Breaking News
Trending Tags

KPU dan PWI Pokja Kota Bandung Sosialisasikan Pemilih Cerdas Pemilu Berkualitas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Menyambut penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung menyelenggarakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih.

Sebanyak 30 wartawan yang tergabung dalam PWI Pokja Kota Bandung hadir, yang berlangsung di di Aula PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan Kota Bandung Rabu 22 Nopember 2023.

Acara Sosialisasi Pendidikan Pemilih dibuka secara langsung oleh Anggota Komisioner KPU Kota Bandung, Cepi Adi Setiadi, S.Psi.I.,M.Ud. dan Ketua PWI Pokja Kota Bandung, H. Hardiyansyah, SH, yang diwakili Sekretaris PWI Pokja Kota Bandung, Zaenal Ihsan, S.Sos.

Narasumber di Sosialisasi Pendidikan Pemilih, mantan Komisioner Bawaslu Kota Bandung Mahali S.Pd dan Praktisi Hukum yang juga Ketua Bidang Advokasi PWI Pokja Kota Bandung, Asep Budi, SE., SH., MH., CTL., CLA.

Anggota Komisioner Kota Bandung Cepi Adi Setiadi mengatakan, pelaksanaan sosialisasi pendidikan pemilih sebagai upaya KPU Kota Bandung menuju Pemilu 2024. Dengan mengusung slogan ‘Pemilih Cerdas Pemilu Berkualitas’.

Pemilu 2024 serentak, warga sebagai pemilih akan melakukan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Hingga saat ini, calon anggota legislatif DPRD Kota Bandung yang mengikuti kontestasi Pemilu berjumlah 800 calon legislatif (caleg).

Bercermin pada Pemilu 2019 sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih di Kota Bandung mencapai 87%. Sedang KPU Kota Bandung menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu 2024 sebesar 90%.

Sementara, Mahali sebagai mantan penyelenggara pemilu memaparkan, Indonesia memiliki demokrasi pancasila dengan berazaskan LUBER (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia). Menuju Pemilu yang Jurdil (Jujur dan Adil).

Untuk menjalankan demokrasi melalui penyelenggaraan pemilu, kata Mahali, harus didukung oleh Lima (5) unsur utama, yakni anggaran, penyelenggara (KPU, Bawaslu dan DKPP), Peserta Pemilu (Partai), Peserta Pemilih (masyarakat) dan payung hukum (UU Pemilu).

Merujuk apa yang menjadi slogan KPU Kota Bandung ‘Pemilih Cerdas Pemilu, kata Mahali, pemilu akan berkualitas bilamana semua unsur dalam pemilu juga berkualitas. Mulai dari anggaran yang prima, penyelenggara pemilu yang berkompeten dan integritas, peserta pemilu yang berkualitas, pemilih yang berkualitas serta undang-undang pemilu yang berkualitas.

Sementara itu, diungkapkan Asep Budi bahwa pers atau wartawan sebagai salah satu faktor penting penyelenggaraan dan hasil pemilu yang berkualitas.

Melalui pemberitaan yang seimbang dan obyektif, pers atau media memiliki peran penting bagi masyarakat sebelum menentukan pilihan calon.

“Media atau pers bisa menginformasikan apa yang dibutuhkan masyarakat, baik itu tentang kelebihan yang dimiliki para calon maupun kekurangannya. Jadi jangan hanya mensosialisasikan kebaikan atau kelebihannya saja, agar masyarakat lebih yakin menentukan pilihannya,” ujar Budi, sapaannya.

Tentu saja, lanjutnya, wartawan sebagai bagian dari Pers sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999, harus menjunjung tinggi aturan bahwa dalam pemberitaan harus melakukan cover both side (melihat sudut pandang berita dari dua sisi).

Terkait Pemilu, media atau pers harus bisa netral/Independen, selama proses pemilu yang adil, jujur dan damai, dengan memegang prinsip jurnalisme yang profesinal dan beretika.

Selain itu, pers atau media juga harus menyajikan berita serta informasi yang edukatif tentang Pemilu, karena cara pandang media sangat mempengaruhi opini publik sehingga harus bijak dalam mengambil sudut pandang sebuah berita.

Masih menurutnya, media juga harus mampu menyajikan dan menciptakan informasi kepemiluan yang mengandung nilai-nilai positif, seperti optimisme dan sejenisnya.

Kemudian, di tengah disrupsi informasi melalui media sosial, media harus mampu menjadi penangkal dari informasi liar atau hoax di media sosial, karena media merupakan benteng terakhir yang harus menyajikan informasi akurat dan bermanfaat, salah satunya mengenai Pemilu.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    Yana Mulyana Ajak Warga Kota Bandung Bersama Merawat Toleransi

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memberikan tanggapan terkait kehadirannya pada Peresmian Gedung Dakwah ANNAS, Minggu, 28 Agustus 2022 lalu, yang menjadi polemik masyarakat. Kang Yana, sapaan akrabnya Yana Mulyana mengungkapkan, kehadirannya dalam peresmian tersebut dalam kapasitas sebagai Wali Kota Bandung yang datang memenuhi undangan warganya. Sebagai Bapak dari masyarakat, dirinya senantiasa berusaha […]

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wali Kota Sukabumi Ajak Pemuda Bersatu dan Adaptif

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wali Kota Sukabumi Ajak Pemuda Bersatu dan Adaptif

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 di Plaza Balai Kota Sukabumi, Selasa (28/10/2025). Wali Kota H. Ayep Zaki bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Kegiatan dihadiri Forkopimda, Ketua lembaga pengadilan, pejabat daerah, camat dan lurah se-Kota Sukabumi, Ketua KPU, Ketua DPD KNPI, pimpinan BUMN, […]

  • Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa Canggung, Guru Harus Lebih Interaktif

    Hari Pertama PTM Terbatas, Siswa Canggung, Guru Harus Lebih Interaktif

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebanyak 330 Sekolah di Kota Bandung telah diizinkan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas mulai 8 September 2021. Sedangkan sekolah lainnya masih harus diverifikasi agar dapat menggelar PTM. Pada pantauan hari pertama PTM terbatas di SMP-SMA PGII dan SD Ar Rafi’, para peserta didik masih canggung dan kaku saat bertemu teman […]

  • Hari Buruh Internasional, DPRD Minta Pemprov  Jabar Prioritaskan Kesejahteraan Para Buruh

    Hari Buruh Internasional, DPRD Minta Pemprov Jabar Prioritaskan Kesejahteraan Para Buruh

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Buruh adalah komponen besar yang penting dalam keberlangsungan kehidupan bangsa namun sulit terbantahkan, bahwa mereka tersisihkan dan dianggap sebagai objek penderita dan diperlakukan semakin jauh dari proporsinya sedangkan kesejahteraan buruh akan berdampak terhadap produktivitas kinerja para buruh di lingkungan kerja yang aman dan sehat. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat […]

  • Studi Banding, PWI Muba Kunjungi PWI Kota Bandung

    Studi Banding, PWI Muba Kunjungi PWI Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  kedatangan PWI Musi Banyuasin untuk studi banding ke PWI kota Bandung disambut dengan hangat penuh kekeluargaan antar PWI yang ada di Indonesia Silaturahmi kedua organisasi PWI  kota Bandung dan PWI Musi bayuasin, Sumatera Selatan ini ingin lebih mengetahui program apa aja yang sudah digalakan oleh PWI kota Bandung Stadion Sidolig, Kamis (28/11/2019) […]

  • Walikota Sukabumi, Minta BPKPD Libatkan Teknologi Untuk Optimalisasi Pendapatan

    Walikota Sukabumi, Minta BPKPD Libatkan Teknologi Untuk Optimalisasi Pendapatan

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta, agar Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, berupaya memaksimalkan potensi pendapatan daerah dengan menerapkan teknologi. Begitu juga, untuk memperbaiki berbagai sistem dalam pengoptimalan potensi pajak yang mungkin bisa di rekrut. “Kota Sukabumi masih memiliki potensi yang cukup besar, namun hingga sekarang belum optimal untuk digarapnya,”ujar Fahmi, usai […]

expand_less