Breaking News
Trending Tags

Pasca Ditertibkan, Masih Terdapatnya Pedagang Emperan di Sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi menyayangkan masih terdapatnya pedagang yang melakukan kegiatan berdagang secara emperan, disekitaran lokasi Pasar Modern Pelita Sukabumi. Pasalnya, dilokasi tersebut, sebelumnya telah dilakukan penertiban oleh Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, Sabtu (19/03/2022).

Chandra Aditama, selaku perwakilan PT Fortunindo Artha Perkasa yang merupakan pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi mengatakan, seharusnya dalam hal ini peran Pemerintah Daerah Kota Sukabumi hadir, karena nantinya meskipun bukan merupakan lapak permanen yang digelar, pasti akan menimbulkan konfilk baru, khusunya bagi pedagang yang telah membeli kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Keluhan dari pedagang yang berada di dalam Pasar Modern Pelita Sukabumi saat ini yaitu, terkait masih dibiarkannya pedagang menggelar lapak emperan di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi. Karena menurut mereka, itu pasti mengurangi omset penjualan mereka,” tuturnya secara ekslusif kepada Mbinews.id melalui sambungan telepon genggamnya.

Lanjutnya, saat ini baru sekitar 30 persen pedagang yang sudah membeli dan melakukan aktivitas perdagangannya di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Jangan sampai animo masyarakat untuk memulai berdagang di Pasar Modern Pelita Sukabumi jadi berkurang. Karena mereka beranggapan bahwa, saat ini yang berdagang emperan saja diperbolehkan,” ungkapnya.

Masih menurut Chandra, dirinya juga meminta ketegasan dari para petugas, untuk bisa menjaga penataan ruas jalan yang ada di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Kemarin kan sudah ditertibkan, tinggal saat ini bersama kita jaga dan kita ajak para pedagang yang sudah melakukan pembelian di Pasar Modern Pelita Sukabumi, untuk memulai berdagang,” bebernya.

Tak lupa pula, dirinya mengajak kepada seluruh pedagang di Kota Sukabumi, baik itu eks pedagang Pasar Pelita, maupun pedagang lainnya, yang belum memiliki kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi, bisa segera menghubungi kantor pemasaran Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Untuk harga maupun uang muka, itu bisa dibicarakan. Kami pasti akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi para pedagang yang ingin memiliki lapak, serta ingin berjualan di Pasar Modern Pelita Sukabumi. Untuk uang muka sendiri, cukup hanya dengan 6,5 juta Rupiah, sudah bisa melakukan aktivitas perdagangan di Pasar Modern Pelita Sukabumi,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Sukabumi Kota: Jangan Euforia Karena Level-2, Tetap Patuhi Prokes

    Kapolres Sukabumi Kota: Jangan Euforia Karena Level-2, Tetap Patuhi Prokes

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sudah memasuki status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, namun Polres Sukabumi Kota bersama pemerintah daerah Kota Sukabumi, terus melakukan upaya pemutusan dan pencegahan penularan Covid-19 di Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, usai melakukan peninjauan proses vaksinasi masal di uditorium Balai […]

  • Komisi V DPRD Jabar Sebut UN untuk Alat Evaluasi dan Pemetaan Kualitas Pendidikan

    Komisi V DPRD Jabar Sebut UN untuk Alat Evaluasi dan Pemetaan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews. id — Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat setuju terhadap wacana Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) RI yang akan mengembalikan Ujian Nasional (UN), dengan catatan UN bukan satu-satunya alat untuk menentukan kelulusan siswa dan seleksi penerimaan peserta didik baru. Tapi, harus sebagai salah satu alat evaluasi atau pemetaan kualitas pendidikan. “Iya saya […]

  • Komisi III DPRD Jabar Berharap Sektor Pendapatan Menjadi Perhatian

    Komisi III DPRD Jabar Berharap Sektor Pendapatan Menjadi Perhatian

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kab. Bandung Barat, Mbinews — Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat berharap sektor pendapatan menjadi perhatian Pemprov Jabar saat membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2023 di Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Bandung Barat. Selasa, (02/04/23). Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah mengatakan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah […]

  • Erwin Siap Dukung BUANA BNN Berantas Peredaran Narkoba

    Erwin Siap Dukung BUANA BNN Berantas Peredaran Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi D, H Erwin Siap Dukung BUANA BNN Berantas Peredaran Narkoba.Demikian Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, H. Erwin S.E., M.Pd.,mengatakan saat menerima audiensi para milenial yang tergabung dalam Budaya Anti Narkotika Nasional (BUANA) BNN Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Bandung, Jumat, (12/5/2023). H.Erwin SE.MPd Mengapresiasi Kepedulian dan […]

  • Rotasi 133 Pejabat, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Tak Ada Titipan Jabatan

    Rotasi 133 Pejabat, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Tak Ada Titipan Jabatan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota Sukabumi kembali melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan birokrasi. Sebanyak 133 pejabat struktural dan fungsional resmi dilantik oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam upacara pelantikan yang digelar di Gedung Juang 45, Rabu (29/10). Ratusan pejabat tersebut terdiri dari berbagai tingkatan, mulai dari eselon III hingga eselon IV, yang kini menempati posisi baru […]

  • Sebanyak 810 Kyai Dan 1,211 Santri Ikut Vaksinasi Covid-19

    Sebanyak 810 Kyai Dan 1,211 Santri Ikut Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 800 kyai dan 1.211 santri mengikuti vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren Nurul Iman Al Islami Jalan Cibaduyut Kota Bandung, 31 Agustus hingga 1 September 2021. Vaksinasi ini merupakan program “Kita Jaga Kyai” yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional dan Kementerian Agama. Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin mengungkapkan, kegiatan vaksinasi […]

expand_less