Breaking News
Trending Tags

PT. Kobe Boga Utama Sebar Pesan Sehat di Masa Pandemi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Dimasa pandemi covid-19, PT. Kobe Boga Utama lakukan aksi peduli Stay Well Stay Strong, melakukan beberapa rangkaian acara guna memberikan support dan menyebarkan pesan sehat kepada masyarakat dalam menghadapi wabah ini serta memotivasi agar mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Rangkaian acara yang telah berlangsung, diantaranya, membagikan bingkisan berisi produk Kobe dan new normal kit (hand sanitizer, masker medis, dan corona tools), menggelar webinar bertema Kiat Tetap Positif, Sehat, dan Semangat Menghadapi Pandemi bersama Dr. Farhan Zubedi dan Chef Rebecca Suwignyo, dan yang terakhir berkolaborasi dengan organisasi YSBM Foundation dengan membagikan makanan kepada pasien Covid-19 yang sedang menjalani isoman selama 7 hari.

Presiden Direktur PT Kobe Boga Utama, Dipa Utomo mengatakan, bahwa kampanye ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh dan pikiran di masa pandemi. Karena ada hubungan yang kuat antara stress dan kekebalan tubuh, sehingga jika pikiran lebih banyak berisi emosi negatif, tentunya dapat menurunkan stamina tubuh.

“Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan imunitas dengan konsumsi makanan berkualitas. Tempe salah satu makanan yang dianjurkan karna mengandung banyak vitamin dan tinggi protein,”ucap Dipa.

Menurutnya, agar masyarakat lebih teredukasi dengan baik, PT Kobe juga mengadakan kegiatan webinar pada Rabu (4/8/2021) melalui Live Zoom dan Youtube. Sebanyak lebih dari 1000 partisipan mengikuti seminar online yang membahas tentang kiat menjaga kesehatan tubuh dan pikiran serta potensi sehat tempe jika dikonsumsi saat masa pandemi.

“Tak ketinggalan ada demo memasak kreasi resep sehat nan lezat berbahan dasar tempe untuk menu hidangan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Farhan Zubedi sebagai dokter yang menjadi narasumber pada webinar Stay Well Stay Strong, berharap agar masyarakat lebih peduli terhadap asupan makanan yang dikonsumsi. makanan tinggi protein seperti tempe sangat dianjurkan untuk menjadi lauk setiap saat karena tempe adalah salah satu makanan tinggi protein yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas melawan penyakit dan membantu proses penyembuhan.

“Setidaknya dibutuhkan 75-100 gram protein perhari untuk membantu proses pemulihan. Tempe mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin B12, kalsium, fosfor, kalium, lemak sehat dan serat. Oleh karena itu, mengonsumsi tempe yang tinggi protein dapat berpengaruh pada pasien yang terinfeksi Covid-19.” ungkap Dokter Farhan.

Lantas bagaimana cara mengkreasikan menu tempe agar tidak membosankan untuk dimakan setiap hari. Menurut Chef Beca, menu paling mudah dan pasti disukai oleh keluarga adalah menu tempe goreng tepung. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan menu tempe tersebut adalah pemilihan tepung bumbu yang praktis diolah dan aman dikonsumsi.

“Dalam membuat gorengan Tempe Kriuk, saya selalu menggunakan tepung bumbu andalan yaitu Kobe Tepung Tempe Kriuk. Karena membuat gorengan tempe renyahnya tahan lama dan lebih lezat berbumbu karena mengandung ketumbar asli,” ujarnya.

Produk Kobe Tepung Tempe Kriuk memang diracik khusus untuk menghasilkan tempe goreng sempurna yang kriuk dan pas berbumbu. Diproses menggunakan teknologi modern, tanpa bahan pengawet dan pewarna buatan membuat tepung bumbu ini berkualitas dan telah bersertifikasi halal dari MUI.

Lebih lanjut, Presiden Direktur PT Kobe juga menjelaskan dalam kampanye Kobe Stay Well Stay Strong ini hal yang tak kalah penting dilakukan adalah mengarahkan pikiran agar tetap positif dan menjaga emosi tetap gembira agar imunitas tidak menurun.

Dengan memberikan perhatian dan kepedulian tentunya akan menjadi sumber energi positif bagi kita selaku brand, penerima, dan partisipan yang mengikuti rangkaian campaign ini.

“Bersama kita pasti bisa hadapi pandemi. Stay happy, stay well, and stay strong everyone,” pungkasnya.ardan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda USB YPKP Mewisuda 579 Orang

    Wisuda USB YPKP Mewisuda 579 Orang

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana YPKP (USB-YPKP) kembali mengukir sejarah pada Minggu, 24 November 2024, dengan menggelar Wisuda Angkatan ke-21 Gelombang II Tahun Akademik 2023/2024. Sebanyak 579 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dilepas untuk menghadapi tantangan di era 5.0. Wisudawan dari lulusan Program Magister Manajemen (104 orang), Magister Teknik Sipil (16 orang), dan Magister […]

  • Dimasa Wabah Covid-19, Begini Mekanisme PPDB Kota Bandung Sudah Di Depan Mata

    Dimasa Wabah Covid-19, Begini Mekanisme PPDB Kota Bandung Sudah Di Depan Mata

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Saat Covid-19 masih mewabah, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung sudah di depan mata. Oleh karenanya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bakal mengubah mekanisme PPDB tahun ini agar tetap sejalan dengan protokol kesehatan. Sekretaris Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra menjelaskan, ada perbedaan signifikan dalam mekanisme pendaftaran. Tahun lalu, orang tua siswa […]

  • Komisi II DPRD Kota Bandung Kecewa Rapat dengan Perumda Pasar Juara Batal

    Komisi II DPRD Kota Bandung Kecewa Rapat dengan Perumda Pasar Juara Batal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kota Bandung mengungkapkan kekecewaannya terhadap Perumda Pasar Juara Kota Bandung. Rapat kerja yang telah dijadwalkan pada Rabu, 5 Februari 2025, batal dilaksanakan akibat ketidakhadiran jajaran direksi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menegaskan bahwa […]

  • Polemik Kerugian Perusahaan Daerah, DPRD Tantang Wali Kota Sukabumi Buka Data

    Polemik Kerugian Perusahaan Daerah, DPRD Tantang Wali Kota Sukabumi Buka Data

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pernyataan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang menyebut kerugian Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mencapai Rp225 miliar dalam lima tahun terakhir, menuai kritik keras dari DPRD Kota Sukabumi. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, menilai klaim tersebut menyesatkan publik. Pasalnya, angka kerugian yang disebutkan […]

  • Hadiri Halalbihalal IDI Bandung, Salmiah Rambe Kagumi Kontribusi Dokter

    Hadiri Halalbihalal IDI Bandung, Salmiah Rambe Kagumi Kontribusi Dokter

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Hj. Salmiah Rambe menghadiri kegiatan Halalbihalal Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Bandung, yang dilaksanakan di Grand Sunshine Resort & Hotel, Kabupaten Bandung, Rabu (01/06/2022). Salmiah menyampaikan bahwa peran dokter di Indonesia menjadi salah satu hal terpenting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bandung, dalam hal ini […]

  • tampak depan Puskesmas Cibereum Hilir, Kecamatan Cibereum.

    Tingkatkan Mutu Pelayanan, Puskesmas di Kota Sukabumi Melakukan Re-Akreditasi

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengkonfiramasi sebanyak 15 puskesmas se-Kota Sukabumi tengah mengikuti proses akreditasi, maupun re-Akreditasi di beberapa puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, proses akreditasi yang berlangsung saat ini, dijadwalkan berjalan hingga bulan Desember 2023 mendatang. “Jadi pada tahun 2023 ini, […]

expand_less