Breaking News
Trending Tags

MPLS dan PTM Sekolah di Kota Bandung Berlangsung 100 Persen

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 17 Jul 2022
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Pertemuan Tatap Muka (PTM) kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan berlangsung 100 persen per 18 Juli 2022.

Hal ini disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung berdasarkan SKB 4 Menteri dan Peraturan Wali Kota Bandung.

“Berdasarkan kebijakan, kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung akan digelar secara optimal PTM 100 persen dengan jam pembelajaran sesuai kurikulum,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.

Selain itu, beberapa perubahan aktivitas dalam PTM dapat dilaksanakan kembali, seperti ekstrakulikuler dan olahraga. Dengan ketentuan, aktivitas dilakukan di luar ruangan atau ruang terbuka dan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Sedangkan untuk kegiatan MPLS akan dilaksanakan sesuai kalender Pendidikan Kota Bandung pada 18-20 Juli 2022 secara tatap muka.

“Materi MPLS dibuat oleh satuan pendidikan dengan menekankan pada pendidikan karakter dan pembiasaan implementasi profil pelajar Pancasila. Tidak boleh ada unsur perpeloncoan,” tegasnya.

Ia mengatakan, kegiatan MPLS juga tidak boleh memberatkan siswa dan orang tua siswa baik dari aspek fisik maupun materi.

“Satuan pendidikan wajib menyediakan sarana dan prasarana pendukung PTM 100 persen, seperti ruang kelas yang representatif, toilet, tempat cuci tangan dengan air yang mengalir, handsanitizer, masker cadangan, tempat sampah, dan lainnya,” kata Hikmat.

Sehingga dengan adanya fasilitas yang memadai mampu untuk membantu peserta didik dalam beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekolah yang baru. Harapannya, setelah kegiatan MPLS selesai, peserta didik sudah terbiasa dengan kondisi lingkungan sekolah.

Jika MPLS dilaksanakan lebih dari tiga hari, pihak orang tua berhak mempertanyakan alasan di balik keputusan tersebut.

“Namun, ada pengecualian bagi sekolah berasrama dengan terlebih dahulu melaporkan kepada Dinas Pendidikan terkait,” ucapnya.

Penyelenggara utama teknis kegiatan MPLS adalah para guru dan dibantu oleh siswa Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

Jika sekolah belum memiliki pengurus OSIS/MPK boleh diwakilkan siswa lainnya yang memiliki catatan akademis dan kelakuan baik.

Apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran, maka sanksi yang diberikan cukup berat, mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan dan peraturan perundang-undangan lainnya.

“Bahkan, apabila pelanggaran sangatlah berat, Kepala Sekolah terancam dicopot dan siswa yang melakukan di-drop out dari sekolah,” ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, ada beberapa contoh aktivitas yang dilarang dalam MPLS berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016:

1. Memberikan tugas kepada siswa baru yang wajib membawa suatu produk dengan merk tertentu.

2. Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi, gula, semut, dsb).

3. Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa yang bukan milik masing-masing siswa baru.

4. Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada tindak kekerasan.

5. Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang sudah tidak diproduksi kembali.

6. Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Selain itu, beberapa atribut yang dilarang dalam pelaksanaan MPLS antara lain:

1. Tas karung, tas belanja plastik, dan sejenisnya.

2. Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris, dan sejenisnya.

3. Aksesoris di kepala yang tidak wajar.

4. Alas kaki yang tidak wajar.

5. Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat

6. Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus II DPRD Jabar:  Minta Pemerintah Kelola Sampah Sejak Awal

    Pansus II DPRD Jabar: Minta Pemerintah Kelola Sampah Sejak Awal

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, CIMAHI – Pengelolaan sampah dilevel hulu sangat diperlukan agar semua sampah yang ada di tiap kabupaten/kota khususnya di wilayah Bandung Raya tidak dibuang di akhir (TPPAS). Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Faizin mengatakan bahwa pada saat ini baik Pemprov maupun empat Pemda terkait sudah sangat baik dalam memulai pengelolaan sampah […]

  • Peran LPM di Kota Bandung Berdampak Luas Bagi Pembangunan Kota

    Peran LPM di Kota Bandung Berdampak Luas Bagi Pembangunan Kota

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menghadiri undangan pelantikan pengurus DPC LPM Kecamatan Batununggal serta pengurus LPM dari delapan Kelurahan se-Kecamatan Batununggal periode 2023-2028, di halaman Kantor Kecamatan Batununggal Kota Bandung, Rabu, (5/7/2023). H.Achmad Nugraha DH .SH mengatakan, dengan hadirnya kepengurusan baru ini, bukan hanya kegiatan seremonial […]

  • Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

    Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

      Kab. Bandung, Mbinews.id – Sejarah pencak silat di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, melibatkan dua organisasi besar, yaitu Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kedua organisasi ini memiliki peran penting dalam melestarikan seni bela diri yang kaya akan budaya ini. “Keduanya adalah pencak silat,” ungkap Dadang Hermansyah, Ketua DPW […]

  • Pelantikan Anggota DPRD Ucap Sumpah dan Janji Dihadapan 2000 Lebih Tamu Undangan

    Pelantikan Anggota DPRD Ucap Sumpah dan Janji Dihadapan 2000 Lebih Tamu Undangan

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Cimahi– Sebanyak 45 Anggota DPRD Kota Cimahi terpilih periode 2019-2024 mengucap sumpah dan janji dalam pelantikan yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Senin (26/8/2019). Pelantikan tersebut dihadiri Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, dan Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Ketua DPRD Kota Cimahi periode 2014-2019, Achmad Gunawan, dan lebih dari […]

  • Tingkatkan Kualitas Berbagai Bidang Pelayanan Publik, Pemkot Bandung  Lakukan Kejasama Dengan BEEC

    Tingkatkan Kualitas Berbagai Bidang Pelayanan Publik, Pemkot Bandung Lakukan Kejasama Dengan BEEC

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Dalam Rangka menunjang pelayanan publik berbasis teknologi di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Bandung Economic Empowerment Center (BEEC) untuk penggunaan sistem monitoring dalam berbagai bidang pelayanan publik di Kota Bandung. Penandatanganan Kesepakatan Bersama dilakukan oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial dengan Ketua Bandung Economic Empowerment Center (BEEC) Ujang […]

  • PWI Jabar Cetak Rekor Baru Penyelenggaran UKW Terbanyak di Indonesia

    PWI Jabar Cetak Rekor Baru Penyelenggaran UKW Terbanyak di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat mencetak rekor baru pada penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 49, 50, 51 tahun 2022 dengan merekrut peserta UKW sebanyak 100 orang dalam satu hari penyelenggaraan. Jumlah ini terbanyak jika menilik penyelenggaraan UKW-UKW yang digelar pengurus PWI Provinsi di seluruh Indonesia. Namun dari kuantitas itu […]

expand_less