Breaking News
Trending Tags

Heryanto Tanaka Tegaskan Hubungan Dengan Dadan Tri Yudianto, Murni Bisnis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id — Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menghadirkan tiga orang saksi kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Selasa, 23 Januari 2024.

Ketiga saksi tersebut adalah Theodorus Yosep Parera, Heryanto Tanaka, dan Hardianko, dihadapkan di persidangan untuk dimintai keterangannya atas terdakwa pengusaha Dadan Tri Yudianto dan Sekretaris MA non-aktif Hasbi Hasan.

Dalam kesaksiannya, Yosef Parera mengungkapkan kantornya (rumah Pancasila) sekitar Maret 2022 hari Jumat atau Sabtu, didatangi Haryanto Tanaka bersama Dadan Tri, Hardianko dan dua orang lainnya yang tidak dikenalnya.

“Kita ngobrol dengan posisi duduk berhadap-hadapan diantara meja berukuran sekitar 1,5 meter, Yosef Parera dengan Heryanto Tanaka dan Dadan Tri, sementara Hardianko dan rekan lainnya duduk disampingnya,” ungkap Yosef Parera.

“Saat itu kemudian itu saudara Dadan menelepon dan Video Call seseorang, yang kemudian Hpnya dihadapkan ke pak Tanaka kemudian ke saya,” ungkap Parera.

“Bang izin yang mau minta tolong ini orangnya, sambil Hpnya dihadapkan kepada Saudara Tanaka,” kata Yosep.

Saat itu, Yosep mengaku belum tahu siapa sosok yang ditelepon Dadan. Ia mengaku sempat menolak saat Dadan menawarkan untuk ikut bersapa dengan sosok tersebut.

“Tapi Hp tetap dihadapkan ke saya dalam jaraknya sekitar satu meter, kemudian saya lihat dan saya hanya hormat saja,” ujarnya.

“Kemudian saya tanyanya sama Hardianko yang sebelah kanan saya persis, itu siapa tadi?” kata Yosep. “Itu Sekma Prof. Hasbi,” katanya.

“Saya melihat dengan jelas orang yang ada di Hp Dadan itu memakai baju putih”, tegas Parera.

Berbeda dengan kesaksian Yosef Parera, Heryanto Tanaka menyebutkan saat video call antara Dadan dan Sekma yang kemudian ditunjukkan ke dirinya, tidak ada Yosef.

“Saat video call antara Dadan dan Sekma yang kemudian ditunjukkan langsung ke saya, seingat saya tidak ada Yosef,” ungkap Tanaka.

Tanaka juga menyampaikan tidak mengenal sekma atau Hasbi Hasan.

Hardianko juga memberikan kesaksian berbeda terhadap peristiwa Video Call tersebut.

“Saat pertemuan atau video call, saya tidak menyaksikan. Saya saat itu menunggu diluar atau garasi,” jelas Hardianko.

Dalam persidangan, Penuntut Umum KPK sempat mencecar Heryanto Tanaka terkait hubungannya dengan terdakwa Dadan Tri Yudianto.

“Saya meminta Dadan untuk membantunya mengawasi kinerja Yosep yang sedang mengurusi kasusnya di MA, dan timbal baliknya, saya mau bekerjasama dan berinvestasi senilai Rp 11,2 miliar dalam bisnis skincare,” jelas Tanaka.

Dalam kesempatan tersebut, Majelis menanyakan berapa besaran biaya untuk mengawasi Yosef oleh Dadan.

“Untuk mengawasi Yosef oleh Dadan, apakah ada biayanya?”, tanya majelis. “Tidak ada biaya yang mulia,” jawab Tanaka.

“Kenal dengan Dadan sejak kapan,” tanya majelis.

“Sejak 6 bulan sebelumnya dan yang diketahui Dadan adalah Komisaris Wika Beton,” katanya.

“Apa hubungan komisaris dengan bisnis saudara,” tanya majelis lagi.

“Istri Dadan punya bisnis skincare yang sejalan dengan bisnis saya dibidang kapas kecantikan,” jelas Tanaka ke majelis.

Tanaka juga mengungkapkan bahwa bisnis kerjasama dengan Dadan ada perjanjiannya dan dirinya sudah mendapatkan keuntungan.

“Kerjasama bisnis dengan Dadan ada perjanjiannya, dan saya punya perjanjian tersebut. Bahkan saya sudah dapat keuntungan atas bisnis dengan Dadan, namun belum bisa dicairkan karena rekening saya di blokir,” ungkap Tanaka.

Dalam kesempatannya, terdakwa Dadan membantah kesaksian Yosef Parera. Menurutnya tidak pernah sama sekali menunjukan  video call dan fhoto kepada Yosep Parera dan Dadan juga membantah tidak ada pembahasan di rumah pancasila terkait jalur atas dan jalur bawah.

Disamping itu Hasbi Hasan membantah atas kesaksian Yosef Parera. Menurut Hasbi, sudah menjadi kebiasannya setiap hari selalu pakai baju batik dan memakai baju putih hanya di hari Senin saja.

“Saya selalu pakai baju batik, dan hanya setiap Senin saya pakai baju putih,” jelasnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kota Sukabumi Raih Penghargaan Peringkat ke-1 PPKM Award 2023

    Pemerintah Kota Sukabumi Raih Penghargaan Peringkat ke-1 PPKM Award 2023

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi kembali mendapatkan penghargaan bergengsi yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Kali ini, penghargaan yang diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi tersebut, merupakan penghargaan kategori terbaik ke-1 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Award tahun 2023. Kota Sukabumi dinilai pantas mendapatkan penghargaan yang diselengggarakan pemerintah pusat dalam […]

  • Mini Soccer Meriahkan Harhubnas 2025, 16 Tim Siap Berlaga Memperebutkan Juara

    Mini Soccer Meriahkan Harhubnas 2025, 16 Tim Siap Berlaga Memperebutkan Juara

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2025 tingkat Kota Sukabumi berlangsung meriah. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah turnamen mini soccer yang resmi dibuka Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di Lapang Mini Soccer LJA, Kecamatan Baros, Sabtu (06/09). Pembukaan kegiatan turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, jajaran […]

  • P3DW Kota Sukabumi Akui Program Penghapusan Denda Berhasil Mendongkrak Target Capaian

    P3DW Kota Sukabumi Akui Program Penghapusan Denda Berhasil Mendongkrak Target Capaian

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Seiring berjalannya program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang dimulai sejak tanggal 1 Juli 2022 lalu, Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi mengabarkan bahwa hingga saat ini antusiasme wajib pajak (WP) terhadap program tersebut sangat tinggi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala P3DW Kota Sukabumi, Iwan Juanda, Kamis (11/08). Saat dimintai […]

  • Ribuan Relawan Dari 79 Kelurahan Kota Bandung Siap Singkirkan Narkoba

    Ribuan Relawan Dari 79 Kelurahan Kota Bandung Siap Singkirkan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Sebanyak 1.366 relawan dari 79 kelurahan siap menyingkirkan narkoba dari Kota Bandung. Ribuan relawan langsung turun ke lapangan untuk menghadang barang haram tersebut. Bukan hanya berupaya menghadang saja, tetapi relawan pun ikut serta dalam pelaksanaan rehabilitasi. Sehingga para pecandu mampu berhenti dari narkoba. Mereka berasal dari 79 kelurahan dan telah ikut serta […]

  • Kota Bandung, Butuh Banyak Inovasi

    Kota Bandung, Butuh Banyak Inovasi

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id – Kompetisi data terbuka Bandung Datathon resmi ditutup dengan menghasilkan berbagai inovasi yang muncul dari 10 finalis perlombaan tersebut. Bandung Datathon 2019 merupakan kompetisi inovasi dari pemanfaatan data terbuka yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Melbourne, Australia, Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS), dan Inkubator Bisnis Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi […]

  • Ribuan Santri Ikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasioanal 2022 Tingkat Kota Sukabumi

    Ribuan Santri Ikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasioanal 2022 Tingkat Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasioanal 2022 tingkat Kota Sukabumi. Dalam upacara yang dipusatkan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Sabtu, (22/10/2022). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi Pembina Upacara sekaligus membacakan secara utuh sambutan Menteri Agama. “Alhamdulillah peringatan hari santri tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya, dan […]

expand_less