Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Minimnya Penegakan Hukum Sehingga Peningkatan Volume Sampah di Kota Bandung Sulit diatasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Meski telah melewati masa darurat sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap menerapkan sejumlah strategi dalam menangani peningkatan volume sampah.

Mulai dari memilah, mengedukasi, Maggotasi, hingga mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi.
Pj Wali Kota Bandung bambang Tirtoyuliono mengatakan, terdapat beberapa faktor yang membuat sampah di Kota Bandung sulit teratasi.

Di antaranya perilaku mindset, edukasi sosialisasi, dan koordinasi yang masih kurang, volume produksi sampah tinggi, serta minimnya penegakan hukum.
“Edukasi sosialisasi terus kita lakukan. Secara bertahap itu mendorong mindset yang berubah. Dari masyarakat yang tadinya hanya membuang sampah, sekarang jadi mengolah sampah.

Tujuannya agar volume sampah yang dibuang ke TPA itu semakin berkurang,” ungkap Bambang kepada wartawan di balaikota belum lama ini.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi menjelaskan, saat ini sampah organik sudah tidak boleh dibuang ke TPA Sarimukti. Sehingga pengolahannya harus diperbanyak di hulu.

Sejak Januari 2024, dari 151 kelurahan di Kota Bandung, sudah ada 125 kelurahan yang mengoperasikan rumah maggot. Dengan ini, total sampah organik yang sudah diolah dengan maggotisasi mencapai 377 ton hingga

Dudy berharap, targetnya rumah maggot bisa mengolah 1 ton sampah organik per hari di setiap kelurahan. Sehingga totalnya sebanyak 151 ton sampah per hari bisa berkurang jika semua kelurahan aktif mengoperasikan rumah maggot.

Namun, maggot itu siklusnya 35 hari. Sehingga penambahan kapasitasnya perlu waktu. Rencananya kami akan bantu sediakan mesin bubur untuk mengolah sampah organik, sehingga bisa mempercepat pengolahan oleh maggot,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyuplai maggot ukuran besar dari KBS ke rumah maggot di seluruh kelurahan agar peningkatan sampah organik bisa lebih cepat.
“Kami juga mendorong hotel, resto, kafe di sekitar rumah maggot untuk menyuplai sampah organik ke rumah maggot yang ada di kelurahannya. Rumah maggot yang sudah dibangun bisa dikolaborasikan dengan Buruan Sae agar lebih produktif dalam menghasilkan pangan,” imbuh Dudy.

Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) siap membantu Pemerintah Kota Bandung mengatasi permasalahan sampah di Kota Bandung. ITB siap mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah.
Pegiat Lingkungan ITB, Indria Diah Pratiwi menyampaikan,ada sejumlah solusi dalam penanganan sampah di Kota Bandung.

“Pendekatan yang coba kami lakukan itu tidak hanya ambil sampah terus dibawa ke satu lokasi, tetapi menitikberatkan pada edukasinya,” jelas Indria.
Menurut Indria, pihak yang bertanggung jawab dalam menangani sampah adalah sumber sampah tersebut.
“Kami Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB memiliki beberapa mitra dalam penanganan sampah komersil di Kota Bandung. Salah satunya adalah hotel bintang 5. Kami mengedukasi dengan cara menjelaskan bahwa dalam pengolahan sampah ini tetap yang bertanggung jawab adalah sumbernya,” jelasnya.

Penggiat lingkungan ITB lainnya, Ramadhani Eka Putra menyampaikan solusi penanganan sampah di Kota Bandung dengan cara mengedukasi sejak pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Salah satu solusi penanganan sampah yang sudah kami (SITH) terapkan adalah dengan mengedukasi ke PAUD, sekolah dasar dan tingkat selanjutnya,” jelas Rama.

Menurutnya, mengedukasi sejak usia dini akan lebih efektif karena mereka belum memiliki kesadaran ego yang tinggi sehingga bisa mudah diedukasi.
“Ke depannya kami akan mengusahakan kepanduan lingkungan sejak PAUD. Semacam Pramuka,” jelasnya.
ITB juga meminta untuk membuat pilot project pengelolaan sampah di salah satu pasar di Kota Bandung.
Menanggapi hal tersebut, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono memberikan lampu hijau kepada SITH untuk pengelolaan sampah kompos di salah satu pasar sebagai pilot project.

Baik akan saya izinkan piloting project pengelolaan sampah kompos. Kemungkinan antara Pasar Gedebage atau Pasar Caringin,” jelasnya.

Bambang berharap, ITB bisa mencarikan solusi karena Pemkot Bandung juga memiliki keterbatasan.
“Masalah sampah ini tidak akan selesai jika hanya dari Pemerintah saja, karena membutuhkan peran dari berbagai stakeholder,” pungkasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi  Bhinneka dan Aronawa, USB YPKP Luncurkan E- Commerce  Market Place Kampus

    Kolaborasi Bhinneka dan Aronawa, USB YPKP Luncurkan E- Commerce Market Place Kampus

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUBG, MBInews.id -Inkubator Bisnis Universitas Sangga Buana (IBISS) bersama Bhinneka dan Aronawa secara resmi meluncurkan sebuah Digital Platform E-Commerce Kampus USB YPKP dengan nama website usbshop.bhinneka.com. Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin, 30 Mei 2022, peluncuran website tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekosistem entrepreneur di lingkungan Kampus USB YPKP dengan mendorong seluruh Civitas Akademika dari mulai […]

  • Optimalkan Transaksi Agen bjb BiSA Cashback Tabungan dan Voucher Belanja Hingga Jutaan Rupiah

    Optimalkan Transaksi Agen bjb BiSA Cashback Tabungan dan Voucher Belanja Hingga Jutaan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb senantiasa membuat gebrakan menarik bagi agen bjb BiSA!. Sebagai informasi, Agen bjb BiSA! adalah agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang dikelola oleh individu ataupun badan usaha. Menyambut momen ulang tahun ke 63, bank bjb menyelenggarakan Program Gebyar Agen bjb BiSA, untuk meningkatkan utilisasi transaksi […]

  • Gun Gun :  Capaian PAD Hasil Dari Kerja Sama Seluruh Pihak

    Gun Gun : Capaian PAD Hasil Dari Kerja Sama Seluruh Pihak

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews —   Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Drs. H. Gun Gun Sumaryana, mengungkapkan dinamika pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir. Paparan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Selasa (20/1/2026). Pada 2025, Bapenda menargetkan PAD sebesar Rp3,3 triliun. Realisasinya mencapai Rp3,1 triliun. Capaian […]

  • Melalui Pola Kemitraan, Bank bjb Sasar UMKM Ritel Otomotif

    Melalui Pola Kemitraan, Bank bjb Sasar UMKM Ritel Otomotif

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Melalui pola kemitraan, bank bjb semakin membuka luas peluang bagi UMKM dari berbagai sector usaha untuk maju bersama dengan bank BUMD terbaik di Indonesia ini. Terbaru, bank bjb juga baru saja menguatkan kolaborasi dengan pelaku usaha di bidang ritel otomotif. Beberapa waktu lalu, bank bjb menyepakati kerja sama penyaluran kredit kepada para […]

  • Asep Ikhsan Bertemu Bupati Bandung Dadang Supriatna di Ciparay Bahas Pilkada

    Asep Ikhsan Bertemu Bupati Bandung Dadang Supriatna di Ciparay Bahas Pilkada

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Sejumlah nama pendamping Dadang Supriatna terus bermunculan, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bandung 2024. Seperti diketahui, Dadang Supriatna merupakan Bupati Bandung incumbent periode 2021 sampai dengan 2024. Selain menjabat Bupati Bandung, pria yang akrab disapa Kang DS itu juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung. […]

  • Peduli Pendidikan, WOM Finance Salurkan CSR di Sukabumi

    Peduli Pendidikan, WOM Finance Salurkan CSR di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Salah satu perusahaan pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance), melakukan penyaluran bantuan kepada dunia pendidikan di Sukabumi, Kamis (25/11/2021). Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk kepedulian perusahaan yang bergerak dalam pembiayaan sepeda motor, kepada generasi penerus bangsa. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ustadz Aceng Lukman selaku pembina Yayasan Raudlatul Jannah Luqmaniyah, […]

expand_less