Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kasus Cacar Monyet Muncul di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Satu Kasus cacar monyet atau monkeypox di Kota Bandung telah dikonfirmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan , Dinkes ( Dinas Kesehatan ) Kota Bandung sebagai leading sector harus fokus ke sana. Konon katanya, saya pernah lihat informasi saja bahwa potensinya itu dari bersentuhan. Tidak seperti Covid-19 dari udara saja, droplet sudah berbahaya .

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani memaparkan, kasus monkeypox di Kota Bandung telah terkonfirmasi positif berdasarkan hasil dari lab RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.

“Kronologisnya, tanggal 23 Oktober 2023, pasien ke puskesmas karena sudah ada lesi yang muncul di badannya, maka dicurigai ke arah monkeypox. Lalu tanggal 24 Oktober dirujuk ke RSHS. Kita dapat hasil labnya tanggal 27 Oktober. Diagnosa pastinya keluar dari hasil pemeriksaan lab RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso,” papar Ira.

Pasien tersebut merupakan warga asli Kota Bandung berjenis kelamin laki-laki dan berusia 36 tahun. Ira menuturkan, sampai 21 hari ke depan, Dinkes terus memantau anggota keluarga yang serumah dengan pasien. Sembari berusaha mencari kontak erat lainnya.

“Kalau kontak erat, baru dengan orang serumahnya karena pasien sudah di ruang isolasi RSHS, belum bisa kita tanya lebih lanjut. Jadi untuk penularannya belum tahu dari mana. Belum tahu juga apakah ada orang yang punya tanda atau gejala yang mirip dengan yang dia alami,” tuturnya.

Dari hasil pemantauan sampai Senin, 30 Oktober 2023, kondisi pasien secara klinis masih stabil. Namun, belum bisa dipulangkan karena masih ada serangkaian tes dan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya.

“Awalnya ada demam, pegal-pegal, dan sakit punggung. Kemudian muncul lesi di tangan dan kakinya. Itu yang membuat dia berobat ke puskesmas. Lalu puskesmas curiga kalau itu monkeypox,” jelasnya.

Ira menyebutkan, monkeypox sebenarnya mirip cacar air. Bisa dinyatakan sembuh jika sudah tidak menularkan lagi. Seperti keropengnya sudah rontok dan hanya tersisa bekas. Penularannya pun melalui skin to skin.

“Bedanya kalau cacar air itu isinya air. Sedangkan monkeypox ini isinya nanah. Kalau sudah tidak ada keluhan yang sangat menggangu, bisa 2 minggu sembuh. Tapi, kalau imunnya rendah, bisa lebih lama,” terang Ira.

Ia mengimbau bagi orang yang memiliki kontak erat dengan pasien monkeypox sebaiknya hindari bersentuhan secara langsung. Pasien juga bisa mencegah penularan dengan menggunakan baju panjang, asal jangan tergesek kulit untuk menghindari infeksi sekunder.

“Sebab kalau kena lesinya itu, penularannya bisa lebih cepat. Kalau kulit keropengnya yang terbang lalu menempel di kulit orang, itu bisa menular juga tapi sebenarnya harus dalam jumlah banyak,” akunya.

Menurut Ira, monkeypox tidak hanya bisa menular dengan berhubungan seksual. Selama seseorang melakukan sentuhan kulit dengan pasien monkeypox seperti bersalaman, potensi penularannya juga bisa terjadi.

Bahkan jika orang tersebut pernah terkena cacar air, bukan berarti ia kebal terhadap cacar monyet atau monkeypox.

“Kalau masalah jenis virus, ini ortopox. Kalau misal ada yang sudah pernah kena cacar air, dia masih bisa tertular cacar monyet,” ucapnya.

Oleh karena itu, demi bisa memutuskan mata rantai penularan, Ira mengimbau agar masyarakat tetap menjaga jarak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta rajin cuci tangan.

“Kalau harus mengurus orang-orang dengan monkeypox, bisa pakai handscoon, tidak bersentuhan kulit dengan kulit secara langsung. Setelah itu langsung cuci tangan,” tuturnya.

“Tingkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Barang-barang tidak dipakai bersama, tidak tidur dan makan bersama,” lanjutnya.

Meski harus waspada, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dengan adanya kasus positif monkeypox di Kota Bandung. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah masyarakat secara dini mengenali tanda dan kecurigaan monkeypox.

“Kalau ada demam apalagi ada pembesaran kelenjar getah bening atau sesekeleun. Bisa dicari di belakang kuping, bawah rahang bawah, tulang selangka (di dada), dan di lipat paha. Meski benjolannya hanya segede kacang, itu tetap diwaspadai,” katanya.

Lalu, jika sudah timbul lesi yang di dalamnya terdapat nanah, serta tengahnya ada titik seperti menyerupai donat. Maka, segera ke faskes terdekat.
“Ikuti terus perkembangan info mengenai monkeypox di channel resmi Kementerian Kesehatan. Jangan termakan hoaks. Nanti ada stigma dan diskriminasi. Takutnya pasien jadi tidak mau cek kesehatannya ke faskes,” imbuh Ira.**
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lucky Perdana Siap Dampingi Kang DS Pada Pilkada Bandung 2024

    Lucky Perdana Siap Dampingi Kang DS Pada Pilkada Bandung 2024

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Lucky Perdana, Aktor Indonesia yang juga model terkenal singgah di Rumah Dinas Jabatan Bupati Bandung di Soreang, Minggu (2/6/2024) malam. Lucky Perdana pun bertemu dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Dadang Supriatna yang juga menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung. Dadang Supriatna sendiri merupakan calon Bupati Bandung yang akan kembali maju pada […]

  • Dr.Tatang Sudrajat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum PDPKN

    Dr.Tatang Sudrajat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketum PDPKN

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – di UNJANI Cimahi, telah berlangsung Kongres I Perhimpunan Dosen Pancasila dan Kewarganegaraan Nusantara (PDPKN), secara hibrid, yang diikuti lebih dari 250 dosen dari Papua sampai dengan Aceh. Kongres, berlangsung setelah deklarasi pembentukan PDPKN dan seminar nasional . Berhasil menetapkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Program Kerja serta Ketua Umum/Ketua Formatur Pengurus Pusat […]

  • Kang Yana Optimis Pemuda Bisa Berinovasi dan Berkreasi Di Tengah Pedemi Covid-19

    Kang Yana Optimis Pemuda Bisa Berinovasi dan Berkreasi Di Tengah Pedemi Covid-19

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimis para pemuda Kota Bandung sebagai agen perubahan selalu berinovasi dan berkreasi di tengah pandemi Covid-19. Sehingga pemuda tetap bisa berkontribusi bagi pembangunan khususnya di Kota Bandung. Yana menyampaikan itu saat membuka Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung di DPD KNPI Jawa Barat, […]

  • Diskominfo Kota Sukabumi: 100 Persen Aduan Masyarakat di Bulan Maret Berhasil Ditindaklanjuti

    Diskominfo Kota Sukabumi: 100 Persen Aduan Masyarakat di Bulan Maret Berhasil Ditindaklanjuti

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang bulan Maret 2023, sebanyak 29 aduan masyarakat masuk ke dalam aplikasi Sukabumi Participatory Responder (Super) Kota Sukabumi. Hampir sebagian besar aduan masyarakat yang masuk, rata-rata terpaut keluhan terhadap fasilitas umum. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani mengatakan, dari seluruh aduan masyarakat yang masuk ke dalam aplikasi […]

  • Pemkot Bandung Jangkau 110 Orang PPKS di 25 Titik Rawan Selama Ramadan

    Pemkot Bandung Jangkau 110 Orang PPKS di 25 Titik Rawan Selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pemkot Bandung Jangkau 110 Orang PPKS di 25 Titik Rawan Selama Ramadan BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjangkau 110 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS) di 25 titik rawan selama Bulan Ramadan. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengatakan, kolaborasi yang melibatkan berbagai instansi seperti Unit Sosial Respon (USR), Satpol PPKota […]

  • Masuk Tiga Besar Kelurahan Tangguh se-Jabar, Antapani Kidul Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

    Masuk Tiga Besar Kelurahan Tangguh se-Jabar, Antapani Kidul Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Meski dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung beserta pemangku kebijakan kewilayahan terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi. Hal ini terlihat dari laporan Kelurahan Antapani Kidul mengenai jumlah pelaku UMKM di Antapani Kidul yang terus mengalami kenaikan. Tahun 2021 yang semula terdapat 138 pelaku UMKM, bertambah menjadi 915 […]

expand_less