Breaking News
Trending Tags

Yana: PNS Jangan Mudah Tersinggung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kamis pagi, 10 Februari 2022 ruang Auditorium Rosada Balai Kota Bandung sudah ramai diisi orang-orang berbaju batik Korpri. Mereka merupakan 30 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari 814 orang yang akan diambil sumpahnya beberapa menit lagi.

Dengan begitu, mereka resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tahun ini. Kegiatan pengambilan sumpah dan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS ini dilakukan secara hybrid, yakni dalam jaringan dan luar jaringan untuk mengindari kerumunan.

Jika melihat jumlah sebanyak ini, PNS tampaknya masih menjadi pekerjaan idaman bagi sebagian masyarakat Indonesia. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana juga menyampaikan pendapatnya tentang hal ini.

“Menjadi PNS masih menjadi idaman sebagian masyarakat karena kejelasan status dan pendapatan yang sudah terjamin. Itulah sebabnya dalam setiap penerimaan PNS, jumlah pelamar berlipat-lipat dibandingkan dengan posisi yang diperebutkan,” ujar Yana di sela-sela sambutannya.

Perjalanan menjadi PNS bukanlah perkara mudah. Yana menjelaskan, banyak rangkaian pendidikan dasar yang harus ditempuh CPNS untuk bisa menjadi PNS yang berintegritas, kompeten, dan bertanggung jawab.

“Mereka telah mengikuti pendidikan dan pelatihan sebelum diangkat jadi PNS. Materi yang didapatkan selama pendidikan adalah bekal untuk menjalankan pengabdian,” tuturnya.

Yana berharap, para PNS baru ini jangan hanya berkutat pada pekerjaannya saja, tapi juga bisa melakukan inovasi kreatif demi memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Apalagi di era industri 4.0 ini, perubahan terjadi sangat signifikan.

“Pun pada tataran publik, masyarakat juga berubah seiring zaman. Maka, laksanakan pengabdian dengan ikhlas. Jangan mudah tersinggung,” ungkap Yana.

“Kita sebagai PNS pun harus bisa mengikuti perubahan tersebut, sehingga bisa memenuhi harapan publik ke depannya,” imbuhnya.

Salah satu peserta PNS, Dera Baisa mengungkapkan rasa bahagianya di momen pelantikan ini. Sudah dua tahun lamanya dia menantikan momen pengambilan sumpahnya untuk menjadi PNS.

Baginya, menjadi seorang PNS merupakan sebuah kebanggaan yang ia idamkan sejak lama.

“Jadi PNS itu sebuah kebanggaan dan juga lebih tenang karena punya penghasilan yang tetap. Semoga setelah jadi PNS saya bisa amanah dan terus mengabdi pada masyarakat,” ungkapnya.

Dera bercerita, sebelum menjadi PNS, ia sempat bekerja di salah satu klinik swasta Kota Bandung. Terasa sekali perbedaannya saat bekerja di swasta dan instansi pemerintahan. Terutama pada beban kerja dan kompleksitasnya.

“Kalau di swasta, pasiennya tidak terlalu banyak. Pekerjaannya juga beda. waktu di swasta hanya melakukan asistensi bersama dokter,” paparnya.

“Saat jadi CPNS di instansi pemerintah, lebih banyak pasiennya dan beban kerjanya juga lebih banyak. Kita juga harus lebih dekat dengan pasien karena perlu memberikan edukasi. Pekerjaannya pun jadi lebih kompleks,” ungkap Dera.

Dera merupakan peserta CPNS tahun 2019. Setelah lolos dan mendapatkan SK CPNS tahun 2020, ia mulai bekerja sebagai perawat gigi di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) di Jalan Riau.

“Ini percobaan pertama ikut CPNS, dan langsung lolos. Memang keinginan sendiri untuk jadi PNS. Alhamdulillah dapat dukungan juga dari keluarga,” ucap Dera.

Dalam acara ini, terdapat tiga kategori formasi yang diambil sumpahnya, yakni tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis di Kota Bandung. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Cacar Monyet Muncul di Kota Bandung

    Kasus Cacar Monyet Muncul di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Satu Kasus cacar monyet atau monkeypox di Kota Bandung telah dikonfirmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung. Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan , Dinkes ( Dinas Kesehatan ) Kota Bandung sebagai leading sector harus fokus ke sana. Konon katanya, saya pernah lihat informasi saja bahwa potensinya itu dari bersentuhan. Tidak seperti Covid-19 dari […]

  • Buka Pelatihan Masyarakat Warudoyong, Wali Kota Sukabumi : Bersama Wujudkan Lingkungan Hidup Bersih dan Berkelanjutan

    Buka Pelatihan Masyarakat Warudoyong, Wali Kota Sukabumi : Bersama Wujudkan Lingkungan Hidup Bersih dan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, membuka sebuah langkah baru menuju masa depan kota yang lebih bersih dan sehat, melalui Pelatihan Masyarakat Kelurahan Warudoyong dengan tema “Kolaborasi Pentahelix untuk Pencegahan dan Penanganan Pencemaran Lingkungan Hidup, di Ruang Pertemuan Kelurahan Warudoyong. Rabu, (24/9/2025) Acara yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai unsur—mulai dari […]

  • DPRD Dan Pemprov Jabar Sepakati KUA PPAS Tahun 2022

    DPRD Dan Pemprov Jabar Sepakati KUA PPAS Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat gelar Rapat Paripurna dengan Agenda Penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2022, Rabu (10/11/2021). Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan proses pembahasan KUA-PPAS […]

  • Pemkot  Bandung  Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded:  Seperti Apa Kebutuhan  Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal. Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal […]

  • Pokja PWI Kota Bandung Tetap Solid Tolak Penunjukan PLT yang Melanggar Aturan

    Pokja PWI Kota Bandung Tetap Solid Tolak Penunjukan PLT yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pernyataan Sikap Pokja PWI Kota Bandung: Tetap Solid dan Tolak Penunjukan PLT yang Langgar Aturan Organisasi Puluhan wartawan yang tergabung dalam Pokja (Kelompok Kerja) PWI Kota Bandung menyatakan sikap tegas menanggapi dinamika internal PWI. Pokja PWI Kota Bandung memandang khususnya di Jawa Barat, dengan pengangkatan Pelaksana Tugas (PLT) serta pembekuan kepengurusan dan […]

  • Reses Anggota Dewan DPRD Kota Bandung Berjalan Lancar, Sukses Dan Sesuai Tata Tertib

    Reses Anggota Dewan DPRD Kota Bandung Berjalan Lancar, Sukses Dan Sesuai Tata Tertib

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Didatangi di kantor gedung DPRD Kota Bandung Ruang Setwan Humas Protokol DPRD Kota Bandung Eka Taofik Hidayat menegaskan Reses 2 masa sidang 1 Tahun 2019 berjalan lancar, sukses dan sesuai tata tertib perwal. Eka Taofik Hidayat sebagai kepala Humas Protokol dalam kegiatan Reses Dewan anggota DPRD kali ini selain mengacu pada perwal […]

expand_less