistik Indonesia: Dari Fragmentasi ke Orkestrasi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Oleh : Prof. Dr. Ir. Agus Purnomo, M.T., FCILT. (Professor of  Supply Chain Management – Master of Logistics Management Department – Universitas Logistik Dan Bisnis Internasional – ULBI) Bayang-Bayang Inefisiensi Logistik BAYANGKAN sebuah negara dengan ribuan pulau yang seharusnya menjadi kekuatan logistik dan konektivitas terbesar di dunia, tapi barang dari Surabaya ke Kupang masih bisa […]

  • Lewat Asuransi Usaha Tani Padi Pemdakab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

    Lewat Asuransi Usaha Tani Padi Pemdakab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    KAB. BOGOR,Mbinews.id  – Salah satunya melalui jaminan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi para petani padi yang mengalami gagal tumbuh atau gagal panen akibat bencana kekeringan. Distanhorbun bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melakukan survey lapangan area persawahan yang akan menerima AUTP (25/9/2023) salah satunya area sawah seluas 7,5 hektar yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) […]

expand_less