Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Turnamen Sepak Bola Wanita Wali Kota Bandung Cup: 8 Kecamatan Lolos ke Babak Selanjutnya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 8 tim akan berjuang untuk menjadi yang terbaik di Turnamen Sepak Bola Wanita Kota Bandung di Sport Jabar Arcamanik, Minggu 31 Juli 2022.

Mereka melaju ke babak semifinal setelah melalui babak penyisihan yang digelar sejak Kamis 28 Juli 2022 lalu.

Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Sepak Bola Wanita Kota Bandung, Diah Hidayah menyampaikan, sistem permainan kali ini menggunakan setengah kompetisi dengan dua kali main.

“Dari yang semula 32 tim tersaring menjadi 24 tim yang akan kembali dipilih jadi 8 tim untuk masuk semifinal,” ujar Diah.

Para tim akan terbagi menjadi dua kategori yakni top grade dan middle grade. Masing-masing kategori ini terdapat juara 1-3.

Top grade merupakan kategori tingkatan saat sebuah tim memenangkan dua kali pertandingan. Sedangkan jika ada salah satu pertandingan yang kalah, maka tim tersebut akan masuk ke tingkatan middle grade.

“Permainannya 7 lawan 7 dengan durasi 2×10 menit. Kalau untuk besok, semifinal dan final itu 2×15 menit. Pertandingan ini kemungkinan akan berlangsung sampai 14.30 WIB,” ucapnya.

Turnamen sepak bola wanita ini merupakan pertandingan pertama kali yang diselenggarakan PSSI Kota Bandung. Tujuan dari pertandingan ini sebagai gerbang awal sosialisasi bagi masyarakat mengenai karir wanita dalam dunia sepak bola yang sudah semakin terbuka lebar.

“Turnamen ini tujuannya untuk sosialisasi sepak bola wanita hingga ke lapisan yang paling kecil, dari RT, RW, kelurahan dalam menjaring bakal calon atlet yang memperkuat kecamatan masing-masing. Sehingga kita belum melakukan seleksi mendalam. Tapi, tetap kita punya harapan bisa menemukan bibit-bibit pemain dari masing-masing kecamatan,” ungkapnya.

Diah mengaku jika seluruh kecamatan terlibat 100 persen dalam menurunkan perwakilan tim sepak bola wanita dari lingkungan masing-masing. Bahkan, ada dua kecamatan yang mengirimkan dua tim langsung. Rentang usia para atlet ini mulai dari 13-17 tahun.

Menurutnya, ini menjadi bukti jika sepak bola wanita sudah menjadi industri yang akan semakin maju. Maka dari itu, perlu adanya dukungan dari seluruh stakeholder dalam memfasilitasi para atlet.

“Animonya besar sekali di luar ekspektasi kami. Peserta yang ikut ada 352 atlet karena masing-masing tim itu minimal mengirimkan 10 orang dan maksimal 14 orang atlet,” katanya

Memang tidak semua peserta merupakan atlet murni, ada pula beberapa peserta yang memiliki hobi olahraga atau minat dengan sepak bola dan ingin ikut mencoba merasakan sensasi kompetisi di lapangan.

Semangat ini, bagi Diah, bisa menjaring bibit-bibit atlet baru untuk bermain di Porda dan timnas.

“Kami ingin mengubah paradigma masyarakat jika sepak bola wanita ini sudah lebih berkembang. Tidak ada lagi istilah ini hanya permainan bagi kaum lelaki karena para atlet wanita ini juga bermain tanpa meninggalkan kodratnya sebagai seorang wanita,” tutur Diah.

“Mereka bermain cantik di lapangan, olahraganya juga bagus. Saya optimis Kota Bandung bisa menjadi barometer untuk sepak bola wanita,” imbuhnya.

Terlebih, saat ini Asosiasi PSSI Kota Bandung sudah memiliki komite tetap khusus sepak bola wanita. Sehingga, Diah mengimbau agar para atlet wanita bisa mencari tempat berlatih melalui sekolah sepak bola (SSB) maupun akademi lain yang telah tersebar luas di Kota Bandung.

Ia menambahkan, agar pelatihan dan pembinaan yang dilakukan untuk para atlet wanita ini jangan hanya difokuskan pada technical skill, tapi juga pada soft skill dan karakter.

“Tolong para atlet ini dibina bukan hanya technical skillnya karena mereka para remaja yang perlu dibantu untuk menemukan jati dirinya dan tujuan hidup. Harapannya pembekalan untuk mereka juga bisa difokuskan pada akhlak dan life skillnya,” harapnya.

Sehingga, circle sepak bola ini bisa menjadi wadah para generasi muda, terutama kaum perempuan dalam berkarir. Diah menuturkan, jika peran perempuan masih sangat dibutuhkan pada beberapa posisi dalam dunia sepak bola, terutama sebagai wasit berlisensi.

“Jumlah wasit berlisensi, apalagi perempuan itu masih sangat sedikit. Ini juga menjadi salah satu faktor jika industri sepak bola wanita itu masih bisa kita kembangkan karena karir untuk wanita di dunia sepak bola ini tidak hanya menjadi atlet, tapi juga bisa menjadi wasit,” paparnya.

Mengenai pertandingan semifinal dan final esok hari, ia mengatakan, para atlet yang berhasil masuk tiga besar akan memperoleh uang pembinaan. Tak hanya itu, para pemain lain juga mendapatkan rekening dan saldo tabungan. Meski memang tidak terlalu banyak, tapi diharapkan mampu mengajarkan para atlet untuk menabung dan mengatur keuangannya.

“Kalau bicara siapa yang akan juara, masih belum bisa diprediksi. Mungkin nanti begitu masuk semifinal ya. Kalau sejauh ini di babak pertama yang terlihat semangat dan skornya besar itu dari tim Cicendo, Cibeunying dan beberapa lainnya juga bagus,” tuturnya.

Sejauh ini, beberapa tim yang berhasil lolos ke babak semifinal tingkat top grade dan middle grade antara lain Cinambo, Sukasari, Babakan Ciparay, serta Rancasari.

Di temui di tempat yang sama seusai pertandingan, Pelatih Tim Sepak Bola Wanita Rancasari, H. Tisna Sulegar menuturkan, pada turnamen kali ini ia mempersiapkan timnya dalam waktu tiga pekan. Mulai dari seleksi hingga berlatih bersama.

Baginya, turnamen ini merupakan momen yang sangat bagus untuk mencari bibit-bibit atlet sepak bola wanita di Kota Bandung.

“Sudah waktunya Kota Bandung memajukan atlet-atlet wanitanya. Melalui turnamen ini juga jadi terlihat adanya potensi baru di setiap kecamatan yang bisa kita asah lebih lagi,” tutur Tisna.

Esok, Rancasari akan kembali bertanding di babak semifinal setelah dua kali menang dalam pertandingan dengan Antapani dan Cicendo hari ini.

Pada pertandingan melawan Antapani, Rancasari menang dengan skor 3-0. Lalu bertanding dengan Cicendo dengan hasil skor seri.

“Tapi karena sebelumnya Cicendo hanya memasukkan 2-0 saat lawan Antapani, sehingga kalah secara selisih gol dengan kami. Akhirnya Rancasari yang terpilih maju ke semifinal,” imbuhnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Dengan Pegadaian, Bantuan Sembako, Pelatihan, Hingga Permodalan

    Kolaborasi Dengan Pegadaian, Bantuan Sembako, Pelatihan, Hingga Permodalan

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah X Bandung memberikan paket sembako berupa 5 kg beras sebanyak 250 paket untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Bandung, Kamis 26 Agustus 2021. Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dan Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor […]

  • Jumlah Warga Tervaksin Semakin Bertambah, Yana Yakin Ketersediaan Vaksin Aman

    Jumlah Warga Tervaksin Semakin Bertambah, Yana Yakin Ketersediaan Vaksin Aman

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews id – Sekitar 1,2 juta warga Kota Bandung telah memperoleh vaksin Covid-19. Dari jumlah tersebut, sekitar 700.000 orang telah memperoleh dosis penuh atau dosis kedua. Sedangkan target vaksinasi yaitu sebanyak 1.952.358 orang. “Untuk dosis pertama sudah 58-59 persen. Sedangkan untuk dosis tahap kedua di sekitar 700 ribu orang atau setara 34 persen,” ungkap […]

  • Pemkot Sukabumi Batasi Sementara Penerimaan Tamu Umum dan Kedinasan

    Pemkot Sukabumi Batasi Sementara Penerimaan Tamu Umum dan Kedinasan

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kantor Pemerintah Kota Sukabumi membatasi sementara dari aktivitas penerimaan tamu umum atau pun kedinasan yang ada, terhitung mulai hari ini, Senin (12/7/2021). Pembatasan sementara tersebut, dikarenakan dengan meningkatnya kasus Covid-19 di lingkungan Setda juga SKPD. “Yah, untuk sementara kami membatasi penerimaan tamu sampai waktu yang belum ditentukan, dan melihat perkembangan kedepannya,”ujar Kasubag Komunikasi dan […]

  • Sekda Kota Bandung Ungkap Rahasia Sukses: Komitmen Dan Disiplin

    Sekda Kota Bandung Ungkap Rahasia Sukses: Komitmen Dan Disiplin

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan bahwa sebuah komitemen dibarengi disiplin akan menghasilkan kesuksekan. Apalagi dalam mengemban jabatan, hal tersebut menjadi tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan dikerjakan sesuai ketentuan. “Pahami tugas pokok juga fungsi kita. Terus jaga komunikasi dan kordinasi, ini sebuah keniscahyaan untuk kesuksekan, maka SOP itu penting,” […]

  • Pekan ini, Harga Cabai Kembali Naik

    Pekan ini, Harga Cabai Kembali Naik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Akibat faktor cuaca saat ini, sejumlah bahan pokok penting (bapokting) alami penaikan harga. Terutam komoditi jenis sayur-sayuran. Seperti cabai merah besar TW yang saat ini dibandrol Rp36 ribu dari harga sebelumnya Rp32 ribu /kg, kemudian cabai keriting merah semula Rp45 ribu menjadi Rp48 ribu /kg, begitu juga dengan cabai rawit merah dari Rp80 ribu […]

  • Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua, Dede Dahlan Siap Kibarkan Suja MMA di Kabupaten Sukabumi

    Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua, Dede Dahlan Siap Kibarkan Suja MMA di Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Resmi didapuk menjadi Ketua Suja MMA Kabupaten Sukabumi, Dede Dahlan siap mengembangkan potensi atlet mulai dari tingkat pelajar hingga tingkat mahasiswa. Hal tersebut disampaikannya, selepas dikukuhkan menjadi ketua, Sabtu (18/05/2024). Dede resmi dikukuhkan menjadi Ketua Suja MMA Kabupaten Sukabumi periode 2024-2029. Pasca pengukuhan yang dilakukan oleh Ketua Umum Suja MMA Sukabumi, Dede […]

expand_less