Breaking News
Trending Tags

Hepatitis Akut Misterius, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Lakukan Upaya Pencegahan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Seiring ditemukannya temuan kasus baru penyakit hepatitis akut misterius yang menimpa anak di Jakarta, saat ini Pemerintah Kota Sukabumi telah meningkatkan kewaspadaannya, guna mecegah terjadinya penularan kasus serupa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Wahyu Handriana mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus hepatitis akut misterius di Kota Sukabumi.

“Saat ini belum ada temuan kasus tersebut (hepatitis akut misterius), kemarin memang sempat ada seorang pasien yang diduga mengidap penyakit tersbut, namun setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, hasilnya negatif,” ujarnya kepada Mbinews.id, Kamis (12/05/2022).

Lanjutnya, saat ini Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, telah melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran kasus hepatitis akut misterius tersebut.

“Kita sudah membuat alur penanganan, bilamana ditemukan kasus tersebut nantinya. Mulai dari dilakukan pemeriksaan tahap awal di puskesmas, hingga pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH,” jelasnya.

Masih menurut Wahyu, terkait gejala klinis hepatitis misterius sendiri, memiliki gejala klinis berupa peningkatan enzim hati, sindrom jaundice akut, dan gejala gastrointestinal (nyeri abdomen, diare dan muntah-muntah). Sebagian besar kasus tidak bergejala demam.

“Penyakit ini bisa dihindari dengan, tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, tidak bercampur alat makan dan minum, serta memastikan tingkat kematangan makanan yang akan dikonsumsi, telah matang sepenuhnya,” paparnya.

Hepatitis akut misterius sendiri, menurutnya adalah sebuah penyakit yang hingga saat ini belum diketahui asalnya. Berdasarkan sumber yang ada, hepatitis itu merupakan penyakit yang disebabkan oleh suatu virus, dan dikategorikan kedalam 5 golongan.

“Ada hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D dan Hepatitis E. Di Indonesia, hanya terdapat 3, yaitu Hepatitis A, Hepatitis B dan Hepatitis C,” jelasnya.

Sedangkan untuk temuan kasus baru yang mengakibatkan 3 anak meninggal dunia di Jakarta tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, ketiga anak tersebut tidak termasuk kedalam Hepatitis A, Hepatitis B, maupun Hepatitis C.

“Itulah sebabnya saat hingga dikatakan hepatitis akut misterius. Dan memang penyakit ini berbahaya, tingkat kematian akibat penyakit ini, secara presentase mencapai angka 90 persen meninggal dunia dalam waktu yang singkat,” tambahnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Wahyu Handriana

“Jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, dan penurunan kesadaran, kata Nadia, segera periksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan masih melakukan investigasi terhadap kasus meninggalnya tiga pasien anak di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta (RSCM) dengan dugaan hepatitis akut misterius.

Ketiga pasien yang meninggal tersebut merupakan, rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Untuk gejala klinis pada pasien-pasien ini berupa mual-mual, muntah-muntah, diare berat, demam, kuning, kejanng dan penurunan kesadaran.

Jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah dan diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, dan penurunan kesadaran, kata Nadia, segera periksakan anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPKP3 kota Bandung : Relokasi Rumah Deret Tamansari Sah Secara Hukum

    DPKP3 kota Bandung : Relokasi Rumah Deret Tamansari Sah Secara Hukum

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembongkaran rumah warga kelurahan Tamansari RW 11 kota Bandung, gugatan yang dilayangkan oleh warga sebelumnya sudah inkrah di Mahkamah Agung dengan dimenangkan oleh Pemkot Bandung sah secara hukum. Pembongkaran rumah warga dijaga Ratusan personel Satpol PP untuk menjaga area yang akan dijadikan proyek rumah deret itu. Namun kedatangan Satpol PP itu dihadang […]

  • Sesuai Protokol Kesehatan Covid – 19 RUPST,  BBJBR Sebar  Deviden Rp925,04 Miliar

    Sesuai Protokol Kesehatan Covid – 19 RUPST, BBJBR Sebar Deviden Rp925,04 Miliar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk. (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 bertempat di Menara bank bjb, Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis (16/4/2020). Berbeda dengan RUPST pada tahun-tahun lalu, kali ini bank bjb memodifikasi format penyelenggaraan rapat sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. […]

  • Dua Penghargaan Diraih Sekaligus Oleh Pemkot Sukabumi

    Dua Penghargaan Diraih Sekaligus Oleh Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menerima dua sekaligus penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar). Kedua pengahrgaan tersebut, yakni, sebagai Kota Inovatif dan Kota Terbaik kedua dalam Perencanaan Pembangunan Daerah di Provinsi Jabar. Penghargaan yang diberikan oleh Sekda Pemprov Jabar, Herman Suryatman tersebut, dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi […]

  • PWI Jabar Sambut Baik, Ketua PWI Kota Bandung Melantik Jajaran Pengurus  PWI Peduli Kota Bandung

    PWI Jabar Sambut Baik, Ketua PWI Kota Bandung Melantik Jajaran Pengurus PWI Peduli Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung melaksanakan Rapat kerja (Raker) dan Press Gethering 2019 di Hotel  Aquarium Pantai Barat Pangandaran  Jawa Barat, Senin (23/9/2019) Malam. Rapat Kerja yang dibuka Ketua PWI Jawa Barat, H. Hilman Hiayat, didampingi Sekretaris Umum (Sekum) Wawan Ruswana, Kepala Bidang Kesra Tantan Sulton Buhowan, Ketua PWI Kota Bandung, […]

  • YBM BRILiaN Investasikan Dana Zakat untuk Pendidikan, 556 Awardee Nikmati Manfaatnya

    YBM BRILiaN Investasikan Dana Zakat untuk Pendidikan, 556 Awardee Nikmati Manfaatnya

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN Regional Office (RO) Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan upaya pengentasan kemiskinan melalui penyaluran Program Beasiswa Pendidikan bagi ratusan pelajar dan mahasiswa di Jawa Barat. Program beasiswa berkelanjutan tersebut sepenuhnya bersumber dari dana zakat yang disisihkan oleh para pekerja PT Bank Rakyat […]

  • Baznas Kota Sukabumi Akui Adanya Penurunan Penerimaan Zakat

    Baznas Kota Sukabumi Akui Adanya Penurunan Penerimaan Zakat

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penyaluran zakat yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZ) Kota Sukabumi, lebih difokuskan kepada penanganan pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh Ketua BAZ Kota Sukabumi Miftah Amir, usai menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tahun 2021. Rabu, (15/9/2021). “Sejak pandemi Covid-19, berdasarkan arahan dan juga rencana kerja yang ada, hampir 70 persen […]

expand_less