Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kasus Cacar Monyet Muncul di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Satu Kasus cacar monyet atau monkeypox di Kota Bandung telah dikonfirmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan , Dinkes ( Dinas Kesehatan ) Kota Bandung sebagai leading sector harus fokus ke sana. Konon katanya, saya pernah lihat informasi saja bahwa potensinya itu dari bersentuhan. Tidak seperti Covid-19 dari udara saja, droplet sudah berbahaya .

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani memaparkan, kasus monkeypox di Kota Bandung telah terkonfirmasi positif berdasarkan hasil dari lab RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.

“Kronologisnya, tanggal 23 Oktober 2023, pasien ke puskesmas karena sudah ada lesi yang muncul di badannya, maka dicurigai ke arah monkeypox. Lalu tanggal 24 Oktober dirujuk ke RSHS. Kita dapat hasil labnya tanggal 27 Oktober. Diagnosa pastinya keluar dari hasil pemeriksaan lab RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso,” papar Ira.

Pasien tersebut merupakan warga asli Kota Bandung berjenis kelamin laki-laki dan berusia 36 tahun. Ira menuturkan, sampai 21 hari ke depan, Dinkes terus memantau anggota keluarga yang serumah dengan pasien. Sembari berusaha mencari kontak erat lainnya.

“Kalau kontak erat, baru dengan orang serumahnya karena pasien sudah di ruang isolasi RSHS, belum bisa kita tanya lebih lanjut. Jadi untuk penularannya belum tahu dari mana. Belum tahu juga apakah ada orang yang punya tanda atau gejala yang mirip dengan yang dia alami,” tuturnya.

Dari hasil pemantauan sampai Senin, 30 Oktober 2023, kondisi pasien secara klinis masih stabil. Namun, belum bisa dipulangkan karena masih ada serangkaian tes dan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya.

“Awalnya ada demam, pegal-pegal, dan sakit punggung. Kemudian muncul lesi di tangan dan kakinya. Itu yang membuat dia berobat ke puskesmas. Lalu puskesmas curiga kalau itu monkeypox,” jelasnya.

Ira menyebutkan, monkeypox sebenarnya mirip cacar air. Bisa dinyatakan sembuh jika sudah tidak menularkan lagi. Seperti keropengnya sudah rontok dan hanya tersisa bekas. Penularannya pun melalui skin to skin.

“Bedanya kalau cacar air itu isinya air. Sedangkan monkeypox ini isinya nanah. Kalau sudah tidak ada keluhan yang sangat menggangu, bisa 2 minggu sembuh. Tapi, kalau imunnya rendah, bisa lebih lama,” terang Ira.

Ia mengimbau bagi orang yang memiliki kontak erat dengan pasien monkeypox sebaiknya hindari bersentuhan secara langsung. Pasien juga bisa mencegah penularan dengan menggunakan baju panjang, asal jangan tergesek kulit untuk menghindari infeksi sekunder.

“Sebab kalau kena lesinya itu, penularannya bisa lebih cepat. Kalau kulit keropengnya yang terbang lalu menempel di kulit orang, itu bisa menular juga tapi sebenarnya harus dalam jumlah banyak,” akunya.

Menurut Ira, monkeypox tidak hanya bisa menular dengan berhubungan seksual. Selama seseorang melakukan sentuhan kulit dengan pasien monkeypox seperti bersalaman, potensi penularannya juga bisa terjadi.

Bahkan jika orang tersebut pernah terkena cacar air, bukan berarti ia kebal terhadap cacar monyet atau monkeypox.

“Kalau masalah jenis virus, ini ortopox. Kalau misal ada yang sudah pernah kena cacar air, dia masih bisa tertular cacar monyet,” ucapnya.

Oleh karena itu, demi bisa memutuskan mata rantai penularan, Ira mengimbau agar masyarakat tetap menjaga jarak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta rajin cuci tangan.

“Kalau harus mengurus orang-orang dengan monkeypox, bisa pakai handscoon, tidak bersentuhan kulit dengan kulit secara langsung. Setelah itu langsung cuci tangan,” tuturnya.

“Tingkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Barang-barang tidak dipakai bersama, tidak tidur dan makan bersama,” lanjutnya.

Meski harus waspada, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dengan adanya kasus positif monkeypox di Kota Bandung. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah masyarakat secara dini mengenali tanda dan kecurigaan monkeypox.

“Kalau ada demam apalagi ada pembesaran kelenjar getah bening atau sesekeleun. Bisa dicari di belakang kuping, bawah rahang bawah, tulang selangka (di dada), dan di lipat paha. Meski benjolannya hanya segede kacang, itu tetap diwaspadai,” katanya.

Lalu, jika sudah timbul lesi yang di dalamnya terdapat nanah, serta tengahnya ada titik seperti menyerupai donat. Maka, segera ke faskes terdekat.
“Ikuti terus perkembangan info mengenai monkeypox di channel resmi Kementerian Kesehatan. Jangan termakan hoaks. Nanti ada stigma dan diskriminasi. Takutnya pasien jadi tidak mau cek kesehatannya ke faskes,” imbuh Ira.**
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FILM Rangga Sang Ajudan dan Hikmah Taubat ada Polisi Ganteng dan Polwan Cantik serta Capt. Perwira. Siapa Dia?

    FILM Rangga Sang Ajudan dan Hikmah Taubat ada Polisi Ganteng dan Polwan Cantik serta Capt. Perwira. Siapa Dia?

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBinews.id -Film Rangga Sang Ajudan dan Hikmah Taubat yang disutradarai oleh Capt. Monroe,  ternyata ada dua tokoh pemeran yang Ganteng dan Cantik sekali, Minggu(03/11/12) malam, saat diwawancai oleh Mbinews.id. “Bahkan salah pemeran perempuan bernama Tya, ia dalam Hikmah Tobat ini menjadi sorotan karena parasnya yang cantik dan masih gadis” ucap Sutradara Capt. Monroe. Sebut […]

  • Pekan Ini, Lima Komoditas Turun Harga

    Pekan Ini, Lima Komoditas Turun Harga

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejumlah Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Tradisional dan Modern di Kota Sukabumi alami penurunan harga. Seperti, telur ayam negeri dari semula Rp24 ribu per kg, menjadi Rp23 ribu per kg, bawang merah dari Rp24 ribu menjadi Rp22 ribu per kg. Kemudian disuusl oleh cabai rawit hijau yang saat ini dibandrol Rp20 ribu atau […]

  • Pemkot Bandung Berkomitmen Tingkatkan Mutu Tata Kelola dan Pelayanan Program MBG

    Pemkot Bandung Berkomitmen Tingkatkan Mutu Tata Kelola dan Pelayanan Program MBG

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen meningkatkan mutu tata kelola dan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya dengan menggandeng para ahli gizi, mitra, serta Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG). Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd usai menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Jawa Barat dalam rangka […]

  • Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung, Drs. H. Edi Haryadi M.Si ,temui Mayarakat untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Antapani , tepatnya di RW 08 Kelurahan Antapani Kidul Kota Bandung, Rabu (30/8/2023). Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Drs.H. Edi Haryadi M.Si menemui warga untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat ini […]

  • H. Eti Apresiasi Komunikasi Antara Kades dan Warga

    H. Eti Apresiasi Komunikasi Antara Kades dan Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kab Bandung,Mbinews.id –Masa sidang I tahun 2023 ,masa reses Hj Eti anggota DPRD Kab Bandung dari Partai Golkar di GOR desa Mekarjaya Kec Arjasari Kab Bandung (17/11/2023) peserta reses yang hadir mengalami peningkatan signifikan . Hal itu diakui Hj Eti Mulyati Hilman SI.P, dari undangan yang kami kirim dari 200 peserta reses, bertambah bahkan membludak […]

  • Hari Ayah Nasional  2022, bank bjb Kolaborasi Bersama Rumah Yatim

    Hari Ayah Nasional 2022, bank bjb Kolaborasi Bersama Rumah Yatim

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan anak-anak asuh, bank bjb memperingati Hari Ayah Nasional 2022 berkolaborasi dengan Rumah Yatim. Acara tersebut mempertemukan anak asuh dengan para donaturnya dalam suasana intimate lunch. Acara diselenggarakan pada Sabtu, 12 November 2022 di Aula Barat Gedung Sate Kota Bandung pukul 11.00-16.00 WIB. Gubernur Jawa Barat Ridwan […]

expand_less