Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Indeks Pertanaman 400, Produksi Beras di Kota Bandung Bisa Meningkat Dua Kali Lipat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
  • visibility 1.201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Demi meningkatkan produksi beras di Jawa Barat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menggalakkan Indeks Pertanaman (IP) 400 pada 70 ha lahan persawahan di Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Bandung.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, dengan IP 400 ini, Bandung bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.

“Kebutuhan pangan Kota Bandung itu 96,47 persen berasal dari daerah lain. Semoga dengan rekayasa teknologi ini, 767 ha lahan persawahan yang kita punya bisa dioptimalkan,” ujar Yana saat menghadiri peresmian penanaman padi IP 400 di Derwati, Rabu, 2 Februari 2022.

Banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika IP 400 ini bisa berjalan dengan lancar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, dengan IP 400 ini, para petani bisa panen empat kali dalam setahun.

“Biasanya Kota Bandung tanam dan panen itu dua kali dalam setahun. Dari 767 ha lahan persawahan yang tersedia, kita baru berani memulai IP 400 di 70 ha,” ungkap Gin Gin.

Menurut Gin Gin, keputusan ini melihat dari kondisi Kota Bandung yang belum bisa menyediakan lahan pertanian ideal.

“Kita memiliki beberapa kendala terkait dengan pertanian yang ideal, salah satunya adalah kualitas air irigasi. Mudah-mudahan dengan contoh tahun ini kita memulai di 70 ha di Rancasari yang dikelola oleh lima kelompok tani, bisa menginspirasi kelompok tani lainnya,” imbuhnya.

Kota Bandung merupakan kota pertama di Jawa Barat (Jabar) yang melaksanakan IP 400. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jabar, Kusnadi mengatakan, jika melihat data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ketersediaan beras di Jabar per kapita per tahun bisa mengalami defisit.

Pada 2021, berdasarkan data KSA, produksi padi di Jabar sudah mencapai 9,3 juta ton. Jika dikonversikan ke beras, maka mencapai 5,5 juta ton.

“Kalau kita pakai perhitungan dari Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) kebutuhan per kapita per tahun beras kita ada di posisi 4,5 juta ton. Kita masih surplus karena berada di 5,5 juta ton. Namun, jika menggunakan perhitungan BPS, kebutuhan per kapita per tahun beras Jabar adalah 6,5 juta. Artinya Jabar minus atau defisit,” paparnya.

Maka, Kusnadi berharap, dengan terobosan IP 400 ini, Kota Bandung bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Pun dengan Jabar, bisa berkontribusi terhadap capaian produksi nasional.

“Karena dari angka 9,3 juta ton padi yang kita hasilkan, Jabar telah memberikan kontribusi sebesar 16,53 persen untuk pangan nasional. Dengan kondisi ini, Jabar menempati posisi ketiga dari produksi padi,” tutur Kusnadi.

Kusnadi juga berharap, dengan diawalinya IP 400 ini di Kota Bandung, bisa memberikan motivasi untuk kota dan kabupaten lainnya di Jabar.

“Kita targetkan 20.000 ha lahan persawahan di Jabar untuk menerapkan IP 400. Mungkin sekitar tiga bulan lagi, padi di Rancasari ini bisa kita panen bersama dan hasilnya lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Yana beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya turut menanam padi secara simbolis untuk meresmikan IP 400 di lahan persawahan Rancasari.

Setelah itu Yana melakukan penyerahan simbolis berupa benih padi, sekam, dan tanah pupuk yang diberikan kepada Umar Dana selaku ketua gabungan kelompok tani di Rancasari. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Pendidikan, WOM Finance Salurkan CSR di Sukabumi

    Peduli Pendidikan, WOM Finance Salurkan CSR di Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Salah satu perusahaan pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance), melakukan penyaluran bantuan kepada dunia pendidikan di Sukabumi, Kamis (25/11/2021). Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk kepedulian perusahaan yang bergerak dalam pembiayaan sepeda motor, kepada generasi penerus bangsa. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ustadz Aceng Lukman selaku pembina Yayasan Raudlatul Jannah Luqmaniyah, […]

  • Komisi II DPRD Jawa Barat Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024

    Komisi II DPRD Jawa Barat Dorong Anggaran Dinas Kehutanan Diprioritaskan dalam KUA-PPAS APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KAB SUMEDANG, MBInews.id –  Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong anggaran Dinas Kehutanan menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diprioritaskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2024. Jadi prioritas dalam APBD supaya target yang sudah ditentukan bisa terealisasi sesuai Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan […]

  • Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Kota Sukabumi Pada Semester I Tahun 2024, Capai 62,7 Persen

    Realisasi Penerimaan Pajak Daerah Kota Sukabumi Pada Semester I Tahun 2024, Capai 62,7 Persen

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan (BPKPD) Kota Sukabumi, mencatat hingga akhir semester awal tahun 2024, telah terkumpul 27 milyar Rupiah lebih pendapatan asli daerah (PAD) Kota Sukabumi dari sektor pajak. Kepala Bidang Pengelola Perpajakan pada BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari mengatakan, hingga Juli 2024, total realisasi penerimaan pajak telah mencapai 62,7 […]

  • Bantuan Keuangan Berkurang Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    Bantuan Keuangan Berkurang Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Bantuan keuangan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk Pemkot Sukabumi terjadi pengurangan. untuk itu, diperlukan berbagai upaya untuk mengimbangi adnaya pengurangan tersebut. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengakui, jika pihaknya sudah mengintruksikan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat, untuk […]

  • Luncurkan Gernas BBI, DPRD Jabar Berharap UMKM Dapat Ikut Dongkrak Pemulihan Ekonomi

    Luncurkan Gernas BBI, DPRD Jabar Berharap UMKM Dapat Ikut Dongkrak Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat mengapresiasi, atas diluncurkannya Gernas BBI dan berharap program tersebut dapat mendongkrak pemulihan ekonomi melalui penguatan UMKM. Hal tersebut diungkapkan Taufik usai menghadiri acara peluncuran Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) Jabar bertempat di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Sabtu (3/4/2021). Taufik […]

  • Momentum Hari HAM, Saatnya Bangun Kabupaten dan Kota Peduli HAM

    Momentum Hari HAM, Saatnya Bangun Kabupaten dan Kota Peduli HAM

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang ke-71 tahun ini, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, tercatat 432 kabupaten/kota, atau sekitar 84%, telah berpartisipasi mengajukan data capaian untuk dinilai pada Kabupaten dan Kota Peduli HAM. Dari jumlah partisipan tersebut, hanya 272 kabupaten/kota, atau sekitar 62%, yang mampu meraih penghargaan kategori Kabupaten dan […]

expand_less