Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

OJK, Pemkot Bandung, dan Komunitas Disabilitas Bersinergi Wujudkan Akses Keuangan Setara

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Komitmen membangun kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh warganya terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung. Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat dan komunitas penyandang disabilitas, Pemkot Bandung mendorong penguatan literasi serta inklusi keuangan sebagai fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian kelompok disabilitas.

Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan senam bersama, dialog interaktif, dan halal bihalal yang digelar di Kantor OJK Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta itu menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, regulator, dan komunitas dalam memperluas akses layanan keuangan yang setara bagi penyandang disabilitas.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus evaluasi atas berbagai program yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dalam mendorong pemberdayaan kelompok disabilitas.

Manager Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Jawa Barat, Zam Zam Fuadain, mengatakan sinergi antara OJK dan Pemerintah Kota Bandung telah berlangsung cukup lama dan kini memasuki fase penguatan melalui program Dia Kita (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta).

“Kolaborasi ini bukan hal baru, tetapi terus berkembang. Kegiatan hari ini adalah bukti bahwa program yang dicanangkan bersama Pemkot Bandung tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zam Zam, fokus kolaborasi saat ini tidak hanya sebatas memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan keuangan formal.

Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelatihan bahasa isyarat bagi petugas layanan di sektor jasa keuangan. Langkah ini dinilai penting untuk menghilangkan hambatan komunikasi yang selama ini masih dihadapi sebagian penyandang disabilitas saat mengakses layanan perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

“Ke depan, kami ingin memastikan teman-teman disabilitas dapat mengakses layanan keuangan secara setara. Bahkan petugas layanan terdepan nantinya akan dibekali kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat,” jelasnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan keuangan yang lebih inklusif, di mana setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan keuangan tanpa diskriminasi.

Sementara itu, Ketua Dilans Indonesia, Farhan Hemly, menilai kolaborasi yang telah berjalan lebih dari dua tahun ini menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Menurutnya, keberhasilan program tidak terlepas dari keterlibatan aktif komunitas disabilitas dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

“Dulu mungkin kami hanya menjadi objek kegiatan. Sekarang kami menjadi subjek yang terlibat langsung dalam prosesnya. Ini yang membuat kolaborasi dengan OJK dan Pemkot Bandung menjadi lebih bermakna,” ungkapnya.

Farhan menjelaskan, sejak akhir tahun lalu fokus program diarahkan pada penguatan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia (lansia). Kedua kelompok tersebut dinilai memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi terhadap berbagai modus penipuan keuangan serta masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan keuangan formal.

Karena itu, peningkatan pemahaman mengenai produk keuangan, investasi, hingga keamanan transaksi digital menjadi salah satu prioritas utama dalam program yang dijalankan.

Lebih jauh, Farhan menekankan bahwa keberhasilan pembangunan inklusif tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari masyarakat.

Menurutnya, gerakan inklusi harus tumbuh dari tingkat paling bawah agar mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

“Kami melihat sekarang ada lompatan yang sangat baik. Pemkot Bandung mendorong gerakan hingga ke tingkat RW. Jadi bukan hanya komunitas yang bergerak, tetapi masyarakat secara langsung ikut terlibat. Ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program,” katanya.

Pendekatan berbasis kewilayahan tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan program sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan dan pemberdayaan kelompok rentan.

Kegiatan yang secara rutin diselenggarakan setiap bulan di berbagai lokasi ini juga menjadi sarana mempererat jejaring antara pemerintah, regulator, organisasi masyarakat, serta komunitas disabilitas. Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi dan kebutuhan kelompok disabilitas dapat disampaikan secara langsung untuk kemudian menjadi bahan perbaikan kebijakan dan program di masa mendatang.

Pemilihan Kantor OJK Jawa Barat sebagai lokasi kegiatan kali ini juga memiliki makna khusus, yakni memperkuat aspek literasi dan inklusi keuangan sebagai salah satu instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Bandung berharap penyandang disabilitas tidak hanya memperoleh perlindungan sosial, tetapi juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Bandung terus bergerak menuju kota yang lebih inklusif, di mana setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, pekerjaan, layanan publik, dan kesempatan ekonomi yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Akan Mendorong Peningkatan PAD

    Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Akan Mendorong Peningkatan PAD

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Wawan Juanda menyikapi terkait belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi yang ada saat ini, Jumat (24/06). Menurutnya, hingga saat ini PAD Kota Sukabumi yang bersumber dari sektor pendapatan pajak daerah, masih bisa dioptimalsisakan kembali. Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Sampaikan Langsung […]

  • Jelang Akhir Tahun Dana BOP Belum Cair,  Achmad Ru’yat Pastikan Pencairan Bantuan sudah Ditandatangani

    Jelang Akhir Tahun Dana BOP Belum Cair, Achmad Ru’yat Pastikan Pencairan Bantuan sudah Ditandatangani

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KAB.BOGOR, MBInews.id – Sebanyak 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat ini sedang melaksanakan kegiatan reses yang merupakan kewajiban para wakil rakyat untuk turun ke daerah pemilihannya guna menjaring dan menyerap konstituen sebagaimana di atur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 atas revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat ,Dewan Perwakilan […]

  • bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

    bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id- bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas Jawa Barat pada tanggal 23 November 2020. Perseroan terbatas tersebut akan menjadi anak perusahaan bank bjb yang menaungi pengelolaan PED di Jawa Barat ini. Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan “Pembentukan PED bjb Sekuritas ini merupakan tonggak baru dalam […]

  • Duka Cita Mendalam, Ribuan Karangan Bunga Selimuti Gedung Pakuan

    Duka Cita Mendalam, Ribuan Karangan Bunga Selimuti Gedung Pakuan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ribuan karangan bunga duka cita mengelilingi kawasan Gedung Pakuan Kita Bandung, Sabtu 4 Juni 2022. Karangan bunga itu dikirimkan sebagai rasa duka atas meninggalnya putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Sejumlah tokoh penting Jawa Barat turut mengucapkan bela sungkawa yang diantarkan melalui karangan bunga. Mulai dari […]

  • Survey LSI, Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Bandung, Dadang -Sahrul Ungguli Paslon Nia -Usman

    Survey LSI, Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Bandung, Dadang -Sahrul Ungguli Paslon Nia -Usman

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id Lembaga Survey Indonesia (LSI) Network Denny JA merilis hasil survei penilaian publik terhadap calon bupati dan wakil bupati kabupaten Bandung. Hasil survei tersebut mendapati bahwa pasangan calon Dadang Supriatna -Sahrul Gunawan menjadi kandidat yang paling memiliki elektabilitas tinggi dan perhatian kepada masyarakat kabupaten Bandung. “Paslon No urut 3, Dadang Supriatna – Sahrul […]

  • Hattrick WTP, Menteri Keuangan Apresiasi Pemkot Bandung

    Hattrick WTP, Menteri Keuangan Apresiasi Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapat penghargaan atas capaian tiga tahun beturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berupa piagam dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati. Penghargaan tersebut diberikan saat kunjungan perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jawa Barat bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II di […]

expand_less