Breaking News
Trending Tags

Bos KTV Electra Kembali Diteror, dari Surat Kaleng Hingga Kaca Mobil Pecah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, Pemegang saham (Bos) KTV Electra Medan, Alexander (39) kembali mendapat ancaman dengan aksi teror yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Dalam aksi teror kali ini, satu unit mobil milik Alexander jadi sasaran OTK. Dimana, kaca mobil depan retak (pecah) setelah sebelumnya menerima surat kaleng berisikan ancaman terhadap dirinya.

Hal itu diungkapkan Alexander didampingi kuasa hukum dari Tim Ran Law Firm Kota Medan, Sarozinema Laia, SH, MH dan Faisal Hasibuan, SH usai mengikuti sidang di Cakra 9 Pengadilan Negeri Medan. Senin (28/06/2021).

Sidang yang dimaksud adalah sidang kedua atas tindakan yang dilakukan oleh tergugat I Hendrik Gunawan dan tergugat II Notaris Farida Hanum yang diduga melakukan pemalsuan akta autentik tanpa sepengetahuan Persero atau pemegang saham KTV Electra beberapa waktu yang lalu.

Namun, dalam perkara ini, kejadian ironi pun kerap terjadi. Dimana, penggugat (Alexander) selalu diteror oleh orang tak dikenal.

“Sejauh kasus ini berjalan, ada saja aksi teror yang menimpa saya. Kemarin aksi teror kirim surat kaleng, kali ini kaca mobil depan saya pecah akibat lemparan batu dari orang tak dikenal,” sebut Alex.

Ia menduga bahwa aksi teror yang kerap terjadi belakangan ini kepada dirinya, diduga berkaitan dengan gugatannya terhadap tergugat I Hendrik Gunawan dan tergugat II Notaris Farida Hanum yang kini dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Medan.

“Saya kira kejadian ini ada hubungannya dengan gugatan saya yang kini sedang disidangkan di pengadilan. Karena, selama ini saya tidak ada musuh. Sehingga insiden yang saya alami ini tidak mencurigai atau menuduh siapa-siapa (orang lain),” katanya.

Hal senada juga disampaikan tim kuasa hukumnya, Sarozinema Laia. Namun ia lebih menyarankan pihak tergugat I dan II yang terlibat dalam perkara dugaan perbuatan melawan hukum tersebut agar menghormati proses hukum.

“Kenapa saya katakan kepada pihak tergugat harus menghormati proses hukum, karena sebelumnya kerap terjadi ancaman kepada klien kami. Seperti sebelumnya, klien kami menerima surat kaleng berisi ancaman. Kali ini juga (minggu lalu) kaca mobil klien kami pecah. Dan itu dilakukan oleh orang tak dikenal,”kata Sarozinema Laia.

Untuk itu, ia meminta agar aksi-aksi teror yang kerap terjadi segera dihentikan. Baik itu dari tergugat I maupun tergugat II.

“Kita minta agar menghentikan aksi-aksinya itu. Lebih baik perbanyak makan vitamin saja. Karena, kita sudah buka laporan polisi untuk menyeret Anda (tergugat I dan II) ke penjara,” pinta Sarozinema Laia.

Tim kuasa hukum dari Tim Ran Law Firm Kota Medan inipun mengungkapkan bahwa dalam kasus ini diawasi dan didukung oleh pengacara kondang Jakarta.

“Dalam perkara ini kita didukung dan diawasi oleh pengacara kondang Jakarta (se- Indonesia) Dr. H. Razman Arif Nasution, SH, S.Ag, MA, (Ph.D). Jadi kepada pihak tergugat diharapkan jangan main-main atas kasus ini,” ungkap Sarozinema Laia.

Sementara itu, pihak tergugat ketika diminta tanggapan usai sidang melalui kuasa hukumnya tidak banyak berkomentar. Karena, masih tahap sidang mediasi.

“Belum ada (jawaban) karena masih pihak-pihak (tanggapan) dulu,” katanya.

Untuk informasi tambahan, berita ini telah tayang sebelumnya dengan judul “Sidang Perdana di PN Medan, Pemegang Saham Electra Minta Keadilan”.

Reporter : Sadar Laia

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsosnagkis Kota Bandung : Masih Banyak Warga Yang Belum Ambil Bantuan JPS Dari Pemkot Bandung

    Dinsosnagkis Kota Bandung : Masih Banyak Warga Yang Belum Ambil Bantuan JPS Dari Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Bidang Pengendalian, Data dan Evaluasi Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Susatyo Triwilopo menyayakan sampai saat ini masyarakat masih ada yang belum mengambil bantuan berupa uang tunai Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Baik itu melalui bank atau pun Kantor Pos. Padahal, sambung Susatyo, dana untuk […]

  • Pemkot Bandung Imbau Pedagang Beli Minyak Goreng Curah Ke Distributor ‘Simirah’

    Pemkot Bandung Imbau Pedagang Beli Minyak Goreng Curah Ke Distributor ‘Simirah’

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski belum seluruh pedagang di Kota Bandung menjual minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.500 per kilogram atau Rp14.500 per liter, tapi harga minyak goreng curah sudah mulai menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pada Februari silam, harga minyak goreng curah sampai menyentuh lebih dari Rp20.000 per kilogram. Untuk melihat kondisi harga […]

  • DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Manfaat CCTV

    DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Manfaat CCTV

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Muhammad Al Haddad mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memaksimalkan CCTV di Kota Bandung. Terlebih dengan jumlah CCTV di Kota Bandung yang mencapai 200 unit yang tersebar di berbagai titik. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi C DPRD Kota Bandung terkait Evaluasi Program Kerja […]

  • Komisi II DPRD Minta Pemkot Sukabumi Kaji  Ulang Ditutupnya Pedagang Dago

    Komisi II DPRD Minta Pemkot Sukabumi Kaji Ulang Ditutupnya Pedagang Dago

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komisi II DPRD Kota Sukabumi meminta pemerintah daerah untuk bijak dalam menyikapi penutupan pedagang Pedestrian Dago sepanjang Jalan Ir. H Djuanda, Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (21/6/2021). Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah mengatakan, hari ini pedagang jajanan di Kawasan pedestrian Ir H Juanda atau dikenal sebutan Dago ditutup oleh pemerintah. […]

  • Damar Ramadan, Acara Keren Temani Waktu Berbuka Puasa

    Damar Ramadan, Acara Keren Temani Waktu Berbuka Puasa

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkolaborasi dengan Baznas Kota Bandung menggelar acara bertajuk Damar Ramadan. Acara ini diselenggarakan hari Senin – Jumat selama bulan Ramadan mulai hari ini, Selasa 5 April 2022. Damar Ramadan atau Dakwah Menjelang Adzan Maghrib pekan ini akan hadir pada 5-7 April 2022 dan menghadirkan H. Aming W.S, […]

  • Bandung Tawarkan 21 Ribu Titik PJU Baru untuk Investor Swasta

    Bandung Tawarkan 21 Ribu Titik PJU Baru untuk Investor Swasta

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menawarkan proyek investasi pembangunan dan revitalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) kepada badan usaha melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pendekatan unsolicited. Proyek ini bernilai hingga Rp426,8 miliar dan mencakup pengelolaan, pemeliharaan, dan pemantauan atau “manage service” lebih dari 21.067 titik lampu jalan baru di seluruh wilayah […]

expand_less