Breaking News
Trending Tags

Sidang Mediasi Ditunda, Tim Ran Law Firm Kota Medan: Ada Unsur Kesengajaan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, MBINEWS.ID – Sidang gugatan perdata perbuatan melawan hukum (PMH) atas dugaan pemalsuan akta autentik tanpa sepengetahuan persero atau pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera di Pengadilan Negeri (PN) Medan, terpaksa ditunda oleh hakim mediator, Mian Munthe, Rabu (14/7) siang.

Dalam sidang tersebut, pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera, Alexander menggugat Farida Hanum selaku Notaris (tergugat I) dan Hendrik Gunawan (tergugat II).

Kuasa hukum penggugat, Dr H Razman Arif Nasution SH MH didampingi Sarozinema Laia SH MH, Rahmat Junjung Mulia Sianturi SH dan Faisal Hasibuan SH dari Tim Ran Law Firm Medan mengatakan, bahwa mediasi itu ditunda hingga Jumat (16/7) mendatang, dengan alasan bahwa Hendrik Gunawan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Menurut Razman, ada unsur kesengajaan dari pihak tergugat yang diwakili oleh kuasa hukumnya. “Kalau kita orang hukum, kita bicara fakta dan yuridis. Kita gak boleh serta merta mengatakan klien kami tidak hadir karena isolasi. Saya tanya, mana bukti PCR-nya, minimal rapid antigennya. Ketika terjadi dialog, kuasa hukum tergugat (Hendrik) mengatakan bahwa mereka belum bisa ngasih surat itu karena isolasi belum selesai,” kata pengacara kondang dari Jakarta itu.

Ditegaskan Razman, jika ternyata pihaknya melihat Hendrik tidak menjalani isoman, maka dia akan menuntutnya karena memberi keterangan palsu. Pasalnya, sambung Razman, tidak ada orang yang kebal hukum di negara Indonesia ini.

“Karena paling pokok bagi saya adalah bagaimana perkara ini terang benderang. Kalau sudah begitu kondisinya, maka buat apa lakukan mediasi. Lanjut saja persidangannya untuk mencari kebenaran materil itu. Saya minta hakim bisa memberi keadilan. Kalau hakim menegakkan hukum tidak benar, akan kita laporkan. Kalau kuasa hukum menghalang-halangi penegakan hukum, juga akan kita laporkan,” tegasnya.

Razman sendiri mengaku akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Apalagi, pihaknya ada membuat laporan ke Polrestabes Medan dan Polda Sumut atas dugaan pidana pemalsuan akta autentik. “Kita mau lihat bahwa apakah terlapor (tergugat) bisa berkata benar atau tidak. Karena bagi saya, siapapun dibelakangnya, tidak ada urusan. Yang paling adalah bagaimana hukum ditegakkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Alexander mendapat ancaman (intimidasi) berupa surat kaleng supaya dalam kasus ini tidak diungkap atau berbicara kepada awak media. Bahkan, mobil milik Alexander dirusak oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Meski sudah dua kali mendapat teror, Alexander mengaku tidak takut dan siap membongkar kasus yang tengah dijalaninya di PN Medan.

Awalnya kasus ini telah ditempuh secara kekeluargaan dengan melayangkan somasi pertama, kedua dan ketiga. Namun, pihak tergugat, Farida Hanum tidak mengindahkannya. Sehingga Alexander melayangkan gugatan ke PN Medan dengan harapan mendapatkan keadilan.

Atas kasus ini, pemegang saham Alectra atau CV Setia Laju Sejahtera terkuras saldo uang di dalam rekening hampir Rp 1 miliar dan ditaksir mencapai Rp 3 miliar, tanpa sepengetahuan persero. Dampaknya, pemegang saham tersebut merasa sangat terzolimi. Tidak hanya itu, aset-asetnya ikut untuk mentalangi semua utang karena kehabisan saldo di rekening tersebut.

Reporter : Sadar Laia

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Ikuti Pawai Obor Peringatan 1 Muharam 1444 Hijriah, Kapolsek Citamiang: Kegiatan Berlangasung Kondusif

    Ratusan Warga Ikuti Pawai Obor Peringatan 1 Muharam 1444 Hijriah, Kapolsek Citamiang: Kegiatan Berlangasung Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polsek Citamiang melakukan pengamanan aksi pawai obor, yang dilakukan oleh masyarakat dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1444 Hijriah, Jumat (29/07) malam. Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB. “Alhamdulillah, tadi kegiatan pawai obor yang berlangsung berjalan kondusif,” ujar Arif kepada awak media. Lanjutnya, […]

  • Antisipasi Tawuran Pelajar, Wali Kota Kumpulkan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Sukabumi

    Antisipasi Tawuran Pelajar, Wali Kota Kumpulkan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan kepala sekolah pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan juga Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat baik negeri maupun swasta, dikumpulkan langsung untuk mengikuti kegiatan rapat konsolidasi antisipasi kenakalan pelajar di Kota Sukabumi, Senin (27/03). Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi memimpin langsung kegiatan rapat yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan […]

  • Camat Regol Angkat Bicara, Bantah Pernyataan Lurah Ciateul ! Layangkan Surat Ke Inspektorat Kota Bandung

    Camat Regol Angkat Bicara, Bantah Pernyataan Lurah Ciateul ! Layangkan Surat Ke Inspektorat Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Iwan Sumaryana, MM, Camat Regol  Kota Bandung, angkat bicara soal tudingan pihak kelurahan ciateul yang dimuat di jabaronline dengan pernyataan yang menyalahkan pihak Kecamatan Regol tidak memproses surat yang masuk dari kelurahan ciateul, mengajukan permohonan pergantian bendahara Er. Saat di konfirmasi camat regol, Iwan Sumaryana  menjelaskan sebetulnya kami di kecamatan ini sudah […]

  • Forkopimcam Citamiang Gencarkan Vaksinasi Berbasis Kewilayahan

    Forkopimcam Citamiang Gencarkan Vaksinasi Berbasis Kewilayahan

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, terus melakukan upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Kali ini melalui pelayanan vaksinasi berbasis kewilayahan, yang dilakukan oleh pemerintah di masing-masing kecamatan, di Kota Sukabumi. “Alhamdulilah, pada hari ini, kami bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Citamiang, melakukan kegiatan vaksinasi serentak di beberapa titik, yang ada […]

  • Eks Vokalis ST12, Charly Siap Dampingi Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung

    Eks Vokalis ST12, Charly Siap Dampingi Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pentolan Setia Band, Charly Van Houten menyatakan tertarik untuk mendampingi Bupati  Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung 27 November 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan Charly Van Houten saat dirinya bersilaturahmi dengan Bupati Dadang Supriatna bersama sejumlah Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kompleks Pemkab Bandung, Sabtu (25/5/2024) […]

  • Pembangunan Pasar Pelita Makrak, Ketua GMNI :  Pemkot Sukabumi Manfaatkan Momentum Covid-19 Untuk Alasan Mangkrak..!!

    Pembangunan Pasar Pelita Makrak, Ketua GMNI : Pemkot Sukabumi Manfaatkan Momentum Covid-19 Untuk Alasan Mangkrak..!!

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Berakhirnya masa adendum Pembanguna Pasar pelita Kota Sukabumi pada 16 April 2020 kemarin. Ternyata, mendapatkan sorotan dari Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi. Hal itu ditunjukan dengan dipasangnya sepanduk bertuliskan”Apa Kabar Pasar Pelita #pemkotlockdown”, di bagian tembok depan balaikota Sukabumi. Jumat, (17/04/2020). Tulisan tersebut tentunya menandakan bahwa Pemkot Sukabumi tidak mampu menyelesaikan […]

expand_less