Breaking News
Trending Tags

Lewat Asuransi Usaha Tani Padi Pemdakab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BOGOR,Mbinews.id  – Salah satunya melalui jaminan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi para petani padi yang mengalami gagal tumbuh atau gagal panen akibat bencana kekeringan.

Distanhorbun bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melakukan survey lapangan area persawahan yang akan menerima AUTP (25/9/2023) salah satunya area sawah seluas 7,5 hektar yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Subur Tani, di Kecamatan Sukamakmur mengalami gagal tumbuh akibat kekeringan.

Hal ini dijelaskan Kepala Bidang Perlindungan dan Pelayanan Usaha Distanhorbun Kabupaten Bogor, Judi Rahmat kepada Tim Komunikasi Publik Diskominfo saat mengunjungi lahan sawah yang terdampak kekeringan di Kecamatan Sukamakmur.

“Luas area sawah Poktan Subur Tani sebesar 26,65 hektar, dan ada 7,5 hektar yang terdampak kekeringan yang akan diberikan AUTP. Pemberian AUTP ini adalah bukti bahwa Pemkab Bogor hadir di tengah-tengah kesulitan yang dihadapi para petani. Pemberian asuransi ini hanya salah satu upaya yang kami kerjakan,” jelas Judi.

Judi menuturkan, dari awal Distanhorbun sudah memprediksi kejadian El Nino ini maka kita sudah meningkatkan asuransinya, tahun 2023 kita naikkan 150% artinya 2,5 kali lebih besar dari tahun 2022. Tahun 2022 kita menargetkan hanya 10.000 hektar nah tahun ini karena tadi juga ada bagian dari antisipasi kita naikkan jadi 25 ribu hektar.

“Sejak pertama kali mendapatkan informasi dari BMKG bahwa tahun 2023 akan terjadi El Nino, antisipasi sudah mulai gencar kita lakukan, seperti memberikan sosialisasi kepada petani berkolaborasi dengan BMKG,” tutur Judi.

Kemudian lanjut Judi, ada juga rehabilitasi sarana dan prasarana seperti jaringan irigasi air tersier, namun tentunya dengan jumlah kelompok tani yang banyak dan keterbatasan anggaran kita memang belum bisa mengakomodir semua kepentingan.

“Upaya lain yang kita kerjakan adalah pemberian AUTP, jika seandainya petani mengalami kegagalan panen atau si padinya gagal tumbuh sehingga tidak bisa menghasilkan produksi, mungkin ini salah satu solusi,” kata Judi.

Representative Office Manager PT. Jasa Indonesia (Jasindo), Ibnu Patria As Sidik mengungkapkan, AUTP adalah program dari pemerintah dimana petani diberi bantuan berupa asuransi. Program ini khusus untuk petani yang mempunyai lahan maksimal 2 hektar. Jadi kita bekerjasama dengan Distanhorbun Kabupaten Bogor benar-benar membantu petani yang kecil.

“Program ini cukup membantu para petani dimana nilai penggantian per satu hektarnya senilai Rp.6 juta oleh PT. Jasa Indonesia,” ungkap Ibnu.

Ia melanjutkan, persyaratannya mudah, petani hanya tinggal mendaftarkan lahannya, dengan melampirkan KTP dan mengisi formulir. Biaya pendaftaran asuransi tersebut senilai Rp 180 ribu per hektar ditanggung oleh pemerintah alias gratis, dengan rincian 80 persen atau Rp144 ribu dari Pemerintah Pusat, dan 20 persen atau Rp 36 ribu dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Hari ini kami melakukan survey lapangan terhadap lahan yang akan dicairkan asuransinya. Setelah itu tinggal pengisian dan pengumpulan data dari kelompok tani, kita masukan ke dalam sistem untuk diproses lebih lanjut. Setelah data tersebut dinyatakan lengkap, pencairan asuransi dipastikan tidak lebih dari satu bulan,” ujar Ibnu.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Subur Tani, Otoh Suhendar mengungkapkan, semenjak saya bergabung dengan kelompok tani ini tahun 2016 sudah ada asuransi AUTP dari pemerintah dan Jasindo. Syaratnya juga mudah, hanya mendaftarkan lahan, menyertakan KTP, dan mengisi formulir.

“Alhamdulillah adanya AUTP ini bisa membantu kami salah satunya ketika menghadapi kekeringan seperti saat ini. Pencairan asuransi ini digunakan untuk modal menggarap kembali sawah dari awal,” ungkap Otoh.

Dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berupaya membantu dalam menghadapi musibah kekeringan ini, utamanya untuk Pemerintah Kabupaten Bogor yang selama ini mendampingi kami.

“Kami berdoa agar hujan bisa segera turun, dan semoga para petani di seluruh Kabupaten Bogor juga mendapatkan bantuan, agar usaha tani nya bisa subur makmur,” ujarnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Anggota DPRD Kota Sukabumi

    Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Anggota DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Meskipun masih tergolong asumsi, namun, adanya pengurangan dana transfer daerah yang akan di terima oleh Kota Sukabumi harus benar-benar disikapi. Artinya, Pemkot Sukabumi harus benar-benar melakukan strategi yang baik, ketika dana tersbeut benar-benar alami pengurangan. “Saya berharap, Pemkot Sukabumi memiliki strategi yang bagus ketika dana transfer daerah dari pemerintah provinsi benar-benar terjadi penguranagn di […]

  • Kota Sukabumi Raih Penghargaan KLA Peringkat Nindya Dari Kementrian PPPA

    Kota Sukabumi Raih Penghargaan KLA Peringkat Nindya Dari Kementrian PPPA

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi di anugerahi Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan peringkat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penganugerahan secara virtual tersebut, dihadiri langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Balikota Sukabumi. Kamis, (29/7/2021). Hadir pula Ketua P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak) Kota Sukabumi, Fitri Hayati Fahmi dan jajaran Dinas […]

  • Relawan ‘Kita Waras’ Siap Menangkan Mas Waras Dengan Ribuan Anggotanya

    Relawan ‘Kita Waras’ Siap Menangkan Mas Waras Dengan Ribuan Anggotanya

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BEKASI, Mbinews.id – Ratusan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga masyarakat Kabupaten Bekasi berkumpul di Desa Suka Indah Kecamatan Suka Karya Kabupaten Bekasi. Ratusan Tokoh yang terdiri dari 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Suka Karya, Kedung Waringin, Muara Gembong, Suka Tani, Pebayuran dan Tambun Utara berbondong-bondong mengikuti acara ngopi bareng bersama Caleg Anggota DPRRI PDI Perjuangan […]

  • Jelang Akhir Masa Jabatan Gubernur Jawa Barat, Walikota Sukabumi: Kang Emil Figur Luar Biasa

    Jelang Akhir Masa Jabatan Gubernur Jawa Barat, Walikota Sukabumi: Kang Emil Figur Luar Biasa

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Ridwa Kamil selam lima tahun kebelakang. Dalam keterangannya di sela-sela kegiatannya, Fahmi menyampaikan betapa besarnya dukungan Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 tersebut, terhadap Kota Sukabumi. “Sebagai warga Jawa Barat dan sebagai kepala daerah, saya melihat figur sosok pak gubernur […]

  • Wali Kota Bandung Kecewa Persib Tidak Juara Piala Menpora, Oded Minta Bobotoh Jaga keamanan Dan Ketertiban

    Wali Kota Bandung Kecewa Persib Tidak Juara Piala Menpora, Oded Minta Bobotoh Jaga keamanan Dan Ketertiban

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku kecewa Persib Bandung tak mampu memboyong trofi Piala Menpora. Ia pun yakin bobotoh merasakan hal serupa. Namun Oded meminta agar bobotoh tidak melampiaskannya dengan hal-hal negatif. “Kepada semua pendukung Persib, ini biasa dalam permainan. Ada menang, ada kalah. Kalau menang jangan euforia (berlebihan). Kalau kalah […]

  • ATR/BPN Tinjau Konsolidasi Tanah Cipelang, Pemkot Sukabumi Siapkan Pengembangan ke Wilayah Lain

    ATR/BPN Tinjau Konsolidasi Tanah Cipelang, Pemkot Sukabumi Siapkan Pengembangan ke Wilayah Lain

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.479
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi membuka peluang pengembangan program konsolidasi tanah ke sejumlah wilayah setelah kawasan percontohan di Kampung Cipelang, Kelurahan Karangtengah, dinilai berhasil meningkatkan kualitas permukiman masyarakat. Hal itu mengemuka saat Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mendampingi kunjungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), bersama perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) […]

expand_less