Breaking News
Trending Tags

Kebijakan Subsidi Minyak Goreng Kemasan Dicabut, Tedy Rusmawan: Kebijakan Terburu-Buru

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menilai pemerintah pusat terlalu terburu-buru dalam memutuskan kebijakan subsidi minyak goreng kemasan dihapus. Kebijakan ini dinilai membuat masyarakat kecewa.

“Terus terang akhir-akhir ini kami kecewa kebijakan yang diambil cepat dan tidak mempertimbangan kondisi riil di lapangan. Ada keheranan yang luar biasa ketika dipatok dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.000 itu langka dan saat ini diberikan kelonggaran karena subsidi dialihkan ke minyak goreng curah. Tiba-tiba rak di ritel penuh kembali dan saat ini jadi jarang ada yang beli (minyak goreng kemasan),” kata Tedy, saat menjadi narasumber talk show Opsi di Radio PR FM Bandung, Jumat (18/3/2022).

Tedy pun menambahkan seharusnya pemerintah pusat memberikan kepastian. Sebab, hal ini akan terasa bagi UMKM di Kota Bandung dalam mematok harga produknya yang dikhawatirkan ke depan ada kebijakan berubah-ubah.

“Mereka butuh kepastian. Apalagi masyarakat yang memiliki usaha skala kecil seperti tukang gorengan, lalu mereka yang punya usaha di bidang kuliner mereka jadi sulit memprediksi harus jual berapa,” ujar Tedy.

Setalah adanya kebijakan subsidi untuk minyak goreng  curah, menurut Tedy, pihaknya pun masih menemukan harga jual yang tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Untuk kalangan bawah sudah ditentukan walaupun ada kenaikan dari Rp11.000 per liter  jadi Rp14.000 per liter. Tapi Kemarin saya cek ke salah satu warung dan banyak ibu-ibu yang lapor harga minyak goreng curah per liter itu Rp17.000 di kawasan Riung Bandung,” katanya.

Tedy pun menegaskan pemerintah baik itu lewat pusat hingga daerah harus memberikan sanksi kepada pihak yang melakukan penimbunan minyak goreng. Hal ini dilakukan agar ada efek jera dan membuat orang yang memiliki niat dapat mengurungkan tindakannya.

“Kemudian perlu ada sanksi tegas jika benar ditemukan tindakan penimbunan minyak goreng efek jera agar hal ini tidak berulang,” ujar Tedy. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded: Potensi Milenial Kota Bandung Luar Biasa

    Oded: Potensi Milenial Kota Bandung Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyebutkan, potensi kaum milenial di Kota Bandung sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari beragamnya aktivitas kawula muda di Kota Bandung. “Di Bandung mah sagala aya (semua ada),” ujar Oded saat menerima audiensi dari IDN News di Pendopo Kota Bandung, Selasa (23/4/2019). Oded menilai, potensi yang […]

  • Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Zamedia Ajak Insan Pers Bukber Bangun Sinergitas

    Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Zamedia Ajak Insan Pers Bukber Bangun Sinergitas

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id –  Zamedia Digital Expert Solution menggelar silaturahmi dan buka bersama (Bukber) dengan awak media dalam rangka “Bangun Sinergi dan Berkolaborasi antara zamedia bersama awak media”, bertempat diJalan Taman Cibeunying Cilaki Bandung, Jumat (7/5/2021) Acara ini digagas dalam rangka menjalin komunikasi serta menjaga semangat kekeluargaan kedua belah pihak serta menjaga ukhuwah dibulan yang baik […]

  • Komisi IV DPRD Kota Bandung Terima Audensi LPQQ

    Komisi IV DPRD Kota Bandung Terima Audensi LPQQ

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi IV DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah LPQQ Lembaga Pembelajaran Qiraatul Quran (LPQQ) Indonesia Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi IV, Jumat, 3 Januari 2024. Rapat ini dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., didampingi Wakil Ketua Komisi IV, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., […]

  • Oktober 2024, Kota Sukabumi Alami Inflasi m-to-m Sebesar 0,40 Persen

    Oktober 2024, Kota Sukabumi Alami Inflasi m-to-m Sebesar 0,40 Persen

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi pada Oktober 2024 alami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,40%. Inlasi tersebut, dipicu adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran. Diantaranya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,27 %, kelompok pakaian dan alas Kaki sebesar 0,11%, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,46 %. Kemudian, […]

  • World Cleanup Day 2025, Edwin Senjaya: Momentum Tuntaskan Selesaikan Pesoalan Masalah Lingkungan Kota Bandung

    World Cleanup Day 2025, Edwin Senjaya: Momentum Tuntaskan Selesaikan Pesoalan Masalah Lingkungan Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya S.E., M.M., memimpin apel gabungan dan kerja bakti dalam rangka Hari Bersih-bersih Sedunia (World Cleanup Day) tingkat Kecamatan Buahbatu Tahun 2025, di Lapangan Senbik, Bandung, Rabu, 24 September 2025. Dalam sambutannya, Edwin Senjaya menilai kegiatan tersebut merupakan bagian dari […]

  • Pemprov Jabar Harus Perhatikan Kondisi Satpel

    Pemprov Jabar Harus Perhatikan Kondisi Satpel

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KAB BANDUNG BARAT, Mbinews.id – Komisi II DPRD Jawa Barat soroti kondisi infrastruktur Satuan Pelayanan (Satpel) Benih dan Hortikultura Cipatat Kabupaten Bandung Barat yang dinilai memprihatinkan. Berkurangnya anggaran Satpel akibat terjadinya refocusing disebut menjadi salah satu penyebab kondisi pelayanan dan infrastruktur mengalami keterbatasan. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Sopyan BHM […]

expand_less