Breaking News
Trending Tags

Mediasi Penggugat Dengan RS Melinda 2 Di PN Bandung, Kuasa Hukum Penggugat : Kecewa, Arogansi Pihak RS Melinda Dan Tidak Jujur…!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Mediasi antara Penggugat keluarga eks pasiennya dr. Miftahurachman, Sp. PD., KEMD., M. Kes., FINASIM (Almarhum) dengan pihak tergugat RS Melinda 2, dimana mediasi ini digelar di Pengadilan Negeri Bandung dengan perkara nomor 171/ Pdt.G/202 PN Bdg. Gugatan ditujukan kepada dr. Ancilla Lina L., M.M., M.Kes., M.HKes., selaku Direktur Utama Rumah Sakit Melinda 2, beralamat di Jalan Dr. Cipto No. 1 Kota Bandung.

Dalam Mediasi tersebut hadir Hakim ketua Haran Tarigan SH, anggota Pendeni Mustikawati SH dan Erry Iriawan SH dan dihadiri para kuasa hukum, yang juga menghadirkan pihak rumah Sakit Melinda 2 Bandung dan keluarga pasien. Keluarga pasien diwakili oleh dr. Ira Febri Yani Sp.OG., M.Kes selaku istri pasien, Pengadilan Negeri Bandung Jl. L. L. R.E. Martadinata No.74-80, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, (16/6/2020)

Sementara itu wartawan hanya bisa mengkonfirmasi pihak penggugat, sedangkan pihak tergugat cepat berlalu. Dalam hal ini adalah kuasa hukum penggugat H. M. Yos Faizal Husni, S.H., M.Hum.

Menurut Yos bahwa hasil dari mediasi itu mereka sudah tahu posisi yang sebenarnya mengapa dari pihak dr. Ira ini kenapa menggugat? Apa yang dikemukakan tadi berdasarkan fakta dan data sehingga lebih jelas menyikapinya dari pihak RS Melindanya, akan tetapi pihak RS Melinda masih bertahan dengan sikap pembenarannya.

“Setelah kita jelaskan semua ada fakta, data dan paswordnya maka mereka ada sebagian bisa menerima dan sebagian mau dikonfirmasi dulu, selama dalam proses ini dr. Ira mendapatkan tekanan psikis dari koleganya, contohnya ada dokter-dokter seniornya mempengaruhi sesuai maksud dan tujuan dari RS Melinda,” ungkap Yos.

“Jadi mediasi ini baru mengungkapkan satu sama lainnya,” tambah Yos.

Yos menuturkan bahwa pihak dr. Ira akan tetap konsisten dengan apa yang dikemukakan, dan sebenarnya hal ini sudah dilakukan berulang-ulang mediasi dilakukan sebelum masuk ranah gugatan pengadilan.

“Tapi sayangnya yang menjadi mediator alias penengahnya selalu membawa misi dari pihak RS Melinda yang terkesan memaksakan kehendak, ini yang membuat kecewa, dan mudah-mudahan dengan tahapan mediasi ini berjalan baik, kita saling terbuka karena apa? Kita tidak ada rasa dendam, dr. Ira hanya ingin kejujuran dan kebenaran terhadap proses ini bagaimana? Masa sih almarhum suaminya dikasih labu darah menurut tagihannya 161, dari 161 dari satu hari itu ada 101 labu darah, setelah konfirmasi sama dokternya ternyata hanya 28 labu darah,” penjelasan Yos.

Dalam lanjutan percakapan Yos memaparkan rasa kecewa dan menyesalkan pihak RS Melinda dimana almarhum yang juga buka klinik di RS Melinda ini sampai tega memperlakukan almarhum demikian, sesama profesi dan setidaknya pernah berjasa terlebih menekan keluarga almarhum, disinilah di arogansi pihak RS Melinda.

“Pada dasarnya jangan perlakukan hal ini pada dr. Ira dan masyarakat umum, bilang satu tablet disuruh bayar satu kaplet alasannya kebijakan rumah sakit ‘inilah?’, kalau masyarakat tidak tahu, untung kita tahu dokter, obat ini, obat apa kita cek, gimana kalau kena masyarakat main tagih, bayar iya iya aza,” keterangan detail Yos.

“Kalau merembet masalah asuransi, BPJS dan sebagainya, bisa rame!,” imbuhnya.

Jika mediasi berjalan dengan baik dan sesuai harapan masing-masing pihak tidak menutup kemungkinan selesai pada tahap mediasi dan tidak berlanjut pada gelar pengadilan.

“Pihak dr. Ira tentunya merespon baik, selama mereka mengakui terhadap kebenaran dan kejujuran yang kami kemukakan, karena kami tidak minta apa-apa, itu saja!” tandasnya.

Setelah wawancara dengan pihak penggugat wartawan segera mengejar pihak tergugat namun sudah berlalu meninggalkan pengadilan Negeri Bandung.

Wartawan pukul 11:25 WIB (Selasa, 16/6/2020) langsung mendatangi pihak RS Melinda untuk konfirmasi namun pihak staf dan manajemen RS Melinda 2 tidak bisa dikonfirmasi dengan alasan pimpinan sedang meeting dan tidak tahu kapan selesainya, reporter pun menunggu konfirmasi pihak RS Melinda 2 sampai berita ini tayang. (Wanruna/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manjakan Konsumen, MODENA Perkenalkan Dua Kulkas Unggulan

    Manjakan Konsumen, MODENA Perkenalkan Dua Kulkas Unggulan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– MODENA, salah satu market leader dalam industri peralatan elektronik rumah tangga, kembali memperkenalkan dua kulkas unggulannya, yaitu RF 4310 MABK dan RF 4670 SABK. Kedua kulkas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga modern dengan menggabungkan teknologi mutakhir dan desain elegan, memastikan fungsionalitas dan estetika dapur. Branch Manager West MODENA, Bambang Setiawan, menjelaskan, pihaknya […]

  • Kejari Bandung Musnahkan Ribuan Bukti Barang Haram, PWI Ikut Tanda Tangan Berita Acara Pemusnahan

    Kejari Bandung Musnahkan Ribuan Bukti Barang Haram, PWI Ikut Tanda Tangan Berita Acara Pemusnahan

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PWI apresiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. musnahkan barang bukti narkotika dan psikotropika, obat kesehatan, senjata tajam dan senjata api rakitan yang diperoleh dari sejumlah perkara sejak bulan Mei hingga Oktober 2020. Kegiatan pemusnahan sejumlah barang bukti ini di saksikan unsur Forkopimda antara lain,Pemerintah Kota Bandung, Polrestabes, Kepala Pengadilan Negeri Bandung, BNN Kepala […]

  • Sei Mangkei Masih Butuh Pembenahan, Anggota DPRD Sumut Yahdi: Ingin 19 Titik Palang Pintu Kereta Api Dibangun

    Sei Mangkei Masih Butuh Pembenahan, Anggota DPRD Sumut Yahdi: Ingin 19 Titik Palang Pintu Kereta Api Dibangun

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MEDAN,  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi PAN, Yahdi Khoir Harahap mengakui bahwa persiapan Kuala Tanjung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei masih belum maksimal. Bahkan, fasilitas yang dianggap sebagai pendukung kesempurnaan dari keberadaan KEK Semangkei seperti pelayanan Internasional dan domestik, tenaga listrik, pasokan gas, penyediaan air bersih, […]

  • Pemkot Bandung Optimis Para Pemilih Sudah Melek Politik

    Pemkot Bandung Optimis Para Pemilih Sudah Melek Politik

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung optimis kontestasi akbar pemilihan umum (pemilu) di Kota Bandung akan berjalan dengan kondusif. Bahkan, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku jika para pemilih di Kota Bandung sudah melek politik. “Success story 5 tahun lalu, partisipasi pemilih di Kota Bandung sudah luar biasa, mencapai 87 persen. Ini tidak […]

  • Ruang Publik Itenas Tingkatkan Imunitas Warga Bandung

    Ruang Publik Itenas Tingkatkan Imunitas Warga Bandung

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mewujudkan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat, Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung membangun ruang publik di halaman depan kampus. Ruang publik ini diresmikan pada Rabu, 11 Mei 2022. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi langkal Itenas Bandung. “Sesuai namanya, meski ada di halaman depan Itenas, ruang publik […]

  • Kang Asmul Puji Dermawan Pendonor Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan Panitia Penggerak

    Kang Asmul Puji Dermawan Pendonor Bulan Dana Kemanusiaan PMI dan Panitia Penggerak

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., yang biasa di sebut Kang Asmul menghadiri acara undangan PMI Kota Bandung dalam kegiatan Penutupan dan Serah Terima Hasil Bulan Dana Kemanusiaan PMI Tahun 2024, di Pendopo Kota Bandung, Senin (23/12/2024). Acara ini dihadiri Pj Sekda Kota Bandung, Dharmawan, Ketua PMI Kota Bandung Ade […]

expand_less