Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 17 Jul 2022
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Pertemuan Tatap Muka (PTM) kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan berlangsung 100 persen per 18 Juli 2022.

Hal ini disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung berdasarkan SKB 4 Menteri dan Peraturan Wali Kota Bandung.

“Berdasarkan kebijakan, kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan digelar secara optimal PTM 100 persen dengan jam pembelajaran sesuai kurikulum,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.

Selain itu, beberapa perubahan aktivitas dalam PTM dapat dilaksanakan kembali, seperti ekstrakulikuler dan olahraga. Dengan ketentuan, aktivitas dilakukan di luar ruangan atau ruang terbuka dan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Sedangkan untuk kegiatan MPLS akan dilaksanakan sesuai kalender Pendidikan Kota Bandung pada 18-20 Juli 2022 secara tatap muka.

“Materi MPLS dibuat oleh satuan pendidikan dengan menekankan pada pendidikan karakter dan pembiasaan implementasi profil pelajar Pancasila. Tidak boleh ada unsur perpeloncoan,” tegasnya.

Ia mengatakan, kegiatan MPLS juga tidak boleh memberatkan siswa dan orang tua siswa baik dari aspek fisik maupun materi.

“Satuan pendidikan wajib menyediakan sarana dan prasarana pendukung PTM 100 persen, seperti ruang kelas yang representatif, toilet, tempat cuci tangan dengan air yang mengalir, handsanitizer, masker cadangan, tempat sampah, dan lainnya,” kata Hikmat.

Sehingga dengan adanya fasilitas yang memadai mampu untuk membantu peserta didik dalam beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekolah yang baru. Harapannya, setelah kegiatan MPLS selesai, peserta didik sudah terbiasa dengan kondisi lingkungan sekolah.

Jika MPLS dilaksanakan lebih dari tiga hari, pihak orang tua berhak mempertanyakan alasan di balik keputusan tersebut.

“Namun, ada pengecualian bagi sekolah berasrama dengan terlebih dahulu melaporkan kepada Dinas Pendidikan terkait,” ucapnya.

Penyelenggara utama teknis kegiatan MPLS adalah para guru dan dibantu oleh siswa Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Jika sekolah belum memiliki pengurus OSIS/MPK boleh diwakilkan siswa lainnya yang memiliki catatan akademis dan kelakuan baik.

Apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran, maka sanksi yang diberikan cukup berat, mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan dan peraturan perundang-undangan lainnya.

“Bahkan, apabila pelanggaran sangatlah berat, Kepala Sekolah terancam dicopot dan siswa yang melakukan di-drop out dari sekolah,” ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, ada beberapa contoh aktivitas yang dilarang dalam MPLS berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016:

1. Memberikan tugas kepada siswa baru yang wajib membawa suatu produk dengan merk tertentu.

2. Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi, gula, semut, dsb).

3. Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa yang bukan milik masing-masing siswa baru.

4. Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada tindak kekerasan.

5. Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang sudah tidak diproduksi kembali.

6. Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Selain itu, beberapa atribut yang dilarang dalam pelaksanaan MPLS antara lain:

1. Tas karung, tas belanja plastik, dan sejenisnya.

2. Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris, dan sejenisnya.

3. Aksesoris di kepala yang tidak wajar.

4. Alas kaki yang tidak wajar.

5. Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat

6. Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Region 9 Gelar Pelatihan Program “BRINSPIRING – UMKM Naik Kelas: From Local to Global”

    BRI Region 9 Gelar Pelatihan Program “BRINSPIRING – UMKM Naik Kelas: From Local to Global”

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, eljabar.com – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) Region 9 terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas dan berdaya saing global melalui program pelatihan “BRINSPIRING – UMKM Naik Kelas: From Local to Global.” Kegiatan ini digelar di Bandung sebagai hasil kolaborasi strategis antara BRI, Danantara […]

  • MTs Darul Ma’arif Margaasih Kab.Bandung, Open House Elementary School Futsal Competition 2020

    MTs Darul Ma’arif Margaasih Kab.Bandung, Open House Elementary School Futsal Competition 2020

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – MTs Darul Ma’arif Margaasih menyelenggarakan open house elementary school Futsal Competition 2020. Kompetisi futsal untuk 32 tim tingkat SD/MI Se-Kecamatan Margaasih. Acara berlangsung pada 15-16 febuari 2020 di Gor Futsal Inrizk jl Baturengat Hilir No.107, Desa Cigondewah Hilir Kabupaten Bandung. Kompetisi dibuka oleh Camat Margaasih, Drs. Asep Ruswandi, M.SI dengan melakukan tendangan […]

  • Wakil Walikota Bandung Resmikan Sekolah Lansia “Cetar” Di kecamatan Ujung Berung

    Wakil Walikota Bandung Resmikan Sekolah Lansia “Cetar” Di kecamatan Ujung Berung

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Sekolah Lansia Ceria Pintar (Cetar) Ujung Berung  yang ketiga setelah, Sukajadi  Antapani , dan ujung Berung dan terakhir Cinambo  Pembangunan tersebut untuk memfasilitasi kegiatan warga lanjut usia (lansia). Sekolah itu akan memberikan pengetahuan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan lansia. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, […]

  • Wapres Ma’ruf Amin Puji Buruan SAE Kota Bandung

    Wapres Ma’ruf Amin Puji Buruan SAE Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin memuji program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) yang tengah dimasifkan Pemerintah Kota Bandung. Wapres bahkan meminta agar daerah lain mengadopsi Buruan SAE Kota Bandung. Hal itu terungkap saat Ma’ruf Amin meninjau Buruan SAE di RW 03 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Rabu 29 September 2021. Lokasi […]

  • Warung Desa bjb BiSA, Gebrakan Keuangan Inklusif di Kabupaten Serang

    Warung Desa bjb BiSA, Gebrakan Keuangan Inklusif di Kabupaten Serang

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SERANG, MBINews.id – bank bjb menggelar sosialisasi program bjb BiSA Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) secara serempak di 29 kecamatan yang berada di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Selasa (15/12/2020). Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penetrasi literasi dan inklusi keuangan khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Secara serempak, perwakilan-perwakilan […]

    • calendar_month Sabtu, 4 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Vaksin booster 2 atau dosis keempat sudah bisa digunakan untuk masyarakat umum. Meski begitu, minat masyarakat untuk melakukan vaksin booster 2 tergolong rendah. Hal tersebut diakui Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Menurutnya, masyarakat sudah cenderung merasa aman dengan kondisi saat ini, sehingga tak perlu melakukan vaksin. “Kelihatannya orang saat ini sudah agak […]

expand_less