Breaking News
Trending Tags

Oknum Guru dan Anggota Dewan di Deliserdang Diminta Dipecat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, MBinews.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Penegak Hak Asasi Manusia (GN-GAK HAM) meminta pihak terkait khususnya Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi memecat Marlianim oknum guru di Sekolah Menegah Atas Negeri (SMA) di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.

Pasalnya, Marlianim dinilai melakukan perbuatan zholim terhadap seseorang, merebut suami sah Subiatik, bernama Rahman yang merupakan seorang Anggota DPRD Kabupaten Deliserdang.

Menurut kabar yang beredar, Marlianim dan Rahman kini disebut-sebut telah menjadi pasangan suami-isteri. Sehingga hal tersebut saat ini menjadi perbicangan publik di tempat tinggal mereka.

Padahal, kedua pasangan yang sudah mulai memasuki usia lanjut tersebut, sebelum menikah sudah memiliki pasangan suami dan isteri masing-masing, seperti Rahman yang sudah memiliki isterinya bernama Subiatik.

Bahkan dikabarkan keduanya telah berstatus nenek dan kakek alias memiliki cucu masing-masing.

Kisah kehidupan rumah tangga Rahman dan Marlianim ini akhirnya sampai ke kalangan insan pers, melalui adanya surat laporan dari salahsatu lembaga bernama Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Penegak Hak Asasi Manusia (GN-GAK HAM), yang juga disampaikan ke sejumlah instansi pemerintahan, diantaranya Gubernur Sumut, Ketua DPRD Sumut, Bupati Deliserdang, Ketua DPRD Deliserdang, Kapoldasu, Kapolresta Deliserdang, Kapolresta KP3 Belawan, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut, Kejatisu, Ketua PN Pakam Deliserdang, Ketua DPD Partai Golkar Sumut dan Kepala Dinas Pendidikan Sumut.

DPD GN GAK HAM Sumut, Budianto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/6/2021) mengakui adanya laporan yang sedang ditanganinya tersebut.

“Ya, benar dan masalah ini masih dalam proses untuk perdamaian secara kekeluargaan. Kalau secara kekeluargaan tidak tercapai , untuk lebih lanjut akan saya kabari.. Makasi atas autensi nya dalam permasalahan ini,” kata Budianto menjawab konfirmasi wartawan.

Dalam berkas laporan tersebut, disebutkan bahwa GN GAK HAM telah diberikan hak sebagai kuasa atas nama sang isteri wakil rakyat, bernama Subiatik yang telah menjelaskan dan membenarkan suaminya, Rahman telah mentalak tiga (cerai) dirinya, hanya berdasarkan syariat Islam (ucapan) namun tidak berdasar undang-undang perkawinan atau proses pengadilan.

Hal itu disebabkan, suaminya, Rahman telah mantap memilih si “Pelakor” (pengambil laki orang) yang disebut-sebut masih bersatus sebagai guru di kawasan tempat tinggal mereka.

Disebutkan, Subiatik memperkarakan dan melaporkan suaminya, Rahman yang sejak bulan Maret 2021 tidak tidur di rumahnya lagi, karena sudah tinggal di rumah idaman lain bernama Marlianim, guru PNS di SMAN 1 Kecamatan Sipirok.

Marlianim dan Rahman dikabarkan sudah menikah, sehingga Rahman sudah tidak lagi menafkahi Subiatik yang masih berstatus isteri sahnya disebabkan belum dilakukannya proses perceraian secara hukum dan perundangan yang berlaku.

“Untuk itu, mohon kiranya kepada bapak Ketua DPRD Sumut, Ketua DPRD Kabupaten Deliserdang, juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Deliserdang agar dapat mengabulkan laporan kami, yakni memecat dan memberhentikan secara tidak hormat saudara Rahman karena sudah menzholimi isteri sahnya. Begitu juga kami minta kepada Kepala Kepegawaian dan Dinas Pendidikan Sumut agar memecat dan memberhentikan tidak hormat saudara Marlianim yang saat ini sebagai guru, dikarenakan sudah melakukan perbuatan merebut laki orang (Pelakor) yang sudah menggemparkan kampung,”kata Budianto dalam berkas laporannya.

Sementara itu, Rahman yang juga saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Deliserdang dan Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Deliserdang, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Jumat (02/07/2021) hingga berita ini dikirimkan ke meja redaksi, belum menanggapinya.

Sebab, saat wartawan menghubungi nomor telepon selularnya, Rahman semula mengangkat panggilan telepon tapi saat dijelaskan wartawan ingin konfirmasi langsung memutus/menutupnya teleponnya.

Selanjutnya, saat dihubungi kembali, Rahman tidak mengangkatnya. Begitu juga saat wartawan mengirimkan konfirmasi melalui pesan Whatsaap, Rahman hingga kini tidak membalas pesan tersebut.

Reporter : Sadar Laia

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Sukabumi Raih Penghargaan Hari Kesehatan Nasional 2022

    Kota Sukabumi Raih Penghargaan Hari Kesehatan Nasional 2022

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Sukabumi H. Andri Setiawan Hamami menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai kota/kabupaten dengan Pelaporan Implementasi Germas Terbaik dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional Tahun 2022 di Bandung, Senin (14/11/2022). Penghargaan ini diterima langsung di halaman Gedung Sate saat upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat. Piagam penghargaan […]

  • DPRD Dan Pemkot Bandung Komitmen Sejahterakan Lansia Dan Kembangkan Ekraf

    DPRD Dan Pemkot Bandung Komitmen Sejahterakan Lansia Dan Kembangkan Ekraf

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung menetapkan dua Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda tersebut, yakni Kota Bandung Ramah Lanjut Usia (Lansia) dan Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Bandung. Penetapan kedua Perda tersebut, ditandai dengan penandatanganan pengambilan keputusan dan persetujuan oleh pimpinan DPRD Kota Bandung dan Wali […]

  • Penanganan Banjir, Pemberantasan Minol dan Sampah Terus Berproses Dalam 100 Hari Farhan dan Erwin

    Penanganan Banjir, Pemberantasan Minol dan Sampah Terus Berproses Dalam 100 Hari Farhan dan Erwin

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang 100 hari kerja duet Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin, sejumlah telah diraih, m dari pengelolaan sampah, pembangunan kolam retensi, peningkatan bidang pendidikan hingga pemberantasan minuman keras. Ujar Erwin di Kampus 2 UIN Bandung, Jumat, 30 Mei 2025. Mengaktifkan 126 RW dalam program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan […]

  • Jelang Ramadan, Diskar PB Kota Bandung Siaga Tanggap Bencana

    Jelang Ramadan, Diskar PB Kota Bandung Siaga Tanggap Bencana

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Saat Ramadan risiko kebakaran muncul lebih tinggi. Hal itu acap terjadi karena kelalaian saat memasak menjelang sahur. Maka dari itu, Plt Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana mengimbau warga lebih hati-hati dan teliti saat beraktivitas di dapur. “Saat puasa Ramadan, jam mengelola masak pun akan ada perubahan. Untuk antisipasinya Diskar […]

  • Tata Kelola Transparan dan Akuntabel, Pemkot Bandung Terapkan Manajemen Risiko

    Tata Kelola Transparan dan Akuntabel, Pemkot Bandung Terapkan Manajemen Risiko

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Salah satunya melalui sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Pedoman Manajemen Risiko. Kegiatan ini diikuti oleh para sekretaris dinas, kepala subbagian program dan keuangan, serta pejabat terkait dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot […]

  • Over Kapasitas, Belasan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan

    Over Kapasitas, Belasan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 14 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, dipindahkan ke Lapas Warung Kiara, (25/11/2021). Hal tersebut dilakukan, mengingat saat ini kondisi Lapas Kelas II-B Sukabumi sudah sangat over kapasitas. Seperti yang dikatakan Kalapas Christo Victor Nixon Toar melalui pesan singkatnya. “Saat ini jumlah WBP yang ada di dalam […]

expand_less