Breaking News
Trending Tags

Apartemen B- Residence Mangkrak, Kuasa Hukum Deswaty Diningsih Layangkan Somasi ke Direktur PT Laksana Eka Marga

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, MBinews.id – Apartemen B-Residence di Jalan Malabar, Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor kembali berulah. Tak dianya pihak pengembang hunian vertikal yang banyak menuai kontroversi warga itu hingga kini belum menyelesaikan sejumlah kewajiban kepada konsumen gedung setinggi 18 lantai itu.

Pasalnya, dari mulai selesai pembangunan hingga kini tak kunjung melakukan serah terima unit kepada konsumen yang telah melunasi kewajibannya hingga mengacuhkan sejumlah somasi yang menuntut pengembalian uang pembelian unit apartemen.

Salah satu pihak pembeli unit di B- Residence, Deswaty Diningsih menuturkan, pihaknya melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Infitada pada 12 April 2021 lalu melayangkan surat somasi kepada Direktur PT Laksana Eka Marga selaku pengembang B-Residence, Yan Cahyadi Mulianto.

“Kami meminta konfirmasi sekaligus memberikan somasi berkaitan dengan wanprestasi kepada Yan Cahyadi Mulianto terkait pembelian satu unit apartemen di B-Residence sejak 2015 sampai dengan sekarang belum terealisasi. Bahkan terkesan tidak ada keseriusan dalam penyelesaiannya,” tulis LBH Infitada dalam surat somasinya.

LBH Infitada menyatakan, Deswaty telah melunasi kewajibannya secara bertahap hingga total pembayaran Rp422 juta pada 28 November 2017. Kendati demikian, Deswaty tak mendapatkan apa yang telah dijanjikan oleh pihak developer B-Residence hingga empat tahun ini berlangsung tanpa itikad baik.

LBH Infitada juga menambahkan, bahwa kerugian kliennya bertambah lantaran bangunan B-Residence telah beralih fungsi. Sebagaimana diketahui, fungsi dalam perizinan bangunan B-Residence sebelumnya adalah hunian rumah susun. Namun dua tahun belakangan, di bangunan yang sama telah beroperasi Bigland Hotel & Convention.

“Sementara unit yang klien kami telah lunasi tak kunjung terwujud. Oleh karena itu kami bakal telusuri hal ini kepada pihak yang berwenang,” jelasnya.

Nasib Deswaty tidaklah sendiri. Sejumlah pembeli unit di B-Residence juga mengalami hal yang sama akibat pihak pengembang tak kunjung melakulan serah terima kunci meski pelanggan telah melunasi kewajiban pembayarannya.

Bahkan, beberapa konsumen malah mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari pihak manajemen pengembang ketika pihak pembeli terus menanyakan kapan unit yang telah mereka lunasi pembeliannya dapat diserahterimakan untuk ditempati.

Direktur Eksekutif LBH Konsumen Jakarta, Zentoni mengaku mendengar keluhan konsumen tersebut. Ia pun meminta para pembeli unit apartemen B Residence segera melakukan somasi layaknya Deswaty Diningsih.
“Saran saya segera gugat pihak pengembang ke Pengadilan Negeri Kota Bogor dan Pegadilan Niaga di Jakarta. Gugatannya perdata. Kenapa harus segera, saya yakin developer akan terus tidak serius dalam menyelesaikan kewajibannya jika para pembeli hanya melayangkan protes biasa,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengaku mendapat tembusan surat somasi yang dilayangkan Deswaty kepada manajemen B Residence. Terkait hal ini, Wahid mengaku tak mau ikut campur lantaran itu persoalan internal B-Residence.
Soal ini, Wahid mengaku bakal mendalami sebuah informasi terkait dugaan alih fungsi bangunan yang dilakukan pihak B Residence.
“Besok, Senin (14/6/21) nanti saya dalami informasi ini. Sedangkan soal somasi, kami tidak akan masuk ke dalam persoalan itu dulu,” tuturnya.

Terpisah, kuasa hukum Apartemen B Residence, Yudhi Johan, tidak dapat memberikan keterangan ketika dihubungi melalu pesan teks WhatsApp maupun sambungan telepon seluler.

Perlu diketahui, semenjak awal pembangunannya pada medio 2013 lalu, B Residence terus diterpa masalah. Dari mulai protes penolakan pembangunan oleh warga RW 04, Kelurahan Tegallega, tak ada izin pembangunan apartemen, keluhan akses kendaraan, serta telah mengganggu kenyamanan warga hingga kemudian izinnya dibekukan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya. Pungkasnya.

Reporter Bogor: Wieragus Virmala

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kang DN Dalam Konsolidasi, Jaga Marwah Golkar di Hati Masyarakat

    Kang DN Dalam Konsolidasi, Jaga Marwah Golkar di Hati Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Mantan Bupati Bandung H. Dadang M Naser MSi. Sip biasa Kabg DN yang juga calon anggota DPR RI Jabar II wilayah Kab Bandung dan Kab Bandung Barat dari Partai Golkar Kab Bandung gelar konsolidasi dan sosialisasi bersama relawan ibu ibu kader partai Golkar. Kang DN mengatakan, usai acara silaturahmi di GOR […]

  • Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai upaya memberikan pelayanan prima, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melantik sejumlah jabatan fungsional. Di antaranya jabatan fungsional kesehatan, pendidikan, perencanaan, hingga CPNS sebagai pengangkatan pertama. Pelantikan langsung dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna juga Kepala BKPSDM, Adi Djundjunan. “Ini untuk meningkatkan […]

  • Manfaatkan Kawasan Perhutanan, Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Desa Alam Endah

    Manfaatkan Kawasan Perhutanan, Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Desa Alam Endah

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    KAB BANDUNG, Mbinews.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, pengelolaan desa wisata di kawasan Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Desa Alam Endah dinilai berhasil, memanfaatkan kawasan perhutanan tersebut menjadikan kawasan wisata alam melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Arif Hamid […]

  • Dishub Kota Sukabumi Terima 337 Aduan PJU Rusak

    Dishub Kota Sukabumi Terima 337 Aduan PJU Rusak

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang Tahun 2020, jumlah aduan masyarakat yang datang ke Dinas Perhubungan (Dishub) kota Sukabumi keluhkan kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) mencapai 337. Dari jumlah tersebut, yang sudah tertangani mencapai 299, dan sisanya sebanyak 38 belum ditangani. “Di tahun 2020, sebanyak 337 masyarakat yang mengadukan kerusakan PJU. Aduan itu kami terima baik lewat aplikasi, melalaui […]

  • Proses PAW Fraksi PDI Perjuangan, Tinggal Menunggu SK

    Proses PAW Fraksi PDI Perjuangan, Tinggal Menunggu SK

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi sudah menerima surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW), anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2024 atas nama Didin Supriadin Norow dari Fraksi PDI Perjuangan, yang meninggal sekitar bulan Januari lalu. Saat ini surat dari KPU tersebut sudah diproses oleh bagian Tata Pemerintahan […]

  • Harga Minyak Goreng Curah Naik, Pemkot Bandung Bakal Temui Distributor

    Harga Minyak Goreng Curah Naik, Pemkot Bandung Bakal Temui Distributor

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung bertekad untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Salah satu bahan pokok yang menjadi perhatian yaitu minyak goreng curah. Pasalnya, saat ini stok minyak goreng curah mulai menipis. Hal itu terungkap saat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan DPRD Kota Bandung meninjau Pasar Sederhana, Rabu […]

expand_less