Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pasca Ditertibkan, Masih Terdapatnya Pedagang Emperan di Sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi menyayangkan masih terdapatnya pedagang yang melakukan kegiatan berdagang secara emperan, disekitaran lokasi Pasar Modern Pelita Sukabumi. Pasalnya, dilokasi tersebut, sebelumnya telah dilakukan penertiban oleh Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, Sabtu (19/03/2022).

Chandra Aditama, selaku perwakilan PT Fortunindo Artha Perkasa yang merupakan pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi mengatakan, seharusnya dalam hal ini peran Pemerintah Daerah Kota Sukabumi hadir, karena nantinya meskipun bukan merupakan lapak permanen yang digelar, pasti akan menimbulkan konfilk baru, khusunya bagi pedagang yang telah membeli kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Keluhan dari pedagang yang berada di dalam Pasar Modern Pelita Sukabumi saat ini yaitu, terkait masih dibiarkannya pedagang menggelar lapak emperan di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi. Karena menurut mereka, itu pasti mengurangi omset penjualan mereka,” tuturnya secara ekslusif kepada Mbinews.id melalui sambungan telepon genggamnya.

Lanjutnya, saat ini baru sekitar 30 persen pedagang yang sudah membeli dan melakukan aktivitas perdagangannya di Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Jangan sampai animo masyarakat untuk memulai berdagang di Pasar Modern Pelita Sukabumi jadi berkurang. Karena mereka beranggapan bahwa, saat ini yang berdagang emperan saja diperbolehkan,” ungkapnya.

Masih menurut Chandra, dirinya juga meminta ketegasan dari para petugas, untuk bisa menjaga penataan ruas jalan yang ada di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Kemarin kan sudah ditertibkan, tinggal saat ini bersama kita jaga dan kita ajak para pedagang yang sudah melakukan pembelian di Pasar Modern Pelita Sukabumi, untuk memulai berdagang,” bebernya.

Tak lupa pula, dirinya mengajak kepada seluruh pedagang di Kota Sukabumi, baik itu eks pedagang Pasar Pelita, maupun pedagang lainnya, yang belum memiliki kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi, bisa segera menghubungi kantor pemasaran Pasar Modern Pelita Sukabumi.

“Untuk harga maupun uang muka, itu bisa dibicarakan. Kami pasti akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi para pedagang yang ingin memiliki lapak, serta ingin berjualan di Pasar Modern Pelita Sukabumi. Untuk uang muka sendiri, cukup hanya dengan 6,5 juta Rupiah, sudah bisa melakukan aktivitas perdagangan di Pasar Modern Pelita Sukabumi,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi KUB Untuk Pengembangan Bisnis BPD dan Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    Sinergi KUB Untuk Pengembangan Bisnis BPD dan Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Dalam rangka memperkuat stabilitas sistem perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan menelurkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum dan POJK 12 Tahun 2021 tentang Bank Umum, yang menjadi trigger positif bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk bersinergi, utamanya mengenai peningkatan layanan kepada masyarakat, transformasi digitalisasi, maupun […]

  • Genjot Pendapatan, 20 Tempat Parkir Elektronik Dioptimalisasi

    Genjot Pendapatan, 20 Tempat Parkir Elektronik Dioptimalisasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 20 Tempat Parkir Elektronik (TPE) dioptimalisasi di 4 ruas jalan Kota Bandung, Senin 30 Mei 2022. Optimalisasi yang berlangsung di Jalan Banceuy, Cikapundung, Suniaraja, dan Jalan Alkateri ini bertujuan menggenjot pendapatan daerah Kota Bandung. Sebelumnya, optimalisasi TPE di Jalan Braga pada 27-29 Mei 2022 sukses meningkatkan 50 persen pendapatan daerah melalui […]

  • Di Kota Bandung Masih Ada yang Memarginalkan Perempuan

    Di Kota Bandung Masih Ada yang Memarginalkan Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Panitia Khusus (Pansus) 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan dan Pelindungan Perempuan. Anggota Pansus 5 DPRD Kota Bandung, Indri Rindani mengatalan kepada wartawan pada Jumat, 7 Februari 2025, bahwa Anggota DPRD Kota Bandung perempuan menginisiasi pembuatan Raperda tersebut, sehingga Pansus 5 DPRD […]

  • Ratusan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Sukabumi, BRI Turun Langsung Salurkan Bantuan

    Ratusan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Sukabumi, BRI Turun Langsung Salurkan Bantuan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sukabumi || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui aksi nyata Insan BRILian bergerak cepat memberikan respons terhadap bencana pergerakan tanah yang melanda Desa Bantargadung dan Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diambil menyusul ditetapkannya Status Tanggap Darurat Bencana oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi selama tujuh hari, terhitung sejak 4 […]

  • Penertiban Aset Perusahaan Di Jalan Anyer Dalam, Sebagai Upaya Menjaga Aset Negara

    Penertiban Aset Perusahaan Di Jalan Anyer Dalam, Sebagai Upaya Menjaga Aset Negara

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Penjagaan aset perusahaan menjadi salah satu fokus kegiatan KAI saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga dan mengamankan aset negara dari pihak lain yang tidak memiliki hak atas aset negara tersebut. Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan bahwa sebagai wujud keseriusan KAI dalam menjaga aset negara dan sekaligus melakukan optimalisasi aset […]

  • Hendry Ch Bangun Bukan Anggota PWI Lagi

    Hendry Ch Bangun Bukan Anggota PWI Lagi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B Handoyo, kembali mengumumkan pemberhentian penuh Hendry Ch Bangun dari keanggotaan PWI pada jumpa pers di markas PWI DKI Jakarta, Kamis malam (15/8). Pemberhentian ini didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat Nomor 50/VII/DK/PWI-P/SK-SR/2024 tanggal 16 Juli 2024. Kesit menjelaskan, PWI DKI Jakarta telah mencatat keputusan […]

expand_less