Breaking News
Trending Tags

Empat Instruksi Presiden Untuk Maksimalkan Upaya Penanganan Bencana di NTT dan NTB

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Dampak dari cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja berdampak pada berbagai daerah di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat mengalami dampak paling berat dengan bencana banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian materi.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo pada Selasa, 6 April 2021, menggelar rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, untuk memberikan arahan terkait penanganan bencana di kedua provinsi tersebut. Instruksi pertama yang diberikan Kepala Negara ialah untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban yang belum ditemukan.

“Ini saya minta Kepala BNPB, Kepala Basarnas, dibantu dengan Panglima TNI dan Kapolri dengan seluruh jajarannya untuk mengerahkan tambahan personel SAR sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak, termasuk wilayah terisolir dan berbagai gugus pulau di NTT seperti Pulau Alor, Pulau Pantar, dan pulau-pulau lainnya untuk melancarkan proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban,” ujarnya.

Selama proses pencarian dan pertolongan tersebut, Kepala Negara meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk turut mengerahkan alat-alat berat dari berbagai lokasi sekitar untuk memudahkan proses pencarian. Apabila jalur darat masih sulit ditembus, Kepala Negara juga menginstruksikan percepatan pembukaan akses laut dan udara yang terputus akibat kerusakan sejumlah sarana infrastruktur penghubung.

Kedua, Kepala Negara meminta jajarannya untuk memastikan kehadiran pelayanan kesehatan dan pertolongan medis yang sangat dibutuhkan para korban. Dalam hal ini, Menteri Kesehatan akan mengerahkan tim bantuan medis untuk secepatnya tiba di lokasi bencana.

“Saya minta Menteri Kesehatan juga memperbanyak tempat-tempat pelayanan kesehatan di lapangan, juga rumah sakit untuk menangani para korban, serta memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatannya,” kata Presiden.

Presiden Joko Widodo juga memberi penekanan pada pemenuhan kebutuhan logistik, sanitasi, dan lainnya bagi para pengungsi yang juga harus diperhatikan dengan baik dan segera diterima oleh mereka. Sejak hari pertama bencana di NTT dan NTB tersebut pemerintah memang telah mengirimkan sejumlah bantuan ke lokasi bencana. Namun, karena kendala cuaca ekstrem dan terputusnya akses penghubung menyebabkan bantuan tersebut belum sepenuhnya sampai ke titik lokasi.

“Saya minta BNPB dan pemerintah daerah segera mendata titik-titik pengungsian serta memastikan logistik, tenda, dan dapur lapangannya (sampai) untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak, terutama air bersih dan MCK nya,” tuturnya.

Adapun untuk mendukung jalannya proses penanganan bencana, Kepala Negara secara khusus menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat perbaikan infrastruktur penunjang yang mengalami kerusakan akibat bencana seperti jembatan yang roboh dan akses jalan penghubung yang terputus.

“Saya melihat ada beberapa jembatan yang roboh, akses jalan, jaringan listrik, telekomunikasi, dan internet segera pulihkan sehingga bantuan dapat tersalurkan ke masyarakat yang menjadi korban bencana,” ujarnya.

Terakhir, Presiden juga meminta antisipasi dini terhadap potensi dampak cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai kawasan di Indonesia. Informasi dan peringatan BMKG mengenai hal ini menjadi sangat krusial dan publikasi terhadapnya harus digencarkan.

“Pastikan seluruh kepala daerah dan masyarakat dapat mengakses, memantau, prediksi cuaca dan iklim yang dikeluarkan BMKG. Mereka harus tahu semuanya sehingga masyarakat bisa meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan untuk menghadapi ancaman risiko baik itu angin kencang, bahaya banjir bandang, dan tanah longsor,” tandasnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Dorong Musrenbang Bandung Kidul Hasilkan Program Prioritas yang Tepat Sasaran

    DPRD Dorong Musrenbang Bandung Kidul Hasilkan Program Prioritas yang Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  — Persoalan sampah dan banjir kembali mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bandung Kidul Tahun 2026. Dewan menegaskan, forum perencanaan ini tidak boleh berhenti sebagai agenda tahunan tanpa dampak nyata. Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan bahwa berbagai persoalan klasik Kota Bandung terus berulang setiap tahun tanpa […]

  • BAZNAS Jabar Gandeng DMI Perkuat Literasi Zakat Digital Lewat Aplikasi ZX

    BAZNAS Jabar Gandeng DMI Perkuat Literasi Zakat Digital Lewat Aplikasi ZX

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – BAZNAS Jawa Barat Berkomitmennya dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui inovasi berbasis teknologi. Salah satu langkah strategisnya adalah meluncurkan aplikasi ZX, sebuah platform digital yang dirancang untuk mempermudah masyarakat menunaikan zakat dan infak dengan transparan, cepat, dan aman. Bandung . ( 18 /11/2024 ) Inovasi ini diperkuat dengan kolaborasi […]

  • Keren! Kota Bandung Raih Juara 1 Food Ethnic 2022

    Keren! Kota Bandung Raih Juara 1 Food Ethnic 2022

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung semakin membuktikan dirinya sebagai lima besar kota dengan makanan tradisional terbaik di Asia. Pada pagelaran Food Ethnic 2022 yang diadakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kota Bandung meraih juara 1 lomba memasak aneka ragam makanan, Rabu 8 Juni 2022. “Alhamdulillah kami dapat mengantarkan Kota Bandung menjadi Juara 1 dalam kategori […]

  • Resmi Dilantik, 21 Tenaga Teknis PPPK Hasil Optimalisasi Tahun 2022

    Resmi Dilantik, 21 Tenaga Teknis PPPK Hasil Optimalisasi Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi melantik 21 tenaga teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022 atas hasil optimalisasi. Pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Kamis 1 Februari 2024. Sebanyak 21 tenaga teknis tersebut berada pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Sumber […]

  • Sambut 2025, BPS Laporkan Kondisi Inflasi Kota Bandung Stabil

    Sambut 2025, BPS Laporkan Kondisi Inflasi Kota Bandung Stabil

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews – Tahun 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung melaporkan inflasi di Kota Bandung pada Desember 2024 tercatat sebesar 0,40 persen secara month-to-month (m-to-m). Dalam data yang diungkapkan BPS Kota Bandung, Kamis 2 Januari 2025, angka inflasi m-t-m Kota Bandung tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional (0,44 persen) dan menunjukkan, pengendalian harga […]

  • HMI, Cipayung Plus Sukabumi Jangan Mau Dipecah Isu Tak Jelas

    HMI, Cipayung Plus Sukabumi Jangan Mau Dipecah Isu Tak Jelas

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id. Ketua Himpunas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi Yanggimas Anggara memandang Cipayung Plus merupakan elemen yang pertamakali menggagas dan bergerak bersama-sama di Sukabumi turun menyuarakan penolakan Omnibus Law dijadikan sebagai Undang-undang Negara. ” Cipayung Plus juga yang pertama kali memiliki catatan-catatan kritis Omnibus Law yang diserahkan kepada DPRD Kota Sukabumi dari masing-masing Organ […]

expand_less