Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bima Arya : Ini Bukan Tentang Pembentukan Provinsi Bogor Raya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, MBInews.id – Terkait Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Provinsi baru penyangga Jakarta di Gedung Graha Pena Jawa Pos, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Di kesempatan itu, Bima Arya meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat dan berbagai media terkait pembentukan Provinsi Bogor Raya.

“Ini bukan tentang proposal pembentukan Provinsi Bogor Raya. Tidak seperti itu. Konteksnya adalah sebagai wali kota, saya harus mengantisipasi perkembangan wilayah bukan saja lima tahun ke depan, tapi 10-30 tahun ke depan,” ungkap Bima.

Sekarang ini, kata Bima, Jabodetabek secara keseluruhan jumlah penduduknya lebih dari 30 juta jiwa atau megacities kedua terbesar di dunia setelah greater Tokyo. “Bahkan ada yang sudah membaca ini sudah melewati Tokyo karena Jepang pertumbuhan penduduknya stagnan. Tapi kalau Jabodetabek nambah terus. Jadi pertumbuhan penduduk semakin tinggi, persoalan terkait lahan juga semakin kompleks,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata dia, harus ada tren yang dibaca ke depannya. “Kalau sebagai walikota berpikiran sempit, ga usah pusing saya pikirkan itu. Tapi kan tidak bisa begitu. Saya harus pikir juga untuk jangka panjang. Kenapa? Karena saya membaca tren pertumbuhan penduduk Bogor yang diprediksi akan mencapai 1,5 juta jiwa,” katanya.

Menurut dia, wacana pertama itu adalah perluasan wilayah yang dinilai bukan sebagai wacana baru. “Tahun 1995 Kota Bogor itu meluas mengambil beberapa wilayah Kabupaten. Disahkan oleh Perpres. Dulu rumah saya, yang sekarang saya tinggali itu KTP saya KTP Kabupaten Bogor. Tapi karena perluasan wilayah jadi wilayah kota,” terangnya.

Ia menambahkan, akhir-akhir ini pun banyak yang menyuarakan hal yang sama. Ada usul, beberapa wilayah di Kabupaten Bogor sebaiknya masuk wilayah Kota Bogor karena memudahkan koordinasi dalam pelayanan dan lain-lain.

“Nah dari situ muncul lah opsi-opsi lain. Ibu Bupati (Ade Munawaroh Yasin) menyampaikan kepada saya, bahwa dari dulu sebenarnya ada wacana Provinsi Bogor Raya. Ini disuarakan oleh Pak Rahmat Yasin (RY), bupati sebelumnya waktu itu. Memang ada logikanya juga disitu. Jadi saya bilang ini menarik wacananya, coba nanti kita diskusikan kembali. Tapi berkembanglah kemudian seolah-olah yang mengajukan wacana itu saya,” ujar Bima.

“Kemudian oleh media di lempar lagi ke Bekasi. Di sana muncul juga, opsi untuk gabung Jakarta. Ada benarnya juga sih. Karena urusan banjir, macet, kita lebih banyak koordinasi dengan Mas Anies di Jakarta daripada Kang Emil di Jawa Barat. karena konektivitas. Apalagi nanti kalau ada LRT,” tambahnya.

Opsi lain, lanjut Bima, adalah Bogor tetap masuk Jawa Barat tapi ada mekanisme yang berbeda dalam hal koordinasi wilayah dalam konteks ini Jabodetabek.

“Ini dulu Bang Yos (mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso) pernah mengusulkan. Ini menurut saya paling benar. Jabodetabek ini tidak pernah beres koordinasinya dari dulu. Tumpang tindih. Setiap saat Jakarta bisa saja mengeluarkan kebijakan yang merugikan Bogor. Misalnya Bus APTB, dari Bogor bisa langsung ke Jakarta terintegrasi Bus Transjakarta. Ini ga ada koordinasi dengan kami sama sekali. Belum lagi masalah banjir dan lain lain. Jabodetabek ini wilayah yang sangat sangat strategis tapi administrasinya seadanya. Padahal yang namanya greater Tokyo diurus oleh aturan khusus. Lihat juga bagaimana greater London, greater New York,” tandasnya.

Ketika Bang Yos mengusulkan itu, Bima mengaku sangat setuju. “Ada usulan badan otoritas khusus Jabodetabek. Bang Yos dulu usulannya menteri Khusus Jabodetabek. Bener juga. Karena payung hukumnya jelas nanti, anggarannya juga jelas dan lain-lain,” kata dia.

Untuk itu, semua opsi tersebut akan dikaji secara akademis dengan menggandeng Pusat Pengkajian Perencanaan Pengembangan Wilayah (P4W) IPB University

Rektor IPB University Arif Satria mengatakan, Jabodetabek ini sudah lama tidak tertangani dengan baik padahal wilayah-wilayah tersebut memiliki ikatan-ikatan fungsi baik secara demografis, ekonomi dan ekologis. “Jabodetabek ini government-nya harus diperkuat dan dituntaskan sehingga masalah ekonomi, ekologis, lingkungan serta masalah demografis bisa diantisipasi,” katanya.

“Jadi, intinya IPB menerima tawaran dari Pemkot untuk melakukan kajian akademik berkaitan dengan isu Jabodetabek ini. Tim akan segera kami bentuk dan kami akan terus berkoordinasi dengan Pemkot dan juga Pemkab paling tidak pada bulan Desember sudah ada beberapa hasil (kajian),” tambah rektor. (ASP/HMS)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger, Seorang Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Terminal Lama

    Geger, Seorang Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Terminal Lama

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbnews.id – Geger, seorang mayat tanpa identitas, kembali ditemukan warga di dalam toilet umum Taman Wisata Kuliner Kota Sukabumi, Minggu (15/8/2021) malam. Berdasarkan keterangan awal yang didapatkan dari saksi mata, Mr. X ditemukan oleh M. Yusuf (21) yang juga merupakan seorang penjaga di Taman Wisata Kuliner Kota Sukabumi menuturkan, awal mula ia melihat jenazah, […]

  • MPP Jalan Cianjur  Siap Beroperasi, Ini Daftar Gerai Pelayanannya

    MPP Jalan Cianjur Siap Beroperasi, Ini Daftar Gerai Pelayanannya

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Cianjur akan segera rampung. Rencananya pada April 2022 mal pelayanan tersebut siap untuk melayani masyarakat. Sebelum itu, pada Jumat 7 Januari 2022 akan dilaksanakan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antara Wali Kota Bandung dengan instansi pengisi MPP tersebut. Mal ini hadir untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan. […]

  • SELAMAT HUT Kabupaten Bandung ke- 381, Dengan Slogan BEDAS, Berikut Program Bupati Bandung

    SELAMAT HUT Kabupaten Bandung ke- 381, Dengan Slogan BEDAS, Berikut Program Bupati Bandung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id -Setelah dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna dan pada 26 April 2022 Kabupaten Bandung akan berusia 381 tahun. Bupati Bandung Dadang Supriatna merupakan kado terindah bagi Kabupaten Bandung di ulang tahunnya yang ke 381 tahun. Kenapa demikian? Karena saat ini Kabupaten Bandung memiliki Bupati yang […]

  • Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Dan SMSI Jabar Bagikan Ratusan Sembako  & Masker

    Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Dan SMSI Jabar Bagikan Ratusan Sembako & Masker

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Sehari menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung dalam rangka pencegahan pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 yang akan mulai berlaku Rabu 22 April Pukul 00.00 WIB, PWI Kota Bandung  dan SMSI Jabar bagikan ratusan paket sembako dan masker untuk masyarakat terdampak Covid-19. Ratusan paket sembako yang terdiri […]

  • Reses H.Eep Jamaludin di Kab Bandung: Prioritas Pembangunan Daerah dan MBG

    Reses H.Eep Jamaludin di Kab Bandung: Prioritas Pembangunan Daerah dan MBG

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Di Aula Kantor Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung H.Eep Jamaludin SH.MH menggelar masa reses sidang ke III Tahun 2025. Rabu (20/8). Di Aula Kantor Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Dalam kesempatan tersebut, H.Eep menekankan bahwa setiap program pembangunan harus terintegrasi dalam Rencana Pembangunan […]

  • bank bjb Raih Top Bank in KBMI 2 di Ajang Indonesia Banking Summit 2022

    bank bjb Raih Top Bank in KBMI 2 di Ajang Indonesia Banking Summit 2022

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Investasi di sektor digital yang dilakukan bank bjb kembali berbuah manis. Berkat digitalisasi, kinerja bisnis bank bjb semakin baik. Selain itu, nasabah semakin mudah dalam bertransaksi. Hal ini juga menjadikan bisnis bank bjb semakin efisien. Tak heran, dengan berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan, kinerja keuangan bank bjb juga semakin positif selama […]

expand_less