Breaking News
Trending Tags

Lewat Asuransi Usaha Tani Padi Pemdakab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BOGOR,Mbinews.id  – Salah satunya melalui jaminan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi para petani padi yang mengalami gagal tumbuh atau gagal panen akibat bencana kekeringan.

Distanhorbun bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melakukan survey lapangan area persawahan yang akan menerima AUTP (25/9/2023) salah satunya area sawah seluas 7,5 hektar yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Subur Tani, di Kecamatan Sukamakmur mengalami gagal tumbuh akibat kekeringan.

Hal ini dijelaskan Kepala Bidang Perlindungan dan Pelayanan Usaha Distanhorbun Kabupaten Bogor, Judi Rahmat kepada Tim Komunikasi Publik Diskominfo saat mengunjungi lahan sawah yang terdampak kekeringan di Kecamatan Sukamakmur.

“Luas area sawah Poktan Subur Tani sebesar 26,65 hektar, dan ada 7,5 hektar yang terdampak kekeringan yang akan diberikan AUTP. Pemberian AUTP ini adalah bukti bahwa Pemkab Bogor hadir di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi para petani. Pemberian asuransi ini hanya salah satu upaya yang kami kerjakan,” jelas Judi.

Judi menuturkan, dari awal Distanhorbun sudah memprediksi kejadian El Nino ini maka kita sudah meningkatkan asuransinya, tahun 2023 kita naikkan 150% artinya 2,5 kali lebih besar dari tahun 2022. Tahun 2022 kita menargetkan hanya 10.000 hektar nah tahun ini karena tadi juga ada bagian dari antisipasi kita naikkan jadi 25 ribu hektar.

“Sejak pertama kali mendapatkan informasi dari BMKG bahwa tahun 2023 akan terjadi El Nino, antisipasi sudah mulai gencar kita lakukan, seperti memberikan sosialisasi kepada petani berkolaborasi dengan BMKG,” tutur Judi.

Kemudian lanjut Judi, ada juga rehabilitasi sarana dan prasarana seperti jaringan irigasi air tersier, namun tentunya dengan jumlah kelompok tani yang banyak dan keterbatasan anggaran kita memang belum bisa mengakomodir semua kepentingan.

“Upaya lain yang kita kerjakan adalah pemberian AUTP, jika seandainya petani mengalami kegagalan panen atau si padinya gagal tumbuh sehingga tidak bisa menghasilkan produksi, mungkin ini salah satu solusi,” kata Judi.

Representative Office Manager PT. Jasa Indonesia (Jasindo), Ibnu Patria As Sidik mengungkapkan, AUTP adalah program dari pemerintah dimana petani diberi bantuan berupa asuransi. Program ini khusus untuk petani yang mempunyai lahan maksimal 2 hektar. Jadi kita bekerjasama dengan Distanhorbun Kabupaten Bogor benar-benar membantu petani yang kecil.

“Program ini cukup membantu para petani dimana nilai penggantian per satu hektarnya senilai Rp.6 juta oleh PT. Jasa Indonesia,” ungkap Ibnu.

Ia melanjutkan, persyaratannya mudah, petani hanya tinggal mendaftarkan lahannya, dengan melampirkan KTP dan mengisi formulir. Biaya pendaftaran asuransi tersebut senilai Rp 180 ribu per hektar ditanggung oleh pemerintah alias gratis, dengan rincian 80 persen atau Rp144 ribu dari Pemerintah Pusat, dan 20 persen atau Rp 36 ribu dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Hari ini kami melakukan survey lapangan terhadap lahan yang akan dicairkan asuransinya. Setelah itu tinggal pengisian dan pengumpulan data dari kelompok tani, kita masukan ke dalam sistem untuk diproses lebih lanjut. Setelah data tersebut dinyatakan lengkap, pencairan asuransi dipastikan tidak lebih dari satu bulan,” ujar Ibnu.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Subur Tani, Otoh Suhendar mengungkapkan, semenjak saya bergabung dengan kelompok tani ini tahun 2016 sudah ada asuransi AUTP dari pemerintah dan Jasindo. Syaratnya juga mudah, hanya mendaftarkan lahan, menyertakan KTP, dan mengisi formulir.

“Alhamdulillah adanya AUTP ini bisa membantu kami salah satunya ketika menghadapi kekeringan seperti saat ini. Pencairan asuransi ini digunakan untuk modal menggarap kembali sawah dari awal,” ungkap Otoh.

Dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berupaya membantu dalam menghadapi musibah kekeringan ini, utamanya untuk Pemerintah Kabupaten Bogor yang selama ini mendampingi kami.

“Kami berdoa agar hujan bisa segera turun, dan semoga para petani di seluruh Kabupaten Bogor juga mendapatkan bantuan, agar usaha tani nya bisa subur makmur,” ujarnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMMI Gelar Wisuda, Rektor Akui Ada Ijin GTPP Kabupaten Sukabumi

    UMMI Gelar Wisuda, Rektor Akui Ada Ijin GTPP Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 668 mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) program pascasarjana, sarjana, dan ahli madya di wisuda dalam situasi Pandemi Covid-19. Prosesi sidang senat terbuka wisuda UMMI 2020 yang berlangsung di lapangan terbuka taman wisata Selabintana Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (01/10/20) diikuti 100 orang. Sedangkan sisanya secara bertahap para wisudawan hanya mengikuti prosesi […]

  • Ema: Hati-hati Penipuan Terkait Status Pegawai

    Ema: Hati-hati Penipuan Terkait Status Pegawai

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menyiapkan langkah-langkah terkait penghapusan tenaga honorer sesuai rencana pemerintah pusat. Atas hal itu juga, Pemkot Bandung tengah memvalidasi para pegawai yang ada. “Kita sedang terus memvalidasi data. Tidak boleh tiba-tiba ada pegawai baru. Karena sekarang pun ada isu istilahnya pegawai non ASN (Aparatur Sipil Negara) otomatis jadi […]

  • Antisipasi Mudik Lebaran, Satlantas Polres Sukabumi Kota Lakukan Tes Urine Dan Ramp Check

    Antisipasi Mudik Lebaran, Satlantas Polres Sukabumi Kota Lakukan Tes Urine Dan Ramp Check

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sukabumi Kota melaksanakan kegiatan Ramp Check terhadap beberapa kendaraan antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang digunakan sebagai angkutan mudik, Rabu (20/4/2022). Kegiatan yang berlangsung di Terminal Jubleg, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, juga dilaksanakan tes urin kepada para pengemudi. Kasat […]

  • Kang Edwin Senjaya Tebar Kepedulian, Bantu Sekolah Anak Kurang Mampu hingga Sarana Lingkungan

    Kang Edwin Senjaya Tebar Kepedulian, Bantu Sekolah Anak Kurang Mampu hingga Sarana Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

      Bandung, MBINEWS  — Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui berbagai program bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Pada Rabu (13/5/2026), Kang Edwin menyerahkan sejumlah bantuan sarana prasarana dan sosial kepada masyarakat di Aula Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu. Dalam sambutannya, Kang Edwin menjelaskan […]

  • Sempat ‘Mati Suri’, Toko Oleh-Oleh Haji Dan Umrah Kembali Menggeliat

    Sempat ‘Mati Suri’, Toko Oleh-Oleh Haji Dan Umrah Kembali Menggeliat

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemberangkatan jemaah haji Indonesia yang sempat ditutup sampai dua tahun, kini kembali dibuka. Hal ini berdampak besar bagi usaha oleh-oleh haji dan umrah di Kota Bandung. Salah satunya pertokoan Pasar Baru. Seperti Toko Hasanah milik Risma Febrian Safitri. Usaha ini telah ia jalani sejak 2014. Dampak pandemi sangat terasa bagi usahanya. Menurutnya, […]

  • Universitas Sangga Buana-YPKP Bandung  Gandeng Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jabar

    Universitas Sangga Buana-YPKP Bandung Gandeng Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jabar

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id –  Melihat potensi dan meningkatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, menjadikan tantangan dan peluang bagi para pelaku industri kreatif di bidang penyiaran, khususnya bagi lembaga pendidikan ilmu komunikasi penyiaran. Perkembangan penetrasi internet yang telah menjangkau 132 juta masyarakat Indonesia harus dibarengi dengan literasi media serta tersedianya berbagai ragam dan jenis konten positif dalam […]

expand_less