Breaking News
Trending Tags

OJK, Pemkot Bandung, dan Komunitas Disabilitas Bersinergi Wujudkan Akses Keuangan Setara

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Komitmen membangun kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh warganya terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung. Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat dan komunitas penyandang disabilitas, Pemkot Bandung mendorong penguatan literasi serta inklusi keuangan sebagai fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian kelompok disabilitas.

Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan senam bersama, dialog interaktif, dan halal bihalal yang digelar di Kantor OJK Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta itu menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, regulator, dan komunitas dalam memperluas akses layanan keuangan yang setara bagi penyandang disabilitas.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus evaluasi atas berbagai program yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dalam mendorong pemberdayaan kelompok disabilitas.

Manager Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Jawa Barat, Zam Zam Fuadain, mengatakan sinergi antara OJK dan Pemerintah Kota Bandung telah berlangsung cukup lama dan kini memasuki fase penguatan melalui program Dia Kita (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta).

“Kolaborasi ini bukan hal baru, tetapi terus berkembang. Kegiatan hari ini adalah bukti bahwa program yang dicanangkan bersama Pemkot Bandung tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zam Zam, fokus kolaborasi saat ini tidak hanya sebatas memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memastikan penyandang disabilitas memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan keuangan formal.

Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelatihan bahasa isyarat bagi petugas layanan di sektor jasa keuangan. Langkah ini dinilai penting untuk menghilangkan hambatan komunikasi yang selama ini masih dihadapi sebagian penyandang disabilitas saat mengakses layanan perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

“Ke depan, kami ingin memastikan teman-teman disabilitas dapat mengakses layanan keuangan secara setara. Bahkan petugas layanan terdepan nantinya akan dibekali kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat,” jelasnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan keuangan yang lebih inklusif, di mana setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan keuangan tanpa diskriminasi.

Sementara itu, Ketua Dilans Indonesia, Farhan Hemly, menilai kolaborasi yang telah berjalan lebih dari dua tahun ini menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Menurutnya, keberhasilan program tidak terlepas dari keterlibatan aktif komunitas disabilitas dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

“Dulu mungkin kami hanya menjadi objek kegiatan. Sekarang kami menjadi subjek yang terlibat langsung dalam prosesnya. Ini yang membuat kolaborasi dengan OJK dan Pemkot Bandung menjadi lebih bermakna,” ungkapnya.

Farhan menjelaskan, sejak akhir tahun lalu fokus program diarahkan pada penguatan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia (lansia). Kedua kelompok tersebut dinilai memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi terhadap berbagai modus penipuan keuangan serta masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan keuangan formal.

Karena itu, peningkatan pemahaman mengenai produk keuangan, investasi, hingga keamanan transaksi digital menjadi salah satu prioritas utama dalam program yang dijalankan.

Lebih jauh, Farhan menekankan bahwa keberhasilan pembangunan inklusif tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari masyarakat.

Menurutnya, gerakan inklusi harus tumbuh dari tingkat paling bawah agar mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

“Kami melihat sekarang ada lompatan yang sangat baik. Pemkot Bandung mendorong gerakan hingga ke tingkat RW. Jadi bukan hanya komunitas yang bergerak, tetapi masyarakat secara langsung ikut terlibat. Ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program,” katanya.

Pendekatan berbasis kewilayahan tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan program sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan dan pemberdayaan kelompok rentan.

Kegiatan yang secara rutin diselenggarakan setiap bulan di berbagai lokasi ini juga menjadi sarana mempererat jejaring antara pemerintah, regulator, organisasi masyarakat, serta komunitas disabilitas. Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi dan kebutuhan kelompok disabilitas dapat disampaikan secara langsung untuk kemudian menjadi bahan perbaikan kebijakan dan program di masa mendatang.

Pemilihan Kantor OJK Jawa Barat sebagai lokasi kegiatan kali ini juga memiliki makna khusus, yakni memperkuat aspek literasi dan inklusi keuangan sebagai salah satu instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Bandung berharap penyandang disabilitas tidak hanya memperoleh perlindungan sosial, tetapi juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Bandung terus bergerak menuju kota yang lebih inklusif, di mana setiap warga, tanpa terkecuali, memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, pekerjaan, layanan publik, dan kesempatan ekonomi yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TEGAS!  SMSI  Menolak Pasal Yang Memberatkan Perusahaan Pers Start Up

    TEGAS! SMSI Menolak Pasal Yang Memberatkan Perusahaan Pers Start Up

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA,MBInews.id – Dewan Pers secara resmi telah menyerahkan rancangan peraturan presiden (R-perpres) media berkelanjutan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Naskah draf diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pers, Dr Ninik Rahayu, dan diterima oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Usman Kansong, di Jakarta, Jumat (17/2). Penyusunan Rancangan Perpres, terkait Media Berkelanjutan atau publisher right […]

  • Pemkot Bandung Terima 1.146 Sertifikat Hak Pakai dari BPN

    Pemkot Bandung Terima 1.146 Sertifikat Hak Pakai dari BPN

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperoleh Sertifikat Hak Pakai (SHP) untuk 1.146 bidang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Andi Kadandio Alepuddin menyerahkannya langsung kepada Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Selasa 4 Januari 2022. Yana mengapresiasi upaya BPN Kota Bandung yang selama […]

  • Gelar Safari Ke Sukabumi, Timnas Amin Tampung Suara Kawula Muda

    Gelar Safari Ke Sukabumi, Timnas Amin Tampung Suara Kawula Muda

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kunjungi Kota Sukabumi, timnas Anies Baswedan -Muhaimin Iskandar (Amin) mengadakan ekspedisi Perubahan yang digagas Ubah Bareng, Jumat (12/01). Kegiatan yang berlangsung di Kafe 35 Kota Sukabumi tersebut, diharapkan mampu menampung aspirasi dan masukan kalangan muda. Kegiatan ini, langsung dikomandoi anak kedua dari Capres nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan, yakni Mikail Azizi […]

  • PWI Dan MPR Akan Sosialisasi Amandemen UUD 45

    PWI Dan MPR Akan Sosialisasi Amandemen UUD 45

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  –  Amandemen UUD 45 perlu disosialisasikan ke 514 kabupaten dan kota di Indonesia agar mendapat masukan dari berbagai lapisan masyarakat, baik civitas akademika maupun wartawan. MPR akan bekerjasama dengan PWI dalam pelaksanaannya yang akan berlangsung selama 3 tahun hingga 2022. Hal itu disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo ketika menerima kunjungan pengurus PWI Pusat […]

  • Keppres No 7 Tahun 2021, Sekda: Pemkot Bandung Akan Tegas Soal Cuti.

    Keppres No 7 Tahun 2021, Sekda: Pemkot Bandung Akan Tegas Soal Cuti.

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Presiden RI, Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2021. Melalui Keppres tersebut, cuti bersama ASN selama tahun 2021 hanya dua hari. Cuti bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara tahun 2021 yaitu pada 12 Mei 2021 (Rabu) sebagai cuti bersama Hari […]

  • Penghujung Tahun 2019,  Dishub Kota Sukabumi Pasang Puluhan PJU Di Lima Wilayah

    Penghujung Tahun 2019, Dishub Kota Sukabumi Pasang Puluhan PJU Di Lima Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dipenghujung tahun 2019 kemarin, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi pasang puluhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di lima wilayah. Yakni, di Kelurahan Jayaraksa, Benteng, Sriwidari, Cibeureum Hilir dan Lembursitu.”Ada sekitar 45 titik PJU kita pasang di lima wilayah tersebut,”ujar Kabid Keselamatan Lalulintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi Dion Sanaha didampingi oleh Kepala […]

expand_less