Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

OTT di Basarnas, Koalisi Sipil dan ICW Desak Pimpinan KPK Diberhentikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id Kasus dugaan korupsi di Badan SAR Nasional (Basarnas) yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kisruh, dan hal ini menjadi sorotan dari Koalisi Masyarakat Sipil dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Kedua kelompok ini mendesak untuk memberhentikan pimpinan KPK saat ini.

Koalisi Masyarakat Sipil dan ICW menilai pimpinan KPK saat ini harus bertanggung jawab atas kekisruhan yang terjadi. Muhammad Isnur, perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil dan Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), menyatakan bahwa kekisruhan ini merupakan bagian dari masalah yang lebih besar, yaitu buruknya kinerja KPK di bawah pimpinan Firli cs. Dia menyoroti peran suara Firli, suara Tanak, dan suara Alex Marwata dalam rangkaian penyelidikan kasus Basarnas sebelumnya, dan menyebut bahwa Puspom sudah dilibatkan.

“Kami membahas masalah pimpinan KPK, dan kita bisa melihat bahwa krisis ini adalah hasil dari buruknya kinerja KPK yang dipimpin oleh Firli cs. Bagaimana pernyataan-pernyataan Firli, Tanak, dan Alex Marwata, serta bagaimana proses penyelidikan yang terdengar sebelumnya, Puspom (Polisi Militer) sudah terlibat dalam proses-proses tersebut,” ujar perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (30/7/2023).

“Namun, informasi yang diberikan Puspom tidak sesuai, bahkan dalam rilis yang mereka berikan sudah ada dalam ekspose, jadi ada koordinasi yang panjang, mengapa seolah-olah ada informasi yang menunjukkan tidak ada koordinasi. Ini menunjukkan buruknya Firli dan buruknya kinerja pimpinan KPK, yang menandakan bahwa penanganan kasus semakin berantakan,” ujar Isnur.

Isnur menegaskan bahwa pihaknya mendesak agar pimpinan KPK, termasuk Firli Bahuri dan rekan-rekannya, diberhentikan. Jika tidak setuju dengan langkah tersebut, pihaknya akan mendesak mereka untuk mengundurkan diri.

Sementara itu, ICW juga menyuarakan tuntutan untuk pemecatan pimpinan KPK, khususnya Johanis Tanak, karena dia menyalahkan penyelidik KPK dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan anggota TNI, yakni Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi dan Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka.

“Masalah ini harus dihadapi dengan bijak. Informasinya terkesan memutarbalikkan fakta, membuat penegak hukum yang bekerja di KPK dianggap salah, dan ini diberikan justifikasi oleh pimpinan KPK Johanis Tanak sebagai kesalahan dari penyelidik,” ujar Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Agus Sunaryanto,dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (30/7/2023).

Agus menyatakan bahwa tidak mungkin penyelidik dan penyidik melakukan OTT tanpa ada perintah dari pimpinan.

“Sebenarnya, ini adalah masalah mendasar, karena Pasal 39 UU KPK dengan jelas menyatakan bahwa penyidik dan penyelidik bekerja berdasarkan perintah. Mereka tidak akan menetapkan seseorang sebagai tersangka atau melakukan OTT tanpa adanya perintah dari pimpinan,” tambahnya.

“Oleh karena itu, menurut saya, Dewan Pengawas harus segera memeriksa Johanis Tanak, karena ini adalah masalah serius yang dapat merusak integritas penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK. Jika tidak ada tindakan dari Dewan Pengawas, kami akan melaporkannya,” ucap Agus.

ICW mengutip Pasal 32 ayat (1) huruf c UU KPK yang menyatakan bahwa pimpinan KPK berhenti atau diberhentikan jika melakukan perbuatan tercela. Oleh karena itu, ICW menilai perbuatan Johanis Tanak sebagai perbuatan tercela dan menyatakan bahwa dia harus mundur dari jabatannya.

Seperti diketahui, pengumuman status tersangka terhadap dua anggota TNI mendapat tanggapan dari pihak Puspom TNI, yang merasa keberatan dengan langkah yang diambil oleh KPK.

Dari sinilah polemik OTT di Basarnas dimulai. Rombongan TNI yang dipimpin oleh Danpuspom TNI Marsda Agung kemudian mengunjungi gedung KPK pada Jumat (28/7) sore untuk menanyakan bukti-bukti yang mendasari penetapan Kepala Basarnas sebagai tersangka.

Setelah melakukan audiensi, KPK diwakili oleh Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, didampingi oleh petinggi TNI yang memberikan keterangan mengenai hasil audiensi tersebut. Johanis Tanak kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada TNI terkait penanganan kasus korupsi di Basarnas.

Dalam keterangannya saat jumpa pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Jumat (28/7), Johanis Tanak mengakui kalau tim penyelidik KPK ada kekhilafan. Seharusnya, kata Johanis Tanak, ketika melibatkan TNI, itu harus diserahkan kepada TNI untuk menangani, bukan oleh KPK. (*)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak RUU HIP,  Ratusan Massa Unjuk Rasa Di Depan Gedung Sate Lantunkan Sholawat Takbir Serta Dzikir

    Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Unjuk Rasa Di Depan Gedung Sate Lantunkan Sholawat Takbir Serta Dzikir

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInrws.id – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (Formasi) dan sejumlah ormas Islam tengah lakukan aksi menuntut RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ditarik dari Prolegnas. Aksi massa membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan penolakan terhadap RUU HIP. Antara lain bertuliskan ‘Tolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila’ dan ‘PKI itu pengkhianat’. di depan Gedung Sate, Kota […]

  • Komisi B Sarankan Tindak Lanjut Dana Retribusi Bagi Gedung Tinggi

    Komisi B Sarankan Tindak Lanjut Dana Retribusi Bagi Gedung Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja dengan pembahasan Target Pendapatan s/d Triwulan II T.A. 2022 bersama Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung (Diskar PB), di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Kamis (21/7/2022). Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B Hasan Faozi, S. Pd., dan dihadiri oleh […]

  • Ditipu Oknum Kades Bojongsari Kabupaten Bandung Rp300 juta, Dadan Tempuh Jalur Hukum

    Ditipu Oknum Kades Bojongsari Kabupaten Bandung Rp300 juta, Dadan Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Merasa Ditipu, seorang warga desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Dadan melakukan Somasi kepada oknum Kepala desa Bojongsari bernama Asep Sunandar. Langkah Somasi ditempuh karena Kepala Desa dianggap tidak memenuhi komitmen awal penggunaan/peminjaman dan juga tidak menepati komitmen pengembalian pinjaman tersebut sebesar Rp 300 juta rupiah. Ditemui di Kota Bandung, Dadan Bersama […]

  • Aksi Kekecewaan Ke Wali Kota Sukabumi, IMM Sukabumi Blokade Jalan R. Syamsudin SH

    Aksi Kekecewaan Ke Wali Kota Sukabumi, IMM Sukabumi Blokade Jalan R. Syamsudin SH

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi Blokade Jalam R. Syamsudin SH, tepatnya didepan kantor BPJS Ketenaga Kerjaan, Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (27/11/19). Mahasiswa melakukan blokade jalan tersebut secara spontan terjadi, pasca melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pemkot Sukabumi, Akibat tidak ditemui oleh Wali Kota Sukabumi. Pantauan dilokasi, […]

  • Kolaborasi  Bhinneka dan Aronawa, USB YPKP Luncurkan E- Commerce  Market Place Kampus

    Kolaborasi Bhinneka dan Aronawa, USB YPKP Luncurkan E- Commerce Market Place Kampus

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUBG, MBInews.id -Inkubator Bisnis Universitas Sangga Buana (IBISS) bersama Bhinneka dan Aronawa secara resmi meluncurkan sebuah Digital Platform E-Commerce Kampus USB YPKP dengan nama website usbshop.bhinneka.com. Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin, 30 Mei 2022, peluncuran website tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekosistem entrepreneur di lingkungan Kampus USB YPKP dengan mendorong seluruh Civitas Akademika dari mulai […]

  • Acara Asia Africa Festival 2024 Kota Bandung Dihadiri 31 Delegasi Negara Asia dan Afrika

    Acara Asia Africa Festival 2024 Kota Bandung Dihadiri 31 Delegasi Negara Asia dan Afrika

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Asia Africa Festival 2024 yang akan digelar Sabtu dan Minggu, 6-7 Juli 2024 mendatang akan lebih meriah dari acara serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah bintang tamu akan menyuguhkan penampilan spesial mereka dalam rangkaian acara Festival Asia Afrika. Selain karnaval budaya, acara Asia Africa Festival juga akan menghadirkan kegiatan menarik lain seperti coffee […]

expand_less