Breaking News
Trending Tags

Kasus Cacar Monyet Muncul di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Satu Kasus cacar monyet atau monkeypox di Kota Bandung telah dikonfirmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan , Dinkes ( Dinas Kesehatan ) Kota Bandung sebagai leading sector harus fokus ke sana. Konon katanya, saya pernah lihat informasi saja bahwa potensinya itu dari bersentuhan. Tidak seperti Covid-19 dari udara saja, droplet sudah berbahaya .

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani memaparkan, kasus monkeypox di Kota Bandung telah terkonfirmasi positif berdasarkan hasil dari lab RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.

“Kronologisnya, tanggal 23 Oktober 2023, pasien ke puskesmas karena sudah ada lesi yang muncul di badannya, maka dicurigai ke arah monkeypox. Lalu tanggal 24 Oktober dirujuk ke RSHS. Kita dapat hasil labnya tanggal 27 Oktober. Diagnosa pastinya keluar dari hasil pemeriksaan lab RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso,” papar Ira.

Pasien tersebut merupakan warga asli Kota Bandung berjenis kelamin laki-laki dan berusia 36 tahun. Ira menuturkan, sampai 21 hari ke depan, Dinkes terus memantau anggota keluarga yang serumah dengan pasien. Sembari berusaha mencari kontak erat lainnya.

“Kalau kontak erat, baru dengan orang serumahnya karena pasien sudah di ruang isolasi RSHS, belum bisa kita tanya lebih lanjut. Jadi untuk penularannya belum tahu dari mana. Belum tahu juga apakah ada orang yang punya tanda atau gejala yang mirip dengan yang dia alami,” tuturnya.

Dari hasil pemantauan sampai Senin, 30 Oktober 2023, kondisi pasien secara klinis masih stabil. Namun, belum bisa dipulangkan karena masih ada serangkaian tes dan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya.

“Awalnya ada demam, pegal-pegal, dan sakit punggung. Kemudian muncul lesi di tangan dan kakinya. Itu yang membuat dia berobat ke puskesmas. Lalu puskesmas curiga kalau itu monkeypox,” jelasnya.

Ira menyebutkan, monkeypox sebenarnya mirip cacar air. Bisa dinyatakan sembuh jika sudah tidak menularkan lagi. Seperti keropengnya sudah rontok dan hanya tersisa bekas. Penularannya pun melalui skin to skin.

“Bedanya kalau cacar air itu isinya air. Sedangkan monkeypox ini isinya nanah. Kalau sudah tidak ada keluhan yang sangat menggangu, bisa 2 minggu sembuh. Tapi, kalau imunnya rendah, bisa lebih lama,” terang Ira.

Ia mengimbau bagi orang yang memiliki kontak erat dengan pasien monkeypox sebaiknya hindari bersentuhan secara langsung. Pasien juga bisa mencegah penularan dengan menggunakan baju panjang, asal jangan tergesek kulit untuk menghindari infeksi sekunder.

“Sebab kalau kena lesinya itu, penularannya bisa lebih cepat. Kalau kulit keropengnya yang terbang lalu menempel di kulit orang, itu bisa menular juga tapi sebenarnya harus dalam jumlah banyak,” akunya.

Menurut Ira, monkeypox tidak hanya bisa menular dengan berhubungan seksual. Selama seseorang melakukan sentuhan kulit dengan pasien monkeypox seperti bersalaman, potensi penularannya juga bisa terjadi.

Bahkan jika orang tersebut pernah terkena cacar air, bukan berarti ia kebal terhadap cacar monyet atau monkeypox.

“Kalau masalah jenis virus, ini ortopox. Kalau misal ada yang sudah pernah kena cacar air, dia masih bisa tertular cacar monyet,” ucapnya.

Oleh karena itu, demi bisa memutuskan mata rantai penularan, Ira mengimbau agar masyarakat tetap menjaga jarak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta rajin cuci tangan.

“Kalau harus mengurus orang-orang dengan monkeypox, bisa pakai handscoon, tidak bersentuhan kulit dengan kulit secara langsung. Setelah itu langsung cuci tangan,” tuturnya.

“Tingkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Barang-barang tidak dipakai bersama, tidak tidur dan makan bersama,” lanjutnya.

Meski harus waspada, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dengan adanya kasus positif monkeypox di Kota Bandung. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah masyarakat secara dini mengenali tanda dan kecurigaan monkeypox.

“Kalau ada demam apalagi ada pembesaran kelenjar getah bening atau sesekeleun. Bisa dicari di belakang kuping, bawah rahang bawah, tulang selangka (di dada), dan di lipat paha. Meski benjolannya hanya segede kacang, itu tetap diwaspadai,” katanya.

Lalu, jika sudah timbul lesi yang di dalamnya terdapat nanah, serta tengahnya ada titik seperti menyerupai donat. Maka, segera ke faskes terdekat.
“Ikuti terus perkembangan info mengenai monkeypox di channel resmi Kementerian Kesehatan. Jangan termakan hoaks. Nanti ada stigma dan diskriminasi. Takutnya pasien jadi tidak mau cek kesehatannya ke faskes,” imbuh Ira.**
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, 500 Pelaku UMKM Kota Sukabumi Dilatih Pemasaran Digital

    Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, 500 Pelaku UMKM Kota Sukabumi Dilatih Pemasaran Digital

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang tahun 2023, sebanyak 500 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Sukabumi difasilitasi untuk memaksimalkan pemasaran melalui media digital. Terutama diajarkan cara-cara memasarkan produk UMKM melalui media sosial seperti TikTok, Shofee, dan lain sebagainya, Senin (21/08). Upaya ini dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis ekonomi digital dari angkatan […]

  • Tandamata Untuk Negeri, bank bjb Raih Penghargaan Indonesia Human Resources Award 2022

    Tandamata Untuk Negeri, bank bjb Raih Penghargaan Indonesia Human Resources Award 2022

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) berhasil meraih penghargaan Indonesia Human Resources Award 2022 atas konsistensinya dalam melakukan peningkatan kapasitas Human Capital (HC). Warta Ekonomi menetapkan bank bjb sebagai The Best HR Management for The Outstanding Commitment on a Competitive HR Development Approach to Support Company […]

  • Juli 2022 Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,43 Persen

    Juli 2022 Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,43 Persen

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Bidang Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Yanto Arisdiyanto mengatakan, bahwa pada bulan Juli 2022 kemarin, Kota Sukabumi mengalami inflasi sebesar 0,4. persen. Jika dilihat secara hitungan month-to-month (mtm), inflasi tersebut menurun dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar sebesar 0,58 persen. “Juli 2022 kemarin, […]

  • Ingin Vaksin Booster Agar Bisa Mudik? Pemkot Bandung Buka Layanan Di 22 Puskesmas

    Ingin Vaksin Booster Agar Bisa Mudik? Pemkot Bandung Buka Layanan Di 22 Puskesmas

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sesuai dengan arahan presiden Indonesia, vaksinasi menjadi salah satu syarat bagi warga yang hendak mudik atau berpergian keluar kota. Bahkan, jika telah melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster, maka tak perlu melampirkan hasil tes antigen atau PCR lagi. Untuk memudahkan warga Bandung melakukan vaksinasi, selama April ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyediakan […]

  • Pemkot Bandung Berikan Penghargaan Kepada 13 Pelaku Usaha Pariwisata

    Pemkot Bandung Berikan Penghargaan Kepada 13 Pelaku Usaha Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan penghargaan kepada 13 pelaku usaha pada Anugerah Pesona Pariwisata Tahun 2019. Penghargaan itu diberikan karena para pelaku usaha telah berkontribusi dalam membantu pembangunan Kota Bandung khususnya di bidang pariwisata. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memberikan penghargaan tersebut di Trans Studi Bandung, Jalan Gatot Subroto, Rabu (16/10/2019) […]

  • Tatap Muka Segera Digelar; Ini Upaya SMK Terpadu Al Ittihad

    Tatap Muka Segera Digelar; Ini Upaya SMK Terpadu Al Ittihad

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    MBINews.id, Sukabumi – SMK Terpadu Al Ittihad Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, menyiapkannya berbagai sarana dan prasarana persiapan pembelajaran tatap muka dalam pandemi. Pihak sekolah pun menyiapkan berbagai fasilitas untuk siswa-siswinya agar tidak tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. “Aturan pembelajaran dengan protokol kesehatan dari fasilitas, kita sudah siapkan,” ujar Kepala Sekolah SMK Al-ittihad, Asep Budi, Senin […]

expand_less