Breaking News
Trending Tags

1500 Mahasiswa Baru USB YPKP Bandung Ikuti Pelaksanaan PROMABA

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,- MBInews.id – Sebanyak 1.500 mahasiswa baru Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung mengikuti pelaksanaan Program Pembinaan Mahasiswa Baru (PROMABA) amgkatan Tahun Akademik 2022//2023.

PROMABA sendiri mulai dilaksanakan pada Minggu (25/9/2022) di Gedung Serbaguna Kampus USB YPKP, Jalan P.H.H Mustofa No 68, Kota Bandung.

Pada Tahun Akademik 2022/2023, USB YPKP Bandung mewajibkan mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara Luring atau tatap muka.

Hal ini sesuai dengan Surat Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Nomor: 0520/EE2/KM.09.00/2022 Tanggal 27 Juni 2022 perihal Panduan Umum PKKMB 2022, serta berdasarkan hasil rapat pimpinan Rektorat dengan panitia PROMABA Tahun Akademik 2022/2023 pada 6 September 2022 lalu.

Dijelaskan Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin S.E., M.Si., penggunaan istilah PROMABA di kampus USB menggantikan istilah sebelumnya yang bernama PROPANKA.

Penggantian dengan nama PROMABA, kata Dr. Didin, dengan pertimbangan bahwa istilah ini bersifat lebih general dan fleksibel dalam pemberian muatan materi kepada mahasiswa.

“Dari sisi istilah, kita merujuk bahwa kita pro terhadap mahasiswa baru,” ujar Rektor.

PROMABA Tahun Akademik 2022/2023, USB YPKP Bandung mengangkat tema ‘Bersama Bergerak Meningkatkan Ekosistem Pendidikan Universitas Sangga Buana’.

Kemudian, lanjut Dr. Didin, selain penggantian nama dari PROPANKA ke PROMABA, konsep kegiatan juga berubah. Perubahan pertama yakni dari pakaian seragam yang sebelumnya menggunakan seragam hitam putih kini mahasiswa baru menjadi mengenakan seragam batik.

“Nuansa batik ini tentunya menjadi sesuatu hal yang baru dengan tujuan, yang pertama adalah ada cinta nasionalisme dalam sisi pakaian,” ucap Rektor.

Yang kedua, sambung Rektor, dengan menciptakan nuansa tidak ada suatu kesenjangan (GAP) antara mahasiswa baru dengan panitia ataupun manajemen kampus selama pelaksanaan PROMABA.

“Diharapkan itu akan menambah nuansa semakin sinerginya mahasiswa baru dengan kampus dalam bentuk yang nanti tercipta suatu kolaborasi dalam membangun kampus,” harapnya.

Membangun kampus, kata Dr. Didin, dalam artian mahasiswa sudah mulai merasa tidak ada jarak dengan manajemen atau pihak kampus.

“Harapannya mereka (mahasiswa) semakin bisa ada suatu kebebasan dalam mengkomunikasikan ide terkait dengan visi kita, kampus akreditasi unggul,” ungkapnya.

Lanjut Dr. Didin, kontribusi-kontribusi yang bisa dilakukan mahasiswa nantinya akan disampaikan dan ditanamkan dalam kegiatan PROMABA.

“Ketertanaman inilah yang menggerakan mereka untuk membantu kampus menjadi unggul,” lugas Rektor.

Ditambahkan Rektor, untuk Tahun Akademik 2022/2023, penerimaan mahasiswa baru USB YPKP Bandung terbilang dalam jumlah yang stabil. Dari tahun ke tahun masih dalam kisaran angka 1.500 mahasiswa dalam satu angkatan. Jumlah tersebut terbilang cukup baik meskipun di tengah situasi pandemi selama dua tahun lalu.

“Artinya tadi yang disampaikan oleh Ketua Umum (Yayasan YPKP), (jumlah) ini boleh dikatakan anugerah sekaligus amanah dari masyarakat. Kita diberikan kepercayaan untuk mengelola mahasiswa di kisaran 1.500 tiap tahunnya,” kata rektor

USB YPKP Identik Kampus Para Artis

Berkaitan dengan sejumlah artis yang menjadi mahasiswa di USB YPKP Bandung,

Rektor Dr. Didin mengatakan bahwa USB identik dengan artis itu tidak lepas dari sejarah kampus.

“Kita itu dulu jamannya YPKP ya kampus artis. Hal ini kita coba bangun lagi,” kata Rektor.

Untuk Tahun Akademik 2022/2023 terdapat 3 artis para pemain sinetron atau FTV terdaftar menjadi mahasiswa USB YPKP Bandung, Qausar Harta Yudana dan Reza Aditya (Manajemen) dan Redi Afrizal (Komunikasi). Nama artis lain yang sedang atau lebih dulu terdaftar di antaranya, Chika Jesica, Dwi Andika dan Kiki Farel.

Tapi bukan berarti artis yang tergabung menjadi mahasiswa di USB YPKP mendapatkan previlege atau keistimewaan dalam mendapatkan materi kuliah.

“Kita tidak seperti itu, kita tetap melakukan suatu pembinaan perkuliahan yang memang ketika keluar (lulus-red) standar ke-sarjana-an nya memang sesuai (kompeten),” tegas Rektor.

“Seseorang lulus sarjana, misalnya dalam program studi tertentu maka dia harus menguasai kompetensi yang memang sesuai dengan yang ada di kurikulum itu, termasuk artis tentunya,” jelasnya.

Hanya saja, lanjutnya, mencoba model pembelajarannya dengan metode khusus. Salah satunya metode pembelaharan dalam bentuk Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sesuai Permen Ristek Dikti No 26 Tahun 2016.

“Kita akan melihat, mereka punya kemampuan apa saja, lalu kita sandingkan dengan kurikulum yang ada, mana yang kira-kira portofolio yang bisa diakui,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Umum Yayasan YPKP, Dr. H. Ricky Agusyadi, TS., SE., M.Si, Ak. menyebut ketika kampus USB diidentikan dengan artis karena identitas YPKP adalah Milenial dan Prestasi.

“Saya awalnya didatangi oleh para artis dan atlet serta pelaku UMKM. Mereka (pelaku umkm) bercerita sudah punya toko usaha, tapi saya selalu kalah dengan sarjana ekonomi karena saya hanya lulus SMA,” cerita Dr. H. Ricky.

Atas dasar pengalaman yang diceritakan tersebut, pihaknya memandang hal itu untuk bisa diakui melalui sertifikasi dan rekognisi.

“Mereka itu melakukan riset lho, bukan yang (instan) langsung jadi dan benar-benar melewati proses,” ungkapnya.

Untuk menampung hal itu, Yayasan YPKP Bandung memiliki dua lembaga yang mengakomodir kebutuhan tersebut. Lembaga formal melalui USB YPKP, dan untuk non formal nya SBI. Pengakuannya lewat sertifikasi.

“Jadi lapangan dia di-translate ke dalam akademisi, bagaimana bikin proposal, bagaimana bikin hasil riset. Jadi kegiatan dia selama yang dikerjakannya itu didokumentasikan jadi sebuah karya tulis,” terangnya.

Karya tulis itu, kata Dr. Ricky, nantinya diuji, dan nantinya diberikan sertifikasi. Itu kalau mengambil jalur non kuliah, melalui metote LSP (lembaga Sertifikasi Profesi).

Bagi yang ingin mengambil jalur kuliah atau formal, bisa dengan metode rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

Seperti yang dilakukan para artis dan atlet yang tergabung menjadi mahasiswa USB YPKP Bandung. Perjalanan karir dan prestasi yang diraih bisa didokumentasikan secara akademi, nantinya itu bisa dijadikan skripsinya, pungkasnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Peduli Kota Bandung Salurkan Donasi Ke Masyarakat Tegal Luar Kabupaten Bandung Yang Terkena Dampak Banjir

    PWI Peduli Kota Bandung Salurkan Donasi Ke Masyarakat Tegal Luar Kabupaten Bandung Yang Terkena Dampak Banjir

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tim Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli kota Bandung akhirnya berhasil menerobos luapan air sungai dan guyuran air hujan menuju pengungsian korban banjir di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/1/2020). Gelap malam dan hujan yang deras mengguyur, tidak menyurutkan semangat tim PWI Peduli kota Bandung untuk mendistribusikan bantuan berupa mie instan, […]

  • Usai Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2021, Wali Kota Sukabumi Klaim Penyerapan Anggaran Optimal

    Usai Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2021, Wali Kota Sukabumi Klaim Penyerapan Anggaran Optimal

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Usai mengikuti rapat paripurna terkait pemandangan umum fraksi-fraksi, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, jika Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 yang dilakukan oleh setiap intansi tergolong sangat optimal, Minggu (26/06). Bahkan, dirinya mengklaim bahwa hal itu terbukti dengan diraihnya penghargaan peringkat ke II secara nasional dari Kementerian Dalam Negeri […]

  • Tim Kuasa Hukum Toto, Optimis Hakim Akan Kabulkan Permohonan Praperadilan Kliennya

    Tim Kuasa Hukum Toto, Optimis Hakim Akan Kabulkan Permohonan Praperadilan Kliennya

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Sujarwanto SH MH Hakim Tunggal Praperadilan Mega Proyek Meikarta dengan Pemohon Mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang, Tbk Bartholomeus Toto, menerima kesimpulan dari masing-masing pihak. “Saya terima laporan kesimpulan dari pemohon dan termohon, dan kita lanjutkan sidang dengan agenda pembacaan Keputusan hari Selasa (14/1/2020) mendatang,” ungkapnya pada para pihak dalam persidangan di Pengadilan […]

  • Program Family Strengthening, YBM BRILiaN Targetkan Terciptanya Keluarga yang Kuat Spiritual dan Mandiri Secara Ekonomi

    Program Family Strengthening, YBM BRILiaN Targetkan Terciptanya Keluarga yang Kuat Spiritual dan Mandiri Secara Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Garut || MBInews.id — YBM BRILiaN (Yayasan Baitul Maal BRILiaN) merupakan lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah dari pekerja BRI yang berfokus pada program pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berkelanjutan. Kali ini, YBM BRILiaN Region 9 resmi meluncurkan Program Family Strengthening (FS) di Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Program ini menjadi salah satu kegiatan sosial […]

  • Bapemperda Terima Kesiapan 5 OPD dalam Pembentukan Raperda Mendatang

    Bapemperda Terima Kesiapan 5 OPD dalam Pembentukan Raperda Mendatang

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung, menggelar rapat kerja bersama Disdagin, Dinas UMKM, Dispora, DLH, BKAD, dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, terkait Pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2023 Tahap II, di Ruang Rapat Bapemperda Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, (13/9/2023). Rapat kerja Bapemperda DPRD Kota […]

  • PPKM Level 3, Pemkot Bandung Masih Kaji PTM

    PPKM Level 3, Pemkot Bandung Masih Kaji PTM

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski telah berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tak langsung memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka. Pasalnya, Pemkot Bandung masih akan mengkaji pelaksanaan PTM dengan mempertimbangkan sejumlah faktor. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, reaksasi di sektor pendidikan masih perlu pertimbangan yang sangat matang. Hal itu […]

expand_less