Breaking News
Trending Tags

Siap-Siap, 80 Posyandu Remaja Akan Hadir Di Kota Bandung Tahun Ini

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Kesehatan Kota Bandung bekerja sama dengan Karang Taruna di wilayah kerjanya masing-masing berkomitmen membentuk 80 Posyandu Remaja di Kota Bandung sepanjang tahun 2022. Hal ini dicanangkan melalui pertemuan Inisiasi Pembentukan Posyandu Remaja Kota Bandung di Hotel Horison, Senin (11/04/2022).

Hasil Survey Kesehatan Berbasis Sekolah di Indonesia tahun 2015 pada usia 12-18 tahun menunjukkan sebanyak 41,8% pelajar laki-laki dan 4,1% pelajar perempuan mengaku pernah merokok dan 32,82% di antaranya merokok pertama kali pada umur di bawah 13 tahun. Data yang sama menunjukkan 8,26% pelajar laki-laki dan 4,17% pelajar perempuan pernah melakukan hubungan seksual, serta berbagai permasalahan kesehatan lainnya. Kompleksnya permasalahan kesehatan pada remaja memerlukan penanganan yang komprehensif dan terintegrasi melibatkan semua unsur.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian menyebutkan tantangan menyelenggarakan Posyandu Remaja adalah bagaimana caranya mengajak para remaja datang ke Posyandu.

“Kalau Posyandu Balita, orang tua akan datang membawa balitanya karena memiliki kepentingan untuk mengetahui perkembangan anaknya. Posyandu Lansia, pesertanya akan datang sendiri karena mereka membutuhkan wadah untuk berkumpul dan bersosialisasi, sedangkan remaja tidak bisa diajak ke Posyandu ketika jam kerja Puskesmas karena itu masuk jam sekolah mereka,” kata Anhar.

Ia menegaskan Posyandu Remaja membutuhkan inovasi agar dapat mengundang ketertarikan remaja untuk berkonsultasi seputar kesehatan ataupun mendapatkan edukasi di Posyandu. Hal ini bisa tercapai apabila pesan yang disampaikan menarik bagi kaum remaja.

Sub Koordinator Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dewi Primasari menjelaskan bahwa Posyandu Remaja dibentuk agar dapat mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi remaja serta mendorong kebiasaan-kebiasaan baik pada remaja agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan kesehatannya di masa depan, seperti merokok, perilaku seks bebas, jarang sikat gigi, minim aktivitas fisik, kurang makan buah dan sayur, dan sebagainya.

“Tujuan umum Posyandu Remaja adalah untuk mendekatkan akses dan meningkatkan cakupan layanan kesehatan bagi remaja. Intervensi masalah kesehatan usia sekolah dan remaja berpengaruh pada perilaku, lingkungan, genetik, dan pelayanan kesehatan. Salah satu prinsip Posyandu Remaja dengan mendekatkan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dari, oleh, dan untuk remaja yang ada di setiap Kelurahan,” kata Dewi.

Psikolog dari Pusat Riset Universitas Padjajaran, Mawar Nitta Pohan menjabarkan tentang ruang lingkup pendidikan kesehatan dalam Posyandu Remaja adalah seputar jati diri yang akan membantu remaja membentuk dirinya dalam mengambil keputusan.

“Posyandu Remaja seharusnya membantu dan membimbing remaja agar mereka mempunyai bekal yang cukup menuju masa dewasa saat menentukan keputusan,” katanya.

Terkait hal ini, ia menyarankan agar penguatan pendidikan kesehatan remaja dalam Posyandu Remaja perlu mengutamakan pendekatan terlebih dahulu kepada sekolah karena sekolah berperan penting dalam kehidupan remaja. Selain itu, perlu ada isu menarik yang sesuai dengan minat para remaja.

Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Andri Gunawan juga menunjukkan dukungan dan komitmennya dalam penyelenggaraan posyandu remaja di wilayah kelurahan-kelurahan di Kota Bandung. Andri mendorong integrasi kegiatan Karang Taruna Kelurahan dengan kegiatan Posyandu Remaja sehingga remaja dapat mendapatkan lebih banyak manfaat dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan.

Ke depannya, Dinas Kesehatan Kota Bandung bersama para stakeholder terkait berkomitmen agar Posyandu Remaja akan seperti Posyandu Balita maupun Lansia yang bisa diakses dengan mudah dan terjangkau di semua wilayah Kota Bandung. (pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Sokong Satgas Anti Premanisme Bentukan Pemkot Bandung

    Dewan Sokong Satgas Anti Premanisme Bentukan Pemkot Bandung

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung mendukung dibentuknya Satgas Anti Premanisme oleh Pemkot Bandung. Upaya tersebut sebagai respons akan maraknya kasus premanisme yang terjadi di Kota Bandung. “Ini juga dalam rangka menjalankan arahan Gubernur Jawa Barat, melihat kasus (premanisme) yang akhir-akhir ini viral di Jawa Barat. Kami mendukung apapun kebijakan yang […]

  • Rangkul Sejumlah Pengembang  Wilayah Di Jabar, Komitmen bank bjb Permudah Kepemilikan  Hunian

    Rangkul Sejumlah Pengembang Wilayah Di Jabar, Komitmen bank bjb Permudah Kepemilikan Hunian

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUBANG, MBINews.id –  bank bjb melakukan ekspansi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di sejumlah wilayah di Jawa Barat yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah pengembang. Penandatanganan PKS tersebut dilakukan di bank bjb kantor cabang Subang, Jumat (19/03/2021). PKS tersebut dilakukan secara massal antara bank bjb Kantor Cabang Subang dengan PT. Cherbon […]

  • Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

    Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, Melonjaknya kasus aktif Covid-19 pasca libur lebaran membuat pemerintah Indonesia terpaksa menerapkan kembali kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga tanggal 20 Juli 2020. Banyak yang diatur dalam PPKM darurat ini, beberapa hal diantaranya adalah bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 100 persen bagi perusahaan non esensial, penutupan pusat perbelanjaan dan […]

  • Anggota DPR RI H.M. Muraz Sosaialisaikan Empat Pilar

    Anggota DPR RI H.M. Muraz Sosaialisaikan Empat Pilar

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat H.M. Muraz mengingatkan kembali tentang empat pilar kebangsaan. Sosialisasi tersebut tentu saja agar jangan sampai dilupakan, sebab ini sebagai perekat berdirinya bangsa Indonesia.“Jika sampai dilupakan bisa saja berubah atau bubar,”ujar Muraz usai sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada ketua RT dan RW se Kecamatan Cikole Kota Sukabumi di lapangan SMA […]

  • Gerakan Seniman Masuk Sekolah Atasi Minimnya Tenaga Pengajar Bidang Kesenian dan Kebudayaan

    Gerakan Seniman Masuk Sekolah Atasi Minimnya Tenaga Pengajar Bidang Kesenian dan Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi resmi dipilih sebagai satu – satunya daerah di Jawa Barat yang menerapkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hal tersebut disampaikan oleh Pamong Budaya pada Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Barkah, pada sela-sela kegiatan Panen Karya GSMS, di […]

  • Komoditas Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Di Pasar Tradisional Kota Sukabumi

    Komoditas Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Di Pasar Tradisional Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komoditas cabai rawit merah kembali alami penaikan harga di beberapa Pasar tradisional yang terdapat di Kota Sukabumi, komoditi jenis sayur-sayuran tersebut saat ini dibandrol Rp80 ribu per kilogramnya. “Hasil monitoring kami di lapangan, cabai rawit merah kembali naik harga menjadi Rp80 ribu per kilogramnya,”terang Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) […]

expand_less